Tertunda ke Warsawa: Tiket Hangus, AirMata Tumpah, Tapi Tuhan Tak Pernah Salah Rencana


Hari itu seharusnya menjadi awal langkah besar menuju Warsawa. Tapi yang tersisa justru tiket hangus, visa yang tak kunjung tiba, dan perasaan hancur yang sulit dijelaskan. Di tengah kekacauan itu, saya hanya bisa bertanya—mengapa semua harus terjadi sekaligus?

Hidup tak selalu smooth. Ketika seseorang anak merasa hancur karier pekerjaannya sudah tidak lagi memiliki prospek yang jelas, masa depan yang cerah, tentunya dia mencari solusi apa yang harus diperbuatnya. Dia mencari solusi dengan mencari beasiswa untuk ambil Master (S2) . Apakah dengan mengantongi suatu ijazah S2 menjamin prospek karir akan lebih baik? Belum pasti karena semua masa depan ditentukan oleh aspek-aspek seperti industry teknologi , pengalaman, kemampuan , luck dan sebagainya. Paling tidak dengan sekolah lagi, ada bekal yang lebih baik untuk menatap masa depan yang tidak menentu.

 Lalu, dia apply beasiswa di 4 universitas di 4 negara yaitu Belanda, German, Finland dan Polandia. Di bulan 

Februari pertengahan, ada jawaban dari pihak universitas Polandia, dia diterima. Di saat itulah semua dokumen harus dipersiapkan. Bahkan dia baru mulai mempersiapkan visa pada tanggal 10 Februari (karena baru mendapat appointment pada tanggal itu). Dengan asumsi bahwa visa bisa selesai 14 hari kerja, di tanggal 3 Maret 2026, maka dibelilah tiket Qatar, Jakarta -Doha-Warsawa.

Tanpa disangka, tanpa diduga, 28 Februari 2026, terjadilah perang antara Iran vs Israel , USA. Dampaknya sangat luar biasa, setiap hari melihat kecemasan yang terjadi di aiport Timur Tengah,t ermasuk Doha. Mereka tidak bisa meneruskan perjalanan, tidak pasti adanya kelanjutan perjalanan. Hal ini membuat kami mengambil keputusan bahwa tiket harus dicancel. Anak berbicara kepada customer service platform tiket.com, yang mengatakan cancellation bisa dilakukan lewat tiket.com atau perusahaan asuransi. Anak yang belum pengalaman itu memutuskan untuk cancel lewat asuransi. Ternyata setelah dicancel, perusahaan asuransi mengatakan bahwa tidak ada refund karena bukan force majeure. Kepingin nangis dan kecaewa banget atas penjelasan yang seringkali menjebakkan karena ketidka pengetahuan kami. 

Lalu, setiap hari saya dan anak mengecek website embassy , namun visa tak kunjung datang juga. Sampai di tanggal 5 Maret, anak mengirimkan email kepada Universitas kemungkinan kuliah terlambat karena adanya perang dan visa yang belum juga disapproved oleh embassy. Di sinilah diketahui bahwa keterlambatan visa karena keterlambatan dari Uni memberikan program kepada Embassy. 

Pada tanggal 6 Feburari jam 17:30 ketika Embasy sudah tutup, barulah anak mengetahui passport bisa diambil. Tentu tidak bisa diambil besoknya karena hari Sabtu dan minggu kantor Embassy tidak buka. Menunggu hari Senin. Namun, selama dua hari itu anak sudah searching melihat dan mencari tiket yang langsung atau transit tapi tidak melalui timur tengah, ternyata mahal sekali dan hanya tersisa pada hari tertentu saja. 

Jadi ketika Senin passport sudah diambil dan visa sudah disapproved, barulah mencari tiket yang sudah terlanjut mahal. Dapat tiket di tanggal 19 Maret 2026. Di hari-hari ini dipergunakan untuk mengurus segala hal yang belum beres seperti pajak, urusan kesehatan untuk konsultasi dokter dan vaksin, bahkan untuk pembelian koper karena ternyata ada titipan dari teman yang membuat koper lama sudah tidak muat lagi. Segala macam yang berkaitan dengan akomodasi hingga sekolah, kartu internet dan banking jadi urusan. 

Di hari-hari terakhir menjelang keberangkatan pun masih ada gosip bahwa keberangkatan pesawat internasional dibatalkan. Meskipun kami tau ini hanya “hoax” tapi sempat membuat hati jadi makin takut dan deg2-an lagi. Di keberangkatan tanggal 19 Februari, semua perjalanan lancar, antrian check-in cukup panjang tapi cukup hanya satu jam saja dan akhirnya masuk ke imigrasi , cukup waktu untuk menunggu jam 22.30 berangkat.

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!

Total Tayangan Halaman