Gara-gara SLIK, Gagal Diterima Bekerja. Berhati-hatilah dalam Hutang Pinjol

Gara-gara SLIK
dokpri



Data yang cukup mengejutkan di April 2023 menunjukkan bahwa ada 17 juta entititas pinjaman online (pinjol) di seluruh Indonesia. 
 Nilai pokok pinjaman atau utang yang masih berjalan sebesar Rp.50,5 triliun. Jika dilihat dari kategori daerah peminjam terbesar adalah Jawa Barat.

 Jika ditelisik lebih lanjut, kelompok usia peminjam dari kasus kredit macet (biasanya 90 hari setelah jatuh tempo dari batas pembayaran, ternyata kredit macet pinjol didominasi kelompok usia 19-34 tahun. Kelompok usia yang terdiri dari generasi Z dan milenial punya akumulasi gagal bayar utang sebesar Rp.763,65 miliar dan kontribusi 44,14% dari total pinjol nasional. 

Nach, sekarang ini peminjam milenial yang tak mampu bayar utangnya dipastikan akan masuk dalam BI Checking. 

Saat ini bukan hanya debitor bank saja yang masuk dalam List BI Checking apabila mereka gagal bayar, tapi para para peminjam dari pinjol pun akan dimasukkan sebagai BI Checking. Sebelum kenal dengan BI Checking, yuk kita bedakan dulu antara BI Checking dengan SLIK OJK. 

Sebelum kamu meminjam di bank , bank akan mengcek dulu status skore kredit dari BI Checking . Sementara untuk pinjaman di pinjol, Fintech akan mengcek skor kredit kamu dari SLIK OJK. 

 SLIK OJK singkatan dari Sistem Informasi Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada tahun 2018 BI Checking telah diganti menjadi SLIK. Jika kamu tidak punya status kredit macet atau skor kredit yang bersih, maka kamu tak perlu khawatir untuk cek SLIK. 

Sayangnya, bagi mereka yang tak punya kemampuan untuk membayar pinjaman, akan terdeteksi skor kredit kamu sangat rendah sekali. 

Risiko dari skor kredit yang rendah bukan hanya tidak bisa meminjam dana di bank atau fintech, tapi sekarang ini SLIK dijadikan sebagai salah satu syarat untuk penerimaan pegawai baru. Apa yang terjadi dengan perekrutan pegawai yang tidak diterima gara-gara SLIK? 

Berita viral yang baru-baru terjadi ada 5 fresh graduate yang tidak diterima di sebuat Perusahaan karena SLIK (BI Checking) Kol.5 

Dalam situs pelayanan SLIK ada layanan iDeb. IDeb memberikan informasi tentang kelancaran pembayaran kredit seseorang. Jika dia memiliki status Kol-5 artinya macet (Kol-1 artinya lancar, Kol-2 artinya perhatian khusus, Kol-3 artinya kurang lancar dan kol-4 artinya diragukan. 

Mengapa perekrutan saat ini menggunakan SLIK sebagai persyaratan? 


Ketika seseorang sudah terikat dengan kredit macet, otomatis secara psikologis pikirannya dan emosi sedang tidak bisa berfokus kepada pekerjaan.

 Ketika tidak mungkin berfokus pekerjaan, bagaimana bisa bekerja untuk meningkatkan produktivitas . Dia harus menyelesaikan semua utangnya sehingga status kreditnya bisa pulih sebelum melamar pekerjaan.

 So, para milenial yang masih punya utang, lebih baik Anda tidak ambil utang konsumtif yang ditengari saat ini membelit anak-anak muda milenial. 



Alasan mengapa warga Masyarakat mudah terjerat pinjol, menurut riset NoLimit Indonesia 


1. Membayara utang 
2. Latar belakang ekonomi menengah ke bawah 
3. Dana cair lebih cepat 
4. Memenuhi kebutuhan gaya hidup 
5. Kebutuhan mendesak 
6. Perilaku konsumtif 
7. Tekanan ekonomi 
8. Membeli gadget baru 
9. Membayar biaya sekolah 
10. Literasi pinjaman online

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!

Total Tayangan Halaman