Featured Slider

Semakin Kangen Untuk Menulis di Kompasiana



Memasuki dunia blogging ketika saya mulai menulis di blog pribadi sekitar tahun 2009. Sayangnya penulisan saya di blog pribadi kurang berkembang karena interaksi dengan pembaca kurang dan gaya dan konten penulisan belum tingkat yang tinggi. 

 Konten dan tema yang saya angkat dalam tulisan hanya berkisar dunia parenting yang umumnya sudah pernah dibahas oleh pakarnya. Kurang menarik gaya bahasanya. Tak ada pembaca yang bisa berinteraksi . 

Beruntung sebelum putus asa, saya menemukan Kompasiana di tahun 2012 untuk pertama kalinya . Seorang teman mengajak untuk belajar tentang penulisan di Kompasiana. Teman ini dari komunitas Ketapels . Ketapels singkatan dari Kompasianer Tangerang Selatan (lokasi tempat tinggalnya di area Tangerang Selatan). 

Belajar menulis tentang reportase, oleh Sandy Gapey buat saya sangat dalam sekali maknanya. Teori yang diberikan segera dipraktekkan. Tidak mudah masih jauh dari harapan . Tetapi , paling sedikit saya sudah mulai menapak satu tahap . 

Baru mengenal satu jenis tulisan tentang reportase telah membuat saya menggeluti dunia tulis menulis. “Sharing and Connecting” , jadi slogan dari Kompasiana ketika saya bergabung dengan Kompasiana.

Slogan yang membuat saya tertarik untuk terus menulis karena dengan menulis sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain jadi motivasi saya. Meskipun “niche” dari tulisan saya tidak punya ciri khas atau khusus. Saya suka bidang keuangan, parenting, lingkungan hidup, pendidikan. Begitu ada topik yang menarik dan sedang tren untuk ditulis, , otak mulai bekerja dan menggali apa yang bisa ditulis.

Gaya tulisan saya memang belum luwes dan kaku, sehingga menulis di Kompasiana jadi ajang “training “ menulis. Tak pernah peduli dengan apa yang dilabel oleh Kompasiana untuk mengukur kualitas tulisan seperti Aktual, Bermanfaat, Inspiratif, Menarik, Mengibur, Tidak Menarik dan Unik. 

Pembaca diberikan kesempatan untuk menilai tulisan saya, tapi bagi saya interaksi dengan pembaca jadi hal yang paling penting ketimbang label dari pembaca. Ketika tulisan yang diunggah awalnya oleh admin Kompasiana dikategorikan sebagai Pilihan, tiba-tiba berubah menjadi Headline. Hati saya langsung berdegup dan berbunga-bunga. Stamina untuk bisa melahirkan karya-karya makin kencang. Saya makin mengerti dan memahami jika tulisan itu sudah di tingkat Pilihan dan Headline berarti tulisan sudah dianggap bermanfaat. 

Begitu pula dengan pangkat atau level penulis yang diberikan oleh Kompasiana dari yang berlogo hijau atau biru, bagi saya hal itu tak penting. Saya sedang memperhatikan proses penulisan saya yang memang tidak mulus. Sering merasakan “stumble block” atau tidak punya ide sama sekali. Tapi jika ada yang menarik tangan dan pikiran terus membara untuk dituliskan. 

Pengalaman yang tak pernah dilupakan, dibawah COO (Chief Operating Officer),Mas Iskandar Zulkarnaen atau dikenal dengan panggilan Mas Isjet (setelah Mas Pepih Nugraha), tiba-tiba sore hari itu saya mendapat telpon dari Kompasiana, apakah saya bersedia hadir untuk undangan makan siang bersama Presiden Jokowi di Istana. Tak peduli dengan rasa sakit perut yang saya derita saat itu, saya langsung mengonfirmasi kehadiran saya. Benak saya masih terus berpikir bagaimana Kompasiana bisa memilih saya karena saya masih penulis baru di Kompasiana. 

Serasa belum lama komando Kompasiana di tangan Mas Isjet, tiba-tiba berubah lagi ke Mas Nurul Uyuy Bukan hanya pemegang komando yang berubah, tetapi slogannya juga berubah menjadi “ Beyond Blogging” . Slogan “Beyond Blogging” ini membuat penulisnya yaitu para kompasianer bertanya-tanya apa yang terjadi dengan perubahan slogan dan misi Kompasiana? 

Menduga apa makna  dibalik slogan itu bagi para penulis alias kompasianer diharapkan? Kemungkinan bukan hanya sekedar hanya menulis atau menghasilkan karya di Kompasiana, tapi juga menghasilkan uang dari karya itu . 

 Dugaan itu boleh jadi betul. Ketika sekarang penulisan itu sudah dimonetizasi sehingga tulisan yang dianggap berkualitas baik oleh mesin google, maka hasil google analytical dengan “viewer” tinggi akan mendapatkan uang.

 Tidak semua Kompasianer mengejar uang untuk tulisannya, ada berbagai motivasi dibalik semua penulis Kompasianer. Buat diriku, aku makin tertantang untuk terus berbagi ditengah banyak perubahan platform blog, Kompasiana baik dari segi software, penampilannya, kualifikasi tulisan hingga perubahan offline interaksi antar Kompasianers 

Saya pikir memang tidak ada salahnya setiap karya dihargai dengan uang karena para blogger ini memang tak digaji tetap sebagaimana seorang jurnalis tetap. Kekuataan seorang blogger pun makin tinggi karena ada imbal hasil dari karyanya . Karya yang hebat pun perlu penghargaan hebat. 

 Nach, bagi siapa pun sekarang ini menjadi Kompasianer termasuk saya memang bukan mengejar materi untuk dapatkan uang, tetapi ada kekuataan motivasi agar karya baik itu akan berimbas dengan hasil baik dan kita tidak perlu cape-cape untuk cari uang lebih keras lagi. Semoga setiap penulis dapat berjuang untuk mendapatkan #Beyond Blogging yang jadi slogan Kompasiana di #11TahunKompasiana.

Deteksi Kanker Payudara Sedini Mungkin, SADARI



Pernah dengar kanker sebagai suatu penyakit mematikan. Tetapi aku tak menyangka bahwa penyakit mematikan itu bisa saja menghinggapi orang terdekatku. Aku terperangah kaget ketika mendengar sepupuku menderita kanker payudara. 

Dia tak pernah melihat gejala yang mencurigakan sebelumnya. Bahkan, dia tak pernah merasakan nyeri atau tidak nyaman . Namun, ketika dia sedang medical check-up , ternyata dokter yang memeriksanya melihat ada benjolan sebesar kecil yang samar. Dia dianjurkankan untuk segera datang ke dokter onkologi. Hasil biopsinya menunjukan bahwa dia menderita sakit kanker stadium 2. Sungguh mengejutkan sama sekali.

Bukan hanya sepupuku, tapi juga kakak perempuanku. Gaya hidupnya sehat karena latar pendidikannya seorang dokter. Jadi dia tak pernah makan sembarangan. Tetapi suatu hari, dia merasakan ada yang aneh di payudaranya. Bentuk payudaranya aneh, lalu, juga keganjilan dengan satu benjolan kecil. Segera dia ke dokter onkologi dan dengan penanganan yang super cepat, dia harus melakukan operasi pengangkatan dua payudara . Sistem keamanan kesehatan kanker payudara di Belanda memang berbeda dengan di Indonesia Di negara belanda, ketika pasien dengan stadium yang rendah pun tetap harus melakukan operasi untuk cegah penyebaran  kanker. 

Pengalaman di atas sangat membekas di benak sanubariku. Ternyata bukan kita tidak boleh merasa nyaman saja tanpa gangguan karena penyakit kanker itu dapat menimpa siapa saja dan kapan saja. Tanpa membedakan usia muda atau tua, bahkan tidak membedakan status sosial, apakah kaya atau miskin. 
Jumlah Penderita Kanker Payudara terbesar kedua. Sumber:   sayangswami.blogspot.com

Ganasnya penyakit kanker itu jika tidak ditangani dengan baik, akan  mudah sekali  menyebar ke seluruh bagian tubuh dan membuat kematian. Data dari sehatnegeriku.kemkes.go.id pada Senin (4/2/2019), Globocan menyebutkan bahwa di tahun 2018, terdapat 18,1 juta kasus baru kanker dengan angka kematian sebesar 9,6 juta. Di dunia, 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan mengalami kanker. Selain itu, 1 dari 8 pria dan 1 dari 11 perempuan meninggal karenanya. 
Sumber: Depkes.co.id

Sebagai tambahan data Riset Kesehatan Dasar 2018 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi tumor atau kanker di Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dari 1,4 per seribu penduduk di 2013 menjadi 1,79 per seribu penduduk di 2018. Angka tertinggi berada di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 4,86 per 1000 penduduk, diikuti Sumatera Barat 2,47 79 per 1000 penduduk dan Gorontalo 2,44 per 1000 penduduk. 

 Inilah saatnya  kita menyadari bahwa kanker menjadi salah satu penyebab kematian terbesar, hingga saat ini pun penyebab kanker belum dapat diketahui. Memang salah satu penyebab gen, tetapi masih banyak faktor lain yang membuat sakit kanker payudara timbul.

 Lalu bagaimana kita dapat menghindari penyakit kanker payudara agar terdeteksi lebih dini lebih baik. Untuk mereka yang baru berusia 18 tahun-30 tahun, mulailah melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau disingkat dengan (SADARI) .
Pemeriksaan Payudara Sendiri  (SADARI)  Sumber: detiknet.com

Perlu dipahami bahwa proses perubahan payudara ini dapat mengarah kepada kondisi yang lebih serius agar dapat segera ditangani. Nach untuk mengetahui perubuhan fisik dari payudara normal menjadi tidak normal perulu pemeriksaan dari waktu ke waktu.

 Payudara umumnya akan terasa berbeda di masa menstruasi . Selama menstruasi kebanyakan perempuan akan merasa payudaranya menjadi kencang dan padat. Pada masa menopause, payudara akan terasa lebih lembut dan kendur.

 Ada perubahan tertentu yang perlu diwaspadai sehingga tidak terlambat untuk dikonsultasikan dan ditangani. Jika dideteksi dini, maka perempuan akan berhasil selamat dari kanker payudara.

Caranya sangat mudah, sederhana dan dapat dilakukan sendiri: Waktu untuk mengadakan pemeriksaaan adalah setelah maasa menstruasi berakhir sehingga payudara tidak terasa kencang lagi. 

Di Depan cermin: 
SADARI depn Cermin, Berbaring, Saat Mandi. Sumber:  ngopingbarang.id

Pemeriksaan SADARI membutuhkan cermin, tangan dan penglihatan. Berdiri di depan kaca, buka pakaian dari pinggang ke atas. Pastikan cahaya dari ruangan cukup : - Perhatikan payudara Anda. Setiap perempuan memiliki dua payudara yang ukurnya tidak sama besar, payudara kanan lebih besar atau lebih kecil dari yang lainnya.

  •  Berdiri dengan lengan di samping tubuh. Perhatikan bentuk,ukuran dan perubahan seperti permukaan dan warna kulit, juga bentuk puting payudara 
  •  Letakan tangan pada pinggan dan tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya. 
  •  Membukunglah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah
  • Periksa apakah terdapat cairan yang keluar dari puting Anda. Tempatkan jempol dan jari teluntuk Anda di sekitar puting lalu tekan perlahan dan perhatikan apakah ada cairan yang keluar

 Saat Mandi: 

Anda dapat memeriksa payudara saat mandi. Busa sabun akan membudahkanpergerakan tangan untuk memeriksa benjolan atau perubahan pada payudara. Angkatlah satu tangan ke belakang kepala. Tangan lain dilumuri sabun, meraba payuduara di sisi tangan yang terangkat. Gunakan tiga jari mulai jari tengah,jari manis dan kelingking untuk menekan-nekan bagian demi bagian dengan lembut. Lakukan pada payudara di sisi lain.

 Berbaring:

 Pemeriksaan SADRI dapat dilakukan dengan berbaring . Pilih tempat tidur yang permukaannya datar dan nyaman. Saat berbaring, payudara menjadi lebar dan mudah diperiksa.

 - Sambil berbaring , tempatkan gulungan handung atau bantal kecil di bawah pundak. Tempatkan tangan kanan di bawah kepala. Lumuri tangan kiri dengan lison dan gunakan jari dengna meraba payudara kanan.
 - Seperti jarum jam, mulailah gerakan dari titik jam 12 ke angka 1 dengan gerakan melingkar. Setelah selesai satu lingkaran, geser jari dan mulailah kembali ke seluruh permukaan payudara hingga ke puting selesai teraba 

Dalam melakukan SADARI perlu ketenangan, waktu yang rileks sehingga semua payudara teraba dengan seksama. Jika menemukan suatu perubahan, juga tetap tenang tetapi waspada. Segera datang ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis kelainan .  
Sebagian benjolan payudara bisa dikategorikan tumor jinak yang bukan kanker atau kanker 

Mendeteksi benjolan:
Deteksi benjolan.   Sumber:   twitter.com

 Sekitar 1 dari 10 benjolan pada payudara bersifat kanker. Jangan sampai terlambat untuk ditangani oleh dokter, jika terlambat dampaknya akan serius. Mengenal benjolan lebih dekat:

 Benjolan keras pada payudara atau ketiak .

  • Perubahan pada permukaan kulit, kulit menjadi berkerut dan ada cekungan .Perubahan ukuran dan bentuk payudara terutama ketika Anda mengangkat payudara atau menggerakan tangan .
  • Keluar cairan ASI dari puting payudara bukan ASI .
  • Keluar darah dari puting . 
  • Terdapat bagian puting memerah dan menjadi lembap . 
  • Puting berubah bentuk, misalnya menjadi melesak ke dalam Ruam sekitar puting .Ada rasa sakit dan tidak nyaman yang berkelanjutan di payudara 

Untuk perempuan yang berusia 35 tahun ke atas, sebaiknya setiap tahun memeriksaan diri dengan mamografi, USG . Mamografi adalah alat pendeteksi kanker payudara.

Ketika benjolan itu diperiksa secara klinis untuk menentukan gejala awal dari kanker payudara. Jika ada kecurigaan adanya kanker maka dokter akan menyarankan pemeriksaan biopsi. 

Jika positif, maka perlu pengobatan intensif dengan kemotrerapi dan obat-obatan. 

Mari kita semua belajar untuk waspada hindari penyakit kanker sejak dini sehingga kematian akibat kanker payudara dapat dicegah dan dikurangi. 

Bulan Peduli Kanker Payudara diperingati di seluruh dunia pada setiap bulan Oktober . Tidak terkecuali Wacoal pun ikut mendukung bulan Kanker Payudara dengan menyediakan kotak donasi di Toko Wacoal. 

Tujuannya untuk membantu meningkatkan kesadarana perhatian dan dukungan akan kesadaran deteksi dini dan pengobatan serta perawatan paliatif dari penyakit kanker payudara. 


Explorasi Wisata Budaya Garut yang Eksotis




Wisata jadi gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini. Apalagi jika wisata itu jadi tren topik gara-gara diunduh di media sosial. Semua orang berbondong-bondong ingin merasakan sensasi dari apa yang jadi tren itu. 

Jenis wisata yang populer saat ini adalah wisata alam, budaya maupun kulinernya. Wisata bukan sekedar menikmati apa yang dikatakan bagus oleh orang lain, tetapi memburu wisata adalah mendapatkan pengalaman baru, penuh dengan kekayaan adat istiadat lokal . 

Nach, jika Anda ingin mendapatkan pengalaman baru tentang budaya, Garut adalah pilihan yang tepat. Apakah sudah sering mendengar kota Garut? Banyak yang mengatakan bahwa Garut terkenal dengan tempat wisata yang sudah dikenal seperti Kampung Sampiren Resort and Spa, Kompleks Wisata Cipantas Garut, Komplesk Wisata Darajat Garut, Karacak Valley, Kebun Mawar Situhapa, Kawah Talaga Bodas, Gunung dan Kawah Papandayan, Curug Sang Hyang Taraje, Kamojang Ecopark, Pantai Puncak Guha.
Kampung Sampiren. Sumber:  nativeindonesia.com 


Begitu banyak wisata alam yang dapat Anda kunjungi apabila Anda ingin berkunjung ke Garut. Tetapi kali ini saya justru ingin memperkenalkan wisata budaya yang sifatnya berbeda dan unik dari sekedar wisata alam.
Cipanas Garut   Sumber:   nativeindonesia.com

Garut, ada yang mengatakan letaknya jauh dari Jakarta, dekat dari Bandung. Buat mereka yang dari Jakarta, rute menuju kota Garut cukup mudah, Anda bisa ke luar dari tol Cileunyi, lalu mengarakan kendaraan ke jalan raya Bandung-Garut. Di jalan Nagreg, belok kanan dan ikuti terus jalan sampai ke pusat kota Garut. Jika Anda dari Bandung, rutenya Majalaya-Ibun-Kamojang-Samarang-Garut. Kontur dari sebuah kota yang dikelilingi oleh dua gunung tertinggi Gunung Cikuray dan Gunung Guntur.

Kota yang disebut eksotis oleh Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat ini memang terlihat dari kehidupan masyarakat lokal yang kenal dengan budaya Sundanya. Begitu menginjak bumi Garut, terdengarlah percakapan asing yang segera dapat kita tangkap yaitu bahasa Sunda. 

Hampir semua penduduk atau warganya menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa lokal. Jadi jika kita sebagai turis lokal datang ke sana, berharap untuk bisa mengexplorasi apa yang ada dalam tatanan budayanya, sebaiknya gunakan bahasa Sunda . 

Beruntung saya punya teman dari Garut, sehingga dia menjadi penerjemah saya yang setia. Ketika di tahun 2018 Garut memperkenalkan daerahnya dengan acara yang sangat unik yaitu Minum Teh Bersama di Nyaneut Festival. 

Mengapa warga Garut memperkenalkan daerahnya dengan “Minum Teh sebagai atraksi Festival?"
Festival Minum teh "Nyaneut"   Sumber:  jelajahgarut.com


Ternyata di masyarakat Cigedug, dikenal dengan tradisi minum teh bersama. Letak Cigedug adalah dari Cikajang, melanjutkan perjalanan ke Lapang Situgede Cigedug di kaki gunung Cikaray. Warga di sini punya tradisi unik untuk selalu minum teh bersama-sama. Minuman teh Nyaneut dituang dalam gelas cangkir yang terbuat dari seng disajikan disertai dengan cemilan rebusan seperti kacang rebus, ubi jalar, siem atau waluh istilah makanan warga sekitar .
Sumber:  jelajahgarut.com

Menikmati udara yang sejuk di bawah kaki gunung Cikaray, sambil melihat kekayaan kesenian lokal yang disebut dengan Kaulinan Barudak Lembur, Seni Geprak Tongkat, Prosesi Nancut, Tari tradisional diiringi dengan musik kolaborasi Etnik dan Angklung Buncis, Karinding Wayang Golek, jadi satu kesempatan yang istimewa. 

Festival ini diadakan setiap tahun dalam rangka melestarikan kekayaan budaya lokal . Pada tahun 2018 telah diadakan yang kelima kalinya. “Acara Nyaneut” memiliki makna merekatkan silaturahmi antarwarga. Garut termasuk penghasil teh terbesar di pulau Jawa , komoditas utama dagangan Belanda ke Eropa. Khususnya di daerah perkebunan teh, budaya “Nyaneut” sudah menjadi tradisi masyarakat untuk selalu bertemu antar warga . Ke depannya acara “Nyaneut” ini akan menjadi lebih menarik lagi dengan beragam kesenian ditampilkan. 

Wisata Alam dan Budaya Garut juga kaya dengan wisata budaya. Garut jadi pilihan utama untuk berexplorasi wisata budaya. Spesifiknya Garut yang warganya didominasi oleh suku Sunda. Kita dapat mengexplorasi tempat wisata budaya di Garut yang bisa kita kunjungi untuk mendapatkan pengalaman tersebut. Lokasi wisata budaya di Garut seperti Candi Cangkuang dengan Kampung Pulo nya, Graha Liman Kencana dengan koleksi benda sejarahnya dan Kampung Dukuh dengan Kampung Badui Muslim di Garut Selatan. 

Candi Cangkuang:
Candi Cangkuang  -Flickr

 Lokasi Candi Cangkuang ini berjarak sekitar 18 km dari pusat kota Garut dan dapat ditempuh dalam jangka waktu kurang lebih 1 jam. Lokasi Candi Cangkuang tepatnya di Dukuh Pulo, Keluarahan Cangkuang, Kecamatan Leleas, Kabupaten Garut. Untuk menuju ke Candi Cangkuang, kita akan melewati situ Cangkuang. 

Di dalam situ Cangkung juga terdapat pulau-pulau yang dulunya merupakan bukit-bukit. Pulau-pulau itu merupakan sebuah perkampungan yang disebut Kampung Pulo. Disamping itu ada Terdapat makam Arief Muhammad adalah komandan Kerajaan Mataram Islam. Beliau enggan kembali ke Mataram setelah mengalami kekalahan. Beliau menyebarkan agama Islam. Menyeberang situ dengan rakit yang terbuat dari bambu sangat sederhana. Sayangnya, rakit harus menunggu sampai penuh penumpang barulah diberangkatkan. 

Candi Cangkuang merupakan candi peninggalan Hindu. Ketika ditemukan  bangunan candi hanya tinggal 40% sehingga dibuatlah konstruksi dari bahan penyusun mulai dari kaki candi, atap candi dan sebuah patung dewa Syiwa. Pemugaran candi itu selesai dan diresmikan pada tanggal 8 Desember 1976. Dengan pemugaran candi Cangkuang, kita bisa menggali sejarah bahwa budaya Hindu bisa diterima ditengah warga yang umumnya beragama Islam. Sejarah toleransi warga itu menjadi bukti otentik bahwa perpaduan dua budaya yang bisa diterima di tempat yang dominasinya pada satu agama tertentu. 

Kampung Adat Pulo:
Naik Rakit bambu menuju Kampung Adat Pulo   Sumber: native indonesia.com

 Lokasinya menyatu dengan Candi Cangkuang. Setelah naik rakit dari bambu di Situ Cangkuang, dan berjalan sedikit terlihatlah gerbang dengan tulisan “Kampung Adat Pulo”. Sebuah kampung yang dibangun sejak abad ke-17 itu terdiri dari enam rumah dan satu musala
Komplek Rumah adat KP PUlo   Sumber:  kompas.id

. Rumah-rumah itu diperuntukkan keturunan Arief Muhamad. Masing-masing anak perempuan boleh tinggal di rumah itu dan satu musala untuk anak lelakinya. Ada tradisi dan pembelajaran yang diterapkan di daerah itu yaitu aturan atap rumah, tidak boleh menabuh gong besar dan tidak diperkenankan beternak binatang berkaki empat, tidak boleh datang ke makam keramat pada hari Rabu dan malam Rabu. 

 Atap rumah harus memanjang, gong ada kaitana dengan cerita adat dimana terjadi kecelakaan akibat gong yang terjatuh. Cerita menarik lainnya warga boleh makan hewan berkaki empat tetapi dilarang untuk beternak karena binatang berkaki empat itu dianggap akan merusak sawan dan kebuh mereka dan dianggap akan merusak makam leluhur. Rumah peninggalan yang masih dilestarikan .

 Tradisi yang menarik bahwa warga Kampung Pulo beragama Islam tetapi tidak meninggalkan tradisi Hindu. 

Museum Graha Liman Kencana: 
Gapura Kampung  Graha Liman    Sumber:   jelajahgarut.com

Begitu tiba di lokasi terlihatlah arsitektur Pura Bali . Kampung Graha Liman kencana sering disebut dengan Kampung Bali. Lokasinya di Jl.Ki Hajar Dewantara, Sarmanjah 17 Cibunar, Cibatu, Garut, satu jam dari kota Garut. Lalu apa istimeanya? 
Sumber:   TripTrus.com

Kampung ini penuh dengan candi,pura, patung-patung seolah menjaga Kampung Graha Liman Kencana. Dulu daerah ini termasuk daerah gersang, sekarang sudah dipugar dan terlihat kehijauan, sebagai wisata budaya dan edukasi hijau, sehingga pelancong tidak merasa kepanasan. Pemerkasa H.Derajat Hadiningrat, seorang koletor dari Keraton Solo. 
Sumber: TripTrus.com

Semua hasil koleksinya diletaakn dalam sebuah museum yang penuh dengan benda pusaka . Benda pusaka itu terdiri dari 1000 pusaka., keris Ken Dedes , sederet wayang golek peninggalan dalang kondang dari almarhum H. Asep Sunadar Sunarya. Ada tongkat komandanpresiden pertama yang dirawat dan dipamerkan di Graha Liman Kencana. 

Bagi kalian yang penasaran dengan pusaka-pusaka peninggalan jaman kerajaan hingga peninggalan Wali Songo, tempat ini memang cocok untuk kalian kunjungi..

 Wisata budaya sudah selesai, umumnya kita lelah dan perlu makan dan mencicipi kuliner istimewa dari kota yang dikunjungi. Tidak salahnya sambil mencicipi kuliner khas Garut yaitu jika kita mencicipi Soto Ayam , kita bisa berburu oleh-oleh : 
  •  Jaket Kulit Garut 
Sumber: lifestyle.com

Jaket kulit garut cukup dikenal memiliki kualitas yang bagus. Bahkan sudah diekspor ke mancanegara. Selain jaket kulit, banyak juga terdapat produksi kerajinan kulit lainnya seperti tas, ikat pinggang, topi, sarung tangan, dan lain sebagainya. Sentra kerajinan kulit di Garut terletak di Sukaregang. Lokasinya kurang lebih 2 KM dari pusat kota Garut, gampang kok untuk menuju lokasi. 
  •  Dodol Garut
Dodol Garut     Sumber:   makananoleholeh.com

 Selain jaket kulit, dodol juga menjadi salah satu oleh-oleh khas garut. Produsen yang sudah cukup terkenal disini adalah Dodol picnic. Dodol picnic garut memiliki berbagai pilihan rasa dan menggunakan kemasan yang bagus. Cocok untuk anda jadikan oleh-oleh. Selain itu, rasanya juga enak, tidak terlalu manis. 

  •  Chocodot :
Sumber: Kompasiana

Coklat Khas Garut Chocodot merupakan produk coklat yang sekarang menajdi buruan oleh-oleh khas dari Garut. Coklat ini memiliki berbagai rasa yang unik, dengan kemasan yang lucu dan nyeleneh. Cocok sekali kalau anda bawa sebagai oleh-oleh setelah liburan ke Garut. 

Kuliner Lainnya 

Selain tiga hal diatas, kota ini juga memiliki berbagai produk kuliner yang khas seperti;
 • Jeruk garut 
• Dorokdok atau kerupuk kulit 
• Opak 
• Burayot 
• Angleng 
• Ladu 
• Rangginang 
• dan lain-lain.

 Produk-produk kuliner khas Garut bisa anda temukan di sentra oleh-oleh yang banyak terdapat di kawasan Tarogong dan juga di jalan Ciledug. 

 Sumber referensi:

  • Jelajah Garut
  • 10 Makanan Khas Garut yang harus dicoba 
  • Wikipedia

Makna Orangtua Memahami Anak yang Ikut Demo

“Mamah , kuno dech!” kata anak saya yang bukan seorang remaja lagi. Komentar ini timbul karena saya melihat kondisi demo remaja yang berseragam anak sekolah (yang benar-benar anak sekolah bukan penyusup, beraninya melakukan demo tanpa rasa takut sama sekali).

 “Tidak ada yang salah dengan demo !” lanjut anak saya bagaikan mengkuliahi orangtuanya. Anak juga punya hak politik untuk menyuarakan aspirasinya dalam bidang politik. Tuch lihat seperti di Amerika Serikat, anak-anak sekolah disiapkan untuk ikut ambil bagian atau berpartisipasi , apakah mau mengambil peran sebagai lawyer, penasehat hukum atau hakim. Dengan peran itu , diharapkan anak memahami apa pentingnya mengerti dan memahami persidangan itu dan apa sebabnya ada Undang-Undang yang harus ditaati. 

Lebih lanjut anak menceriterakan bagaimana dia sempat mendengar dari seorang teman yang tinggal di Australia. Anak Australia yang telah berusia 18 tahun, juga diberikan kesempatan untuk satu tahun sekali datang ke Parlemen mengikuti sidang Parlemen. Mereka benar-benar mendengarkan, mengikuti proses persidangan dan akhirnya mereka dapat menyimpulkan pentingnya suatu sidang di parlemen. 

“Tapi yang di di jalanan kemarin itu mereka belum memahami atau mengerti apa yang mereka aspirasikan. Contohnya ketika mereka ditangkap dan ditanya oleh polisi saat melemparkan batu-batu, jawaban mereka adalah “Tidak mengerti kenapa mereka ikut demo. Sekedar soladaritas dengan teman yang juga datang!” 

Pemahaman demo untuk aspirasi itu memang belum sematang diketahui oleh anak-anak. Sikap orangtua jaman “Now” ketika mengetahui bahwa anak-anak itu memang lebih mendengarkan apa kata teman ketimbang apa kata orangtua.

 Intonasi Suara Peran Penting

 Intonasi dari saran orangtua ketika memberikan nasehat atau wejangan tidak boleh meninggi. Biasanya jika anak mendengar suara tinggi dari orangtua, mereka akan merasa “allergi” mendengarkan apa yang disampaikan. Seolah mereka merasa digurui. Sebaiknya, orangtua mengajak bicara dari hati-ke hati kepada anak seperti kepada teman saat curhat. 

Strategi curhat ala teman: 

Setelah anak menginjak puber, biasanya mereka menganggap bahwa mendengarkan teman itu lebih baik ketimbang mendengarkan orangtua. Apa yang dianggap benar oleh teman, anak suka mengikutinya. Kenapa demikian? Anak puber atau remaja merasa dirinya sudah dewasa, dia ingin diterima oleh kelompok dimana dia merasa lebih dekat dengan teman-teman. Ketika teman-teman bilang “A”, dia harus menyetujuinya untuk bisa menyatu atau istilah kerennya solidaritas. 

Mereka anggap dengan ikut bersolidaritas, maka mereka menjadi bagian dari keluarga kelompoknya. Padahal untuk demo yang tidak diketahui tujuannya, anak remaja itu tak tahu bahwa mereka terjebak sekedar pola solidaritas tanpa terlebih dulu mengecek apa tujuan dan pentingnya ikut demo. 

Orangtua yang tak pernah mendengar curhat anaknya , tiba-tiba melihat anaknya ikut demo dan pulangnya mereka dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Relasi dan komunikasi antar anak dan orangtua menjadi tegang. 

Nasehat bukan ancaman:
Orangtua tidak mengetahui kenapa anaknya pengin ikut demo, sementara anak dengan merasa tidak yakin bahwa orangtuanya dapat diajak berbicara apabila dia ikut demo pasti orangtua akan melarangnya atau dengan nada tinggi orangtua akan memberikan ancaman apabila dia ikut demo pasti ada risiko untuk tidak diberikan izin maupun 

Di posisi orangtua, tentunya tak mudah menggantikan dirinya sebagai teman, tetapi masih bisa dipelajari bagaimana sich curhat anak terhadap temannya. Apa yang dia rasakan nyaman ketika dia bisa curhat dengan temannya. Mungkin temannya mendengar dengan baik, walaupun tidak setuju. Mungkin temannya ingin bisa memberikan nasehat yang diinginkannya. 

Strategi yang tepat bagi orangtua adalah mendekatkan driinya dengan anaknya tetapi dengan cara yang tepat Tidak boleh mencampuri urusan anak, tetapi mengetahui apa yang diinginkannya dan berikan nasehat dalam bentuk usualan atau saran. Orangtua menempatkan diri sebagai anak atau sering disebut dengan empati. 

 Ketika empati datang, anak merasa yakin bahwa orangtuanya tidak akan mengancam , memberikan perkataan negatif atau menyalahkan, bahkan menekan anak dalam kondisi yang tidak tepat.

 Cara komunikasi efektif orangtua dengan remajanya: 

Menjalin komunikasi dengan remaja, dimana seringkali terjadi ketegangan antara kebutuhan untuk menjalin hubungan sosial dan kemampuan untuk mengembangkan jati diri dan kemandirian. Di masa ini hubungan dengan orangtua bukan lagi senstral, tetapi sudah berubuha. Dimasa kanak-kanak peran anak memang jadi sentral, tetapi di masa remaja, orangtua harus menjadi penamping dari remaja yang kesepian. Cara pendampingannya harus mengetahui apa yang dicurhatkan anak kepada teman-temannya mengenai diri orangtua. Apabila ada hal-hal yang dianggap negatif oleh anak tentang orangtua, berikan penjelasan dengan terbuka dan tidak perlu emosi dan penghargaan kepada anak apabila dia mau terbuka dengan orangtua. 

Orangtua tidak boleh menghadirikan perasaan tertolak dengan menuntut dan membicarakan sisi-sisi negatif anaknya. Tetapi justru membuka sekat dari ruang-ruang dulunya tertutup supaya dapat terbuka dan memberikan kesempatan anak duluan berbicara.

FleekHauz – Rumah kompak jadi pilihan milenial di BSD City



“Adanya pergeseran tren gaya hidup dan pemilihan tipe hunian telah terjadi dan berdampak pada pembelian rumah khususnya bagi generasi milenial. Mereka lebih memilih hunian kompak dibandingkan rumah yang berukuran besar. Hal ini mendorong kami untuk menyesuaikan permintaan dan kondisi pasar saat ini sehingga menghadirkan produk-produk sesuai kebutuhan milenial. Hunian ini didesain dengan konsep modern dan stylish sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini, baik dari sisi harga maupun ukuran sesuai kebutuhan generasi milenial”, jelas Herry Hendarta selaku CEO Residential Sinar Mas Land. 

Skema Fleekhauz yang ditawarkan oleh Sinar Mas Land pada saat dipasarkan 19 September 2019 yang lalu adalah sebagai berikut: 

  • Sinar Mas Land meluncurkan klaster terbarunya yaitu Fleekhauz di Kawasan premium Greenwich, BSD City, memiliki tiga tipe hunian dan dipasarkan mulai dari harga Rp. 860 juta hingga Rp. 1 miliar

  • Calon pembeli dapat mencicil DP (down payment) rumah sebanyak 15-18 kali dengan cicilan mulai dari Rp. 4,9 jutaan per bulan.

  •  Setiap unit Fleekhauz sudah dilengkapi dengan smart furniture (fully furnished) dan smart home system untuk calon penghuninya. 
 
Source:   Sinar Mas Land
Hunian kompak (compact) ini didesain oleh arsitektur terkenal di Indonesia Denny Gondo dan interior design terkenal Joke Roos. Fleekhauz dibangun dengan pondasi mini pile, batu bata untuk dinding, rangka baja ringan untuk atap, genteng beton untuk penutup atap, engineering wood untuk lantai dan kayu, Sanitair ex Lokal untuk sanitasi, PDAM untuk air dan listrik 2200 watt. 

Setiap unitnya dilengkapi dengan smart furniture hingga smart home system yang sesuai dengan konsep BSD City sebagai smart city. Fleekhauz juga dilengkapi dengan dua kamar tidur yaitu kamar tidur utama (cozy master bedroom) dan kamar tidur luar (outdoor bedroom) yang didesign secara compact namun fungsional dan dapat digunakan untuk keperluan lainnya seperti ruangan kantor dan ruangan bermain. 

Ruang keluarga juga dilengkapi dengan sofabed, meja dan terhubung langsung menuju dapur. Pada dasarnya setiap ruangan yang ada di Fleekhauz memiliki flexible layout yang dapat didekor sesuai dengan kebutuhan. Lantai bawah pun juga dapat diubah dan diperluas dengan menggabungkan taman belakang menjadi mini office. 
 
Source:  Sinar Mas Land
Setiap space di Fleekhauz juga sangat fungsional, dinding dan area tangga dapat ditarik atau dibuka dan dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang-barang favorit. 

Setiap unit pintu rumah yang ada di hunian ini sudah dilengkapi dengan smart lock system atau kunci pintu otomatis, smart lighting yang dimatikan dan dinyalakan melalui ponsel atau smartphone. 

Area lingkungan Fleekhauz dilengkapi oleh smart CCTV dan petugas keamanan yang professional. Smart CCTV ini bisa dioperasikan menggunakan suara untuk berkomunikasi dengan penghuni rumah. Jadi, selain gambar akan ada suara yang dapat didengar di dalam ruangan rumah. 
 
Source: Sinar Mas Land
Klaster ini memiliki community park (Co-Park). Community Park ini merupakan thematic park yang berlokasi di tiga titik area klaster Fleekhauz dan dapat digunakan untuk kegiatan bersama. 

Konsep yang diberikan untuk taman ini juga sesuai dengan konsep hunian Fleekhauz yaitu minimalis dan modern. Melengkapi dengan gaya hidup para millennials, taman ini didesain khusus memiliki spot foto yang instagramable. Hunian ini menawarkan tiga tipe bangunan yaitu tipe 45/40, tipe 45/48 dan tipe 45/56 yang sangat ideal bagi kebutuhan generasi milenial dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi penghuninya.

 Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 860 juta hingga Rp 1 miliar. Fleekhauz juga memberikan program penjualan cicilan DP tanpa bunga (0%).

 Cara bayar KPR Ekspress dengan DP 10% yang dapat dicicil 15 x dan DP 15% dapat dicicil 18x pembayaran dan Promo Early Bird dengan diskon sebesar 2% untuk setiap tipe bangunan. Harga cicilan setiap unit hunian ini sangat beragam, mulai dari Rp. 4,9 jutaan per bulannya.
 
Sumber: Sinar Mas Land
 Klaster Fleekhauz sudah mulai dipasarkan sejak 19 September 2019 dan di launching pada tanggal 19 Oktober 2019. Klaster ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat, hal ini terlihat dari jumlah peminatnya yang melebihi jumlah stock yang ada hanya dalam kurun waktu dua hari setelah dipasarkan. 
 
Sinar Mas Land
Klaster Fleekhauz berada di lokasi strategis, dekan dengan fasilitas pendidikan seperti Univeristas Prasetya Mulya dan IPEKA BSD, Toko Buku Gramedia, pusat perbelanjaan seperti Q-Big Mall dan Aeon Mall, pusat perkantoran Green Office Park hingga fasilitas kesehatan yaitu Eka Hospital