Featured Slider

RESOLUSI BISNIS 2019




Menutup tahun 2018 , tentunya sebagian orang akan mengevalusi kembali apa yang telah dilakukannya di tahun 2018. Terutama dalam bidang bisnis, evaluasi akhir tahun penting untuk menentukan startegi pada tahun berikutnya yaitu 2019. Apakah bisnis UMKM distributor elektronik yang telah dijalankan selama tahun 2018 sudah menguntungkan atau justru kurang menguntungkan?

Saat dilihat dari Balance sheet Neraca Profit & Loss tahun 2018, ada penurunan profit dari tahun sebelumnya. Tentunya butuh pemikiran matang untuk mengevaluasi kembali kenapa ada penurunan profit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.


 Setelah menelaah dengan teliti, ternyata ada faktor-faktor yang ditemukan kenapa profit berkurang.

Faktor pertama, makin berkurangnya pembeli yang datang ke toko offline . Pembeli yang setia pun kadang-kadang hanya sekedar menelpon apakah ada barang yang diperlukannya di toko kami? Ketika kami menjawabnya : “Ada. Harganya pun kami sebutkan .” Lalu, pelanggan setia itu tak pernah menghubungi atau datang ke toko”. Ketika kami mencoba menghubungi pelanggan tersebut untuk menanyakan bagaimaan dengan kebutuhan barang yang ingin dibelinya. Jawabannya sangat singkat: “ Sulit yach untuk datang ke tokomu karena macet, selain waktu yang terbuang , juga harganya sudah tidak kompetitif lagi dengan toko online yang sering ada diskon!” 

Faktor kedua, kami kesulitan untuk menghitung jumlah stok . Setiap kali ada penjualan kami harus tulis secara manual. Jika lupa , maka jumlah stok tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

Faktor ketiga kami tidak mengikuti punya "tool" untuk menganalisa behaviour kustomer.  Hal ini membuat cara pemasaran kami kurang  efektif .  Apalagi kami tidak menggunakan   teknologi digital, membuat strategi pemasaran tidak tepat.

 Dengan adanya evaluasi yang kami lakukan, kami punya rencana terobosan  atau resolusi di tahun 2019, bekerja secara efektif dan efisien dan harga yang kompetitif. 

Terobosan dalam mengatasi tiga faktor dari penyebab kemunduran bisnis kami :





 Ternyata penjualan melalui offline itu yang jadi hambatan bagi nasabah setia karena mereka harus datang ke toko tempat penjualan. Lokasi toko tempat penjualan itu di daerah yang macet. Untuk mengatasi hambatan ini dibutuhkan penjualan online. Platform B2B Marketplace yang memiliki fitur terlengkap di Indonesia, 250.000 produk dari berbagai supplier dan 2000 vendor.

Nasabah sangat mudah, bertransaksi , terjamin pembayarannya dan transparansi mencari barang yang dibutuhkan dengan hanya akses di webiste Ralali.com.

Fiturnya sangat mudah diakses, user friendly, dan transparansi dari semua produk yang dijual .

Untuk hambatan jumlah stok yang uptodate,fitur menyediakan "tool" untuk mengetahui berapa jumlah stok yang tersedia .


Untuk behaviour kustomer, dengan google analytical dapat diketahui siapa pembelinya, berapa jumlahnya, apa yang disukainya, waktu pembelian kapan.  Semua ini dapat dianalisa dan dibuat strategi untuk kebijakan pemasaran.


Target pemasaran untuk mengexpansi dengan menggaet sejumlah besar pembeli baru. Expansi ini hanya dapat dicapai apabila jumlah pengunjung dari website Ralali.com cukup besar. Ternyata jumlah pengunjung Ralali.com telah mencapai 10,000. Begitu besarnya pengunjung itu terjadi karena hasil transaksi B2B (bisnis to Bisnis) yang dilakukan antara penjual dan pembeli. National network yang sangat luas mempermudah pemasaran . Makin besar dan luas jangkauan pemasaran maka calon nasabah yang bisa digaet pun lebih besar. Selain mempromosikan barang penjual secara online, penjual juga dapat mengikuti training program penjualan. Training penjualan baik itu secara online maupun secara offline. Kesempatan yang sangat besar bagi kami untuk memperbaiki kualitas pemasaran yang selama ini kurang memenuhi target. 

Pemasaran dengan menggunakan Ralali.com menggunakan teknologi yang menunjang untuk mendapatkan jaringan bisnis , mendapatkan order dalam jumlah yang sangat luas, bernegosiasi dengan calon pembeli secara online , bahkan membangun kepercayaan kepada pembeli. Penjual akan dilengkapi dengan “sales report” yang sangat bermanfaat untuk mengupdate penjualan supaya forecast penjualan pun mudah dilakukan.

 Ditambah dengan kemudahan menjual hanya dengan 6 langkah saja.

 Ke-6 langkah itu meliputi :
 1. Daftar sebagai penjual ;
 2. Listing produk yang dijual (pricelist & stock data dan update stock); 
 3. Sistem order barang ;
 4. Pengiriman barang yang dapat ditracking ;
 5. Sales Report yang lengkap
 6. Share testimoni. 

Mengenal lebih dekat Ralali.com

Dokumen pribadi
Siapa yang belum berkenalan dengan Ralali.com? Bagi yang sudah berbisnis secara UKM atau perusahaan pasti sudah mengenalnya karena Ralali.com adalah sebuah platform terbesar di Indonesia ,dibangun di tahun 2013. 

Sebuah  B2B marketplace yang menghubungkan antar distributor online dan pembeli korporasi online . Ralali.com juga menyediakan harga grosir bagi para pembeli korporasi online Membantu para distributor online untuk mengexpansi bisnisnya secara online karena jaringannya yang sangat luas sehingga para penjual dapat bertemu dengan calon pembelinya dari segala penjuru Indonesia . 

Dengan fasilitas yang lengkap yaitu sales report, program training, metode pemasaran yang baik, maka penjual atau distributor dapat meraih keuntungan lebih besar . Strategi pemasaran dan luasnya network itu jadi keuntungan. Juga bagi buyer pun mendapatkan keuntungan besar karena dapat memperoleh penjual yang dapat dipercaya, pembelian kualitas produk tinggi, mudah mengakses platform itu dan pembelian itu dapat dijamin sampai ke tangan pembeli sesuai yang diinginkan. 


Ayo, sukseskan Resolusi Bisnis 2019mu dengan menjadi Seller atau Buyer di Ralali.com

PESAN BUNDA YANG TAK LEKANG ZAMAN #JasmineElektrikCeritaIbu




Tidak ada kata "Menyerah" dalam kamus Bunda. Sejak aku masih dalam kandungan. Ketika mendengar bahwa untuk melahirkan diriku, dokter genokolog yang menangani selalu menyarahkan agar Bunda melahirkan dengan caesar . Alasan utamanya adalah karena ada penyempitan pinggulnya, alasan kedua adalah usianya yang sudah tidak muda lagi.

 Aku dilahirkan sebagai anak kedua, perbedaan usia cukup besar, 12 tahun.  Anak pertama, kakakku lahir dilahirkan secara normal tanpa adanya kesulitan. Namun, dengan bertambahnya usia yang cukup rentan untuk melahirkan, Bunda ragu-ragu  untuk mengikuti nasehat dokter genokolog.

Beliau masih merasa kurang yakin jika hanya bergantung kepada satu dokter yang menyarankan demikian. Akhirnya, beliau berkonsultasi ke dokter lainnya. Ternyata ada pendapat lain yang mengatakan bahwa Bunda masih bisa melahirkan normal.  Kenyataannya, aku dilahirkan secara normal tanpa caesar. 

Dalam mendidik diriku memang Bunda agak “kendor” karena aku dianggapnya anak bungsu yang perlu diperhatikan. Dari SD hingga SMA aku selalu mendapat perhatian lebih besar dibandingkan kakak yang berbeda usia 12 tahun.

 Perhatian itu menandakan cinta Bunda, namun masih dalam batas wajar ,tidak berlebihan. Di waktu aku masih teenager, aku punya masalah dengan patah hati dengan cinta pertamaku. Serasa dunia akan runtuh. Beruntung ada dewa  penolong yang sangat tepat waktu datangnya, Bunda. Dia mendampingi diriku memberikan support yang luar biasa. “Tidak boleh menyerah untuk hidup, ditinggalkan bukan berarti kamu tidak beruntung, tetapi kamu harus mampu membuktikan bahwa kamu bisa hidup lebih hebat dari yang meninggalkanmu!”
shutterstock.com

Itulah kebangkitan diriku, untuk bisa melanjutkan studi sampai selesai. Support yang sangat tepat waktu dan membangkitkan semangat hidup itu membuat diriku selalu teringat Beliau setiap saat diriku dalam kondisi sangat menggelisahkan, terpuruk dan tidak berdaya.

Kumpulkan kemampuan diri , Bangun dalam doa , Mencari inspirasi mengubah tantangan menjadi peluang Mengukir prestasi adalah perjuangan akhirmu Itulah suatu kata-kata akhirnya , meskipun beliau pun sempat menjalani masa tersulitnya selama 30 tahun invalid terbaring tak berdaya akibat kecelakaan yang menimpanya. 

"IBU" oleh Jasmine Elektrik 

Kau ajariku berjalan.
Membimbingku perlahan hingga tercapai segala yang kucita-citakan 
Selamaku dibesarkan Selamaku dipelukan 
Begitu banyak dosaku yang telah aku buat 
Buat ibu terluka 
Buat ibu kecewa 
Mohonku diingatkan 
Kuayuh perahu menuju pulau citaku 
Diiringi doa nasehat bijakmu ibu
Kuarungi hidup berbekal ilmu darimu 
Kasih sayangmu ibu tak terbantahkan 
Waktu...waktu 
Mohon ku diingatkan 
Mohonku dimaafkan 



 Itulah sebagian lirik lagu "IBU" dari Jasmine Elektrik Group. Suatu Group Band dari Jogyakarta yang dibentuk pada tahun 2017. Nama Jasmini sendiri terinspirasi dari nama bunga Jasmine. Jasmine artinya bunga melati , dengan wanginya dan keindahannya dan digunakan oleh para raja. Dengan personnel yang lengkap, Dika (vokalis), Pram (Gitaris), Djoko (bassist), Wasis(Drummer), Moko Kiberdis) , JasMine Elektrik terus bertransformasi menjadi musisi yang mengikuti zaman.

Lagu "IBU" dilantukan pada konser bertajuk “1.000 KM Jasmine Elektrik Inaguration Night” di Institut Francais Indonesia-LIP Jalan Sagan, Yogyakarta, tanggal 22 Desember 2018. Walaupun liriknya cukup sendu mengisahkan bagaimana seorang ibu mendidik anaknya yang tidak sesuai harapan, tetapi tetap ada tetap ada kisah menarik .  Bukan cuman sendu saja, tetapi upbeatnya sangat menarik sehingga lagu yang sendu itu mampu bergetar untuk didengarkan.  Ini merupakan single album yang kedua setelah kesuksesan setelah sukes album pertama, "ENYAH".

"Lantunan “IBU” oleh Jasmine itu  dipersembahan secara khusus kepada Ibu di seluruh dunia yang mendampingi putra-putrinya, bukan hanya mendampingi tetapi juga begitu besar jasanya dalam mendidik putra-putrinya tanpa henti dan lelah", demikian menurut Joko, pemegang bas gitar Jasmine Elektrik dari atas panggung. 

Band asal kota Gudeg ini telah melanglang buana di 20 kota selama 15 tahun dengan personel yang lengkap dan apalagi sejak awal Jasmine Elektrik telah mengenal ekosistem musik Indonesia. 

Dilengkapi dengan akustik, alat musik dan instrumen elektrik beradaptasi dengan perkembangan zaman, Jasmine Elektronik ingin memuaskan telinga fans pendengarnya.

Jadi kamu, yang memang ingin mengapresiasi  dan mengenang IBU, terutama di waktu yang tenang ngga usah susah-susah cari inspirasinya, sambil kerja atau sambil setir pun bisa mendengarkan musik Jasmine Eletrik “IBU”.  Kamu dapat mendengarkannya di platform musik digtital favoritmu. Fresh from the oven!

wwww.jasmine.ig.com

Kesiapan Generasi Millenial Menghadapi Making Indonesia 4.0

shutterstock.com


Generasi industri 4.0 sudah memasuki babak baru, bahkan sudah terlihat penggunaannya di Indonesia. Kenapa begitu cepat? Sebenarnya sejak tahun 2011 memasuki revolusi industri 4.00 , terjadi peningkatan konektivitas , interaksi antar manusia melalui teknologi informasi dan komunikasi. Berkat adanya teknologi informasi itu, semua perubahan mudah sekali diakses oleh siapa saja. 

Apa yang terjadi dengan generasi industri 4.0? 

Sebelum masuk ke generasi industri 4.0 tentunya ada generasi sebelumnya. 
  • Generasi pertama : ditandai dengan penggunaan mesin uap untuk menggantikan tenaga manusia dan hewan. 
  • Generasi kedua: ditandai dengan adanya produksi massal dan listrik. 
  • Generasi ketiga; ditandai dengan adanya teknologi otomasi dalam industri. 
  • Generasi keempat: ditandai dengan informasi dan teknologi yang dimanfaatkan sepenuhnya. 

Menghadapi revolusi generasi keempat yang sebenarnya sudah datang sejak tahun 2011, Pemerintah tidak tinggal diam saja. Dengan sigap Pemerintah dalam hal ini Kementrian Perindustrian harus memiliki roadmap (peta jalan) yang merupakan strategi menghadapi memasuki era industri 4.0. Strategi yang disusun itu mempunyai satu sasaran agar Indonesia itu tidak ketinggalan dalam era global. Kerja-sama dan kolaborasi dari semua stakeholder , pemerintah, asosiasi, pelaku industri dan akademisi perlu dicanangkan , diimplementasikan . 

Menurut Global Competition Report 2017: posisi daya saing Indonesia masuk ke peringkat 33 dari 100 negara pada tahun 2017. Ini sudah meningkat 5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Semua negara baik negara berkembang, maupun negara maju ingin “leading”, mencapai di tingkat yang pertama untuk daya saing secara global . Salah satu faktor utama untuk mencapai hal ini adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia ke dalam program link and match antara pendidikan dan industri. 

Untuk itu kementrian perindustrian sudah melakukan sinerginya dengan lembaga terkait seperti BUMN, Ketenagakerjaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (bidang Riset).

Industri 4.0 tidak hanya menyentuh bidang industri saja, tetapi hampir semua aspek kehidupan manusia juga tersentuh. Sebagai contoh ada hotel di Korea Selatan dengan status bintang 4, sudah mulai menggunakan alat-alat otomatis untuk menyalakan lampu, televisi dan berita-berita yang penting. Di Jepang pun sebuah hotel telah menggunakan robot untuk reservasi tamu-tamu dimana semua serba komputerized tanpa adanya tenaga manusia lagi.

Perlu adanya pengembangan 5 teknologi yang menopang revolusi generasi 4.00:
  1.  Internet of things 
  2.  Artificial Intellgence 
  3.  Human – Machine Interface 
  4.  Technology robotik dan sensor 
  5.  Technology 3D printing 

Bagaimana dengan sumber daya manusia di Indonesia? 


Memasuki revolusi industri 4.0 , dimana generasi milineal jadi penopang atau pemegang peran utama  ekonomi Indonesia harus  dipersiapkan secara dini. Persiapan bukan sekedar memahami dan menggunakan teknologi tetapi harus mampu untuk menciptakan sesuatu yang baru. Bahkan mereka diharapkan  menjadi entrepreneur yang mampu  menguasi teknologi yang dipergunakan untuk menciptakan pekerjaan baru yang berkaitan dengan teknologi. 

Pekerjaan baru itu seperti data digital , data analyzer, ahli teknologi informasi, marketer untuk e-commerce. Dengannya bertumbuhnya UKM yang cukup potensial di Indonesia, para UKM itu juga harus punya strategi untuk bersaing menjalankan penjualannya di e-commerce. Untuk itu dibutuhkan keahlian atau talenta yang disebut marketer digital.
www.geti.com

Oleh karena itu Global Entrepreneur & Talent Incubator atau sering disebut dan dsingkat sebagai GeTI adalah lembaga informal yang membangun suatu pendidikan untuk generasi milineal sebagai entreprenur atau marketer digital di e-commerce .

Pendekatan dari pendidikan dengan kurikulum yang sangat aplikatif dan fasilitatornya dari internasional yang sudah berpengalaman selama hampir 3 tahun bekerja di bidangnya dan memiliki networking luas. 
geti.com

 Aplikatif artinya langsung praktek tanpa banyak teori tentang Digital Marketing , tetapi didampingi oleh fasilitator international dan diberikan infrastuktur pendukung usaha seperti pengetahuan tentang ekspor dan jalur-jalur cepat pertemuan dengan buyer internasional.
www.geti.com

Pendidikan jadi salah satu faktor penting untuk bisa menguasai teknologi dan menjadi pemain dari era Revolusi Generasi 4.0 Oleh karena itu jangan sampai ketinggalan untuk berkenalan dengan lembaga informal GeTI ini dan belajar di lembaga ini.

Ngga Takut Lebam Lagi , Ada pereda Lebam "Thrombloflash" #AksiFlashBunda




Tidak ada sekolah Menjadi orangtua. Jadi orangtua pertama kalinya memang seringkali harus banyak belajar terhadap lingkungan, kesehatan bagi keluarganya. Saat anak pertama lahir, mereka bersikap protektif terhadap anaknya. Anak tidak diperkenankan bermain di luar, takut nanti jatuh, bahaya karena ada banyak kendaraan, bahaya karena banyak orang jahat.
Dunia anak adalah bermain. Bermain untuk explorasi.  Explorasi yang menyenangkan bagi anak.
Anak bermain perosotan. Dokumen pribadi



Padahal anak seusia 1-5 tahun perlu explorasi di sekelilingnya. Dia ingin sekali memanjat kursi melihat apa yang ada di dalam toples itu. Dia ingin lari-lari mengejar kupu-kupu yang sering datang ke halaman rumahnya. Apalagi ketika dia melihat temannya naik tangga perosotan dan meluncur dari perosotan, serasa dunia sangat menyenangkan baginya. Tapi tidak dengan ibunda karena dalam benak ibunda ada kekhawatiran jangan-jangan nanti jatuh main perosotan, berlarian, naik ke kursi, balapan naik sepeda dan permainan lain yang dianggapnya membahayakan. 

Lalu, apakah tepat jika ibunda selalu melarang anaknya bermain, beraktivitas fisik? Rasanya tidak tepat karena dunia anak adalah dunia main.

 Kekhawatiran nanti anak jatuh dan luka yang membuat jadi lebam yang menakutkan karena luka dalam itu jauh berbahaya dibandingkan dengan luka terbuka. Tapi ketahuilah tidak ada seorang anak pun yang ingin berdiam diri saja di rumah .

 Biasanya anak yang berdiam diri itu justru anak yang kurang aktif, sakit atau tidak punya jiwa petualang atau explorasi .
Tiap orang memiliki potensi untuk jatuh, luka memar, lebam
shutterstock

Bagaimana agar anak dapat tetap bermain tetapi tidak jatuh? Hal ini juga tidak mungkin, bukan hanya anak-anak, tetapi orang dewasa, orangtua sekali pun pernah jatuh atau menabrak atau tertabrak sesuatu yang tajam. Luka itu akan menimbulkan luka dalam atau disebut dengan memar.

Saat jatuh dan tertabrak itu, rasanya kaget dan sakit luar biasa. Apalagi anak-anak yang masih kecil, biasanya langsung menangis keras karena sakitnya. Luka-luka jatuh dari suatu tempat atau tertabrak benda seperti lemari, bahkan ada yang terjepit pintu baik itu pintu rumah atau pintu mobil sekali pun. 

Suatu kali ketika saya dan suami sedang bekerja , anak saya tinggalkan dengan perawat yang agak tua dan sudah berpengalaman. Anak saat itu berusia 3 tahun. Ketika perawat ini sedang di dapur dengan mengendap-endap setengah bersembunyi, anak saya itu ke luar dari dapur menuju ruang tempat cuci. 

Sebenarnya untuk menuju ruang cuci ada pintu . Namun, anak ini dengan tenaga kecilnya mampu membuka pintu. Lalu, tanpa diketahui perawat, dia bisa naik tangga setinggi 3 meter, naik sampai ke tempat jemuran. Ketika dia mau turun, karena tangga itu curam, dia terpeleset, jatuh ke bawah . Menangisnya pun pecah, tersedu-sedu kesakitan.

 Kaget melihat dan mendengar anak saya jatuh dari tangga dari  ketinggian 3 l/2 meter, perawat langsung menelpon saya menceritakan peristiwa tersebut. Saya kaget luar biasa mendengar itu, ingin rasanya terbang dengan pesawat dari kantor ke rumah, untuk bisa secepatnya sampai di rumah. 

Begitu sampai di rumah, saya langsung bawa ke rumah sakit. Langsung di rumah sakit, kepala dan tubuh anak di scanning.

 Hasilnya cukup melegakan tidak ada hal yang membahayakan seperti gegar otak atau pendarahan. Hanya luka-luka di kakinya. Memar di kaki itu juga membuat saya agak shock. Terlihat kemerahan, di hari pertama dan besoknya berubah menjadi kebiruan. 

 Seringkali saya mendengar mitos bahwa warna biru akibat luka memar, lebam atau luka dalam lebih bahaya daripada luka yang berdarah. Beruntung saat itu seorang teman kantor yang selalu memperhatikan saya, menanyakan kondisi anak saya. Saya ceriterakan kondisinya dan luka memar itu. Lalu dia menjelaskan bahwa tidak perlu takut dengan luka memar, lebam itu .

 Warna biru setelah warna merah itu menjadi suatu proses perubahan luka. Awalnya jika luka lebam, akan berwarna merah menandakan bahwa ada yang terbentur , bengkak dan nyeri saat disentuh. Setelah itu akan berubah menjadi biru bahkan sampai ungu gelap, hal ini disebabkan adanya pembengkan di sekitar area yang memar itu.
Thromboflash  pereda lebam, memar dan luka dalam.  Ngga usah khawatir lagi dengan lebam karena sudah ada sahabat keluarga 

 Berikutnya dia akan berubah lagi menjadi hijau kepucatan, ini berarti haemoglobine yang ada dalam darah mulai terurai dan proses penyembuhan sedang berlangsung. Setelah itu warnanya kembali kecoklatan seperti warna kulitnya. Nach ini tahap yang sudah pulih atau sembuh. Selain nasehat itu, ada satu obat yang disarankan oleh teman saya itu yaitu Tromboflash yang bentuknya tube 10 g atau 20 g .

Tromboflash ini harus dijadikan sahabat keluarga dalam luka dalam, memar, lebam”, ujar teman saya.

Saya masih belum paham dan mengapa Tromboflash bisa jadi sahabat? 

“Di rumah siapa saja yang ngga suka “kepentok” benda benda asing atau tajam atau terjatuh?”

 “Yach hampir semuanya!” jawab saya.

"Kamu akan merasa lega karena ada persediaan Thromboflash di kotak PKK karena Thromblofash melindungi seluruh keluarga!" serunya.



“Nach, coba belilah Tromboflash yang mengandung bahan aktif heparin. Heparin Sodium 200IU ini terbuat dari mucosa babi dan sapi. Tetapi khusus untuk Tromboflash , heparinnya terbuat dari mucosa sapi. Istimewanya Thromboflash dipakai aman, dan nyaman karena bersertifikat Halal dari MUI.  Melindungi konsumen dan mudah sekali digunakan dengan cara mengoles di permukaan kulit yang lebam sampai sembuh dan tubenya ringan mudah dibawa ke mana . Tromboflash ini mampu mengobati luka dalam. Gak takut lebam lagi !” jelas teman saya.


Sejak saat itu saya memiliki Tromboflash yang ada dalam kotak PPK di rumah atau dibawa saat bepergian karena begitu terjadi hal yang tidak diinginkan seperti jatuh, tabrakan dan menimbulkan luka dalam , maka langsung ambil Tromboflash jadi andalannya. 


 Cara kerjanya cepat sekali  karena melarutkan gumpalan darah di bawah permukaan kulit, mengurangi peradangan dan melancarkan peredaran darah. Nach, sekarang saya sebagai bunda tak lagi bingung atau takut lebam jika ada yang terluka karena selalu tersedia Tromboflash di kotak PPK dan siap dibawa kapan pun pergi.

Bangga Jadi Blogger di Era Digital

 
Dokumen Pribadi



Ngeblog itu bukan suatu kegiatan rutin saja bagi saya, tetapi lebih dari itu. Challenge atau tantangan seorang Blogger di era digital,  apa yang ada di kepala saya ingin segera dibuat dalam bentuk tulisan atau karya . Karya tulisan dalam bentuk ide, opini maupun kritik menjadi suatu bentuk tulisan nyata.  Bergelut sebagai Blogger dalam waktu cukup lama 4 tahun .  Menjadi  Blogger yang konsisten, berkembang dalam konten dan tehnik penulisan. Membuat suatu karya netizen jurnalistik yang dapat dipertanggung jawabkan.  

 Selain kegiatan rutin, tentu ikut lomba adalah sesuatu yang butuh perjuangan panjang bagi saya. Mulai dari mencari segudang referensi dan informasi aktual yang sesuai tema lomba, sampai kepada ilustrasi. Konten dari blog tentunya harus dibuat sesuai dengan tema , ngga boleh menyimpang sama sekali. Tetapi menyusunnya itu yang sangat repot. Jika konten terlalu kaku atau formal, pembacanya sangat sedikit, nanti “view” pembaca sedikit. 
Illustrator - Dokumen Pribadi

Hal ini akan mempengaruhi penilaian lomba. Hal yang lain lagi, melirik kepada kompetitor yang sangat mumpuni dalam bidang ilustrasi, saya sering “tak percaya diri”. Kemampuan dan keahlian untuk membuat ilustrasi ini sangat terbatas sama sekali. Pengin belajar, dan mencoba sendiri, tetapi yang namanya “fotoshop” itu sangat jauh dari jangkauan . Mencoba belajar secara otodidak, tapi hasilnya jelek dan lama sekali. Akhirnya, sering menyerah di satu bidang ini

. Belum lagi sekarang ini dharapkan illustrasi dalam bentuk video. Membuat video yang standar, memang mudah, tapi membuat video “Lucu,menarik, kreatif dan sesuai tema” itu yang sulit banget bagi saya. Sering menyerah , tapi yach saya coba secara maximal saja. 

Nach di bulan Juni 2018, secara tak sengaja saya membaca pengumuman lomba tentang pendidikan dari Kementrian Pendidikan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini & Pendidikan Masyarakat. Wah, ketika baca syarat-syarat untuk penulisannya, saya sudah sangat “keder” banget. Terutama harus menulis dengan tema cukup berat “Pelibatan Keluarga pada Pengelenggaraan Pendidikan Era Kekinian” . 

Mencari dan menggali informasi, riset tentang Pendidikan Era Kekinian memang sulit sekali. Buku-buku dibaca, tetapi kok tidak ada konteks aplikasinya. Mencari nara sumber yang ada di lapangan ternyata tidak mudah. Saya sudah tidak punya teman atau kollega yang berprofesi jadi guru. Jadi hanya beberapa orangtua anak atau siswa yang jadi nara sumber saya. Bahkan beberapa orang pendidik informal anak yang lulusan psikologi pun jadi sasaran nara sumber. 

Selesai menulis, perjuangan belum berakhir karena perlu adanya video sebagai referensi penunjang. Kreativitas saya dalam membuat video tidak mudah. Saya tak punya “pemain” atau “anak” yang dapat dijadikan pemain video. Akhirnya, keputusan untuk buat video dengan “script” tulisan saja. Hasilnya memang kurang menarik . Tetapi itulah kapasitas maximal yang saya bisa saya kerjakan. 

Tulisan dan link blog  berjudul "Pelibatan Keluarga Pada Penyelenggaraan Penddidikan di Era Kekinian" pun dikirim ke email panitia lomba seperti yang diminta. Hampir 3 bulan tidak ada kabar berita. Saya juga sudah lupa saya pernah ikut lomba ini. Namun, suatu hari di bulan akhir September, seorang  rekan blogger saya, mengirimkan suatu tautan yang menyatakan bahwa saya masuk dalam satu nominee . 

 Antara percaya dan tidak bahwa saya berhasil masuk sebagai nominee (50 besar)karena saya tak berharap banyak mengingat bobot dan estetika tulisan belum memadai. Juga jumlah kompetitornya yang cukup banyak hampir 800 orang dari seluruh Indonesia meliputi 34 propinsi.  Ach ngga bisa bayangin bagaimana ketatnya kompetisi ini. 


Nach, setelah masuk nominee , saya masih perlu berdoa lagi semoga bisa masuk ke 10 besar untuk blogger. Penilaian yang bertahap dari juri mulai tingkat tersulit  sampai ke hal-hal yang detail. 

Panitia membuat WA grup bagi para nominee agar koordinasi dan pengurusan kedatangan dan pengaturan Malam Apresiasi dapat lebih mudah dan cepat. Semua data dari nama, link blog , alamat email, alamat kantor sampai izin dari kantor dicek ulang. Bahkan untuk jenis kelamin karena kami akan menginap 2 malam di Hotel Peninsula. 

 Ramenya group WA ini karena ada 50 orang yang berbicara mulai dari Sabang sampai Merauke. Hampir tiap hari para peserta minta agar undangan dipercepat karena mereka harus minta izin dari kantor dan booking pesawat. Saya merasa sedikit tenang karena selain sudah pensiun ngga kerja, juga berada di sekitar Jabotabek, tak perlu booking pesawat atau kereta api. 

Tapi masih ada satu hal yang masih jadi kekhawatiran saya yaitu, wah rasanya malu sudah masuk nominee dan diundang tapi ternyata tidak masuk dalam tahap pemenang. Kompetitor masih 50 orang, cukup besar bagi saya. 

Akhirnya undangan yang dinantikan oleh semua peserta pun dikirim via email. Undangan dari Kementrian Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini & Pendidikan Masyarakat untuk hadir malam appresiasi dalam rangka penyerahan penghargaan oleh Menteri Pendidikan & Kebudayaan tanggal 24 sampai 26 oktober di Hotel Menara Peninsula.

 Tanggal 24 Oktober 2018 semua peserta dari seluruh provinsi tiba dan kami diatur oleh panitia untuk check in ke kamar masing.

 Acara resmi baru dimulai jam 16.00. Di acara resmi untuk pembukaan acara apreciasi penghargaan insan jurnalis, blogger, vlogger itu sangat ramai karena di ruang besar dengan adanya tarian piring. Sambutan dari Dirjen Penddiikan . Wah saya semeja dengan teman-teman yang dari Solo, Semarang, Bandung, Aceh. Senang mendengar pengalaman mereka sebagai blogger.   Beberapa nara sumber yang diundang pun ikut menambah pengetahuan kami sebagai blogger seperti kang Maman Suherman pun menjadi bekal bagi saya.
Dokumen Pribadi

Acara puncak adalah esoknya jam 19.00, di kantor Plaza Insan di Jl. Sudirman. Kami berangkat dengan 5 bus karena semua orang harus hadir untuk menyaksikan penyerahan penghargaan. Ini saat atau momen yang sangat penting karena ternyata saya jadi salah satu pemenang harapan. Ketika maju di depan panggung pun, menerima award berupa plakat sebagai Pemenang Harapan Penghargaan Blogger, saya hampir terharu karena ada rasa bangga, senang, dan tidak percaya bahwa semua hasil jernih payah itu ada manfaatnya dan apresiasinya bagi orang lain.
Dokumen pribadi

Pengalaman terakhir ketika penutupan pun kami selalu berfoto bersama peserta, mungkin masih ada yeng kecewa karena tidak mendapat penghargaan, tetapi selalu ada kenangan manis karena adanya kebersamaan dan berbagi antar blogger dalam penulisan.
Resolusi tahun 2019 , sebagai blogger yang pernah meraih penghargaan, bukan berarti saya sudah puas mencapai sesuatu di puncaknya. Menulis adalah proses yang tidak ada hentinya, jika kita merasa sudah merasa sudah cukup, berarti ada yang salah terhadap kita.

Meraih sebuah kebahagiaan bukan hanya karena ada hadiah yang dijanjikan saja, tetapi ada moral obligation di balik semua pencapaian. Makin merasa kurang dalam menimba ilmu, banyak belajar tentang dunia penulisan, digital . Ketika ilmu itu diolah dan menghasilkan karya yang bersifat mendidik dan bermanfaat bagi orang lain. Orang lain akan merasakan manfaatnya dan bahkan mempraktekan dan mempelajarinya supaya makin banyak orang yang mempelajarinya. Selain itu juga memberikan tips and trick dari proses penulisan bagi pemula atau mereka yang rindu untuk belajar tentang penulisan secara digital.