Reframing Cara untuk Hilangkan Kejenuhan

Reframing Cara Hilangkan Kejenuhan

 
Rutinitas atau aktivitas yang dilakukan setiap hari di lingkup kecil , rumah, membuat saya sering merasa jenuh. Pekerjaan yang dilakukan hampir sama mulai bangun pagi, olahraga online, belanja ke pasar, memasak, membersihkan rumah, dan bekerja baik itu menulis maupun yang lainnya. 
 
Namun, pekerjaan rutin itu karena dilakukan terus menerus tiap hari, minggu, bulan tanpa variasi. Juga dalam lingkup yang sangat kecil, rumah,  di ruang yang terbatas, ruang sat uke satu lainnya. 
 
Bagi saya, ketika titik jenuh tiba, saya tak bisa berpikir apa-apa, stuck dalam tanpa bisa berpikir, jenuh dengan pola rutin yang tak berubah sama sekali karena kita tidak bisa ke luar. 
 
Nach, bagaimana cara mengatasi untuk bisa ke luar dari lingkaran jenuh ini. Saya membaca satu blog yang saya lupa Namanya, menyarankan untuk “Reframing”. 
 
Setuju banget, salah satunya dengan  "Reframing" yang berarti, metode yang membantu seseorang untuk melihat keadaan dengan kacamata berbeda sehingga bisa menghasilkan respon terbaik. 
 

Suatu Teknik membingkai ulang suatu peristiwi dengan sudut pandang yang lebih positif. 

 

Sepelekan pekerjaan rumah tangga

 
Terus terang saya tak suka untuk pekerjaan rumah tangga, utamanya memasak. Bagi saya masak itu selain harus meracik, memasaknya, lalu harus mencuci alat-alat masak. Wah, ini super duper sangat berat! Dulu ada pembantu, saya tinggal memasak. 
 
 Namun, Ketika pandemic, pembantu tidak ada. Semuanya dikerjakan sendiri. Wah rasanya sudah sangat berat sekali! 
 
Ketika saya sudah di titik capai, saya mulai reframe pikiran saya dengan berpikir positif: Memasak, itu asyik loh, ternyata anggota keluarga saya jadi sehat karena makanan sehat disajikannya. Bahkan sekarang saya bisa memasak dengan variasi yang leibh banyak. Jika Lelah, saya mulai berhenti 1-2 hari, saya bisa menaikkan semangat lagi “. 
 

Tekanan pekerjaan rumah vs pekerjaan lain

 
Seringkali menanggap pekerjaan lain yang mendatangkan uang itu jauh lebih penting dari pekerjaan rumah tangga. Dengan demikian, rasanya pengin sekali buru-buru selesaikan pekerjaan rumah tangga. Bahkan sering stress kok pekerjaan rumah tangga belum selesai, sementara pekerjaan lain menanti. 
 
Ketika saya sudah di titik capai, saya mulai reframe pikiran saya dengan berpikir positif “Saya hebat bisa memiliki manajemen waktu yang tepat dan precise, setiap pekerjaan diberikan waktu, , saya bisa selesaikan semuanya dengan tepat waktu”.
 

Langkah agar kita dapat berhenti dari kejenuhan:

 

Membuat skala prioritas

 
Setiap pekerjaan punya skala prioritas yang berbeda.  Untuk yang penting kerjakan pertama, lalu diikuti kurang penting dan akhirnya yang tidak penting sama sekali.  Ini menyelamatkan kita dari kejenuhan bahkan stres.
 
 

 Olahraga

 
 Untuk menghindari jenuh. Dalam olahraga yoga, kita melatih bernafas dan tenang. Fokus kepada apa yang ada sekarang ini. Sungguh pernafasan ini jadi alat untuk menenangkan dan membuat hati jadi senang 
 
 

Menekuni passion

 
Setiap orang pasti punya passion yang bisa  dimanfaatkan saat jenuh datang.  Contohnya saat saya jenuh, saya membaca artikel teman penulis yang sangat inspiratif.  Lalu hati saya terdorong untuk menulis dan memberikan insight untuk bisa berkarya lagi.

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!