Tips Puasa Saat Pandemi

 

Sebagai orang yang tidak berpuasa, saya mencari nara sumber yang dapat memberikan gambaran bagaimana lika-liku berpuasa saat pandemi. 
 
Memang puasa itu tak bisa dihindari oleh umat pemeluk Islam karena hal itu merupakan kewajiban. Ketika tiba bulan Ramadan setiap orang diharuskan untuk melakukan perinta yang diwajibkan, kecuali ada beberapa hal yang tak bisa dihindari, orang sakit , anak-anak. 
 
Namun, perbedaan puasa sebelum dan saat pandemic adalah bagaimana kondisi ekonomi yang berbeda membuat orang yang terpuruk ekonominya menjadi berat karena mereka terpaksa berpuasa dengan berat pikiran fisik dan jiwanya.
 
 Kedua adalah kegiatan atau aktivitas yang biasanya dilakukan Bersama-sama seperti tararih, buka puasa , sekarang ini tidak dapat dilakukan , harus dilakukan di rumah masing-masing. 
 
Ketiga bebeapa anggota keluarga yang anggotanya tidak bisa berpuasa Bersama di rumah karena harus di luar kota bekerja, harus melakukan secara virtual. 
 
Berikut ini tips agar kita yang berpuasa tetap sehat dalam menjalankan puasa saat pandemi.
 

 1.Nutrisi Sahur dan Buka 

 
Memperhatikan dengan baik nutrisi untuk makanan sahur dan buka puasa. Tubuh memperlukan nutrisi yang cukup yang dapat menjaga kesehatannya. Khusus untuk sahur harus dijaga dengan makanan yang mengandung karbohidrat karena kebutuhan energi berasal dari karbohidrat, 30 persen dari lemak dan 15 persen dari protein.
 
Jenis lemak yang baik dan mengurangi gorengan akan membuat tubuh lebih bugar. Memastikan sumber karbohidrat berasal d:ari karbohidrat komplesk dan hindari karbohidrat sederhana seperti gula dan sirup. Saat buka puasa juga sama prinsipnya, tetap bergizi dan asupan mengandung hal yang tersebut diatas. 
 

2.Tetap Beraktivitas 

 
Lakukan aktivitas yang biasa dilakukan, hanya kurangi aktivitas olahrga yang ringan saja, jangan sampai menguras tenaga. Jangan jadi kaum rebahan alias tidak berbuat apa-apa. Bekerja di rumah maupun di kantor tetap dilakukan, hanya kadarnya saja dikurangi. 
 

3.Jaga Protokol Kesehatan 

 
Menjaga Kesehatan selama puasa dengan tetap menggunakan masker, face shield, jaga jarak maupun cuci tangan, hindari kerumunan. Tidak melakukan hal-hal yang dilarang pemerintah seperti berbelanja di kerumuman, beribadah ditengah kerumuman.
 

 4. Olahraga 

 
Seperti yang telah disinggung di atas, badan kita tentunya juga harus bergerak, walalupun dengan berolahraga potensi haus ada, tetapi kita dapat sederhanakan olahraga ringan. Pakar Kesehatan mengatakan bahwa bulan puasa adalah momen penting untuk meningkatkan aktivitas fisik sehari-hari. Cukup 30 menit sebelum buka puasa dan 60 menit setelah buka puasa, untuk hindari rehidrasi.
 
Bagi yang suka olahraga pun mengganti jam olahraga pada jam mendekati buka puasa dan intensitas pun disesuaikan. 
 
Nach itulah perbedaan puasa saat pandemi, yang harus dijalankan secara ikhlas maupun sabar. Memang tidak mudah melakukannya tetapi diharapkan punya spirit yang kuat dan tegar.

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!