Cegah Bau Mulut Saat Berpuasa



Banyak keluhan datang dari mereka yang berpuasa karena mereka merasa minder, malu saat berbicara dengan orang lain dikatakan bau mulutnya kurang sedap. Memang ada beberapa hal yang perlu dipelajari mengapa terjadi bau mulut saat berpuasa. 

Menyiapkan diri sebelum puasa agar mulut kita tidak bau , jauh lebih nyaman ketimbang membiarkannya bau mulut yang tidak sedap itu.

 Berikut ini adalah tips yang perlu diperhatikan bagi mereka yang mengalami keluhan itu: 

1.Hindari makanan yang beraroma menyengat:

Hindari makanan beraroma menyengat seperti makan petai, jengkol pada saat sahur atau buka puasa. Aroma menyengat itu tidak keluar saat makan tetapi saat tidak makan atau berpuasa kecenderungannya akan menyengat. Oleh karena itu hindarilah agar bau mulut tak sedap tidak terjadi. 

2. Makan Buah-an segar dan sayur-sayuran. 

Pada saat bukan puasa dan sahur sebaiknya mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air seperti apel, ketimun, blewah dan Selain buah-buahn, konsumsi sayur-sayuran yang banyak mengandung vitamin D dan C sangat bermanfaat bagi pencernaan .

3. Banyak Minum Air PUtih: 

Meminum air putih sebanyak 8 kali dalam sehari . Usahakan minuman air putih karena air putih lebih bermanfaat dibandingkna dengan air gula atau teh . Dengan air putih yagn dikonsumsi pada saat saur dan buka puasa dapat membantu pencernaan. 

4. Stop Merokok

Tingkat keasaman dari mulut akan meningkat jika Anda tidak berhenti merokok. Oleh karena itu usahakan tidak merokok selama berpuasa. 

5.Rutin membersihkan mulut. Membersihkan mulut dengan menyikat gigi tiap habis makan baik itu pada waktu saur maupun buka puasa. Sisa-sisa makanan akan menimbulkan bakter yang menimbun dan plak . AKhirnya bakteri itu akan menimbulkan pembusukan dan membuat bau yang tidak enak di mulut. 

6. Cek Dokter gigi secara berkala:

 Karang gigi dan gigi berlubang membuat banyak timbunan bakteri . Bakteri ini akan membusuk dan akhirnya menimbulkan bau yang tidak baik di mulut. Oleh karena itu bersihkan karang gigi dan gigi berlubang setiap 6 bulan sekali dan hendaknya tidak menunda karena pada saat puasa, kita tidak mungkin pergi ke dokter gigi.

Pasar Ramadhan



Di dekat rumah saya, terdapat sebuah pasar semi modern tapi boleh dikatakan masih tradisional. Menurut historinya pasar ini dulunya sebuah pasar tradisional . Pedagangnya berdagang dengan lapak-lapak yang menggunakan meja dari kayu, dan atap yang terbuat dari dedaunan dan kayu yang sangat rapuh. Jika hujan datang, maka pasar pun menjadi pasar yang sangat kumuh dan becek karena tanah itu bercampur dengan air hujan jadi berlumpur

Beberapa tahun kemudian, dibangunlah sebuah bangunan permanen, dimana pedagang mulai berdagang di dalam bangunan itu. Mereka menggunakan meja yang terbuat dari ubin. Sayangnya, kebersihan belum terjamin karena sampah dan air yang mengalir dibiarkan mengalir pada saat siang hari . Setelah usai pasar pada sore hari, barulah dibersihkan.

 Nach, pasar Tradisional sektor 2 Bintaro itu sangat ramai sekali dikunjungi oleh pengunjung pada saat sehari sebelum Ramadhan. Banyaknya pengunjung itu membludak sehingga antrean panjang di pedagang sayur, ikan, daging dan bumbu. Ramainya itu bagaikan sudah hampir ramadhan. Dari pagi hingga siang hari tak berhenti . 

Beberapa pedagang bahkan meraup untung dua kali lipat dari omzet biasanya.  Mereka sudah menyiapkan diri dengan menambah stok barang dua kali lipat dari sebelumnya. Namun, kondisinya sangat berbeda dengan di luar Pasar Tradisional Ramadhan yang biasanya ramai dengan pedagang makanan menggunakan gerobak seperti siomai, satai, soto, kue-kue dan bubur ayam, mereka semuanya tutup tidak berjualan pada bulan Ramadhan. 

Pada sore hari pukul sekitar 15.00 sampai menjelang buka, tiba-tiba muncullah pasar kaget. PEdagang aneka macam makanan kecil maupun besar, dengan lapak sederhana yaitu meja yang memuat dagangannya menyediakan dan menjual makanan itu.

 Pasar Tradisional Ramadhan ini selalu muncul saat menyambut 1438 Hijriah/2017 ribuan warga memadati pasar kaget itu untuk membeli makanan untuk buka puasa. Mereka ada yang sengaja datang dari tempat yang jauh dan membeli penganan pembuka puasa. Aneka ragam makanan seperti gorengan mulai dari pisang goreng, resoles, bubur candil, bubur pemanis, Nanti selelah ramadhan selesai, mereka pun tidak berjualan lagi.

Menu Sahur

Sebagai ibu rumah tangga, perlu bangun sebelum sahur untuk menyiapkan makanan sahur untuk suami dan anak-anak tercinta. Jika menuruti keinginan sendiri, tentu ingin sekali masakan yang serba praktis,cepat tersaji tapi enak rasanya.

 Nach demi keluarga tercinta, perlu usaha dan pengorbanan yang tidak sedikit untuk memasak makanan yang lezat tapi praktis. 

Berikut ini adalah beberapa contoh dari menu sahur yang disajikan dan dipersembahkan oleh Resep Koki: 

Ayam Goreng Kecap: 

resepkoki.co
Sesuai dengan namanya masakan ayam kecap bahan utamanya adalah bahan kecap sebagai bumbunya. Rasa khas manis dalam ayam dikarenakan kecap sudah meresap ke dalam daging ayam. Cara membuatnya dapat di klik.

Ayam Goreng Praktis:

resepkoki.com
 Hanya dengan menambahkan bumbu lengkuas juga bisa menjadi solusi bagi ibu-ibu dalam menyajikan ayam goreng dengna lebih gurih dan pasti lebih lezat. Resepnya dapat dilihat di klik

Nasi Goreng Smoked Beef:
resepkoki.com

 Sangat cocok untuk menu sahur keluarga karena sangat sederhana, praktis dan tidak membutuhkan waktunya. Resepnya dapat di klik.
Tumis Buncis Udang Buncis:
resepkoki.com

 dikombinasi dengan udang sangat lezat sekali. Tumis buncis udang tidak melulu hanya sayur tapi juga membubuhkan udah. Sangat sederhana tapi lezat. Untuk mencobanya, silahkan klik resep ini

 Tumis Sosis Sayuran 
resepkoki.com

Sayuran penuh dengan serat ditambah dengan sosis sangat enak sekali. Selain sehat juga lengkap dengan sosi. Jika ingin melihat resepnya silahkan klik di sini.
Semur Tempe
resepkoki.com

 Rasanya tidak berbeda dengan semur daging atau ayam, bahan yang sangat murah tetapi tidak berarti tidak enak, ternyata sangat istimewa sekali. Cukup praktekan resep ini 
Tumis Brokoli Telur Asin
resepkoki.com

 Sangat cocok untuk menu sahur, selain mudah juga bahan-bahanya mudah dibeli di pasar atau swalayan. Sangat lezat dan mudah sekali memasaknya, cobain dech resepnya

Berburu Tiket Pesawat Untuk Lebaran


Persiapan untuk lebaran memang menjadi ritual baik bagi Pemerintah dan Pemudik. Bagi Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 532 pesawat terbang untuk melayani pemudik pada lebaran 2017 nanti. Persiapan telah sangat matang sejak sebulan yang lalu.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso di Bandara Soekarno-Hatta , untuk mengantisipasi membludaknya penumpang peswat, maka telah disiapkan 35 bandara , 7 diantaranya internasional airport serta 532 pesawat terbang telah disediakan. 

Semua maskapai yang melayani penerbangan sudah mempersiapkan dan menyediakan jumlah pesawat tambahan. Demikian juga, persiapan suku cadang jika ada pesawat yang rusak.

 Tiket Lebaran 

Pemudik pun tak kalah sibuknya dalam mempersiapkan lebaran. Mereka yang ingin mudik dengan peswat sebaiknya juga sudah pesan tiket pesawat 4-5 bulan sebelum keberangkatan. Semakin jauh hari membeli tiket pesawat, semakin harganya tidak mahal. Harga Lebaran sudah dipastikan berbeda dengan harga normalnya untuk semua kelas. 

Walaupun jumlah pesawat dan cadangan cukup untuk mengangkut penumpang yang diprediksi akan meningkat dalam pekan depan sebanyak 5 juta , tetap saja, diharapkan pemudik menyiapkan diri untuk membeli lebih awal. Ketika membeli tiket lebaran harus mendadak karena sesuatu hal, pastikan Anda sudah mengantongi cukup uang untuk menambah extra uang karena harga mahal yang dikenakan tiket memang suatu risiko yang harus ditanggung. 

Persiapan Berangkat ke Bandara 

Sebaiknya tidak berasumsi bahwa telah membawa tiket berarti aman. Perjalanan dari rumah menuju bandara adalah perjalanan yang juga perlu diperhitungakan karena kemacetan sulit diprediksi. Oleh karena itu lebih aman jika Anda memperkirakan berapa durasi perjalanan dari rumah ke bandara di kala macet ditambah dengan waktu untuk check-in atau jika sudah check-in antrean untuk verifikasi tiket. 

Check-in : 

Untuk keamanan agar tidak terburu-buru pada saat antrean panjang untuk masuk maupun check-in 24 jam sebelum terbang, sebaiknya Anda sudah melakukan check-in secara online atau counter dari agen penerbangan resmi. 

Bawaan Barang :

Barang yang dibawa sebaiknya tidak perlu banyak, secukupnya saja . Bawaan di bagasi akan membuat kerepotan yang cukup berarti. Bukan hanya repot tetapi jika overweight lebih dari 20 kg akan dikenakan biaya tambahan. Pada saat mengeluarkan bagasi pun, kita akan mengeluarkan dengan repot sekali karena beratnya dan banyaknya bagasi penumpang lain yang juga membawa barang-barang.

Mengelola THR dengan Bijak



Bagi para karyawan tetap maupun tidak tetap, THR adalah insentif yang selalu ditunggu-tunggu. Belum menginjak puasa pun sudah terpikir dan terbayang akan menerima THR.

 Agar THR itu dapat dialokasikan dengan tepat penggunaanya, lebih baik jika mereka yang akan menerima THR itu sudah membuat anggaran yang akan digunakan apabila THR diterima. 

Harus diingat bahwa sebenarnya THR itu untuk kebutuhan Lebaran, jadi kebutuhan selama puasa sebaiknya tidak menggunakan dana THR 

Berikut ini adalah tips yang sangat baik apabila mereka yang menerima THR dapat mengalokasinya dananya sesuai dengan kebutuhan: 

1. Tentukan Anggaran 

Sebelum menerima THR, Anda harus membuat anggran khusus yaitu menentukan pos-pos pengeluaran selama bulan Ramadhan dan kebutuhan pada saat Lebaran Anggaran harus dibuat secara rinci dan jelas sehingga kita dapat mengetahui berapa besar pengeluaran yang harus dipakai selama Ramadhan.

 Pengeluaran yang biasanya dilakukan menjelang hari raya ini seperti membayar zakat, bersedekah, serta membeli makanan dan minuman selama Ramadhan dan untuk hari raya nanti. Jika harus mudik , tentukan budget berapa transportas, biaya lainnya karena anggaran ini biasayanya yang paling besar. 

2. Tentukan Skala Prioritas 

Setelah membuat anggaran, anda prioritaskan, mana yang menjadi kewajiban yang harus segera dibayarkan lebih dahulu dan mana yang dapat diangsur pembayarannya. Jika mudik adalah pilihan utama, maka pembayaran untuk tiket mudik harus diprioritaskan lebih dahulu. Setelah itu pengeluaran yang lainnya seperti biaya selama perjalanan dan zakat.

 3. Bayar Hutang:

 Lebih Dulu Jika sebelumnya anda memiliki utang yang harus dilunasi, buatlah prioritas utama untuk pelunasan hutang dalam urutan pertama sebelum membeli kebutuhan sehari-hari. Segala kewajiban perlu dilunasi sebelum dapat membelanjakan yang lainnya.

 4. Berikan THR Kepada Asisten Rumah Tangga:

 Jangan lupa untuk memberikan THR juga pada Asisten Rumah Tangga anda di rumah, sebelum dia juga pergi mudik ke kampung halamannya. Berikan hak nya sesuai dengan kerja keras yang dilakukannya untuk keluarga anda.

 5. Jangan Menggunakan Kartu Kredit

 Saat menjelang hari raya, memang akan banyak penawaran menarik dari berbagai produk yang menarik perhatian kita. Salah satunya adalah promo dengan kartu kredit. Namun, sebaiknya anda tidak tergiur untuk berbelanja produk hari raya dengan kartu kredit, karena nantinya tentu anda akan menerima tagihan pembayaran, dan anda tetap mengeluarkan uang untuk pelunasan setiap bulannya. Bukannya tabungan anda bertambah, malah akan berkurang karena harus membayar cicilan hutang kartu kredit.

 6. Maksimalkan Tabungan dan Investasi 

Walaupun bulan Ramadhan dan juga menjelang hari raya tampak seperti hari yang bahagia dan banyak liburnya, namun, anda harus tetap mawas diri untuk tidak lupa berhemat dan tetap menabung atau berinvestasi seperti sebelumnya. Pengeluaran anda memang akan lebih besar pada bulan istimewa ini, namun jika anda menganggarkannya dengan baik, dan jelas semuanya akan berjalan teratur, termasuk tabungan yang anda kelola juga akan tetap terpenuhi untuk kebutuhan di masa yang akan datang. 


Yuk, kita kelola THR dengan bijak agar  pemakaian dan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan yang memang dianggarkan bukan sesuai dengan keinginan kita.

Total Tayangan Halaman