![]() |
front-view-female-student-grey-jacket-wearing-her-yellow-backpack-holding-copybook-reading-light-blue-wall
(2).jpg |
Banyak siswa memilih jurusan hanya karena ikut teman, tekanan orang tua, atau sekedar tren. Namun setelah dijalani, tidak sedikit yang merasa salah arah dan kehilangan semangat belajar. Padahal memilih bidang studi yang sesuai minat bisa jadi langkah awal menuju masa depan yang lebih sukses dan membahagiakan.
Seorang anak SMA dengan baju seragamnya , abu-abu celana panjang, dan putih bajunya sedang termenung di bawah sebuah pohon rindang besar.
Sebentar lagi dia sudah harus memutuskan untuk ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) lewat jalur Ujian Tulis berbasis Komputer (UTBK) di hampir semua perguruan Tinggi di Indonesia.
Kebingungan Abi (bukan nama sebenarnya) untuk memilih bidang atau jurusan apa yang akan dipelajarinya.
Sedari dari kelas satu SMA , Abi belum juga menemukan pilihan yang sesuai dengan kemampuan dan passionnya.
Setiap orang punya kemampuan dan passion yang berbeda. Kita perlu menggalinya sejak dini.
Namun, jika kamu belum juga menemukannya setelah dewasa, ada cara yang tepat untuk dilakukan..
Berikut ini ada tips agar kamu bisa mengambil langkah yang sangat akurat dalam mencari bakat/minatmu.
1.Eksplorasi
Pengalaman Baru
Sejak SMA satu , kita harus mengikuti kegiatan kepanitian suatu organisasi. Misalnya ikut kegiatan relawan (volunteer) untuk bidang pekerjaan mana yang paling kita nikmati.
Ikuti acara edukasi dan konseling: Mencari informasi jurusan dengan cara berdiskusi bersama alumni atau mengikuti pameran pendidikan agar mendapatkan Gambaran dunia perkuliahan dan prospek kerjanya.
2.Skill yang paling menonjol
Adakalanya seseorang punya beberapa minat misalnya suka musik, computer, kesehatan. Dari ketiga bidang itu perlu diasah satu persatu . Misalnya kita mengambil kursus singkat dari ketiganya. Kita akan mengetahui setelah mengambil les itu, bidang yang kita sangat minati.
Denganrefeleksi dan kenali diri sendiri
Identifikasi hobi dan waktu luas, berjam-jam tuliskan aktivitas apa yang membuat kamu betah berjam-jam mengerjakan tanpa terasa terbebani.
Mata pelajaran favorit: setiap pelajaran, pasti ada topik diskusi. Ikuti dan amati topik apa yang paling Anda minati dan menarik perhatian selama di bangku sekolah.
Jika diajak ikut event dan ikut membantu untuk jadi panitia, perhatikan bahwa di situlah tempat kita bertemu dengan teman-teman untuk mendapatkan “network”. Kita saling berkenalan, kita dapat memantau secara optimal apa yang kita sukai, misalnya membantu jadi Master of Ceremony (MC).
Kadang-kadang dengan membantu itu, orang yang mengenal kita, akan mengundang lagi untuk pekerjaan berikut, dan pada akhirnya bisa batu loncatan untuk mendapatkan sponsorship.
3.Gaya kerja yang kamu inginkan
Ada suatu pengalaman dari seorang karyawati yang memberikan testimoni, sebelum dia bekerja, sudah punya Gambaran tentang gaya kerja yang dia inginkan. Misalnya dia adalah tipe pekerja yang ingin bebas tempat kerjanya dan pakaiannya juga casual tanpa adanya formalitas.
Tetapi bagi yang suka bekerja di tempat formal, di sebuah kantor di suatu bangunan, terus berpakaiannya juga harus rapi, formal (batik atau seragam), maka kita harus mulai menentukan bahwa jurusan yang kita pilih itu seharusnya juga menunjukkan kemana dan dimana gaya kerja yang kita inginkan.
4.Melakukan test minat bakat
Masih bingung juga setelah lakukan hal di atas dari nomor 1 hingga 3? Untuk mendapatkan kepastian bidang atau jurusan sekolah yang kita minati: kita dapat melakukan test daring secara gratis:
a.Coba akses Tes Minat Bakat Quipper Campus untuk mendapatkan rekomendasi jurusan dan karir berdasarkan kepribadian Anda.
b.Gunakan fitur Tes Potensi Mau Kuliah untuk memetakan potensi kelebihan dan kekurangan Anda.
c.Akses Tes Minat Bakat Ruangguru untuk melihat kesesuaian prodi dan gaya belajar.
Intinya adalah Do what you love and Love What you do
4.Personal Branding
Loh belum kerja kenapa harus menampilkan personal branding. Artinya personal branding di sini adalah “Be Honest” . Jujur terhadap diri sendiri.
- Pengalaman dalam volunteer perlu didokumentasikan.
- Setelah dokumentasi, perlu dibuat portofolio -Pasanglah di media sosialmu. Dengan demikian secara dini, kamu sudah dikenal public atau teman-teman media sosial , siapakah kamu dan kamu ingin dikenal sebagai apa, misalnya Budi sebagai design grafis.
5. Soft skills
- Adaptability adalah kemampuan untuk setiap ketidak pastian. Di era kini, semua hal tak pasti, baik itu segi pekerjaan, yang selalu berubah permintaannya dan persyaratannya. Nah kenapa kamu tak melengkapi diri dengan soft skill seperti mengerti penggunaan Artificial intelligence
- Leadership Kemampuan untuk bisa memimpin dirimu sendiri sebelum menjadi pimpinan orang lain. Bagaimana kita mampu untuk fokus, belajar melawan ketakutan yang belum terjadi .
- Time Management Sebagai calon mahasiswa/I, tentunya banyak menghadapi banyak kegiatan di dalam maupun di luar kampus. Untuk bisa tetap aktif dalam komunitas, perlu mementingkan dan menyeimbangkan kegiatan yang penting prioritasnya dulu .
- Mengikuti pelatihan yang sering diadakan di kampus seperti boot camp dan lainnya. Mulai melakukan site project.
Tantangan
Bukannya untuk menakuti, tetapi setiap kita ingin naik kelas, sebaiknya kita juga punya kemampuan bagaimana cara menghadapi tantangan itu supaya kita dapat melewatinya tanpa terjatuh.
Hal yang penting dilakukan adalah jangan overthinking, distraksi media sosial, takut untuk memulai sesuatu yang baru.
Pesan terakhirnya adalah
Focus on good things
Focus on what you can control
Focus on yourself
Just trust and enjoy the process!

Tidak ada komentar
Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!