Featured Slider

Nekat Mudik, Apa Untungnya? Lebaran, Silaturahmi Virtual saja

 
Silatuhrami virtual

Ketika Pemerintah melarang Anda untuk mudik di tahun 2021 mulai dari tanggal 6 Mei sampai 17 Mei, bagaimana reaksimu? 
 
Banyak yang protes karena itu tidak adil. Tahun lalu sudah tidak bisa mudik. Kenapa tahun ini juga tidak boleh? Bahkan ada yang meraung dan menangis bagaikan anak kecil, berbohong mengatakan bahwa anaknya yang di kampung sudah merindukannya.
 
Bak seorang anak yang tidak dikabulkan permintaannya. Anda terus mengerajuk untuk minta diberikan kebebasna mudik.
 
Lalu, banyak yang nekat sekali untuk mudik dengan kucing-kucingan. Bagaimana cara mereka mudik, sungguh nekat banget. Ada yang mencari waktu malam hari ketika petugas sudah sedikit, atau justru pagi hari ketika petugas belum ada. Ada yang naik truk bersama sayur. Ada lagi yang naik perahu nelayan . Banyak risiko diambil oleh para pemudik untuk bisa pulang. 
 
Pertanyaannya yang sangat menggelitik kita, apakah mereka tidak sadar bahaya mereka pulang dengna membawa virus? 
 
Ini bukan cerita khayal semata. Penularan virus semakin meningkat ketika mudik dilakukan sudah di depan mat akita. 
 

Bukti dari Penyebaran Virus varian baru dan lama masih ada hingga kini:

 

  • Klaster Tawarih: Bagorejo, Banyuwangi ,Jawa Timur: 62 positif dan 2 meninggal dunia 
  • RSS Sidokerto, Pati-Jawatengah 50 positif covid-19, Berawal dari Imam Tarawih
  •  Desa Sambirejo, Sragen, Jawatengah 21 positif Covid Berawal dari imam Tarwaih 
  • Klaster Takziyah/Kedukaan Semarang Jwa Tengah 25 positif covid, bergejala setelah pulang melayat
  • Klaster Pertemuan Deok,Jawa Bara 25 positif Covid, Bersumber dari Pertemuan ibu-ibu Posyandu Wirobrajan,Yogyakarta 30 positif Covid meninggal Bersumber: Buka Bersama Keluarga Besar 
 

Bagaimana cara menggantikan silatuhrami tatap muka dengan virtual? 

 
1.Cukup gunakan aplikasi di gadget seperti video call, whatsapplicaiton video atau zoom 
2. Siapkan dirimu untuk janjian sebelum diadakan video call 
3. Silaturahmi virtual tidak bertentangan dengan makna silatuhrami tatap muka

Silaturahmi virtual bukan sekedar ngobrol tanpa makna, bermakna jika dilakukan dengan hati tulus iklas. Bahkan lebih aman dari segi kesehatan ketimbang harus mudik bawa virus ke kampung lalu membuat orang tua atau orang Kampung tertular virus dan membuat klaster baru.

Yuk mudik dengan selamat dan memberi keselamatan kepada orang lain.

Belanja Secukupnya, Tak perlu Berlebihan. Hindari Gaya "Food Waste"

Belanja Secukupnya

 
 
Siapa tak suka belanja? Tentu hampir semua orang suka belanja. Sangat menyenangkan. Namun, apakah tepat jika belanja yang berlebihkan melebihi dana untuk uang belanja yang tersedia, melebihi porsi dari kapasitas makan yang tidak bisa makan sekaligus banyak.
 
 Fenomena yang saya lihat jelang Ramadan, pasar tradisional, pasar modern maupun supermarket disebu oleh pembeli.  Pembelinya banyak. Jumlah yang dibeli juga banyak.
 
Mereka mengantri beli bahan makanan. Umumnya mereka beli dalam jumlah yang luar biasa banyaknya. Apakah mereka itu keluarga besar? Apakah setiap hari harus makan besar? 
Belanja Secukupnya
Pasar Tanah Abang. Sumber: dokpri

 
 
Pada sabtu dan Minggu tanggal 30 April dan 1 Mie 2021, warga berjubel naik kereta api menuju ke Tanah Abang. Pasar Tanah Abang dipenuhi dengan kerumunan orang yang datang untuk belanja. Mereka seakan lulpa bahwa saat ini pandemi itu belum berlalu. 
Kondisinya makin parah ketika melihat para pembeli itu datang tanpa prokes, tanpa masker maupun tanpa berjarak. 
 
Tiap seminggu sekali ,tepatnya tiap hari senin saya belanja di supermarket untuk kebutuhan sehari-hari Saya pun punya pengalaman yang unik tentang belanja. Untuk menghindari kerumunan dan penuh sesaknya para pembeli di supermarket, Jam 10.00 pagi saya sudah tiba di area supermarket, kelihatannya pengunjung masih sepi karena supermarket baru saja buka. 
 
Saya langsung belanja sesuai dengan list belanja yang sudah saya susun dari rumah. Begitu selesai belanja, saya menuju ke kasir, saya pikir tidak penuh, ternyata antrian yang hanya beberapa orang itu cukup lama. Tiap pengunjung belanja sangat banyak sehingga menunggu lama di kasir untuk selesai pembayaran. 
 
Apakah Anda sudah memilikiKesadaran diri untuk belanja secukupnya? Entah mengapa kebutuhan belanja Ramadan ini kelihatannya selalu penuh dengna emosi , belanja banyak untuk bisa memuaskan hati dan keinginan. 
 

Apakah Anda mengetahui apa efek dari lapar mata dan belanja berlebihan? 

 
1.Uang belanja yang cepat habis ketika konsumsi berlebihan 
2.Belanja dan memasak berlebihan , membuang sampah makanan yang berlebihan 
3.Sampah makanan itu membuat tumpukan sampah di TPA makin menggunung 
4.Apakah dengan makan berlebihan tubh jadi sehat? 
 

 Solusi agar kita tidak belanja berlebihan: 

 

1.Buatlah menu satu bulan selama Ramadan 

 
Siapkan dan susun menu selama satu bulan di bulan Ramadan agar kita tidak bingung mau measak apa dari hari ke hari. Menu yang disiapkan cukup rumit, menu sahur dan meu berbuka puasa. Tidak berlebihan tapi sesuatu yang bergizi ,seimbang nutrisinya.
 

 2.Buatlah list belanja 

Ketika menu sudah siap, lalu buat list belanja dari hari ke hari. Ktia bisa Menyusun bahan-bahan yang diperlukan untuk makanan yang akan dimasak. Dengan list itu kita tidak akan belanja yang tidak ada dalam list. 
 

3.Berikan kelebihan makanan 

Jika Anda memasak dan masih bersisa, silahkan bisa diolah Kembali atau jika tidak mau dimakan lagi, berikan kepada mereka yang membutuhkannya.
 

 4.Mengolah sisa makanan 

Setiap sisa makanan akan dibuang di tempat sampah. Bertumpuk di tempat TPA. Jika semua orang membuang sisa makanan dalam jumlah berlebihan, maka tumpukan sampah pun jadi dua kali lipat.Bagaimana jika Anda olah dulu sisa makanan itu dengna menjadikan kompos dan sisanya baru dibuang.

Momen Lebaran yang Palling Berkesan

Momen Lebaran yang Paling Berkesan

 
Saat atau momen lebaran yang paling berkesan bagi setiap orang tentunya hampir sama, yaitu dapat bersilahturami dengan orang tua baik itu ibu , ayah, atau lengkapnya ayah dan ibu. 
 
Namun, tidak semua orang  beruntung  masih memiliki orang tua lengkap.  Mungkin ada ayah dan ibunya sudah tidak ada lagi atau wafat. 
 
Demikian juga dengan ibunda Bapak Joko Widodo, Sujatmi Notoharjo, dalam usia 77 tahun, tepatnya tanggal 25 Maret 2020 telah wafat di Solo. Beliau telah meninggalkan Pak Jokowi dengan tenang.
 
 Tentunya hal ini sangat menjadi kesan mendalam bagi Pak Jokowi, jika pada tahun 2021, sama dengan tahun yang lalu, Beliau (Pak Jokowi) tidak dapat lagi silahurahmi dengan ibunda tercinta. 
 
Kenangan manis dan yang sangat mendalam tentunya tersimpan dalam hati sanubari Pak Jokowi, saat Ibundanya masih ada. Kenangan yang tak bisa tergantikan oleh apa pun dan siapa pun. 
 
Sayang tahun ini Pak Jokowi tidak lagi ke Solo karena kenangan itu tinggal kenangan saja. Setiap orang punya kenangan indah yang tak bisa terlupakan apabila bisa bersilatuhrami ditengah kesibukan beliau sebagai kepala negara. 
 
Teman saya juga punya momen yang sangat indah saat Lebaran yaitu dia bisa pulang ke kampung di tahun 2019 . Tahun itu dia Bersama keluarga di Jakarta, penginnya membawa ibunda yang berada di Solok untuk dating ke Jakarta. 
 
Dia pikir lebih murah jika ibunda dating ke Jakarta dibandingkan dia harus berangkat ke Solok sekeluarga. Harga tiket saat lebaran sangat tinggi, nach bila beli untuk sekeluarga , bisa bayangkan berapa uang transportasi yang dihabiskan hanya untuk Lebaran. 
 
Namun, nilai uang itu tidak dapat digantikan dengan nilai kerinduan, dia harus pulang untuk menemibundanya karena ibundanya sakit tak bisa jalan ke Jakarta. Dengan niat tulus iklas, dia menemui ibunda saat Lebaran. Suasana yang haru dalam kesederhanaan, membuat dirinya sangat trenyuh menikmati kebersamaan dengan ibunda.
 
 Justru ibundanya merasa bahwa tahun itu adalah tahun terakhir dia bisa bertemu dengan anaknya. Benar saja, beberapa bulan setelah Lebaran, ibunya meninggal. Nach, itulah kenangan yang tak kpernah dia lupakan. Apabila dia tak pulang saat lebaran, pasti dia menyesal karena dia tak bisa bertemu lagi dengan ibunya yang sangat rindu kepadanya
 
 Momen Lebaran memang sangat berbeda dengan saat ini karena ibunda kedua orang di atas sudah tiada. Tapi tetap dalam rahmat dan berkah Allah, mereka harus mensyukur keindahan berkah Lebaran dengan keluarga kecil mereka.

Nastar, Kue Tradisi Lebaran yang Enak Dinikmati Saat Lebaran

Nastar

 
 
Walaupun lebaran kali ini tidak ada tamu-tamu yang datang ke rumah karena kita semua dihimbau oleh Pemerintah untuk tetap berlebaran di rumah saja.
 
Tapi tak ada salahnya kita pun tetap punya kue lebaran yang lembut, lezat untuk disantap bersama keluarga, Nastar Nanas yang resepnya dibuat  oleh Mama Adeeva.
 
Jika membelinya sekarang ini harga l/4 kg kue Naster senilai Rp.65.000. Padahal jika yang makan 3-4 orang, dalam sekejab kue ini sudah habis. 
 
Nach kenapa tidak membuat sendiri? Puas makannya, puas menikmatinya. Ngga ribet kok buatnya. Apa saja bahannya:
 

 Bahan Dough adalah: 

 
Nastar

300 gram tepunt terigu pro rendah 
5 sdm tepung maizena 
4 sdm gula halus 
2 butir kuning telur 
250 gram blueband 
1 sachet susu bubuk 
Garam l/4 sdt dan vanili l/4 sdt 
 

Bahan Selai Nanas 

 
Bahan Nastar

500 gram buah nanas 
5 sdm gula pasir 
3 biji cengkeh 
4. kayu manis 
Sedikit garam 
 

Cara Membuat Isi Nastar 

 
1.Blender semua nanas sampai lembut 
2.Masukkan ke dalam penggorengan 
3.Tambahkan gula pasir, biji cengkeh kayu manis dan garam 
4.Aduk terus hingga matang dan menyusut 
 

Cara Membuat Nastar 

 

1.Blue band campur gula dihaluskan
 2.Telor Masukkan satu persatu sambil di mixer sampai creami 
3.Mixer dimatikan
4.Disisihkan lebih dulu 
5.Ayak tepung terigu 
6. Ayak Tepung Maizena 
7.Ayak susu buku 
8.Semua bahan 5+6+7 dijadikan satu lalu tambahkan garam 
9.masukkan blue band sedikit demi sedikit dicampur sampai rata 
10.uleni sampai tidak lengket 
11.Bentuk bulat sesuai selera 
12.Berikan sedikit blue band diloyang agar tidak lengket 
13.Panaskan over 
14.Ambil adonon bentuk bulatan sambil masukkan isinya 
15.Kuning telur dan susu buku dikocok 
16.Dioleskan tipis ke nastar bulat 
17. Masukkan ke over dengan suhu 120 kira-kira 20 menit (sesuai dengna kondisi oven)
18. Keluarkan dari oven, oleskan lagi telur dan susu 
19.Masukkan ke oven lagi dengan suhu 120 hingga 20 menit lagi. (sesuai kondisi oven)
20.Selesai

Rutinitas Saat Menunggu Berbuka Puasa

Rutinitas Saat Menunggu Berbuka Puasa

 
 
Menunggu Buka Puasa dapat dilakukan secara bersama-sama atau masing-masing individu. Umumnya, menunggu berbuka puasa itu disebut dengan ngabuburit. 
 
Pasti kalian sudah paham tentang Ngabuburit. Waktu yang cukup Panjang untuk menunggu berbuka itu perlu diisi dengan sesuatu yang bermanfaat. Kegiatan positif dan kreatif harus diciptakan untuk mengisi ngabuburit supaya rutinitas yang dilakukan itu tidak membosankan. 
 
Jika ingin melakukan bersama-sama, maka pilihannya adalah  olahraga, bermain, mencari takjil, mengases aplikasi favorit yang menyenangkan. 
 
Jika ingin melakukan secara individual, maka pilihan lainnya adalah dengan mengakses berbagai aplikasi yang ada dalam gadget kita. 
 

1.Tetap Bekerja 

Apabila kita masih terikat bekerja di suatu perusahaan, tapi harus work from home, maka mengisi waktu luang menunggu buka puasa tetap bekerja . Apabila merasa mengantuk atau lemas, beristirahat sebentar atau olahraga ringan agar energi tidak terbuang banyak. 
 

2.Manfaatkan Aplikasi 

Aplikasi yang ada dalam gadget kit aitu ada ribuan, tetapi ada beberapa yang direkomendasikan untuk bisa diakses saat ngabuburit Berikut ini beberapa boleh kamu pilih selama ngabuburit. 
 
  • Aplikasi KESAN 

 
Bagi mereka yang belum pernah mendengar aplikasi KESAN tidak salahnya untuk mengunduhnya. KESAN memiliki fitur lengkap seperti Al- Qur’an, pengingat salat wajib dan sunnah, fikih Ramadan, kajian online mingguan , kitab-kitab klasik seputar Ramadan. 
 
Manfaat dari fitur-fitur yang Anda akses itu bermanfaat untuk menambah wawasan keagamaan bagi pengguna,. Untuk mengunggahnya, langsung cari di Google Playstore atau dari situs KESAN. 
 
  • Aplikasi Instagram 

 
Bagi yang ingin chat dengan temannya tentang kegiatan puasa , dapat gunakan Instagram yang telah merilis AR Filter Ramadan bertema “Rayakan di Instagram”. Fitur ini baru diluncurkan pada tanggal 23 April 2021 dan merupakan Kerjasama dengan creator local muda Noorman Fakhrizal lewat akun instragrammnya @karetsatu menciptakan dua buah AR filter Rayakan di Instagram.
 
 Manfaat aplikasi untuk saling membagikan kegiatan kita dan bersilaturahmi secara virtual, bahkan saling bercerita apa yang dialami selam menjalankan puasa. Caranya sangat mudah dan nyaman. Ayo cobalah Instagram Live bertajuk “Ngabuburit di Instagram” Bersama para selebriti dan konten Kreator Tanah Air itu akan diisi terus mulai dari 27 April hingga 3 Mei 2020.
 
 Tidak susah kok menemukan profil IG yang dimaksud di atas, langsugn saja ke profil @karetsatu dan tekan ikon “Smiley”, kemudian cari filter RAYAkandiiInstragram 1 dan RAYAkandiIndstagram 
 
  •  Bertukar Playlist 

 
Lagu dengan Teman Apakah bosan dengan nonton film seharian? Tidak ada salahnya jika kita juga pilih dengerin musik. Bagaimana milih musiknya? Bingung? Kontak temanmu untuk melihat playlist yang dimilikinya, lalu caling bertukar. 
 
Nach sambil dengerin musik dengan lagu yang pas atau cocok pasti akan membangkitkan booster, rasa kantuk pun akan hilang. Dari sekian banyak playlist, pastikan kamu bisa menemukan yang paling tepat sesuai karaktermu. Bagi pecinta music Indie dan lagu-lagu Indonesia, , kamu bisa streaming music local lewa Gtunes. Di Gtunes, kamu bisa menemukan banyak koleksi, sesuai dengan selera kamu. 
 
  •  Online Shopping 

 
Wah sudah siap sambut lebaran. Ada beberapa list yang harus dibeli. Dari pada jalan-jalan ke Mall yang panas dan malas karena banyak orang mengejar buka puasa, maka kamu dapat menghabiskan waktu ngabuburit dengan browsing online shop untuk barang yang kamu butuhkan sesuai dengan list saja.
 
  • Resep di Tiktokers. 

 
Para ibu yang selalu update dengan resep makanan, berusaha mencari yang terbaru . Sekarang ini resep dan cara masaknya bukan hanya di media sosial online saja, tapia da di TikTOk. Begitu selesai menonton, kamu pasti ingin praktekkan memasak, pasti kamu bangga dengan hasilnya jika makanan kamu disukai oleh keluarga.