Momen Lebaran yang Palling Berkesan

Momen Lebaran yang Paling Berkesan

 
Saat atau momen lebaran yang paling berkesan bagi setiap orang tentunya hampir sama, yaitu dapat bersilahturami dengan orang tua baik itu ibu , ayah, atau lengkapnya ayah dan ibu. 
 
Namun, tidak semua orang  beruntung  masih memiliki orang tua lengkap.  Mungkin ada ayah dan ibunya sudah tidak ada lagi atau wafat. 
 
Demikian juga dengan ibunda Bapak Joko Widodo, Sujatmi Notoharjo, dalam usia 77 tahun, tepatnya tanggal 25 Maret 2020 telah wafat di Solo. Beliau telah meninggalkan Pak Jokowi dengan tenang.
 
 Tentunya hal ini sangat menjadi kesan mendalam bagi Pak Jokowi, jika pada tahun 2021, sama dengan tahun yang lalu, Beliau (Pak Jokowi) tidak dapat lagi silahurahmi dengan ibunda tercinta. 
 
Kenangan manis dan yang sangat mendalam tentunya tersimpan dalam hati sanubari Pak Jokowi, saat Ibundanya masih ada. Kenangan yang tak bisa tergantikan oleh apa pun dan siapa pun. 
 
Sayang tahun ini Pak Jokowi tidak lagi ke Solo karena kenangan itu tinggal kenangan saja. Setiap orang punya kenangan indah yang tak bisa terlupakan apabila bisa bersilatuhrami ditengah kesibukan beliau sebagai kepala negara. 
 
Teman saya juga punya momen yang sangat indah saat Lebaran yaitu dia bisa pulang ke kampung di tahun 2019 . Tahun itu dia Bersama keluarga di Jakarta, penginnya membawa ibunda yang berada di Solok untuk dating ke Jakarta. 
 
Dia pikir lebih murah jika ibunda dating ke Jakarta dibandingkan dia harus berangkat ke Solok sekeluarga. Harga tiket saat lebaran sangat tinggi, nach bila beli untuk sekeluarga , bisa bayangkan berapa uang transportasi yang dihabiskan hanya untuk Lebaran. 
 
Namun, nilai uang itu tidak dapat digantikan dengan nilai kerinduan, dia harus pulang untuk menemibundanya karena ibundanya sakit tak bisa jalan ke Jakarta. Dengan niat tulus iklas, dia menemui ibunda saat Lebaran. Suasana yang haru dalam kesederhanaan, membuat dirinya sangat trenyuh menikmati kebersamaan dengan ibunda.
 
 Justru ibundanya merasa bahwa tahun itu adalah tahun terakhir dia bisa bertemu dengan anaknya. Benar saja, beberapa bulan setelah Lebaran, ibunya meninggal. Nach, itulah kenangan yang tak kpernah dia lupakan. Apabila dia tak pulang saat lebaran, pasti dia menyesal karena dia tak bisa bertemu lagi dengan ibunya yang sangat rindu kepadanya
 
 Momen Lebaran memang sangat berbeda dengan saat ini karena ibunda kedua orang di atas sudah tiada. Tapi tetap dalam rahmat dan berkah Allah, mereka harus mensyukur keindahan berkah Lebaran dengan keluarga kecil mereka.

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!