Milenial Melek Inklusi dan Literasi Keuangan

Milenial Melek Inklusi dan Literasi Keuangan


Sejahtera Ekonomi terjadi apabila ada  pemerataan ekonomi di seluruh pelosok Indonesia. Sayangnya, bonus demografi tidak memungkinkan karena perbedaan jenjang pendidikan dan ketrampilan. Solusinya, hanya dengan membuka akses keuangan bagi UMKM Mikro dan dukungan milenal sebagai pendana.

Milenial Melek Inklusi dan Literasi Keuangan
www.inatanaya.com

Bonus demografi 2030-2040 akan dialami oleh Indonesia .  Jumlah penduduk usia produktif usia 15-64 tahun lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif ,usia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.

Diprediksi penduduk usia produktif itu akan mencapai 64% dari total jumlah peduduk yang diproyeksikan 297 juta jiwa.

Manfaat dari bonus demografi ,ketersediaan manusia usia produktif dan melimpah harus diimbangi dengan kualitas dari sisi pendidikan, ketrampilan, dan pasar tenaga kerja. Tantangan pertama adalah pendidikan, 63% tenaga kerja lulusan sekolah menengah pertama atau rendah. Kedua, pendidikan dan ketrampilan tenaga kerja tidak sesuai dengan kebutuhan industri.

Sektor pendukung terkuat ekonomi Indonesia adalah UMKM.  Konsentrasi dan dukungan pemerintah   adalah UMKM . 

Anak milenial ini punya potensi untuk mengasah kemampuannya jadi UMKM mikro atau makro. Untuk mengenal dunia UMKM, bukan sekedar mengetahui pengetahuan berbisnis saja, tapi juga inklusi keuangan.

Inklusi keuangan itu berhubungan dengan literasi keuangan. Literasi Keuangan menunjukkan tingkat pengetahuan dan pemahaman ,ketrampilan, motivasi dalam kehidupan sehari-hari. Indeks Literasi keuangan Indonesia menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun yaitu 67,8 persen (2016, menjadi 76.19 persen (2019). 

 Para milenial tentunya sudah memiliki pengetahuan produk dan layanan jasa keuangan sebanyak 37-61 persennya. Tapi sangat rendah mengenai pasar modal dan lembaga pembiayaan.

Sementara Inklusi keuangan akses seseorang atau lembaga bisnis terhadap produk dan jasa keuangan sesusai dengan kebutuhannya secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. 

Nach, jika seseorang milenial ingin jadi bekerja mandiri jadi UMKM mikro tetapi tidak punya akses untuk ke bank karena dia baru saja lulus dari perguruan atau lulus dari SMA , belum punya data lengkap untuk pinjaman. 

Lalu bagaimana caranya? 


Perbankan nasional pada umumnya telah beralih ke layanan digital sesuai dengan perkembangan teknologi. Layanan berevolusi dari sistem yang konvesional jadi e-banking berbasis internet dan mobile banking dari telepon pintar.
Milenial Melek Inklusi dan Literasi Keuangan


Bukan hanya perbankan saja yang menyediakan jasa keuangan untuk penyimpanan dan peminjaman, tetapi ada lembaga non perbankan yang disebut dengan Finansial Technology (Fintech). 

Fintech itu sekarang punya fungsi yang sangat penting untuk menjangkau para milenial yang punya pendidikan tinggi dan jadi target meningkatkan inklusi keuangan. Mereka ini termasuk kelompok yang cukup baik mengetahui produk dan layanan jasa keuangan yang menguntungkan dan memudahkan transaksi sehari-hari dan kepentingan berusaha. 

Salah satu micro finance yang telah menjembatani inklusi keuangan untuk para milenial yang butuh jasa keuangan adalah Amartha . 

 PT. Amartha Mikro Fintek (Amartha), sebagai microfinance yang berdiri sejak tahun 2010, pioner fintek yang memiliki misi menghubungkan pelaku usaha mikro dengan pemodal secara online. Berpengalaman dalam dunia keuangan tepatnya untuk pengusaha mikro yang kesulitan mendapatkan modal usaha keterbatasan jaminan, mereka dibimbing untuk jadi penerima pinjaman yang berkualitas. 

Disamping itu Anda juga dapat jadi pendana bagi para pengusaha mikro ini sehingga terciptalah sebuah keseimbangan sosial ekonomi dan ketahanan ekeonomi pun akan bertumbuh.

Dipimpin oleh tim yang solid dan berpengalaman dalam bidang keuangan dengan leadership yang kuat untuk membangun pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif.

Pada tahun 2018, Amartha telah menggandeng 553,768 pengusaha mitra dimana 152.000 perempuan pelaku usaha mikro di pelosok Indonesia sebagai mitra dan mengucurkan dananya sebesar RP.2,73Triliun, kenaikan yang significant mencapai 200% dari tahun 2017. 

Amartha bertransformasi dalam dunia digital: 

Milenial Melek Inklusi dan Literasi Keuangan



Bidang peminjaman yang ditawarkan oleh Amartha adalah Peer to Peer Lending (P2P) yang merupakan platform pinjam-meminjam uang secara online. Jika pelaku UMKM mikro butuh modal kerja untuk pengembangan maupun modal perdana maka dia bisa mencari alternative pembiayaan dari P2P . 
Milenial Melek Inklusi dan Literasi Keuangan


Alasannya  mengapa memilih P2P, selain mudah menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro yang mungkin tinggal di desa, juga pembimbingan bagi pelaku usaha untuk bisa mengembalikan dana dan berkembang usahanya.

Ada dua keuntungan yang bisa dinikmati baik oleh pendana maupun peminjam. Bagi pendana, dia dapat ikut berpartisipasi dalam menumbuhkan perekonomian yang lebih inklusif, pemerataan ekonomi dan peluang bagi kesejahteraan keluarga.

Bagi pengusaha mikro yang biasanya tinggal di pedesaan dan sulit untuk dijangkau oleh akses layanan keuangan,

Amartha telah memiliki para pengusaha mikro yang sudah produktif dan telah diseleksi secara algoritma skor kredit untuk dinilai kelayakan berdasarkan analisa usaha dan kepribadian. Contohnya Grade A mempresentasikan keberhasilan bayar, sedangan grade A- hingga E kemungkinan gagal bayar. Saat ini status pembayaran lancar  89.61% . 

Prosesnya dari P2P

Milenial Melek FInansial
amartha.go.id


  • Pembentukan Kelompok: peminjam ini diajukan secara berkolompok 15-20 orang dengan domisili berdekatan dan dibentuklah kelompok masing-masing. Mereka ini wajib mengikuti pelatihan dan bertanggung jawab secara renteng jika salah satu anggota mengalami kesulitan pembayaran. 
  • Setelah punya kelompok, mereka mengajukan pendanaan berdasarkan usaha dan profil calon penerima pinjaman. Calon Penerima pinjaman ini akan dievaluasi berdasarkan sistem skor kredit. Lalu pengajuan dana ini ditampilkan dalam marketplace . Setelah disetujui dan difasilitasi oleh Amartha, mereka tanda tangan akad.
  • Selama masa peminjaman mereka diwajibkan mengadakan pertemuan mingguan dengan difasilitasi Amartha sebagai mentor dalam bidang pengelolaan keuangan, kedisiplinan dan cara memajukan usaha.


P2P Amartha Bukan “Crowd Funding”

Bagi calon lender atau pemberi pinjaman, perlu diketahui bahwa pinjaman yang diprakasai oleh Amartha bukanlah dana pinjaman yang didanai oleh beberapa orang untuk satu pinjaman.  Tetapi satu peminjam dan satu pendana , sehingga terjadi keseimbangan bagi Amartha tidak berat sebelah.

Dana dari seorang lender kepada seseorang peminjam.   Jadi pinjaman baru itu biasanya sangat cepat habis atau laku.   Amartha harus berusaha keras untuk mendapatkan lender baru setelah dana dapat diserahkan kepada pihak penerima atau mitra peminjam.

Variasi pinjaman dari Amartha

Tujuan dari variasi pinjaman adalah agar investor atau lender dapat memaksimalkan likuiditas yang dimilikinya dan menyusun perencanaan keuangan .

Jenis pinjaman di Amartha adalah pinjaman personal atau pribadi dengan tujuan untuk usaha mikro.  Dari jenis usaha peminjam mulai dari perdagangan, pertanian, warung.

Penerima pinjaman adalah pedagang /petani/  usaha mikroeconomy dan UMKM.

Tingkat risiko dari UMKM ini dari segi pembiayaannya memang tidak besar, tetapi saat pandemi, banyak yang minta perpanjangan waktu pengembalian .

Umumnya tenor waktu peminjaman 50 minggu yang cukup panjang.  Ada pinjaman berjangka 1 bulan atau sestengah tahun, tapi sangat cepat habis karena lender menggunkan fitur autolending untuk pinjaman janka pendek.

Platform jumlah pinjaman lebih rendah dari 5 juta rupiah.  Jadi jika anda sebagai investor yang punya kelebihan dana, dapat berinvestasi di sini.

Cara pengembalian pinjaman di Amartha sangat unik, setiap minggu peminjam harus mengembalikan pokok beserta bunga kepada pemberi pinjaman.  Dari pengembalian itu Anda masih bisa melakukan investasi kembali.

 Keamanan Pinjaman

Dari segi perusahaannya, Amartha telah memiliki izin dari OJK (Otoritas Jasa KEuangan). Jika ada peminjam yang gagal bayar maka faktor risiko yang paling besar dicermati adalah tanggung  renteng antara peminjam dan pemberi pinjaman.  Tentu tidak ada tanggung jawab dari Amartha karena Amartha bertindak sebagai fasilitator saja.


Manfaat P2P

  • Aman :  Triple Proteksi:
              - Mitigasi Risiko tanggung renteng
              - Resmi izin dari OJK
              - Gratis Asuransi

  • Menguntungkan:
              - Bagi hasil 15% flat per tahun 
              - Kode Voucher 50RIBU
              - Bonus 50RIBU untuk pendanaan pertama

  • Berdampak Sosial:
              - Pendanaan khusus ibu-ibu dari pedesaan untuk modal usaha

  • Mudah & Cepat:
            -  Cukup isi data diri dari aplikasi P2P
            -  Pendukung lain
            -  Uang
           

Siapkah Anda jadi pelaku usaha yang tangguh dan pendana yang berkontribusi untuk kesejahteraan ? Segera hubungi Amartha saja!




Cara Memilih atau Mencetak Kemasan Makanan yang Sehat dan Aman

Cara Memilih Kemasan Makanan
Dokumen pribadi



Sebagai orang yang tak pernah berkecimpung dalam bidang kuliner, tapi suka dan doyan beli makanan snack di supermarket, awalnya tak pernah peduli dengan kemasan makanan atau minuman.

Bahkan saat saya membeli mini croissant, salad, kue sus, brownies, sayuran untuk salad yang jadi langganan setiap minggu ketika saya berbelanja di sebuah supermarket. 

Sekarang, mata saya tertuju kepada kemasan dari makanan yang saya beli. Untuk mini croissant, kemasannya menurut saya tidak menarik, bahkan sangat sederhana, plastik tebal yang dilipat dengan sebuah klip plastik. 

Seusai membeli, saya hanya makan beberapa biji saja, masih ada sisa mini croissant yang tidak habis dimakan karena saya sendiri yang makan. Maklum anggota keluarga lain tidak menyukainya. Keesokan harinya ketika mau makan sisa croissant itu ternyata rasanya sudah sedikit berubah, teksturnya tidak lagi sebagus seperti pada awal beli, juga rasanya sudah “melempem”, jadi tidak semangat untuk makannya. 

Untuk membuang saya merasa bersalah karena tidak baik untuk membuang makanan, masih banyak orang yang kelaparan. Untuk makan lagi saya sudah tidak “mood” karena rasanya beda dan bentuknya juga mulai jelek. Saya pikir expiry date makanan itu sendiri masih belum jatuh tempo, jadi akhirnya,mini croissant itu tetap saya makan dengan tanpa perasaan apa-apa.

Begitu pula dengan sayuran selada air yang dimasukkan dalam kemasan makanan ringan berupa kemasan makanan plastik, saya harus mencuci kembali selada air itu dengan air yang bersih dan sisanya tetap dimasukan dalam kemasan plastik karena saya pikir tidak berbahaya. 

Namun, setelah membaca literatur, saya baru paham bahwa kemasan makanan plastik itu harus dicek apakah mengandung zat plastik berbahaya dan berakibat buat kesehatan kita atau tidak. Kemasan makanan yang terbuat dari kartun untuk makanan ringan dan termasuk sebagai kemasan ramah lingkungan juga harus kita amati apakah makanan itu tetap sehat untuk dikonsumsi . 

Mengapa kemasan makanan dan minuman sangat penting? 


Bagi pemiliki kuliner ,membeli atau mencetak kemasan makanan di percetakan sangat penting karena untuk memperbaiki kualitas makanan, meningkatkan penjualan dan membantu mengurangi biaya dan limbah. 

Kemasan makanan memiliki fungsi sebagai berikut ini:

Kemasan Makanan
Dokumen pribadi


  • Menjaga kualitas produk makanan tetap segar dan kondisi yang top.
  • Menyimpan agar tetap aman untuk dikonsumsi. 
  • Menjaga makanan dan minuman dari kontaminasi bakteri yang masuk . 
  • Mempertahankan rasa, bentuk, teksture tetap sama .

Lalu pertanyaan berikutnya, bagaimana kita dapat menjaga, mengawetkan,mempertahankan kualitas makanan itu? 

Tentunya makanan atau minuman itu harus dikemas dalam kemasan makanan di percetakan , yang punya izin mengacu kepada standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh BPOM. 

Para pebisnis kuliner pun akan menggunakan kemasan makanan bukan sekedar aksesori yang menarik produk makanan yang dijualnya tetapi juga mengingat bahwa makanan itu dikemas dalam kondisi yang sempurna. 

 Cara Memilih Kemasan makanan yang aman : 

Cara Memilih Kemasan Makanan
Dokumen pribadi


Para pebisnis kuliner pasti ingin melindungi makanan atau minuman yang dijualnya terhindar dari kerusakan, kontaminasi bakteri dari luar. Produk makanan itu pastinya dibungkus dengan kemasan yang jenisnya berbeda-beda. Ada yang menggunakan kemasan dari bahan dasar plastik, kaleng, gelas, kaca, kertas karton, atau styoroam. 

Umumnya, penjual dari makanan kaki lima sering menggunakan kemasan dari bahan non-food grade. Pengertian  dari food grade adalah standar untuk menguji kelayakan material yang digunakan untuk kelengkapan makanan, salah satunya adalah kemasan tersebut.

Jenis kemasan non-food grade berarti kemasan itu berbahya dan bersifat memicu bahaya bagi kesehatan tubuh.

Berikut ini adalah tips memilih ,membeli, mencetak kemasan makanan di percetakan yang aman dari bahaya tersebut: 


  1.  Kedap Udara :  Fungsi dari kedap udara adalah memastikan tidak ada udara yang masuk sehingga dapat mencegah kontaminasi bakteri. Jika tidak kedap udara, kemungkinan masuknya udara akan membuat terkontaminasi akan merusak produk itu sendiri. ahwa
  2. Kemasan tidak rusak/penyok: Sebelum membeli produk, perhatikan kemasannya, apakah bentuk kemasan sudah rusak,robek, penyok? Jika ya, kemungkinan produk di dalamnya sudah tercemar atau terpapar udara atau terpapar matahari dalam waktu yang cukup lama. Ini dapat menimbulkan perubahan warna, rasa makanan. Tentunya kurang baik untuk kesehatan juga.
  3. Selalu memilih produk yang sudah terdaftar di BPOM:  Sebelum beli makanan atau minuman kemasan makanan, kemasan minuman dengan cara cek KLIK. KLIK terdiri dari cek kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa. Dengan pengecekan ini kita dapat mudah mengetahui apakah produk itu masih aman dikonsumsi atau tidak. 

Semoga dengan tips di atas, bagi para kuliner, pebisnis maupun siapa saja yang menyukai kuliner seperti saya pun dapat mengetahui lebih banyak seluk beluk kemasan makanan yang unik, baik, plastik, maupun ramah lingkungan.

Anda pun dapat membeli atau mencetak kemasan makan di percetakan yang sangat memperhatikan komponen-komponen di atas.

 Sumber Referensi:

  •  Tips Memilih Kemasan Makanan dan Minuman yang Aman untuk kesehatan, helosehat.com
  •  WHy is Food Packaging Important?  - www.kempner.co.uk


KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan, Dua Kali Bencana Banjir dan Covid

Banjir yang terjadi di awal tahun 2020, tepatnya 1 Januari 2020 merupakan hadiah terbesar bagi Kampung Berseri Astra(KBA) Pinang, begitu komentar dari Bapak Prabudi Nawarindra, Ketua Pilar Pendidikan KBA Pinang. 

KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Banjir 1 Januari 2020 di KBA Pinang
Setelah hujan semalaman dari Bogor, air kali Angke meluap melewati tanggul. Segala usaha untuk membendung dan mempompa air dari 5 unit tidak berhasil. Air banjir itu setinggi l l/2 meter meluap pada subuh hari sehingga warga tidak sempat menyelamatkan benda-benda berharga maupun benda-benda properti milik KBA Pinang. 

Banjir terbesar dalam sejarah KBA Pinang yang lokasinya di RW 6 Pinang Griya Permai, Kecamatan Pinang, dekat dengan Gerbang Graha Raya ini mengagetkan sekaligus menyedihkan hati warga yang kehilangan properti berharga KBA Pinang seperti Rumah PAUD, alat peraga, Gerobak Baca, Bibit tanaman , kulkas dan alat penyimpan lele, bahkan ikan-ikan yang berada di tempat pemancingan pun ikut hanyut dibawa oleh air banjir.

Dalam kondisi yang sedih melihat kerusakan benda-benda milik KBA Pinang, bangkit bahu membahu membenahi properti KBA Pinang. KBA Pinang telah dirintis sejak berdiri Kampung Hijau pada tahun 2017 dan berubah jadi KBA Pinang 2018 . KBA Pinang yang meliputi 13 RT, 440 kepala keluarga dan anggota KBA yang dulunya 10 orang jadi 60 orang terdiri dari Ketua RT, PKK, Kader Posyandu, Guru Paud, Koperasi Pinang “Aku Bisa”, Tim Lapangan Olahraga, Kader KWT (Kelompok Wanita Tani). 

Dengan bantuan dari Astra, disediakan kembali meja, lemari untuk kelas PAUD. Demikian juga dengan buku-buku dalam Gerobak Baca yang rusak pun mulai dibenahi dari bantuan Dinas Pendidikan setempat. 


KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Banjir 25 Peb di KBA Pinang. Sumber: IG KBA Pinang

Belum selesai pembenahan, badai kedua terjadi lagi banjir pada tanggal 25 Pebruari 2020. Meskipun tidak sebesar seperti pada tanggal 1 Januari 2020, tetapi hujan 2 hari tidak berhenti di daerah Bogor, melimpahkan air kali Angke ke komplek Pinang Griya Permai. Banjir itu mengganggu aktivitas anggota KBA Pinang.

Keberadaan KBA Pinang adalah bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Astra, melalui salah satu anak perusahaan Astra. Program CSR Astra untuk KBA dikenal dengan nama “Empat Pilar”. 
Keempat pilar itu adalah kesehatan, pendidikan, wirausaha, dan lingkungan.

Dalam bidang kesehatan, sebelum terjadinya Covid 2020, berdirinya posyandu utamanya melayani untuk balita . Ada sekitar 50 anak-anak, tetapi mencapai 100 balita saat ada imunisasi. Diadakan sebulan sekali, selain itu ada pemberian vitamin, obat cacing, pemeriksaan tumbuh kembang balita 
KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Sumber:  Prabudi N.

Pelayanan Puskesmas yang seringkali bekerja sama dengan Posyandu apabila ada kesehatan yang perlu dirujuk ke Puskesmas maupun rumah sakit. Untuk Posbindu, warga Pinang yang sebagian besar lansia , sangat antusias apabila pemeriksaan tensi, darah, kolesterol, gula darah diadakan satu bulan sekali. 

Bahkan, para kader ibu Dias Rochdiyasih , usia sekitar 75 tahun, tetap setia mengugrape dirinya dengan mengikuti pelatihan tentang pengetahuan Penyakit Menular yang diadakan di kantor Astra. Kader Kesehatan ini menceriterakan bagaimana usahanya saat mengumpulkan dana untuk persediaan ampul, stick, jarum alkohol, obat yang harus punya modal mandiri sedangkan mereka hanya mengenakan biaya Rp.40.000 untuk pelayanan pemeriksaan lengkap kepada warga. 

KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Seminar Parenting diadakan sebelum Covid.   Sumber: Prabudi N.


Sayangnya, Covid-19 yang mulai merebak di bulan Maret membuat kegiatan di atas terpaksa dialihkan menjadi satgas siaga corona . Kegiatan ini disahkan oleh Bapak Lurah dan Bapak Camat. 

KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan

KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Spanduk Covid 19. Sumber: KB Pinang's instagram













Satgas siaga corona itu punya tugas dan program kerja yang jelas dan cukup strategis yaitu:

  1.  Edukasi WA group dan spanduk .
  2.  Pembatasan jalan masuk ke komplek dengan sistem portalisasi.
  3.  Penertiban pemakaian masker di pintu masuk komplek.
  4.  Pemasangan tempat cuci tangan dengan sabun di beberapa titik .
  5.  Membuat jadwal ruitn penyemprotan disinfektan ke warga tiap RT.
  6.  Kerjasama dengan Ambulance Masjid Uswatun Hasanan untuk warga yang membutuhkan.
  7.  Membangun lumbung pangan dan Dapur Umum untuk warga terdampak Covid 19.
  8.  Edukasi Agraria untuk jaring pangan warga .
KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Menyemprot disinfektan.  Sumber: KBA Pinang's instagram

Semua kegiatan di atas melibatkan semua warga aktif bahu membahu melakukannya bersama-sama. Contohnya Penyemprotan disinfektan ke rumah warga secara rutin setiap akhir pekan dilakukan oleh SIGACOR tingkat RT 01-14 berkordinasi dengan RW 06 dan didukung oleh alat semprot (1 unit dari Kelurahan, 1 unit sumbangan dari Kampung Berseri Astra, 1 unit sumbangan warga).

Contoh lainnya, pengadaan lumbung pangan untuk warga sungguh menarik. Caranya mengumpulkan beras bantuan baik dari Pemkot Tangerang, mencatat warga yang terdampak (SIDATA) dan mendistribusikan sesuai dengan catatan dan dicatat lagi untuk pelaporannya (SIGACOR) Pertanggungan jawab dan administrasi yang dilakukan sangat rapi. 

Juga diadakan lumbung pangan mandiri di rumah masing-masing warga dengan menanam sayuran di halaman rumah.

Memasuki bulan September, ada pemeriksaan balita di posyandu dengan protocol kesehatan. Juga bagi warga yang ingin mengikuti swab test, terutama bagi warga berusia 60 tahun keatas diutamakan mereka yang memiliki riwayat komorbid (penyakit penyerta). 

Dalam bidang pendidikan, sebelum Covid-19, anak-anak sangat senang dan antusias mendengarkan dongeng ini. Inilah salah satu usaha pilar pendidikan dari warga Pinang untuk literasi pendidikan anak-anak usia dini sampai balita dengan cara mendengarkan dongeng. 

KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Mendongeng:  Sumber: Instagram KBA Pinang


KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Mendongeng. Sumber: IG KBA Pinang






















Aktivitas mendongeng diadakan hampir setiap hari Sabtu di Hutan Kota Pinang Griya. Pendongeng atau pengajar adalah Guru PAUD atau Volunteer. Bahkan ada event khusus mengundang Kak Tardi dari "Happy Holy Kids" agar orangtua belajar cara mendongeng yang baik untuk anak-anaknya. 

Dari sebuah dongeng, anak dapat memperoleh nilai-nilai kehidupan, menambah wawasannya mengenai kesehatan yang harus dijaga, bagaimana cara bertoleransi dengan temannya. Belajar menggambar, balok susun untuk melatih motorik, kognisi, sosial, afeksi anak.
KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Gerobak Baca .  Sumber: Instagram KBA Pinang
 “Kegiatan ini kami selenggarakan karena kami juga ingin agar warga tetap bersemangat untuk mendidik anak/cucunya dengan mendongeng buat balita yang belum bisa membaca. Juga merupakan terobosan dari buku-buku baca Gerobak dibaca dulu oleh orangtua baru dibacakan kepada anak,cucu”, jelas Ibu Ida selaku Ketua KBA Pinang. 

Bahkan di tahun 2019, KBA Pinang pun ikut serta dalam Lomba Foto Pilar Pendidikan dengan tema “Permainan Tradisional”. Usaha keras dari kader pendidikan dan peserta yang notabene adalah istri Bapak Prabudi Nawarindra, yaitu Ibu Rika Sulistianingsih beserta putranya, Sakti dapat mencapai penghargaan tingkat KBA se-Indonesia. Beliau beserta putra berangkat ke Kupang sebagai hadiahnya. 

KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Sumber: Prabudi N.
Banjir memporak-poranda buku bacaan yang basah karena gerobak baca yang terguling. Tak mau terpuruk dalam kesedihan dan kegalauan, diadakanlah Festival Literasi dengan tema “ Festival Hujan Ceria”, tujuannya untuk mendongeng buat anak dan edukasi buat orangtua dan dengan pembicara dari Universitas Indonesia bahkan para beberapa lulusan S2. 

Ketika Covid-19, para kader pendongeng pun datang ke rumah anak-anak tiap 3 hari sekali untuk mengantarkan dan meminjamkan buku-buku bacaan. Lalu tiga hari berikutnya mengambil dan meminjamkan buku-buku yang lainnya. Dengan demikian literasi baca pun tetap dilanjutkan.

Berjuang untuk tetap bisa menggapai pilar pendidikan yang terbaik, KBA Pinang telah mengajukan solusi pendidikan dengan edukasi Guru Paud Dahlia, penambahan sarana dan prasarana, penambahan alat peraga edukatif, penambahan siswa Paud yang lebih banyak. 

Dalam bidang wirausaha, Ibu Susiharti atau sering dipanggil Ibu Pangkat (nama suaminya). Di usia senjanya , perempuan berusia sekitar 70 tahun dengan 6 orang cucu, ini tak pernah berhenti bekerja sebagai wirausaha. Dulu ketika muda, beliau memiliki catering yang melayani beberapa perkantoran di sekitar segitiga emas, Sudirman.
KBA Pinang Bangkit
Kolam pembibitan Lele Ibu Pangkat. Sumber: IG KBA Pinang

Namun, jelang usianya yang sudah lanjut, beliau pun masih tak mau berdiam diri, jiwa wirausahanya terus membara. Beliau melakukan ternak lele yang serba organik. Dengan mendapat pelatihan dari TIM UI Labsosial, mulailah dilakukan usaha dari ternak lele itu.





 Dimulai dengan 1 ekor jantan dan 2 betina lele, sekarang usahanya sudah menghasilkan 100 kg per hari dengan brand “ Clarias “. Pakan dari lele itu terbuat dari “pur khusus” artinya makanan yang berasal dari dedak dan campuran tetes tebu bukan dari ternak. Hasil ternak lele itu lalu dimasak dengan resep khusus dan dipacking setiap kilogram dijual ke pelbagai supermarket , warga, teman, dan Yayasan Anak Kebutuhan Khusus yang sudah jadi pelanggan tetapnya. 

Banjir yang menghanyutkan tempat pendingin, kulkas untuk usaha lele ini.  Tetapi usaha lele Clarias ini terus menggeliat maju dengan masuk sebagai nominasi salah satu dari “KBA Inovasi UMKM” dan masuk dalam 10 finalis. 


Para anak muda pun tak mau kalah dalam bidang usaha wirausaha konveksi. Konveksi yang menghasilkan jaket,kaos,baju untuk seragam dinas. Usaha keras ini berkat bantuan dari Bapak Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian, yang memberikan sumbangan 4 unit menjahit, juga pelatihan dari Koperasi. Sebelum Covid, mereka sering mengadakan event bazaar untuk mempromosikan hasil karyanya. 
KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Pra Koperasi KBA Pinang.  Sumber: IG KBA Pinang


Pra Koperasi KBA Pinang berdiri sejak tahun 2018 . Badan hukum koperasi ini secara legal sedang diurus oleh Astra, tetapi telah mampu melayani warga dan pengurus KBA dalam kebutuhan primer seperti beras ,minyak goreng, gula. 

Pelayanan penjualan itu sangat diperhatikan dengan memberikan delivery service langsung kepada pembeli. “Harapannya di kemudian hari mereka ingin Pra Koperasi ini berkembang melayani pelanggan dengan berbagai variasi kebutuhan primer lainnya seperti gula, catering, lele bermanfaat dari warga untuk warga,” ujar Pak Lukito selaku kader Pra koperasi. 




Koperasi (Pra) bekerja sama dengan unit usaha binaan Astra menerima jasa catering, nasi box, prasmanan, jenis makanan lain, yang mau order pun bisa WA di nomer yang telah ditunjuk. 

Dalam bidang lingkungan, sebelum banjir saya teringat pernah berkunjung ke KBA Pinang pada tahun 2018 . Kegiatan yang semangatnya luar biasa dari para warga yang saat itu menantikan kunjungan dari tim Laboratorium Social Universitas Indonesia dan beberapa karyawan Astra yang terlibat sebagai volunteer.
KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Rumah Tandur sedang dibenahi. Sumber:  IG KBA Pinang


Rumah tandur tempat yang tidak berpenghuni, dan rumahnya dibiarkan tanpa penghuni. Lalu, dengan semangat para volunteer itu mengubah tempat itu jadi tempat asri dengan mengecat temboknya, dan menanami beberapa tanaman.

Sekarang tempat ini telah berubah menjadi taman cantik sekali dengan mural yang sangat indah, hasil pengecatan, dinamakan Taman Flamboyan. Selain itu ada tempat persemaian bibit pun yang disebut dengan Kebun Cempaka. 
KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Tempat penyemaian bibit.   Sumber: IG KBA Pinang

Pak Dani , usianya telah lanjut, tapi semangatnya luar biasa untuk menekuni tanaman. Di tempat penyemaian terdapat bibit terong 396 pollybag, bibit tomat 516 pb, bibit kangkung 622 pb dan biji sawi 222 pb. 

 Mereka memindahkan benih yang telah berubah jadi bibit selama 2 minggu di pollybag ke sebuah tempat pollybag yang lebih besar dengan media tanam berupa sekam dan pupuk. 

Dengan pengarahan dari Adit, seorang mahasiswa Universitas Indonesia, bibit yang telah besar tunasnya itu harus dipisahkan menjadi beberapa bagian kecil dan memasukkan ke dalam media tanam . 

Selesai itu memasukkan ke dalam polybag yang besar, barulah disiram dengan air dengan alat siram . Menyiramnya juga perlu hati-hati dengan ukuran yang secukupnya.
KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan
Tempat penyemaian .   Sumber: IG KBA Pinang

Sayangnya, semua bibit tanaman yang ada baik di Taman Kepodang maupun Kebun Cempaka hancur dihanyutkan oleh banjir. Menyedihkan sekali bukan, semua usaha yang telah berkembang dan berhasil harus dimulai dari nol lagi. 

Tapi tidak, tak mau terpuruk dan larut dalam kesedihan, Kelompok Tani yang diinisiasi oleh Ibu Lurah pun telah membuat bibit tanaman obat keluarga, sayuran di Kebon Bibit Cempaka, anggotanya ada sekitar 30-40 orang.

Kegiatan Unggulan dari KBA Pinang 

KBA Pinang Bangkit dari Keterpurukan


Dari sebuah inspirasi menonton sebuah episode tentang “Amazing Race” di channel AXN, timbullah ide dari Pilar Pendidikan untuk menerapkan dan menyatukan 4 pilar program Astra , menjadi Kampung Wisata Edukasi.

Kolaborasi antara wisata dan mendidik untuk anak SD kelas 4-6 dengan cara mencatat dan menjawab soal dari tiap lokasi kegiatan 4 pilar KBA, dimulai dari pilar wirausaha hingga pendidikan. 

  • Pilar wirausaha, ditanyakan kapan lele organickdipanen? 
  • Pilar lingkungan, bagaimana cara menanam tanaman cabe dari polybag sampai dipraktekan.
  • Pilar kesehatan, bagaimana cara membalut luka di posyandu. 
  • Pilar pendidikan, bagaimana anak bisa menari sesuai dengan permintaan.

Peserta ada lima anak dari tiap RT, setiap anak membawa sepeda, alat tulis dan papan jalan.
KAB Pinang masuk dalam kategori 10 finasils "KBA Inovasi UMKM"


KBA Pinang ikut dalam dua Lomba yang diadakan oleh ASTRA, yaitu KBA Inovasi 2020, KBA Inovasi UMKM juga telah masuk dalam kategori 10 finalis.

 Semangat dan bangkit dari keterpurukan jadi ciri utama KBA Pinang yang tangguh. 

Tangerang Selatan,
Ina Tanaya

10 Tips Cara Bijak Belanja Online


 
Belanja online jadi harapan saat pandemi Covid 19 sudah ada di depan mata dan berlangsung hingga kini, seolah-olah kita tidak yakin kapan Covid-19 akan berakhir. 

Saya sendiri pernah berharap bahwa covid -19 akan cepat berakhir jika jumlah yang terpapar akan turun. Tapi kenyataaannya tidak pernah turun, bahkan naik terus dan kita dihadapkan dengan hal yang sangat sulit. 

Sekarang orang memiliki pilihan belanja offline atau belanja online untuk keperluan belanja sehari-hari kita. Setiap orang punya preferensi atau pilihan dan alasan yang tepat untuk dirinya apakah pengin belanja online atau belanja offline.

Jika kuota atau jumlah belanja itu hanya 1 atau 2 item saja, tentu belanja online lebih sederhana dan biaya untuk pengiriman lebih murah ketimbang kita harus pergi ke tempat belanja dengan ongkos pulang pergi.

Jika kuota atau jumlah belanja banyak seperti belanja mingguan atau lebih dari 10 item , maka pertimbangannya jika belanja online itu bisa salah beli barang dan kedua lama menunggu untuk barang yang dibutuhkan dalam waktu singkat (Contohnya beli sayur yang harus segera dimasak). 

Meskipun belanja 1 atau 2 item di online itu ternyata ada untung ruginya menurut pengalaman pribadi saya. 

Keuntungan belanja online:

1. Ongkos atau biaya transportasinya lebih murah.
2. Efisien waktu tidak perlu datang ke tempat mall atau tempat belanja 
3. Dapat membandingkan harga-harga pada sesama toko online 
4. Untuk barang-barang tertentu seperti vitamin, harga di online jauh lebih murah di online ketimbang beli di toko kesehatan di mall (mahalnya karena sewa ). 

Kerugian belanja online: 

1. Ketika barang sudah dibayar (dengan kondisi pembayaran di depan), ternyata stock barang tidak ada, terpaksa pembayaran itu dicancel dan menunggu refundnya cukup lama hampir 10 hari. 
2. Ketika barang sudah sampai di rumah, ternyata kualitas barang tidak sama dengan yang dicantumkan di display. 
3. Perlu waktu untuk tracing atau melacak barang sampai dimana jika terjadi barang belum sampai juga. 4. Jangan beli barang makanan (yang bukan frozen) menurut janji akan cepat dikirimkan, ternyata dikirimkan pada malam hari dimana kualitas makanan sudah berubah.

Segudang pengalaman dari teman-teman yang juga beli barang online memperlihatkan bahwa testimony itu bukan sekedar jaminan bahwa kualitas barang dan pelayanan sesuai dengan apa yang dituliskan. 

Barangkali, testimoni yang dibuat itu bukan dibuat oleh pembeli tetapi oleh pemilik online itu sendiri. 

Lalu bagaimana keamanan untuk pembelian online agar aman tidak terjerumuskan atau terjebak dalam kerugian besar ketika membeli atau belanja online karena tidak semua orang sudah familiar dengan belanja online.

  1. Pahami Hak dan Kewajiban Konsumen: Memang saat beli online tidak ada perjanjian tertulis yang dibuat sebelum pembelian. Tetapi sebagai konsumen, kita harus mengetahui bagaimana kita melapor kepada yang berwenang apabila kita dirugikan  oleh pelaku usaha.
  2. Pahami Gadget yang digunakan Sudah Aman: Keamanan gadget yang digunakan sangat penting karena sekarang ini di dunia maya terdapat banyak tempat transaksi online yang terus dibayangi dengan cyber crime. Untuk melawannya gunakan antivirus, anti-spyware atau wirewall agar gadget itu terlindung dan dirugikan. 
  3. Pilih Situs Belanja Online Terpercaya: Saat beli online, memilih situs online yang terpercaya. Situs belanja online yang terpercaya sudah dilindungi oleh keamanan. Bagaimana mengeceknya? Cek keamanan situs web dengan mencari info web mana saja yang aman dan tidak aman. Jangan segera tertarik dengan online shop yang banyak pengikutnya dan tidak sebanding dengan testimoninya. 
  4. Pilih Seller dengan Reputasi Baik: Pilih seller dengan reputasi terbaik. MEskipun sudah berselancar di situs belanja online terpecaya, ada baiknya memastikan satu hal bahwa barang-barang yang dijualnya itu benar-benar original bukan hasil olah foto . Testimoni dan rating dari konsumen juga perlu dipertimbangkan. Ciri situs belanja yang terpecaa adalah direkomendasikan banyak orang dan reviewnya sangat positif. 
  5. Teliti Membaca Deskripsi Produk: Kelemahan kita untuk membaca dengan teliti deskripsi produk . Apabila Anda menemukan hal-hal yang mencurigakan, jangan membeli karena nanti kita akan kecewa apabila barang itu ternyata barang palsu.
  6.  Perhatikan Syarat dan Ketentuan yang berlaku:  Perhatikan syaran dan ketentuan yang berlaku . Setiap situs online punya ketentuan dalam menyediakan layanannya. Apabila merasa ragu-ragu, perlu ditanyakan kepada customer service dulu.
  7. Lihat kebijakan Situs Belanja Online terhadap Data Pribadi : Cermati apakah ada klausa yang menyebutkan bahwa pengelola situs web dapat memberikan data pribadi konsumen ke pihak lain. Memastikan Anda sudah membaca dan memahmi sebelum bertransaksi.  
  8.  Baca Kebijakan Pengembalian Barang : Ada hal yang sering dilupakan untuk beli online. Kita tidak pernah terpikir bahwa barang itu pasti bisa ditukar jika tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan (atau diterima dalam kondisi cacat). Nach kita harus mencari klausa itu dulu sebelum pembelian barang terutama barang elektronik. 
  9.  Gunakan Rekening Bersama: Manfaat dari rekening bersama atau rekening marketplace adalah pembayaran tidak langsung dibeirkan kepada seller tetapi ke rekening marketplace. Tujuannya untuk hindari penipuan. Jika barang belum sampai ke pembeli sesuai deskripis, maka marketplace tidak akan membayarkan kepada seller. Setelah pembeli mengkonfirmasikan keberhasilan penerimaan barang, barulah marketplace akan membayarkan kepada seller. Pemilihan pembayaran sangat hati-hati (cash on delivery, transfer, kartu kredit, e-money).  
  10.  Penipuan lewat Social Engineering: Jenis penipuan yang banyak dilakukan adalah rekayasa sosial atau social engineering. Pelaku mengontak korban dengan mengaku sebagai karyawan situs belanja online. Setelah berhasil kontak, ajak pembeli transaksi di luar situs dan minta kode rahasia seperti PIN password dana tau kode OTP.

Investasi Saat Resesi. Kelola Aset Portofolio dan Produktif. Cashflows is the Queen

Investasi Saat Resesi



Sebelum membahas tentang investasi saat resesi, tentu Anda sudah memiliki Financial Planner sesuai dengan tujuan keuangan keluarga.

Dalam tujuan keuangan keluarga dibagi atas 3 strategi seperti berikut ini:


Jangka Pendek: 


  • Tujuan Keuangan      : Dana Liburan 
  • Strategi                      : Tabungan 

Jangka Menengah : 


  • Tujuan Keuangan          : Dana beli rumah, dana pendidikan anak 
  • Strategi                          : Investasi 

Jangka Panjang   : 


  • Tujuan Keuangan   :  Dana Pendidikan anak, dana ibadah haji, dana pensiun,dana kesehatan 
  • Strategi                   :    Investasi 

Mengapa harus berinvestasi? 


  1.  Tingkat inflasi: Setiap tahun tingkat inflasi cukup tinggi, kecuali pada tahun 2020. 
  2.  Kebutuhan masa depan:  Tidak ada yang menjamin masa depan kita akan aman, hanya dengan investasi dan tabungan yang bisa dimanfaatkan dan digunakan maka kita masih bisa “survive”. 
  3. Potensi Keuntungan:  Dalam memilih investasi, kita pasti memilih investasi yang menguntungkan dengan tingkat risiko sesuai dengan profil kita.

Bagaimana Berinvestasi Saat Pandemi? 


Kita harus menghitung, meneliti kondisi keuangan yang sehat. Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah keuangan kita sehat atau tidak: 

1. Apakah cashflow minus? 
2. Apakah cicilan diatas 30%? 
3. Apakah mampu menabung?

 Apakah casflow minus: 


Di saat pandemi,  casflow is the queen.  Cashflow adalah transaksi-transaksi baik itu pemasukan dan pengeluaran yang digunakan untuk transaksi keluarga. Jika pemasukan lebih besar dari pengeluarkan pasti hasilnya minus. 

Ketika mengetahui saldo minus, tentunya hal ini pertanda tidak baik. Kita harus mempertahankan agar pemasukan dan pengeluaran harus seimbang, jangan sampai minus karena jika minus kita harus mencari jalan keluarnya, yaitu kita harus mengurangi pengeluaran atau justru menambah pemasukan yang memang jauh berkurang. 

Apakah cicilan diatas 30%? 


Perlu dievaluasi lagi apakah cicilan dari barang yang kita beli lewat pinjaman itu nilainya 30% dari pemasukan kita. Jika ya, maka hal ini harus dievaluasi dan direstrukturisasi agar kondisi keuangan kita jadi sehat.

Seharusnya nilai cicilan itu tidka boleh lebih dari 30%. Evaluasi pinjaman dimasa kritis dari kategori pinjaman. Misalnya pinjaman rumah, tetap dipertahnkan, pinjaman kendaraan harus di zero, dan pinjaman untuk online, tidak diperbolehkan. 

Apakah Mampu Menabung? 


Menabung bukan hal yang mudah bagi sebagian orang. Ada yang mengatakan tidak bisa menabung karena pemasukannya kecil, tak ada sisa uang lagi. Meskipun gaji naik, tetap saja tidak bisa menabung. 

Gaya hidup jadi masalah utamanya. Menabung itu diharapkan jadi kebiasaan bukan suatu keharusan. 

Ketika kita bekerja dan punya gaji , maka begitu gajian, sisihkan dana untuk tabungan paling sedikit 10%. Tabungan jadi hal yang penting ketika terjadi resesi, gaji dikurangi, bahkan PHK, maka tabungan yang sudah kita tabung sejak kita bekerja jadi andalan utama. 

Ingat bahwa kita harus punya dana darurat untuk masa kritis adalah 12 X pengeluaran rutin bulanan. 

Investasi Saat Pandemi:


 Apabila keuangan ada sudah sehat, maka investasi yang dapat digunakan saat pandemi adalah aset fisik berupa emas batangan dan Surat berharga (SBN Ritel, saham, reksadana). 

 Investasi merupakan aset dari keuangan kita. Aset itu ada dua yaiatu aset portfolio dan aset produktif. 

Bedanya apa?

 Aset portofolio:

1. Memberikan keuntungan berupa hasil berkala dan capital gain.
2. Berbentuk aset keuangan 
3. Tidak perlu pengelolaan aktif. 

Aset produktif: 

1. Memberikan keuntungan berupa hasil berkala dan capital gain. 
2. Berbentuk aset riil seperti rumah atau bisnis 
3. Memerlukan pengelolaan aktif 

 Dalam berinvestasi saat pandemi, kita evaluasi lagi pemasukan yang merupakan hal terpenting:
  • Apakah kita seorang pekerja yang punya gaji, THR, Bonus Aset portofolio adalah bunga tabungan, kupon obligasi, dividen saham .
  • Aset produktif adalah sewa kontrakan, hasil usaha, bisnis online. 
Jika semua aset dikurangi tabungan dan pengeluaran primer masih bersisa, maka kita perlu berinvestasi untuk meningkatkan aset produktif . Aset produktif yang dapat digunakan untuk kepentingan masa depan.



Sumber:

Kelola Investasi Saat Resesi - Prita Ghozie

GuruInovatif Tempat Belajar Guru, Guru Bertransformasi Sukseskan Anak

Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia di dunia ini. Masih belum percaya? Bukti telah menunjukkan bahwa setiap orang yang dididik oleh guru yang punya daya kreativitas tinggi, dedikasi dan mentransformasikan ilmunya kepada anak didik dengan bijak (tanpa memaksa), dialah guru yang sukses.

Bukankah lebih baik jadi guru yang sukses daripada anak yang sukses? Alasannya sangat sederhana, menciptakan anak sukses tanpa seorang guru tidak mungkin didapatkan.

If we teach today's student as we taught yesterday's , we rob them of tomorrow.  *John Dewey


Jika kita mengajar siswa kita saat ini seperti yang kita lakukan seperti masa lalu, kita telah merusak masa depan mereka.   *John Dewey


Guru sukses ketika anak didiknya bisa sukses karena hasil didikannya,dedikasi guru yang tak pernah dilupakan oleh siswa, bahkan melekat seumur hidupnya. 

Saya teringat kepada sebuah cerita sedih dibalik seorang yang sukses, Bill Gates. Anda semua pasti mengenal siapa Bills Gates. Beliau salah seorang terkaya di dunia, pendiri atau founder Microsoft

Dibalik kesuksesan Bill Gates ada cerita sedih saat Bill Gates masih di sekolah SD. Ia sering dibully teman-temannya karena ia seorang introvert dan senang menyendiri dengan buku-bukunya. Ia dijuluki “kutu buku”. 

Namun, Mrs. Blance Caffiere, seorang guru dan pustakawan, telah mengubah hidupnya. Suatu hari, Bill Gates masuk ke perpustakaan dengan mengendap-endap.  Dia  takut dilihat oleh Mrs. Blance. 

Perasaan malu, rendah diri karena ia memiliki kelemahan dalam tulisan tangannya, dan kesukaan membaca yang dibully oleh temannya . Dia sering ditertawakan oleh teman laki-lakinya karena dianggap inferior, suka menyendiri dan membaca buku seorang diri. 

Ternyata, Mrs. Blance mempergoki Bill sedang masuk ke perpustakaan. Dia menggandeng tangannya dan mengatakan kepadanya: “Tidak perlu khawatir untuk menjadi seorang yang hanya dicintai teman perempuan tapi dibenci oleh teman lelaki karena saya tetap mencintaimu dirimu, jadilah seorang anak lelaki  sesuai dengan jati dirimu sendiri, anak yang berantakan dan kutu buku, dan tetap menyukai baca buku. 

Selanjutnya, dengan hangat Mrs. Blance selalu mendukung Bill untuk menggali buku yang dibacanya dengan mengajukan pertanyaan “apa dan bagaimana isi buku ini (yang sedang dibaca oleh Bill)?”. 

Perubahan total pun terjadi pada diri Bill karena seseorang yang menghargai dirinya seperti apa adanya membuatnya dirinya lebih percaya diri dan membawanya jadi sukses. 

Guru Masa Lalu vs Guru Masa Pandemi: 



Tuntutan tugas seorang guru sangat berat. Dari segi administratif, seorang guru harus menyusun dan melengkapi administrasi berupa silabus atau RPP. Dari segi proses pembelajaran, dia harus mentransfer ilmu yang berdasarkan acuan kurikulum sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).  

Juga guru masa kini harus mampu mencetak murid yang bukan hanya sekedar menganalisa materi yang diberikan (LOTS: Low Order Thinking Skills), tapi juga mampu mencetak murid yang mampu menciptakan sesuatu berdasarkan pengetahuan yang dia pahami (HOTS: High Order Thingking Skills).

Kompetensi guru dalam PCK (Pedagogical Content Knowlodge) yaitu kemampuan integrasi kurikulum, karateristik siswa dan menyelaraskan dalam situasi pembelajaraan , penting dikuasai.

Kompentesi dasar inilah jadi titik tolak bahwa anak didik sudah mencapai dan memahami apa yang diajarkan. Umpan balik positif, penguatan terhadapan pemahaman dan evaluasi adalah hasil pembelajaran.

 Untuk mengajarkan kepada anak didik, guru butuh bahan ajar. Bahan ajar harus relevan dengan pokok pembahasan dan disusun secara sistematis dan sesuai dengan kompetensi siswanya. Hal ini sangat berpengaruh kepada keberlangsungan proses belajar siswanya.

Bahan ajar pada guru sebelum terjadi pandemi berupa bahan ajar cetak yang disebut dengan LKS (Lembar Kompetensi Siswa atau Student Work Sheet). Dibuat dalam bentuk buku, handout, modul dan wall chart. Bisa juga dalam bahan ajar dengar seperti audio (kaset, radio, compact disk), bahan ajar pandang seperti video. 

Saat pandemi, guru yang belum berpengalaman dalam bahan ajar berteknologi tinggi, kaget dan tidak mengetahui bagaimana caranya menyampaikan . Kesulitan guru dalam menyampaikan bahan ajar dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tidak bisa lagi berupa tertulis . 

Satu-satunya jalan adalah dengan teknologi (contohnya aplikasi classroom). Dalam ruang teknologi, unsur bahan ajar yang relevan, menarik mudah dan memperkaya materi harus dipertimbangkan. Nach, untuk bisa mengembangkannya agar bahan ajar disampaikan dengan teknologi itu bisa mencapai sasaran yaitu kompetensi , konten/isi pembelajaran, info pendukung dan latihan serta evaluasi diperlukan suatu skill yang mumpuni.

Beberapa guru yang saya kenal mengatakan kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi saat gunakan teknologi. Pertama, mereka harus menguasai teknologi untuk belajar cara penggunaannya, kedua manajemen dan pola mengubah mengajar tatap muka jadi PJJ  dan ketiga adalah meningkatkan kemampuan guru punya skill PCK dan HOTS. 

Tantangan inilah yang sering membuat para guru merasa agak frustrasi karena mereka tidak punya waktu untuk mendapatkan pelatihan baik dari sekolah maupun dinas pendidikan

Bagaimana solusi para guru dalam kesulitan belajar bahan ajar berteknologi digital? Satu hal yang pasti, guru pasti ingin berhasil menyampaikan bahan ajar kepada siswanya sama seperti saat tatap muka. Tapi teknologi digital ajar yang dikuasai guru jadi persoalannya.

 Lalu , solusi terbaik untuk masalah ini adalah dengan belajar. Loh! Guru kok belajar. Belajar itu tidak hanya untuk murid saja. Setiap orang yang ingin sukses, terutama guru yang sukses mengajar kepada anak didik, pasti harus belajar dulu.  

Apa itu GuruInovatif.id?



GuruInovatif.id adalah tempat belajar guru, platform baru untuk guru seluruh Indonesia untuk melatih kemampuan guru dalam mengajar dengan berbagai fitur, mulai dari kursus online, webinar, sampai sertifikat. Tujuannya utuk membangun kualitas Guru Indonesia semakin mumpuni. 

Pengajarnya adalah trainer yang berpengalaman dalam dunia pengajaran dan manajemen kelas. Penyelanggara,,HAFECS adalah singkatan dari Highly Functioning Education Consulting Services, sebuah lembaga yang didirikan oleh Yayasan Hasnur Centre. 

Salah satu divisi adalah training guru dalam upaya untuk percepatan transformasi pendidikan Indonesia, melalui pengembangan metode pengajaran di kelas dan metode pembelajaran serta pengembangan kurikulum sekolah. 

HAFECS telah diikuti oleh 40.000 guru dan pegiat pendidikan, 10.000 sekolah dan instansi, 250 pelatihan dan 300 kota /Kabupaten. 

Tujuan belajar di Havecs Class?




Wah saya sudah mahir soal dunia mengajar dan manajemen. Tunggu dulu dengan penggunaan teknologi, guru harus belajar lagi supaya mampu:
  • Meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas 
  • Meningkatakan kualitas pengelolaan sistem pengajaran-pembelajaran 
  • Trainer yang handal dan berpengalaman 

 Fasilitas yang disediakan oleh Hafecs Class: 



  • Konsultasi langsung dengan pemateri 
  • Mendapatkan Pelatihan Guru
  • Mendapatkan Sertifikasi Guru , hasil dari pelatihan Hafecs Class
  • Mendapatkan e-modul Hafecs

 Program online Hafecs Selama Pandemi:


  • Sertifikasi 64JP HOTS & PCK:

Adalah program sertifkasi Hafecs senilai 64JP untuk menguasai PCK dan HOTS Telah diikuti oleh ribuan guru di Indonesia .

  • Sertifikasi 32JP Next Level

Program lanjutan sertifikasi Hafecs 64JP dengan topik-topik pilihan terkini untuk metode pengajaran guru Indonesia. 

  • Innovative School Leaders and Teachers Forum (ISTF): 

Webinar gratis untuk seluruh guru Indonesia menghadirkan narasumber ternama di bidang pendidikan dengan fasilitas modul dan sertifikat. 



Beberapa orang yang pernah belajar di Havecs telah memberikan testimoninya diantaranya adalah Ibu Sintia Windhi Niasari, Dosen Universitas Gajah Mada “Acara sangat inspiratif, tidak hanya untuk jadi dosen yang baik, tapi menjadi orang yang lebih baik” .

Sudahkah Anda siap jadi guru yang bertransformasi untuk mendukung anak jadi sukses di saat pandemi? Datang dan siapkan diri untuk segera mendaftar jadi GuruInovatif.id




Total Tayangan Halaman