Tips Olahraga Agar Tetap Bugar Saat Ramadan


 
 
Ramadan tahun  2021 ini , terjadi pada bulan April 2021. Di daerah Jakarta dan sekitarnya, musim panas dan kering pada siang hari merupakan tantangan bagi mereka yang berpuasa.
 
Padahal berolahraga itu sangat penting jaga kebugaran tubuh. Tetapi saat puasa tubuh yang tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman selama hampir 12 jam itu memang beda dengan normalnya
 
. Lalu, bagaimana jaga kondisi tubuh tetap bugar? 
 

 1.Waktu yang Tepat Berolahraga 

 
Saran dari praktisi olahraga adalah berolahragalah pada sore hari jelang buka puasa. Cukup olahraga ringan sekitar 30 menit supaya terjadi hidrasi. Ketika sudah berbuka puasa ada energi baru dengan adanya asupan makanan dan minuman, barulah berolahraga dengan cukup intensitasnya kira-kira 30-40 menit saja. Hal ini sangat bermanfaat untuk tetap jaga kebuagaran walaupun dalam kondisi saat berpuasa.
 

 2.Jenis olahraga 

Saat puasa perlu diperhatikan jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah intensitas ringan seperti jalan, jogging, bersepeda. Jangan memaksakan diri untuk olahrga yang tinggi karena tubuh kita mungkin tidak kuat atau tidak mampu untuk melakukannya. 
 
 
 
 
Tidak disarankan untuk olahraga jenis tinggi karena tubuh tidak mampu melakukan karena asupan makanan dan minuman tidak ada selama hampir 12 jam. 
 
 

3.Asupan Makanan yang Diperlukan 

Kualitas dan kuantias makanan harus diperhatikan . Misalnya untuk kualitas , makanan tetap mengandung kabohidrat , protein, lemak , vitamin, dan mineral untuk memenuhi gizi yang dibutuhkan.
 

 .a. Sahur Saat sahur, tidak boleh dilewatkan. 

 
 Memilih jenis makanan yang tahan lama di tubuh. Memilih Menu yang bergizi dan seimbang yang tahan lama untuk menahan lapar. Contohnya makanan yang mengandung karbohidrat, kompleks protein, lemak. Di samping itu diperlukan protein sehat dari telur dan susu rendah lemak. Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein sehat saat sahur dapat menjaga kestabilan gula darah sehingga tidak gampang lapar saat puasa.
 

 b. Membatalkan Buka Puasa & Pola Makan Buka Puasa 

 
Untuk membatalkan puasa, hindari makanan serba manis dari gula yang justru akan meningkatkan gula darah. Lebih baik untuk meningkatkan metabolisme tubuh yang lambat dan untuk meningkatkan energi , lebih baik jangan makan berat yang berlebihan. Sebagai gantinya, tubuh memperlukan pemanasan setelah seharian berpuasa makan dan minum. Makanlah satu biji kurma dan sup sayur atau salad ditambahkan air putih. Jangan mengonsumsi makanan yang berlebihan dan tinggi karbohidrat. Ketika berbuka puasa langsung makan berat maka akan menambah risiko gangguan pencernaan dan memicu rasa kantuk.
 
 Pilihlah menu 5 sehat 4 sempurna dalam menyajikan makanan malam.
 
Tidak perlu bermacam-macam, tetapi lengkap dari segi nutrisi, karbohidrat (nasi), ikan atau daging , sayur, buah-buahan dan air . 
 

4. Penuhi Minuman yang cukup 

 
Kebutuhan air untuk tubuh dalam sehari adalah 8 gelas. 
Pada saat puasa, aturlah 2 gelas saat sahur dan usahakan 3 gelas saat buka puasa dan 3 gelas lagi saat antara magrib sampai jelang tidur. Jangan minum es saat buka puasa karena akan menimbulkan obesitas. Penting sekali kebutuhan air supaya tidak terjadi hidrasi. Adakalanya mengganti air minum dengan buah-buahan yang mengandung cukup air seperti belimbing, jeruk, melon, semangka. .Bagi yang sulit minum sekaligus banyak, sering-seringlah minum . 
 
 

 5..Tidur Cukup 

 
Selain makanan yang diperhatikan, hal lainnya adalah tidur yang tidak kalah penting. Waktu tidur untuk orang dewasa sekitar 7-9 jam per hari harus dipenuhi. Jika kurang dari normalnya, tubuh akan terasa tidak sehat. Oleh karena itu perhatikan jam tidur yang diperlukan supaya dapat dipenuhi.

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!