Featured Slider

7 Fondasi Menanamkan Kepercayaan Diri Bagi Anak

 
mindmoves.co.za

Menghargai Upaya Anak:

Anak Anda perlu belajar bahwa proses selalu lebih penting daripada hasil. Jadi sekali pun mereka tidak berhasil melakukan sesuatu, Anda tetap menghargai apa yang telah mereka lakukan. Sampaikan kepada mereka bahwa mereka tidak seharusnya merasa malu lantaran telah mencoba dan berusaha. 

Dukung Minat Mereka:

 Dukung anak apa pun yang mereka minati. Dorong mereka untuk mempraktekan. Misalnya mereka berminat pada bidang musik, dorang mereka mengexplorasi dan memfasilitasi mereka untuk mengembangkan potensinya. Anak-anak yang tahu minatnya sejak kecil akan tumbuh lebih percaya diri.

 Biarkan Memecahkan Masalah Sendiri:

Jika Anda selalu melakukan semua hal untuk anak Anda, maka mereka tidak akan pernah mengembangkan kemampuan atau kepercayaan diri untuk memecahkan masalah sendiri.

 Mendorong rasa ingin tahu: 

Seringkali kita mendapatkan anak bertanya terus tanpa henti-hentinya. Rasa ingin tau ini harus Anda ladeni dengan menjawabnya dan mendoong untuk tetap bertanya. Keluarga yang memotivasi anaknya untuk selalu bertanya, tercatat memiliki keunggulan dibandingkan teman-teman sekelasnya. Hal ini karema mereka lelah berlatih mengambil informasi dari orang tua mereka sehingga mereka lebih percaya diri. 

Tidak Mengkritik kinerja mereka :

Jangan mengkritik apa yang sedang mereka kerjakan. Sebaliknya, sebaiknya berikan umpan balik yang bermanfaat. Kritik dapat menghilangkan motivasi dan harga diri mereka. 

Biarkan Membuat Kesalahan:

 Jangan selalu melindungi anak dari segala kesalahan yang ia perbuat. Justru, ajarkan anak untuk belajar dari kesalahan untuk membangun dirinya.

 Tidak Menunjukkan Kekhawatiran: 

Sebaiknya, Anda tidak memberi tahu mereka saat Anda khawatir tentang mereka. Kekhawatiran orang tua sering dapat ditafsirkan oleh anak sebagai ketidak percayaan diri. Orang tua yang percaya akan menghasilkan anak yang percaya diri.

Bidan Rosmiati, Pahlawan Kesehatan Bagi Ibu Hamil dan Anak


www.satu_indonesia.com


Kiprah seorang perempuan muda, lulusan Akademi Kebidanan di Padang, Sumatera Barat ini sungguh menggugah hati . Sebagai seorang bidan PTT, Rosmiati harus mengalami penempatan kerja di daerah terpencil sejak tahun 2008 Daerah terpencil, yang jauh dari fasilitas kesehatan, sulitnya infrastruktur dan transportasi yang dapat menghubungkan Desa Tunggal Rahayu Jaya, Teluk Balengkong, Indragiri Hilir, Riau ke tempat lainnya. 

Warga Desa Tunggal Rahayu Jaya itu berasal dari transmigran Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Di desa ini yang dikenal sebagai UPT transmigrasi mulai dari wilayah SP 1 sampai SP 15. Warga bekerja sebagai petani untuk perkebunan kelapa Hibrida. Selain itu hasil pertanian seperti nenas juga ditanam dan dihasilkan di sana. 

Tidak ada motor, maupun mobil. Satu-satunya alat transportasi yang dapat ditempuh untuk ke luar dari desa terpencil itu adalah dengan cara naik perahu kayu sederhana di atas sungai. Perjalanan cukup jauh yang harus ditempuh dari desa menuju Puskesmas ke tempat Rumah Sakit Umum Daerah atau Rumah Sakit Puri Husada.

Sayangnya, transportasi darat tidak ada sama sekali di sana.Transportasi yang ada menggunakan transportasi air. Transportasi air dianggap sebagai transportasi mahal jika ingin berobat terutama bagi ibu hamil yang harus melahirkan dan perlu rujukan ke tempat yang lebih baik fasilitasnya. Mereka tidak punya biaya, mahalnya biaya transportasi itu membuat para ibu yang hamil dan melahirkan hanya berpasrah saja kepada tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan yang terbatas , satu-satunya adalah Ibu Rosmiati. 

Tugas utama bidan Rosmiati adalah dengan melayani warga Desa Tunggal Rahayu dari rumah ke rumah. Dia berjalan kaki , tanpa motor. Terkadang harus dengan naik perahu ke desa lain yang bukan binaan dari tugas yang ditentukan. 
www.satu_indonesia.com


 Bidan Rosmiati melihat dengan kepala sendiri, angka kematian ibu dan bayi cukup tinggi. Salah satu penyebabnya adalah terlambatnya mendapat pertolongan medis karena biaya transportasi yang tinggi dan minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan ibu dan bayi. 

Sebagai tenaga medis yang terbatas fasilitas dan biaya di desa terpencil, jiwa pengabdiannya tergugah melihat fakta meningkatnya kematian ibu dan bayi karena keterbatasan biaya dan tidak adanya pengetahuan. 

Timbul gagasan dari Bidan Rosmiati untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui suatu Program Dana Sehat Tabulin (Tabungan Ibu Bersalin). Gagasan ini tentunya dilakukan melalui musyawarah dengan pemerintah setempat dan warga khususnya. 

Tujuan program ini merupakan dana sehat sumbangan para warga yang dikumpulkan sebesar Rp.2.000 per keluarga /per bulan. Dana ini dapat digunakan untuk membantu biaya transportasi warga apabila suatu ketika membutuhkan penanganan medis ke Rumah Sakit (Rujukan).

Ternyata antusias masyarakat menyambut gagasan ini karena mereka memang membutuhkan penanganan medis cepat untuk ke rumah sakit dengan transportasi seperti ambulans air dengan biaya cuma-cuma. Ini hasil dari Program Tabulin ini sangat membantu sekali. Pengumpulan dana yang tidak memberatkan keluarga, tetapi manfaatnya sangat dirasakan oleh mereka yang butuh pertolongan tanpa biaya. 

Disamping Tabulin, bagi setiap ibu hamil juga menabung sepanjang masa kehamilannya. Jumlah besaran tabungan tidak ditetapkan, akan tetapi sesuai dengan kemampuan dari masing-masing ibu hamil itu. Ketika ibu hamil itu akan melahirkan dan memerlukan biaya keperluan pembelian perlengkapan bayi dan juga biaya kesehatan bayi selanjutnya. Dana ini akan mencukupkan untuk segala keperluan bayi mulai dari pakaian, kesehatan dan biaya lainnya. 

Lalu bagaimana dengan kondisi setelah adanya Tabulin? 

Setelah hampir 10 tahun (tahun 2008 hingga tahun 2018) mengabdi, Bidan Rosmiati mengevaluasi program Tabulinnyata hasilnya cukup memuaskan. Tidak ada lagi ibu hamil/melahirkan dengan komplikasi terlambat mendapatkan pertolongan. Semuanya tertangani berkat fasilitas ambulans air dan dana yang cukup untuk menjangkau Rumah Sakit. Tidak cepat berpuas diri dengan apa yang telah dicapai selama 10 tahun, Bidan Rosmiati pun punya rencana ke depan dengan mengembangkan dan menguatkan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi di beberapa desa wilayah binaan. Juga ide untuk menggalan donor darah bagi ibu hamil yang harus operasi dan memerlukan transfusi darah.

Support Keluarga sangat menolong Bidan Rosmiati dalam pengabdian:

 Walaupun harus hidup berpisah dengan keluarga yaitu suami dan anak yang tinggal cukup jauh (Inhil Selatan, perjalanan satu hari dari Desa Tunggal Rahayu) dari kegiatan Bidan Rosmiati di Desa Tunggal Rahayu Jaya, tetapi support dan dukungan suami dan anak sangat besar sekali. Sehingga dengan teguh Bidan Rosmiati bertahan mengabdi hingga 10 tahun. Sejak satu tahun yang lalu barulah Bidan Rosmiati berkumpul bersama keluarga dan tugas baru menantinya. 

 Role Model dari kisah inspiratif Bidan Rosmiati

Setelah Bidan Rosmiati mendapat penghargaan dari Astra selaku penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2012 di bidang kesehatan-Penggerak Kesehatan Ibu dan Anak, kisah inspiratif ini tidak berhenti di sini. Berbagai apresiasi dari media juga diterimanya. 

Ada teman-teman bidan lainnya yang terinspirasi menjalankan Program Tabulin. Hal ini sangat bermanfaat untuk meringankan beban ibu hamil terutama mereka yang mengalami penyakit komplikasi pada kehamilannya. Di samping untuk membuat persiapan biaya transportasi juga persiapan perlengkapan bayi yang akan dilahirkan.

Muda Berinvestasi, Bebas dari Jeratan Kaum Menengah (Middle Class Trap)



Mendengar dari beberapa teman anak saya, dulunya mereka itu saat mulai bekerja sebagai pegawai baru, istilahnya “fresh graduate”, gaji yang diterima cukup untuk makan dan beli baju. Katakanlah gaji awal itu Rp.5 juta per bulan. Dia mencoba menabung sekitar Rp.1 juta per bulan karena dia memiliki kebiasaan bawa bekal makan siang. 

Berhubung prestasi kerja yang bagus, dia mendapat kenaikan gaji sebesar Rp.8 juta per bulan. Dia tidak lagi bawa makan dari rumah, tapi makan di kantin . Namun, jumlah uang yang ditabung tetap saja hanya RP. 1 juta per bulan. 

Performance kerja yang terbaik ditunjukkan oleh anak muda ini. Atasannya memberikan kenaikan gaji yang cukup besar yaitu RP. 15 juta per bulan , meningkat hampir dua kali lipat. Sayangnya, dia tetap menabung hanya Rp.1 juta per bulan. Hal ini disebabkan uang untuk makan makin meningkat, tidak lagi di kantin, tapi di mall. Hampir setiap hari makan di mall, termasuk Sabtu dan Minggu. 

Fenomena ini terjadi di generasi milenial Kesadaran untuk menabung, investasi hanya 0,4% dari total generasi milenial. Pola dari Kebiasaan lama dari kecil ketika Ibu memberikan uang jajan ketika masih SD Rp.2.000 , naik menjadi Rp.5,000 ketika SMP dan naik lagi ketika SMA menjadi Rp.10.000 . Namun, tabungan tetap saja hanya seribu . Uang jajan dihabiskan untuk konsumsi, tidak mengingat pentingnya menabung. Hal yang sama juga diterapkan ketika anak sudah bekerja.

Pentingnya berinvestasi? 


Apakah kaum muda tidak ingin memiliki aset yang meningkat tiap tahunnya? Aset bukan barang konsumerisme  seperti handphone /gadget , motor atau mobil. Aset di sini berarti memiliki suatu dana atau jaminan, lindungan dari risiko masa depan. Baik itu berupa asuransi, investasi maupun dana yang dapat melipat gandakan dana yang kita miliki saat ini. Jika kita menghabiskan gaji kita untuk gaya hidup sesaat tetapi kita tidak memikirkan risiko perolehan uang yang tidak stabil di masa depan. Kita tidak ingat untuk menumbuhkan aset dalam pengelolaan keuangan. 

Tidak ada yang salah dengan gaya hidup ketika penghasilan naik. Tapi alokasi untuk menaikkan aset (keuangan pribadi) itu justru yang harus diutamakan. Risiko dari jebakan kelas menengah itu dilatar belakangi oleh seretnya aset keuangan pribadi dengan tidak adanya cadangan dana sebagai persiapan pensiun, atau ketika kita tiba-tiba mendadak sakit kronis tidak mampu bekerja lagi. Akibatnya orang tidak dapat berdaya lagi secara finansial saat masa pensiun atau masa sakit. 

Pasar modal jadi jawaban yang tepat untuk berinvestasi. 

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi kerentanan dalam berinvestasi: 

Selain keengganan untuk mengalokasikan dana untuk investasi, para milenial itu rentan sekali dengan laju kenaikan harga atau inflasi. Hal yang sangat penting ketika harga pangan dan bahan bakar naik maka ketahanan untuk bisa mengalokasikan dana juga sulit dilakukan. Bukan hanya hal itu saja, kaum milenial ingin meningkatkan investasi hanya jika hasilnya (return) tinggi tapi belum tentu aman. 

 Mereka sering terpengaruh kepada tawaran-tawaran investasi bodong yang sangat mengiming-imingi return yang sangat tinggi, tidak masuk akal karena jauh lebih tinggi dari pasar

Para milenial juga enggan jika harus datang ke Bursa Saham atau Bursa Efek, belajar tentang investasi yang banyak ragamnya. 

Aplikasi "Ajaib" adalah jawaban dari kerentanan dalam berinvestasi: “Malas belajar untuk investasi karena segudang paper atau document yang harus ditanda-tangani!” jawab sebagian milenial. Memang sekarang sudah tidak zamannya untuk tanda- tangan di banyak dokumen, belum lagi harus baca segala terms and conditions atau persyaratannya untuk investasi.

"Ajaib" merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mengantongi izin dari OJK (ini sangat penting sekali) dan didukung oleh Softbank. Untuk mengenal produknya tinggal masuk ke dalam situsnya, di situ terdapat ragam Reksa dana terpopuler, Investasi Bertema, Resiko Terendah, Syariah, Saham, Obligasi, campuran.

Semua reksadana ini disimplifikasikan menjadi tiga oleh pakar. Disesuaikan dengan profil resiko investor (agresif, moderat atau konservatif). Dibangun berdasarkan algoritma sistem "Ajaib" setelah dianalisa oleh para pakar reksa dana yang berada di Indonesia dan divalidasi oleh Tim Ahli Ajaib.

Kenapa harus berinvestasi reksa dana?
Slideshare.net

 Reksadana mempunyai tingkat pengembalian hingga berkali lipat dibandingkan dengan tabungan bank . Suku bunga bank untuk tabungan terus turun. Jadi reksa dana yang memiliki banyak ragam atau jenisnya itu cukup bervariasi mulai dari Reksa dana saham, Reksa dana obligasi dan Reksa dana campuran. Produk ini sangat sesuai dengan profil dari investor milineal yang pemula untuk mengawali investasinya sesuai dengan tujuan finansial mereka, ada yang moderat, konservatif atau yang tinggi hasilnya. 

 Bagaimana caranya untuk masuk dalam aplikasi “Ajaib”? 

                         #  1.   Install    # 2. Daftar   #   3. Isi Data

                            #4.Baca T&C   #5.Verify Email     #6.Setor



Masuk ke GooglePlaystore, mencari   Aplikasi  "Ajaib"
1. Menginstall aplikasi
2. Mendaftar
3. Mengisi (no ponsel, email, password, konfirmasi password, kode referral
4. Baca "Terms and Conditions"
5.  Verify Email
6.  Setor :  mulai berinvestasi
7.  Kalkulator  Imbal Hasil:  Lebih besar dibandingkan dari deposito (ini hanya prakiraan)

"Ajaib"












"ajaib"

Aman  Terpercaya, Mudah


Masih belum percaya dengan integritas , kemanan dan kepercayaan aplikasi “Ajaib”. Buktikan dulu dengan misi "Ajaib" untuk membuka pintu akses terhadap investasi. Satu-satunya startup dari Asia Tenggara yang bersama tim yang gemilang, mewujudkan solusi investasi terbaik untuk semua orang

 Mudah mendaftarnya , seperti contoh di atas, saat berinvestasi jika anda sebagai pemula, Anda tidak perlu belajar semua jenis Reksa dana yang tidak bisa dikuasai dalam waktu singkat. Berhubung profil kita sudah disiapkan oleh Algoritma, maka hanya tinggal beberapa pilihan Reksa dana yang sesuai profil.  Kita tidak bingung lagi karena tinggal pilih salah satunya.  Pilihan ini yang terbaik karena sudah dikaji oleh tim ahli reksa dana yang teruji.

Cara perhitungan dari imbal hasil reksa dana yang dipilih, dapat dicoba dengan alat penghitung yang ada di situs di sini.  Angka hasil imbal hasil hanya merupakan perkiraan saja, bukan hasil yang pasti. Tapi kita bisa mendapatkan gambaran, reksa dana mana yang paling optimal hasilnya, namun resikonya juga berbeda dengan yang lainnya.

Dana dapat didebit atau dikreditkan sesuai dengan mitra bank kustodian dari “Ajaib”. Apabila akan ada penarikan dari jumlah reksa dana yang ditempatkan, maka tinggal membuat instruksi penarikan dan biaya yang dikenakan untuk transfer hanya Rp.5.000 per sekali transfer.

6 Langkah Orang Tua Mendorong Anak Menuju Sukses di Era Modern


parenting.co.id

1.RAJIN MENGAJAK NGOBROL

 Investasi kesuksesan anak-anak dimulai dengan cara sederhana rutin mengajak si kecil mengobrol Penelitian gabungan yang dilakukan oleh Division of Medical Science, Harvard University, McGovern Insitute for Brand Reserach, dan Massachussets Institute of Technology menunjukkan bahwa anak-anak usia 4 hingga 6 tahun yang secara efektif terlibat dalam percakapan dua arah memiliki lebih banyak aktivasi di area broca, bagian otak yang terkait dengan produksi kata-kata. 

Lebih jauh lagi, anak-anak dengan area broca yang lebih aktif ini tampil lebih baik dalam test yang mencakup konsep seni bahasa. Di samping itu, dengan mendorong percakapan sejak dini, Anda tidak hanya sekadar mendapatkan kemampuan bahasa yang lebih cepat dan baik pada anak-anak, melainkan juga mendorong perkembangan otak yang kritis. 

2 MENERAPKAN DIET MEDIA

 Zaman berubah, otomatis pengasuhan orang tua pun juga harus menyesuaikan. Anak-anak generasi ini lahir dengan teknologi dalam genggamannya. Teknologi bisa bermanfaat baik untuk mereka, akan tetapi hal tersebut dak menjadi pembenaran screen time berlebihan 

Screen time sering kali dikaitkan dengan masalah fokus di sekolah, interaksi sosial yang kurang efektif, serta obesitas lantaran kurang gerak. Dr. Peter M. Vishton, pengajar psikologi di The College of William & Marry, Viriginia, AS, mengatakan jika anak-anak menghabiskan satu jam menatap layar mereka menghabiskan satu jam untuk tidak melakukan hal-hal yang merangsang perkembangan mereka. 

Oleh karenanya penting bagi orang tua untuk mengawal diet media anak-anak sekaligus menerapkan bijak menggunakan gadget.

 3. PASTIKAN CUKUP TIDUR 

 Menginjak usia SD, anak-anak butuh 9-11 jam tidur untuk memaksimalkan apa yang mereka pelajari di kelas sehari sebelumnya. Sayangnya, jadwal sekolah yang terlalu pagi membuat mereka harus bangun lebih awal. Ditambah lagi dengan bila mereka tidur lebih larut. 

Oleh karenanya, orang tua harus memastikan anak-anak mengikuti jadwal ideal yang sudah ditetapkan agar tidak kurang tidur. Anak-anak juga membutuhkan tidur siang reguler yang sangat bermanfaat untuk memperkuat memorinya.

 4. AJARI MENGHARGAI PROSES

 Jangan sampai terjebak hanya menghargai keberhasilan saja. Lauren Schell, Kepala Sekolah Holy Catholic Redeemer Catholic School di Johns Creek, Georgia, AS , mengatakan bahwa orang tua perlu mengajarkan anak tentang proses.

 Dengan demikian, anak akan bisa mencari kesalahan ketika menemui kesulitan atau kegagalan dan menemukan solusi baru untuk suskses di kemudian hari.

 5. BERMAIN PERAN

Apakah cara ini bermanfaat? Cobalah mengarahkan mereka bermain peran dengan mengimajinasikan profesi ertentu. Dr. Vishton mengatakan , “bermain adalah pekerjaan anak-anak.” Ketika mereka mengadopsi peran tertentu, membangun dunia imajinasi mereka, dan mengundang teman-teman mereka untuk berpatisipasi, anak-anak belajar untuk lebih kreatif, memiliki komunikasi jangka panjang yang lebih baik, dan mematangkan keterampilan pemecahan masalah mereka.

 6. MEMBANGUN SUPPORT SYSTEM DI SEKOLAH 

 Anak-anak menghabiskan hampir separuh harinya di sekolah. Inilah sebabnya, guru memilki pengaruh kuat pada pertumbuhan mereka. Schell mengatakan, kerja sama antara orangtua dengan sekolah dapat menumbuhkan kesuksesan anak lantaran sistem pendidikan yang linier, baik di rumah maupun di sekolah sehingga anak tidak kebingunan. Konsistensi pendidikan ini membuat anak lebih mudah dan cepat belajar

Penculikan Anak dapat Dihindari Apabila Anak Kenal Siapa Orang Asing

 
detiknews.com

Penculik anak-anak itu ternyata tidak berhenti untuk memanfaatkan kelengahan anak. Motivasi utama dari penculik anak itu tentunya ekonomi. Mereka menculik anak dengan maksud minta jaminan uang kepada orangtua. Apabila tidak dikabulkan, mereka akan mengancam anaknya akan dibunuh atau dilukai. 

Penculik yang satu ini unik tapi sangat mengancam. Dua anak lelaki berusia 10 tahun baru pulang dari sekolah Rappocini, Makasar. Tanpa disadari oleh dua anak itu, mereka diculik dan dicegak pelaku untuk masuk ke motornya. 

Awalnya pelaku penculikan itu memberikan iming-iming kepada korban akan diberikan uang Rp.5.000 dan ayam. Lalu, dengan paksaan kedua anak itu disuruh naik ke motornya. Dibawanya ke beberapa toko beras.

 Pelaku membeli beras dua karung, tidak membawa uang. Kepada pemilik toko, dia mengaku bahwa dia akan mengambil uangnya di rumah dan meninggalkan korban yang diakuinya sebagai adiknya sebagai jaminan. 

Setelah beberapa jam pelaku tidak muncul juga, mulailah pemilik toko gelisah dan menanyakan kepada korban siapakah mereka. Ternyata korban itu mengatakan bahwa tidak mengenalnya karena mereka dibawa dari sekolah.

 Lalu, pemilik toko melaporkannya ke polisi. Polisi mencari pelaku dan mengembalikan korban kepada kedua orangtuanya masing-masing. 

Sejak dini anak harus diperkenalkan untuk berhati-hati kepada orang asing

Seorang psikokog mengatakan bahwa setiap orang tua yang memiliki anak usia balita, harus memperkenalkan kepada anaknya tentang bahayanya orang asing. Orangtua dengan bahasa dan cara sederhana menerangkan kepada anak. Siapa itu orang asing?

 Orang yang sama sekali tidak dikenal. Walaupun orang itu mengaku sebagai teman, saudara ayah/ibu, dianggap sebagai orang asing. Ketika orang asing itu datang menjemput anak di sekolah atau di tempat bermain. Mereka biasanya mendekati anak dengan mengajak ngobrol santai. 

Setelah anak merasa dekat, mereka mulai mengimingi-imingi akan dibelikan makanan kesukaan anak .Lalu, penculik mengajak anak pergi dan diculiklah. 

Tempat yang paling kondusif untuk penculikan adalah tempat bermain anak, sekolah. Oleh karena itu anak itu perlu waspada di tempat-tempat itu. Tidak boleh lengah apabila diajak oleh siapa pun. 

Apabila ada yang mengancam, harus berteriak, atau jika takut karena ancaman, harus memberikan sandi yang disepakai antara orangtua dan anak. 

Belajar tentang orang asing dengan mainan edukatif: 
Ubaya.com

Shinta Arista, seorang pendidik dari  Universitas Surabaya telah menciptakan satu permainan edukatif yang sangat mendidik anak . Permainan itu disebut Ratokid.  Ada satu tokoh yang berjalan dari rumah menuju sekolah. Ada beberapa halangan yang akan ditemui ketika tokoh itu berjalan dari rumah ke sekolah, misalnya bertemu dengan orang asing

. Orang asing itu membujuk anak untuk ikut dengannya. Jika dia berhasil dibujuk, maka anak itu seolah lenyap. Namun, jika dia berhasil mengindahkan, dia akan berhasil meneruskan perjalanan sampai ke sekolah. Anak dengan senang sekali memainkan perannya dan dia akan memahami apa itu orang asing melalui permainan itu.

 Role play dari orangtua:

 Barangkali nasihat atau permainan masih belum menjeaskan secara gamblang tentang orang asing bagi anak. Oleh karena itu orangtua juga dapat melakukan suatu sandiwara ringan. Ibu pura-pura jadi orang asing, datang mendekati anaknya

. Pura-pura untuk membujuk dengan barang kesukaan anak di tangannya. Jika anak berhasil dibujuk, lalu terjadilah penculikan itu. Namun, apabila anak itu tidak berhasil  dibujuk. Maka segera berikan tepuk tangan karena anak sudah memahami apa artinya “orang asing” dan bagimana anak itu menghindari orang asing yang tidak dikenalnya.

Sekolah ikut berpartisipasi untuk lindungi anak: 

Apabila anak-anak itu pulang dari sekolah. Pastikan tiap anak dijemput oleh orangtuanya . Apabila tidak dijemput oleh keluarga, pastikan juga bahwa orang yang menjemput itu adalah orang yang kenal dengan keluarga anak itu. 

Selama dalam lingkungan sekolah, keselamatan anak jadi tanggung jawab sekolah. Tidak membiarkan anak untuk berkeliaran atau ke luar dengan orang yang tidak dikenal.