Featured Slider

WhatsApplication: Cara Hindari Hacker dan 5 Fitur Baru Diluncurkan

Hacker sedang marak. Belakangan ini teman dari group whatsapplication yang kaget ketika seseorang dari group yang meminta uang pada salah satu anggota grup. Ternyata setelah diselidiki akun dari orang yang minta uang itu sudah dihack oleh hacker. 

Kemarin saya mendapat message dari ex mantan atasan di kantor lama melalui WhatsApp.  Setelah berbasa basi , lalu  pengirim berita itu meminta apakah dia bisa menelpon saya.  
Saya setujui.  Ternyata dia menawarkan penjualan mobil lelang dengan harga murah......

Selidik punya selidik, saya menghubungi ex mantan atasan saya itu, apakah benar nomer hp kamu XXX dan memang baru telpon saya. 
"Tidak, itu pasti fraud", jawabnya.

Wah, kita semua takut dengan akun yang dihack.  Kebalikannya jika ada akun teman pasti kita merasa, was was bahkan berusaha mencoba untuk menghindar dari hacker ini. Jangan sampai nomer whatsapplication kita ikutan dihack. 

Langkah untuk melaporkan hacker : 
1. Laporkan kepada WA tentang hacker
2. Blokir nomernya
3. Jika dia salah satu anggota grup , maka nomer akun yang dihack itu harus dikeluarkan dulu.
4. Pemilik akun harus membuat akun wa baru dengan fitur verifikasi dua langkah.


Untuk hindari dari hacker, yang paling penting adalah mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah .


Caranya: 

1. update aplikasi WhatsApp ke versi terbaru, dengan mengupload melalui Google PlayStore untuk Android atau Apple App Store untuk pengguna iOS. 

2.Tekan ikon berlambang tiga titik di atas kanan beranda aplikasi, lalu pilih settings.

kumparan.com


3. Masuk ke bagian akun pengguna, pilih Two-setep verification, dan tekan enable.



kumparan.com


3.Masukan enam digit angka sebagai passcode ,t ermasuk isi alamat email



kumparan.com


4. Selesai, akun WhatApp Anda sudah terkunci dengan verifikasi dua langkah




Menurut blog resmi WhatsApp, email ini juga dapat digunakan untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah jika pengguna lupa passcode yang dipakai. Passcode akan diterapkan setiap kali pengguna membuka WhatsApp.

Juga secara periodic WhatsApp akan menanyakan passcode ini dalam jangka tertentu (misalnya tujuh hari), untuk membantu pengguna menginat passcode yang digunakan. 

Skema yang digunakan WhatsApp berbeda dengan google atau Facebook. Kedua layanan ini membuat kode dengan aplikasinya dan mengirimkan melalui SMS, di platform WhatsApp pengguna yang membuat sendiri dan harus mengingatnya. 

Selain itu WhatsApp telah memperkenalkan 5 fitur barunya .

 Pesan Sementara 


Jika kita sudah mengirimkan pesan dan tidak ingin pesan itu sampai dibaca oleh orang lain maka WhatsApp memiliki fitur yang dapat menghapus pesan dalam jangka tertentu.

Caranya aktifkan fitur pesan sementara, maka pesan yang dikirimkan itu akan hilang pada hari ke-7. Bagi individu dapat mengaktifkan atau mematikan fitur ini sendiri, tapi bagi grup diberikan kuasa kepada admin. 

Caranya adalah dengan upload dulu whatsapp versi terbarunya, lalu masuk ke chat yang ingin diaktifkan. KEtuka nama kontak, cari menu fitur disappearing message atau pesan sementara lalu klik on

Mute Selamanya


Seringkali kita sedang aktivitas yang perlu konsentrasi, diganggu dengan notifikasi yang tidak penting banget. Lalu bagaimana cara untuk mute notifikasinya itu? Ada pilihan untuk mute, 1 tahun, satu jam atau satu minggu.

 Caranya adalah mengaktifkan aplikasi lalu masuk ke chat individu atau grup yang tidak kita inginkan notifikasinya selamatnya. Klik tanda tiga titik di bagian kanan atas dan pilih Mute. Lalu pilih untuk berapa lama mematikan notifikasi itu (batas waktunya). 

 Video Call 


Ternyata bukan hanya sekedar ngobrol chat tetapi viceo call pun sudah dapat dilakukan di WhatsApp. Fitur ini sudah ada sejak Agustus yang lalu, (mungkin sebagian besar sudah mengetahuinya). Jadi WhatsApp Web dan Messanger Room telah terintegrasi  dan kita dapat gunakan video call sampai 50 orang. 

 Hal yang pertama dilakukan adalah dengan upload WhatsApp beri terbaru, buka chat room untuk individu atau grup yang ingin diajak video call. Klik ikon klip di kanan atas layar WhatsApp Web dan pilih gambar kamera , nantinya kita akan dialihkan ke Messenger atau login ke akun Facebook. Dikirimkan link khusus untuk disalin sebagai undangan ke orang lain. Yang diundang tinggal mengKlik dan langsung bergabung dengan Messenger video. 

Dark Mode


WhatsApp punya fitur yang menciptakan Dark mode sehingga mengurangi ketegangan mata dari cahaya yang sangat terang ke cahaya yang agak berkurang karena warna yang gelap.

 Untuk Android 4.0.3 Ice Cream Sandwich gunakan fitur itu. Caranya update aplikasi lalu masukkan ke Settings>Chat>Theme>Dark Untuk iPhone sudah dapat update OS ke iOS . 

Pengguna update WhatsApp Terbaru lalu masuk ke Settings>Display & Brightness>Dark. Mengaktifkan sangat mudah dengan klik ikon tiga titik dan pilih setting, di menu Thme tekan opsi dark.  

Fingerprint Lock 


Fitur ini sudah ada di Android maupun iPhone. Pemakai hanya tinggal memasukkan sidik jari saat buka WhatsApp di ponsel Untuk aktfikan dengan mengaskes Setting>Account>Privacy,>Fingerprint Lock

Refleksi Pencapaian Recehku di Tahun 2020

Jelang akhir tahun biasanya orang sering berefleksi, apa yang telah saya lakukan tahun ini sesuai dengan apa yang direncanakan awal , bagaimana realisasinya atau pencapaiannya, sukses atau gagal?

Setiap orang pasti dong punya jurnal rencana, baik itu rencana sekolah, kerja atau menikah,keuangan dan lainnya. Saya pun punya rencana yang sebenarnya tak muluk, bahkan dibilang sangat sederhana. 

Apa tuch rencananya? Yang pertama, hanya bisa bertahan untuk menulis baik itu di blog sendiri atau di Kompasiana, kedua bisa berbagi talenta saya kepada orang lain.

Mengapa bertahan menulis dijadikan rencana atau pencapaian diri? 

Alasan yang paling utama adalah penulis blog itu makin lama makin dituntut kreatif dengan dunia vlog, infografis, yang berbau teknologi. Sementara saya gaptek, ngga mampu untuk bisa melawan kodrat teknologi yang terus berkembang. 

Jadi saya sudah melihat gelagat tulisan tanpa embel-embel infografis dan foto yang kece serta video, mungkin akan tersingkir lambat laun. Kendala saya itu gaptek itu membuat saya tak berani punya pencapaian besar, cukup dengan bertahan nulis, yang penting diri saya tidak pikun karena saya punya daya untuk membaca artikel-artikel aktual.

Bahkan ketika tulisan-tulisan yang pernah ditolak oleh seorang juri dengan nada keras “tulisan Anda seperti sampah”, membuat hati saya menciut. Refleksi yang saya pertanyakan untuk diri sendiri apakah ini langkah awal dan akhir untuk menulis. 

Setelah berpikir cukup lama, target saya , cukup untuk bisa bertahan, tak perlu punya target lebih dari kemampuan. Untuk rencana kedua itu, saya sendiri pengin berbagi tentang menulis, tapi belum punya bayangan siapa pendengar dari sharing saya. 
Umumnya, orang yang berbagi atau bahasa kerennya itu nara sumber itu haruslah seorang yang sudah terkenal dulu , jadi peminatnya banyak. 

Ketika saya ikut lomba “Manfaatkan Produk Keuangan, Makroprudensial Aman Terjaga” diselenggarakan oleh Kompasiana bekerja sama dengan Bank Indonesia, saya tak pernah mengharapkan menang. Hanya satu kata saya , jika kompetensi saya untuk menulis memang hanya di sini saja, artinya saya tak akan pernah menang. 

Saya tak berharap menang, karena ratusan Kompasianer ikut menulis dalam lomba ini. Apa yang mendorong saya tidak menyerah? “Man Jadda Wajadda”, Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil (www.negeri5menara.com).

 Kenapa menyerah sebelum bertarung? “Meski harus jalur gelap dan berlubang jadi rintangan, yakinlah titik awal dari sebuah terang yang akan kau dapatkan di penghujung jalan”. Hebat? Tidak, motivasi dan pendorong kuat itu jadi patokan saya untuk maju terus . 

Nulis bukan hal yang mudah , tapi nulis suatu kreativitas yang dibangun dengan kemampuan menuangkannya. Bagi saya kemenangan sebagai Pemenang Favorit di lomba di atas adalah semata-mata bukti perjuangan itu tak bisa dipungkiri. 
Pencapain REcehku
kompasiana.com


Perjuangan untuk berusaha keras, mengemas tulisan dengan baik dan data pendukung yang actual dan akurat. Rencana itu sudah teralisasi, walaupun tingkatnya hanya juara favorit. Saya tak pungkiri ini hanya kecil saja bagi sebagian penulis yang mumpuni, tapi bagi saya hal ini merupakan pencapaian luar biasa. 

Nach untuk realisasi rencana kedua tentang berbagi, saya sebenarnya ragu-ragu kepada siapa saya harus berbagi tentang menulis. Banyak penulis yang sudah jauh lebih bagus kualitasnya dari saya. 

Tanpa direncanakan tiba-tiba seorang teman ex kantor saya yang lama, menghubungi saya. Kamu harus sharing dong tentang menulis, khan sudah jadi juara menulis. Saya katakan kepadanya, saya bukan juara menulis, tapi saya suka menulis. Jika kamu benar-benar pengin mendengarkan tips tentang menulis ala saya, aku mau berbagi. 

 Akhirnya saya menulis poin-poin tentang menulis yang penting bagi seorang pemula. Mulai dari motivasi, modal, struktur tulisan sampai praktek menulis. Sederhana sekali khan.Saya pun tak tau siapa pengikut presentasi saya. Saya hanya pesan kepada teman saya agar pesertanya itu bukan orang yang sudah mumpuni menulis karena sharing saya itu hanya basic menulis .


Refleksi Pencapaian
dokpri


Tanggal 23 Desember , saya mempresentasikan di zoom dengan gaya informal, namanya juga sharing, jadi ngobrol panjang , cerita panjang. Tanya jawab juga sangat cair saja. 

dokpri


Pencapaian  dua rencana itu sudah berjalan sesuai dengan rencana dan saya merasa sudah bisa menghargai diri saya sendiri karena dalam hidup ini perlu usaha, kerja keras untuk suatu pencapaian. Pencapaian bukan diukur besar atau kecil, tapi berdasarkan kemampuan kita sendiri.

Ngga Ribet Lagi, Bayar Transaksi Digital dengan QRIS untuk Semua Dompet Digital

QRIS
Bank Indonesia


Perkembangan teknologi begitu berkembang pesatnya ,menyentuh seluruh seluruh aspek kehidupan manusia. Mulai dari bangun tidur, jadwal kerja, cuaca, belanja, bisnis , hiburan, transportasi, hingga pembayaran transaksi pun tidak terkecuali. 

Digitalisasi pembayaran pun telah mengubah wajah pembayaran kartal menjadi digital payment . Inilah era serba dompet digital bukan lagi dompet fisik. Kenapa demikian? 

QRIS
Bank Indonesia

Menurut statistik dari Bank Indonesia, nilai transaksi dan jumlah uang elektronik mulai dari 2010- September 2019 mencapai jumlah transaksi 320 juta dengan nilai transaksi Rp.160 Triliun. 

Bahkan menurut RedSeer, perusahaan konsultan bisnis asal India, pasar dompet Indonesia itu akan meningkat mencapai USD 25 milliar pada 2023.

Di Hari Belanja Nasional tanggal 11-12 Desember 2020, terdapat 3,4 juta UMKM gunakan online transaksi, total nilai transaksi mencapai Rp.11,6 triliun, mencapai kenaikan 28% dibandingkan tahun sebelumnya.  Produk yang dijual naik sebesar 30%. 

Bank Indonesia telah mengindetifikasikan kenaikan digital atau Uang Electronik selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar ) bulan April 2020 mencapai 64,48 persen secara tahunan dan volume transaksi digital pun tumbuh 37,35 persen secara tahunan.

Hal ini menjadi indikator menguatnya kebutuhan transaksi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD), artinya payment digital jadi pilihan warga ditengah pandemi. Warga lebih memilih bertransaksi dari rumah ketimbang harus pergi ke toko offline, pasar tradisional , resto, kafe, mall.

 Transaksi digital ini menyumbang kontribusi pergerakan ekonomi nasional cukup signifikan. Meskipun beberapa sektor ekonomi tak berkembang, tapi transaksi digital ini yang berkembang dari tahun 2013 dari 36 juta, jadi 2018 sebesar 167 juta , 2019 sebesar 292 juta dan 2020 menuju 313 juta. 

Dompet fisik sudah digantikan dengan dompet digital sudah tak terbantahkan lagi. Begitu memasuki tahun 2020 para penyelenggara atau perusahaan penyedia layanan dompet digital dengan agresifnya memberikan diskon atau potongan harga kepada pembeli. 

Dengan strategi diskon, berdampak pada volume dan transaksi meningkat pesat sekali. Sebagai konsumen yang suka sekali menikmati diskon terkena iming-iming dari dompet digital yang ditawarkan oleh penyedia layanan dompet misalnya Gopay diskon 10% , tak lama kemudian Ovo menawarkan diskon 30%. 

Perang diskon pun terjadi. Jadi seorang pembeli atau konsumen terpaksa harus punya Ovo dan GoPay.

Pengalaman Belanja  Gunakan Aplikasi Tak sesuai dengan yang Disediakan oleh Merchant 

Dokumen pribadi


Suatu hari ketika saya pengin ngopi di kafe kopi . Antrian pembayaran panjang dan lama sekali waktunya. 

Selidik punya selidik, ternyata ada konsumen yang membayar dengan uang tunai pecahan ratusan ribu, padahal belanjanya hanya tiga puluh ribu. Kasir pun meminta agar konsumen bayar dengan uang pas saja. Waduh, konsumen cari-cari uang kecil di dompetnya. 

Di belakang ada konsumen lain yang berdebat dengan kasir: “Wah saya ngga punya aplikasi pembayaran LinkAja dan OVO, saya hanya punya GoPAY, gimana dong?” Kasir pun menawarkan agar konsumen bayar dengan tunai . Terpaksa konsumen itu ngomel panjang lebar karena dia tak bawa uang tunai, dia terpaksa membatalkan pembeliannya. 

Saya juga ngomel saat bayar di depan kasir karena waktunya lama menunggu antrian . Juga saya merasa kesal dengan kasir karena ada sederet papan QR cara bayar aplikasi online di depan kasir. Tapi sebatas sebagai pajangan saja karena saya pun tak punya aplikasi yang sesuai dengan QR dari aplikasi yang dipajang. 

Kenapa tidak cukup hanya satu QRIS saja. Saat saya bertanya kepada kasir apakah saya bisa membayar dengan QRIS. Kasir terdiam , rupanya dia belum paham apa itu QRIS. Lalu saya berkata, besok saya jelaskan dech jika tak paham. “OK, nanti Ibu ketemu dengan supervisor saya , Ririn agar beliau bisa memahami apa itu QRIS. 

Berhubung kafe ini langgananku dan saya pikir tak ada salahnya jika aku memberikan sosialisasi tentang QRIS kepada Ririn supaya aku makin nyaman tiap kali mampir ke Kafe, bayarnya lebih mudah bagiku. 

Mengkomunikasikan QRIS kepada merchant yang belum miliki QRIS: 



Besoknya, aku datang ke kafe mencari Ririn. Lalu Ririn datang memperkenalkan diri, “Selamat siang Bu!” “Ayo, kita ngobrol santai yach! Kenapa kafemu ini masih belum gunakan QRIS sebagai alat pembayaran?” tanyaku. 

QRIS
Gunakan QRIS untuk transaksi digital. Sumber: dokpri



Sederetan QR Code dari Penyedia Jasa sudah ada tapi yang satu ini justru yang penting karena konsumen tak lagi bingung mencari-cari apakah dia punya aplikasi payment sesuai yang diminta di sini. 

“Bu, tolong jelaskan dulu apa itu QRIS?
 Bank Indonesia telah meluncurkan produk standardisasi sistem pembayaran berbasis QR sejak 17 Augustus 2019 dan peresmian berlaku pada tanggal 1 Januari 2020.

Bank Indonesia mendukung QR Code karena inovasi berbagai aspek ekonomi digital berkembang pesat, termasuk sektor pembayaran. Implementasi,dukungan serta inovasi demi terwujudnya Sistem Pembayaran Indonesia 2025, maka diluncurkanlah digital payment berbasis QR Code. Ketetapan tentang QRIS dituangkan dalam  PADG No.21/16/PADG/2019 yaitu Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Pembayaran. 

Jadi ,QRIS adalah QR Code Indonesian Standard. Singkatan dari Quick Response Indonesian Standard. 

Fungsinya membuat sistem pembayaran inter operator standar , QR hanya satu. Standarisasi sistem pembayaran berbasis QR. Pembeli bisa melakukan pembayaran melalui bank atau penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) yang sudah terdaftar QRIS BI. 

Merchant, UMKM, Pebisnis dapat mendaftarkan diri untuk menerima payment dengan QRIS. QRIS mengusung tagline UNGGUL. 

Un= universal artinya berlaku bagi semua saja , semua lapisan masyarakat digunakan di domestic dan luar negeri(tukang bakso, tukang sayur, tukang daging, pemilik kafe) 
G = Gampang artinya mudah, aman dalam satu genggaman, hanya sekali scan saja
U = Untung artinya satu kali QR Code untuk semua pembayaran online/aplikasi
L= langsung artinya transaksi cepat seketika mendukung kelancaran sistem pembayaran 

Penggunaan teknologi QR Code:

QRIS
Bank Indonesia


 Teknologi QR Code telah cukup jelas dijabarkan di gambar di atas.

Siapa saja pengguna QRIS? 

QRIS


QRIS Pengguna Pindai (MPM):

Berikut adalah cara pemakaiannya:
  • Buka aplikasi
  • Pengguna memindai QRIS milik pedagang
  • Isi nominal
  • Masukkan PIN
  • Bayar .
Tips: pastikan nama pedagang QRIS dan pada aplikasi sesuai

QRIS Pedagang Pindai (CPM) 

Berikut ini alur pemakaiannya:
  • Buka aplikasi
  • Pengguna tunjukkan QRIS pada aplikasi kepada pedagang
  • Pedagang memindai QRIS pengguna
  • Transaksi sukses 
Tips Pastikan nama pedagang pada QRIS dan nominal sesuai 

QRIS Tanpa Tatap Muka (TTM) 

Berikut ini alur pemakaiannya:
  • Ambilah gambar QRIS dari pedagang
  • Simpan QRIS
  • Buka aplikasi
  • Pilih pindai di galeri pada gawai
  • Pilih gambar QRIS yang minta dibayar
  • Isi nominal
  • Masukan Pin
  • Bayar 
Tips: Pastikan aplikasi pembayaran Anda mempunyai fitur pindai dari galeri pada gawai dan pastikan nama pedagang dan nominal transaksi 

 Mekanisme QRIS: 


Mekanisme transaksi yang dilakukan oleh merchant (push payment) dan customer (pull payment) itu sangat berbeda. Untuk melihat perbedaanya, simak gambar di bawah ini yang memberikan gambaran secara jelas:
QRIS
Bank Indonesia



Bagi merchant bisa memilih salah satu dari dua jenis QR code yaitu static atau dynamic QR Code. Berikut ini adalah perbedaannya. 

Bank Indonesia


 Alasan menggunakan QRIS? 


Tujuannya adalah melindungi dan mengurangi fragmentasi industri sistem pembayaran digital melalui standar untuk interkoneksi dan interoperabilitas ekosistem standard payment. 

Penyedia QR menyediakan sistem QR untuk menerima produk sendiri (instrument pembayaran sendiri). Lalu mengintegrasikan sistem yang dapat menerima seluruh produk e-money, produk non-tunai, cukup diterima dalam satu stiker saja.

 Biaya MDR dibebaskan hingga Maret 2021

QRIS
Bank Indonesia 


 Bu, saya dengar ada biaya MDR = Merchant Diskon Rate sebesar 0,7% sebagai biaya risiko? 

Betul sekali, biayanya 0,7% flat tiap transaksi. Ngga mahal kok dibandingkan dengan keuntungannya. Tapi MDR QRIS 0% diperpanjang sampai 31 Maret 2021. Jadi buruan yach kamu untuk memiliki dan menggunakan QRIS. 

Apa manfaatnya? 


Bagi merchant:

  1. Tren pembayaran digital sebagai pengganti non tunai disukai oleh generasi milenial.
  2. Meningkatkan traffic penjualan.
  3. Mengurangi biaya mengelola uang tunai.
  4. Tak perlu menyediakan uang tukar atau uang kecil.
  5. Hasil penjualan langsung masuk ke rekening.
  6. Menghilangkan risiko dicuri.
  7. Menghilangkan risiko uang palsu.
  8. Kredibilitas terbangun, mendapatkan kepercayaan dari Bank untuk pinjaman
  9. Mengurangi mobilitas sehingga bisa bayar tagihan dan lainnya.
  10. Mendukung program Pemerintah/Bank Indonesia.

 Manfaat bagi konsumen milenial 


  1.  Tak perlu gunakan uang tunai .
  2.  Tidak usah menunggu kembalian.
  3.  Aplikasi pembayaran online .
  4.  Banyak cash back tawaran dari PJSP 
  5.  Tidak usah bingung pilih merchant sesuai dengan dompet digital yang dimiliki .
  6.  Tidak usaha bingung top up semua dompet digital yang dimiliki, cukup satu prioritaskan 

Sudah saatnya kita semua beralih kepada QRIS sebagai digital payment karena mudah, cepat, efisien dan langsung menerima dananya (bagi UMKM dan merchant). QRIS akan menggerakkan roda perekonomian nasional melalui ekonomi digital. 

 Sumber referensi :
  •  katadata.co.id “Berapa Transaksi Uang Elektronik di Indonesia?”
  •  katadata.co.id “Konsumen Belum Tahu Pakai Kode QR Berbayar LinkAja & GoPay: Bertahap”  
  • Power Point Bank Indonesia “QR Code Indonesian Standard (QRIS)”

1000 Hari Pertama Ananda dengan Nutrisi Memadai


Nutrisi MEmadai


Seorang anak perempuan bernama Lira Savina Praidini, berbaring sangat lemah sekali di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman, Sumatera Barat. Pada usianya menjelang tujuh tahun, anak kedua pasangan Suhardi dan Verawati hanya memiliki tinggi dan berat badan seukuran balita usia dua tahun. Lira tak dapat menjalani masa kecilnya dengan bermain seperti layaknya teman-teman seusianya. Bahkan ada teman-teman yang menjauhinya . Pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa Lira menderita stunting akibat gizi buruk yang dideritanya sejak kecil. Akibatnya perkembangan fisik dan psikologisnya terhambat.

Ternyata nasib sama juga dialami oleh Rian, balita berusia 4,5 tahun, anak semata wayang dari pasangan Juju (28) dan Wiwi (27) warga Pamarisen, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang . Ketika dibawa ke puskemas setempat berat badannya hanya 5,1 kg dan tinggi 70 centimeter. Ketika dilahirkan berat badan Rian 2,6 kg. Dia tak berkembang sebagaimana anak-anak lainnnya.

Ada anak lainnya di Gunung Kidul, bernama Fatimah berusia 1,5 tahun yang juga mengalami gizi buruk. Anak kedelapan dari pasangan Eko Suharno (38) dan Indri Muthoharoh (38) beratnya hanya 2,2 kilogram. Setelah kelahiran beratnya makin turun hingga 1,7 kilogram. Diakui oleh Indri bahwa sejak lahir memang kekurangan ASI.

Kondisi ketiga balita di atas menunjukkan bahwa pertumbuhan fisik dan perkembangannya telah mengalami kekerdilan (stunting) . Anak-anak ini hanya mewakili sebagian kecil dari total angka stunting di Indonesia yang meningkat hingga 9 juta anak Indonesia.

 Menyedihkan bukan jika stunting dibiarkan tanpa dicegah sama sekali artinya generasi penerus bangsa kita akan menjadi orang yang tidak memiliki fisik dan intelegensia yang memadai. Perhatian

Pemerintah terhadap “stunting” sudah cukup gencar dilakukan . Dengan melakukan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi yang fokus pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Gerakan ini sangat peduli dengan perbaikan gizi yang perlu secepatnya dilakukan bersama-sama baik oleh masyarakat, komunitas . Pemerintah sudah mencanangkan 1000 Hari Pertama Kehidupan di 8 kapubaten yang mendapat intervensi secara khusus pada tahun 2018 dan nantinya akan diperluas menjadi 100 kabupaten di daerah tertinggal . Dana yang dikucurkan cukup besar mencapai Rp.60 triliun melalui 13 kementrian.







Dokumen pribadi


Cegahlah Stunting Sedini Mungkin

Kunci pencegahan terjadinya stunting adalah dengan pola makanan yang bernutrizi atau bergizi, pola asuh dan sanitasi yang baik. Kita mulai dengan pola makanan yang bernutrizi lebih dahulu. Dikenal dengan sebutan Golden age atau masa keemasan dari seorang anak adalah 1000 Hari pertama kehidupan yang ditentukan oleh asupan nutrisinya. 1000 hari itu dihitung dimulai sejak kehamilan (270 hari) sampai anak berusia dua tahun (730 hari). 

Asupan nutrisi itu sangat penting bagi bayi yang dikandungnya karena otak anak sudah 80 persen terbentuk sejak dikandung oleh ibunya. Oleh karena itu seorang ibu harus mengkonsumi makanan yang bergizi atau bernutrisi. 

Perhatian kita kepada ibu yang mengandung, ibu yang menyusui dan anak yang dilahirkan sampai pada usia 2 tahun. 

Asupan Bagi Ibu Hamil
Nutrisi Memadai

    1.Buah dan Sayur

 Pada kehamilan trisemester, diperlukan banyak vitamin C dari kandungan jus jeruk untuk menambah kekebalan tubuh dan menghindari infeksi. Zat besi yang berasal dari sayur-sayuran hijau akan meningkatkan hemoglobline sel-sel tubuh dan membentuk energi. 

    2. Ikan     

Makanan yang berasal dari ikan sangat bagus karena ikan mengandung asam lemak omega
dalam pembentukan otak janin . Namun, harus diperhatikan agar ikan yang diasup jangan yang mengandung merkuri. Hindari makan ikan mentah karena hal ini akan meningkatkan kadar lemak jenuh dalam tubuh. 

    3. Kacang-kacangan

 Pilihan makanan kacang-kacangan ini sangat bermanfaat untuk pembentukan syaraf. Salah satunya adalah kacang hijau yang mengandung asam folat dan vitamin B dan dapat menambah energi .

    4. Air dan Vitamin    


 Ketika hamil muda, banyak muntah, untuk penganti air yang keluar sebaiknya banyak minum air atau cairan yang berupa sari buah tetapi tanpa gunakan gula. 

Asupan Bagi Ibu Menyusui
Nutrisi Memadai
ASI Eksklusive

    1. Protein


Sangat diperlukan untuk pembangunanan dan perbaikan jaringan tubuh pada saat melahirkan. Protein ini dapat diperoleh dari daging, ayam, ikan, seafood, telur ,keju, susu, yogurt dan sumber protein lainnya. 

    2. Lemak


Sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Sebaiknya konsumsi lemak tidak jenuh tunggal dan tidak jenuh ganda, dan batasi lemak jenuh dan lemak trans. Sumber lemak tidak jenuh misalnya, alpukat, ikan berlemak (salmon), kacnag-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun dan minyak kanola. Kebutuhan 6 bulan pertama menyusui 71-86 gram per hari ; 6 bulan kedua menyusui 73-88 gram per hari. 

    3. Zat Besi


Sangat dibutuhkan agar ibu menyusui tidak terkena anemia setelah melahirkan. Tidak perlu supelemen zat besi. Konsumsilah zat besi yang ada di dalam daging, ayam, ikan, seafood, kuning telur dan sayuran hijau (bayam dan brokoli).

      4. Kalsium


Bukan dibutuhkan saat hamil, tapi juga saat menyusi. Kebutuhan kalsium saat kehamilan dan menyusui besar karena adanya penurunan massa tulang. Kalsiu di dapatkan melalui susu, keju dan yogurt. 

    5. Kalium


Fungsinya dapat menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Saat menyusui dibutuhkan banyak cairan karena Anda memproduksi ASI setipa hari. Peningkatan kebutuhan sesuai dengan pengeluaran agar terjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. 

      6. Kolin


Demi perkembangan otak bayi, diperlukan kolin. Kolin tidak ditemukan dalam makanan. Terdapat pada hati ayam, hati sapi, gandung, kembang kol , kuning telur . 

 Asupan untuk usia 0-24 bulan
Nutrisi Memadai
Istostockphoto.com

  1.   Inisiasi Menyusui Dini (IMD) segera setelah bayi lahir.
  2.  ASI  Eksklusif untuk bayi usia 0-6 bulan . Hanya ASI saja.
  3.   MPASI Rumahan berkualitas dari bahan lokal . Mulai usia 6 bulan (MPASI)
  4.   Lanjutkan ASI dan Makanan tambahan hingga anak usia 2 tahun. 
Makanan tambahan diberikan karena pencernaan bayi sudah semakin kuat. Makanan tambahan diberikan dalam bentuk lumat dan rendah serat, Contohnya pisang. Pola pemberian pun dilakukan secara bertahap sebanyak 2 sendok makan per waktu makan dan dibeirkan 2 kali sehari. Kenalkan setiap jenis makanan 2-3 baru lanjutkan mengenalkan jenis makanan yang lain. 

 Asupan untuk usia 7 bulan

 Mulai dengan bubur tim saring dengan campuran sayuran dan protein hewani-nabati. Pola menu terdiri dari buah lumat, bubur susu dan tim saring. 

Asupan untuk usia 8 bulan

 Mulai dengan tim cincang untuk membantu merangsang pertumbuhan gigi. Meskipun bayi belum tumbuh gigi, tapi dia sudah dapat mengunyah dengan gusi. Untuk meningkatkan kandungan gizi, makanan pada usia ini ditambahkan minyak. Minyak akan meningkatkan kalori dan penyerapan vitamin A dan zat gizi lain. 

Asupan untuk usia 9 bulan 

Secara bertahap mulai dikenalkan makanan yang lebih Kendal dan berikan selingan 1 kali sehari. Makanan selingan berupa : bubur kacang hijau, pudding susu, biscuit susu. 

Asupan untuk usia 10 bulan

 Kepadatan makanan ditingkatkan mendekati makanan keluarga, mulai dari tim lunak sampai akhirnya nasi pada usia 12 bulan.

 Perhatikan pada saat pemberian MP-ASI: 

  • Buatlah makanan dari bahan segar yang bebas pestisida dan pengawet .
  • Jangan gunakan MSG, untuk penggantinya gunakan keju atau kaldu 
  • Gunakan gula dan garam saat usia 12 bulan .
  • Variasikan makanan sehingga anak tidak bosan dan terhindar sulit makan. 
  • Jangan beli makanan bayi dalam kemasan, perhatikan kadaluarsa. 

 Asupan Anak usia 1-5 tahun 

Pada usia ini anak boleh makan seperti pola makan keluarga, sarapan pagi, siang dan malam, dan 2 kali selingan. Porsi makan pada usia ini l/2 dari porsi orang dewasa. Peningkatan gerakan dan aktivitas mulai meningkat, sehingga sering tidak mau makan. Tetapi berikan kedisiplinan anak untuk makan tetap di meja makan. 

Jenis makanan pada usia 1-5 tahun: .

  • Selalu variasikan makanan meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah. 
  • Ada protein seperti telor . 
  • Variasikan cara mengolah makanan sehingga semua jenis makanan bisa disantap. Contoh anak tidak suka sayur bayam, maka dibuat dengan memasukkan ke dalam telur dadar. 
  • Berikan air putih setiap kali habis makan.
  •  Hindari memberikan makanan selingan mendekati jam makan utama.

 Ketika usia 2 tahun, jelaskan manfaat makan sehingga anak memahami dan mengurangi rasa tidak suka.

Ingin Sukses Punya Anak yang Berkarakter? Pilih Gaya Parenting yang Tepat

Perjalanan hidup saya cukup unik. Setelah jomblo hampir 34 tahun, barulah saya bertemu dengan orang yang cocok dan akhirnya menikah. Sebelum menikah saya tak pernah berpikir tentang memiliki anak, justru sebaliknya saya hanya berpikir apa yang harus saya persiapkan apabila saya hidup jomblo. 

Pola Asuh Anak Usia Dini
dokumen pribadi


Begitu hamil di usia yang cukup senja (35 tahun), barulah saya kerepotan untuk belajar soal kehamilan, dan parenting . Bagi saya belajar untuk jadi orang tua itu tidak pernah ada sekolahnya. Pilihannya ,lebih baik belajar dari buku-buku yang penuh dengan teori dan praktek pengalaman dari berbagai orang yang pernah mengalaminya.


Gaya parenting
Popmama.com


Mulai mengumpulkan buku-buku dan majalah tentang jenis pola asuh atau  parenting yang ideal. Beberapa buku yang masih saya ingat adalah “Dr. Spock’s Baby and Child Care”, “Disiplin Positif” oleh Sahabat Keluarga, “Membantu Anak Percaya “oleh Sahabat Keluarga.
 
Gaya parenting yang tepat
dokumen pribadi




Memang saya sempat membandingkan buku yang saya baca dengan pengalaman saya mendapatkan parenting dari ibu sendiri. Gaya parenting ibu saya itu gabungan antara gaya authoritarian dan authoritatif kaku. Akhirnya, saya memutuskan untuk punya gaya parenting sendiri, tidak terpaku dengan gaya parenting ibu saya yang saya anggap kurang baik. 

Selesai membaca buku tentang parenting, saya harus memilih salah satunya diantara pola asuh demokratis, otoriter, permisif, untuk saya terapkan dalam parenting untuk anak saya. 





Ada 4 Gaya Pengasuhan yang Saya Baca: 


1.Gaya Pengasuhan Authoritarian:

Gaya parenting
prodigy math.com


 Seorang authoritian, meminta, mengontrol, menolak, tidak responsif, gaya orang tua mendesak anak untuk mengikuti petunjuknya bahkan harus mengormati usaha orang tua. Terlalu kaku untuk diberlakukan kepada anak saya, tidak ada komunikasi timbal balik. Umumnya gaya ini dikaitkan dengan anak yang kurang kompeten sosialnya dan kurang inisiatif dan ketrampilan komunikasi yang lemah. 

2. Gaya Pengasuhan Authoritative:

Gaya Parenting
dreamtime.com


Perlakuan orang tua yang meminta dan mengontrol, menerima dan responsif. Gaya ini mendorong anak menjadi independen, tapi masih menempatkan batasan dan control terhadap perbuatan anak. Orang tua tetap hangat pada pemeliharaan pada anaknya, hasilnya adalah kompetensi sosial termasuk pencapaian hasil dan percaya diri pada anak. 

3. Gaya Pengasuhan Neglectful:

Gaya Parenting
dreamtime.com




 Perlakuan orang tua negelectful yang tidak meminta dan tidak mengontrol, menolak dan tidak responsif. Orang tua sama sekali tidak terlibat dalam kehidupan anak. Hasilnya anak tidak kompeten sosial, bahkan kontrol diri dan rendah penghargaan dirinya. 

4. Gaya Pengasuhan Indulgent:

Gaya Parenting
prodigy.math.com


Perlakuan orang tua indulgent yang tidak meminta dan tidak mengontrol, menerima dan responsif. Orang tua terlibat tinggi pada kehidupan anak, tapi kontrolnya terhadap anak sangat rendah. Hasilnya anak tidak punya kompetensi sosial, khususnya kurang kontrol diri dan rasa hormat pada orang lain. 

Setelah mengetahui ke-4 jenis pengasuhan itu, saya memutuskan untuk memilih parenting authoritative sebagai parenting saya kepada anak.

 Saya memperhatikan kebutuhan dasar anak, mencintai dan kasih saya meskipun saya seorang “working mom”. Bekerja, ke luar dari rumah jam 6.00 , pulang ke rumah hingga jam 18.00-19.00 tiba di rumah hampir pukul 20.00. 

Menyempatkan diri untuk mengasuh anak sebelum dia tertidur walaupun kondisi badan cape dan mengantuk. Membacakan buku cerita anak bergambar, bertanya kegiatannya sehari-hari, bertanya emosi yang dia dapatkan hari itu, senangkah atau sedihkah. 

Bahkan satu hari saya menemukan anak saya mukanya sedih sekali. Dia ngambek tidak mau masuk sekolah di play group. Saya bingung, bertanya kepada anak, kenapa dia tidak mau sekolah. Dia diam saja. Saya tak melanjutkan bertanya karena saya tau dia type introvert. Saya datang ke sekolahnya, bertanya kepada gurunya, apa yang terjadi dengan anak saya.

 Guru bercerita bahwa anak saya itu “ngompol” di celana di kelas. Lalu dia menegur anak saya, “Jika kamu sudah merasa mau kencing, ayo cepat ke kamar mandi, jangan kencing di celana dan di kelas”. 

Saya tidak menyalahkan guru cara dia berkomunikasi. Tapi secara pedagogik, dia belum kenal siapa anak saya. Anak saya merasa bersalah atas teguran itu. 

Dia menganggap gurunya jahat, dia hanya “ngompol” saja sudah dimarahin. Dia tidak dapat mengemukakan emosinya, tapi dia mogok sekolah sebagai balasannya. Akhirnya saya memahami dan mengajaknya untuk tetap berani ke sekolah, saya memberikan pengertian bahwa guru tidak mengerti kalau anak saya itu tidak berani bicara dengan guru. Saya tekankan bahwa di sekolah itu banyak karakter yang harus dia kenal dan pelajari.

 Gaya Parenting yang tepat adalah hal yang sangat penting dan esensial dalam pembentukan karakter anak. Ada interaksi antara saya dan anak. Saya dapat menanamkan karakter dasar untuk pengembangan karakater di masa depan. Pengalaman dari teman-teman senior yang merasa “kewalahan” menghadapi anak remajanya yang berontak , padahal anaknya saat kecil berhati lembut dan penurut. Hal ini terjadi karena dia menerapkan parenting yang salah.

Jika saya bersikat demokrasi terhadap anak , anak tidak akan agresif tinggi. Sebaliknya,bagi orangtua yang permisif, terlalu keras maka agresif anak makin meningkat. Bagi anak remaja usia 12-18 tahun, yang sedang dalam pencarian jati dirinya, parenting sangat menentukan. Pendekatan pengasuhan yang tepat adalah inti persoalannya.

Sejak anak saya kecil, saya menanamkan karakter dari nilai-nilai dasar yang harus dimiliki anak. Contohnya disiplin diri, percaya diri, mandiri,  Ketiganya jadi modal hidup (softskills)  bagi masa depan anak. Apalagi dia anak tunggal yang harus mandiri tanpa menggantungkan diri kepada siapa pun. 

Perkembangan Karakter Disiplin Positif 


Konsep mengajarkan disiplin kepada anak untuk melakukan kebaikannya bukan agar anak jadi pribadi loyo, pasif dan penurut. Tentu kebutuhan dasar anak harus penuhi terlebih dulu sehingga anak dapat menjalani rutinas dengan baik. 

Komunikasi yang efektif saat mengimplementasikan disiplin. Bukan sekedar menyuruh anak untuk disiplin, bukan juga sekedar untuk menggurui anak, tapi memberikan wacana kepada anak bahwa disiplin itu kunci utama untuk sukses.

 Contohnya anak dimarahi oleh guru karena lupa membuat PR. Alih-alih memarahi anak dengan kata-kata : “Kamu selalu lupa! Rasain!” Berikan contoh teladan diri dengan cerita , dulu mamah juga sering lupa . Agar tidak dimarahin guru, sehabis sekolah melihat catatan apa ada PR, langsung dikerjakan. 

Cara menumbuhkan disiplin kepada anak: 

  1. Menghindari pemberian hadiah supaya anak berperilaku disiplin. 
  2. Mendamping anak bukan pada saat sukses, tetapi juga pada saat sulit. 
  3. Berikan pujian tepat yang dijadikan alat disiplin untuk pengalaman belajar.

Perkembangan Karakater Percaya Diri 


Penting sekali untuk membentuk sikap percaya diri pada anak sejak dini. Pengertian percaya diri adalah yakin bahwa dirinya mampu melakukan sesuatu, merasa aman dan nyaman atas dirinya. 

 Bagaimana membentuk percaya diri pada anak? 

  •  Bersosialisasi atau menjalin pertemanan: Tidak hanya berteman dengan orang tertentu saja, tapi juga dengan siapa saja. Sayangnya, ini sangat sulit bagi anak saya, karena dia seorang introvert. Tapi saya selalu minta dia agar berusaha melakukannya. 
  • Melihat diri secara positif: Anak dapat melihat kelebihan dan kekuarangan pada dirinya. Siap menghadapi tantangan: hidup penuh dengan persaingan keras, anak harus diajarkan bagaimana dia hadapi tantangan yang tak mudah. Jangan mudah menyerah. 
  •  Tidak memberikan cemoohan atau julukan negatif. Saya tak pernah memberikan julukan kepada anak seperti “Cebol”, “Si Kurus” atau “Si Hitam” 

 Perkembangan Karakter Mandiri 

Berikan sikap mandiri kepada anak agar dia mampu melakukan apa yang jadi tanggung jawabnya. 
  • Memberikan peran kepada anak: Setiap anak punya kemampuan, keunggulan dan kelemahan yang berbeda. Sebagai seorang ibu , saya perlu mengindentifikasi apa kemampuan dan keunggulannya. Memberikan peran terhadap keunggulannya. Contoh sederhana, dia suka mencuci piring, maka berikan tugas cuci piring . 
  • Mengajar anak untuk memotivasi dirinya. Melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan dan didorong oleh keinganannya sendiri bahkan selalu ingin melakukan terbaik. Bukan motivasi yang didorong dari luar dirinya (karena ingin dapat hadiah), tetapi karena dia memang ingin yang terbaik. 

Setelah anak saya melewati masa golden years (0-5 tahun), saya sebagai orang tua melangkah lebih siap untuk parenting remaja, langkah berikutnya. Dasar parenting sudah diberikan, bibit telah disemaikan, tinggal menumbuhkan dan melanjutkan di jenjang remaja. 

Sumber referensi: 
  • Dr. Spock's Baby and Child Care 
  • Disiplin Positif oleh Sahabat Keluarga
  • Membantu Anak Percaya oleh Sahabat Keluarga