
asian-elderly-couple-dancing-together-while-listen-music-living-room-home-sweet-couple-enjoy-love-moment-while-having-fun-when-relaxed-home.jpg

asian-elderly-couple-dancing-together-while-listen-music-living-room-home-sweet-couple-enjoy-love-moment-while-having-fun-when-relaxed-home.jpg
Usia lanjut bukanlah akhir dari perjalanan , melainkan puncak kehidupan yang sarat makna, pengalaman dan kebijaksanaan. Di balik setiap kerutan tersimpan kisah perjuangan, pengorbanan, serta keteguhan yang menjadi fondasi bagi generasi penerus. Karena itu, lansia bukan hanya perlu dihormati, tetapi juga diberi ruang untuk tetap berkarya, berdaya, dan tumbuh bersama masyarakat.
Siapkah kita jadi lansia Tangguh?
Mendengar kata lansia pun, ada yang menertawakan karena merasa jauh waktunya atau belum waktunya. MEreka yang masih generasi X atau Y anggap bahwa nggak perlu pikirkan jadi lansia tangguh.
Fase manusia itu begitu cepat loh, dulu ketika saya melahirkan, menganggap bahwa saya masih lama jadi lansia. Ternyata waktu begitu cepat berlalu. Tiba-tiba anak bayi, sudah masuk SD, SMP, SMA, lulus universitas, bekera, dan belajar lagi untuk S2.
Saya sudah lansia sejak anak bekerja. Tahap proses lansia jika dihitung jari memang lama, namun , tanpa disadari kita semua yang dulunya muda, akan masuk ke tahap lansia.
Jika kita tidak memperhitungkan persiapan jadi lansia yang bermartabat, nanti ketika tiba waktunya kita akan kaget dan kadang penyesalan datang sudah terlambat.
Apa pengertian lansia tangguh?
Menunjukkan bahwa usia lanjut bukanlah penghalang bagi seseorang untuk tetap sehat, mandiri, aktif , dan produktif.
Apa pengertian Indonesia tumbuh?
Menjaga masyarakat memandang lansia sebagai bagian dari kekuatan bangsa yang terus berpartisipasi dan berkontribusi dalam Pembangunan.
Proyeksi persentase penduduk lanjut usia di Indonesia
Tiap tahun terus meningkat. Mulai dari 2020, jumlahnya 10,7% dari total warga di Indonesia , tahun 2025, naik 12,5%, 2030 naik 14,6%, 2035 naik 16,6%, 18,3% dan tahun 2045 19,9%.
Jika ada slogan Indonesia emas, seharusnya ada juga Lansia emas karena ada bonus dalam jumlahnya meningkatnya mencapai 19,4% di tahun 2045. Dalam jumlah yang cukup besar, apakah kehidupan lansianya baik secara finansial maupun fisiknya dalam kondisi yang baik, terawatt?
Seiring kehidupan lansia yang bertambah usia, sangat rentan terhadap penyakit kronis misalnya stroke, diabetes.
Dari segi ekonomi pendapatan warga lansia rentan tak punya Tabungan, bahkan sering tergantung kepada keluarga, bahkan rentan mendapat ancaman fisik, psikis di ruang domestic.
Mereka yang tak mempersiapkan diri secara finansial, harus menyambung hidupnya dengan bekerja secara informal , contohnya seorang bernama Ramses (66) tinggal di Kawasan Pulo Bran, Sumatera Utara. Dia tak kuat bekerja sebagai tukang bangunan, terpaksa beralih menjadi pemulung botol untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama ibunya yang berusia 90 tahun.
Belum lagi lansia yang”riskan terbuang”
Seorang lansia, Wawan (79) ia ingin menikmati masa tua dalam dekapan anak, cucu karena dia sendiri fisiknya sudah sangat lemah.
Kenyataannya, berbeda, sejak ia berpisah dengan istri, tiga anaknya sudah meninggalkan dirinya sendiri. Tidurnya berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lainnya dan hidupnya bergantung pada belas kasihan orang lain.
Begitu pula di panti Jompo , ada seorang bapak Wawan yang kondisi kesehatannya sudah rawan atau buruk. Dia ingin sekali ada keluarga yang menjenguk. Namun, harapannya sia-sia, tak seorang pun keluarga baik anak maupun cucu datang ke panti itu.
Persiapan Lansia Tangguh, Tumbuh (berdaya), dan Bermartabat
Persiapannya harus dimulai sejak dini (pra-lansia) melalui pendekatan 7 Dimensi Lansia Tangguh: spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional (keterampilan hobi), dan lingkungan.
Fisik: Jalani pola hidup sehat dengan gizi seimbang (rendah gula, garam, dan minyak) rutin berolahraga ringan, tidur cukup, dan lakukan pemeriksaan kesehatan berkala.
Intelektual dan vokasional: Latih otak dengan terus belajar hal baru, membaca, atau menekuni hobi dan keterampilan produktif agar tetap mandiri secara ekonomi.
Emosional & spiritual: Perbanyak ibadah, mendekatkan diri pada Tuhan, Kelola stress, dan kembangkan sikap ikhas serta berpikir positif.
Sosial kemasyarakatan: Tetap aktif bersosialisasi, mengikuti kegiatan warga, dan menjaga komunikasi yang hangat dengan keluarga.
Lingkungan: Pastikan rumah atau tempat tinggal memiliki akses yang aman dan nyaman bagi fisik lansia (rama lansia).
Penutup
Lansia yang bermartabat adalah mereka yang dihargai dan diperlakukan dengan penuh penghormatan. Lansia tangguh adalah mereka yang mampu menghadapi perubahan dengan semangat dan keteguhan. Lansia yang tumbuh adalah mereka yang terus belajar, berbagi dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Mari bersama membangun Indonesia yang ramah lansia, di mana setiap lanjut usia dapat menjlani kehidupannya dengan sehat, bahagia, produktif dan penuh makna.
Lansia: Bermartabat, Tangguh, dan Terus Bertumbuh



