"Panic Attack", Cemas, Sulit Tidur, Lakukanlah Latihan Pernafasan Ini

“Berita Duka : Telah meninggal dunia pada hari ini…"
“Mohon doakan saya karena terpapar Covid-19…” 
“Mohon bantuan untuk kami yang sekarang ini sedang isolasi mandiri….”
 “5 Negara dengan Kasus Mingguan Covid-19 Tertinggi di Dunia, Indonesia Urutan ke-4” .
“Peluang virus berubah jadi ganas akan jika terus menyebar”
Pernfasan
dokumen pribadi

 
Berita-berita  kematian, sakit, minta bantuan, hampir semuanya merupakan hal-hal yang tak menggembirakan bertebaran di medsos dan whatsapplication kita. 
 
Penginnya kita mematikan atau menghindar dari berita-berita semacam ini. . Namun, kita masih saja tergoda untuk mengintip medsos kita. 
 
Ketika kita sedang berada dalam kondisi PPKM darurat di rumah, atau justru mereka yang sedang isolasi mandiri, membaca, mendengar berita buruk ini, akan menimbulkan perasaan menjadi “down”, bahkan menambah kegelisahan, stres yang berkepanjangan. 
Pernafasan
dokumen pribadi

 
 
Stres disebabkan oleh berita yang tak menggembirakan itu tak boleh dibiarkan terus menerus terjadi.  Kita akan menderita sakit mental. 
 
Bagi yang sedang isolasi mandiri maupun kita yang sehat di rumah, mengelola kesehatan bukan hanya soal sehat jasmani saja tapi juga sehat secara jiwa dan mental. 
 
Untuk sehat jasmani, dapat kita dapatkan dengan mudah melalui makanan yang dianjurkandan bergizi . Makanan sayuran, buah-buahan dan penuh dengan gizi energi dan berolahraga secara rutin. 
 
Sementara untuk sehat mental, kita perlu menjaga dan mengelola mental kita agar tak mudah stres , salah satunya dengan cara mengolah pernafasan. 
 
Pada saat terjadi panic attack , cemas, stres karena mendengar berita buruk, biasanya pernafasan kita langsung memburu, pendek-pendek disebut dengan hyperventilation. 
 
Gejala dari panic attack yang dapat kita ketahui seperti sakit kepala, energi yang rendah, otot-otok yang sakit, perut sakit dan Acid Reflux (asam lambung),insomnia, menggertakkan gigi, tekanan hati yang berdebar cepat. 
 
Salah satu indikator dari panic attack adalah nafas pendek. Nafas pendek ini jumlah oxygen (O2) dan jumlah karbondioxide (CO2) tidak seimbang. Yang perlu dilakukan agar tetap seimbang adalah dengan cara mengendalikan nafas. 
 
 Nafas pendek ini terjadi secara otomatis. Untuk menghindarinya, maka kita melakukan slow breathing (inhale) atau perlahan. Saat kita memperlambat nafas maka jumlah karbondioxide akan naik dan saraf simpatik akan menangani stress, berjalan dengan sendirinya secara otomatis. 
 
Saat kita menghirup udara atau inhale artinya ada stimulus untuk mengembangkan nafas, saat exchale atau membuang nafas artinya kita akan memindahkan pembuangan dalam jangka panjang. Jadi jika kita nafas panjang, timbul ketenangan dalam pikiran,. 
 

 Bernafas dengan efektif dan efisien: 

 
Lakukan pernafasan
dokumen pribadi

1.Inhale Exhale melalui hidung 
2.Inhale Exhale lambat, lembut dan dalam 
3.Latihan nafas setelah inhale dan exhale 
 

Cara prakteknya:

 

Mari kita praktekan , duduk dengan rileks dan mulai berlatih seperti dalam video ini.  Untuk pengulangan, jika video ini tidak distel, kita dapat mudah mengingatnya seperti di bawah ini:
 
  •  Nafas Lambat: 

 
            Tarik Nafas dalam hitungan 6 , kemudian hembuskan nafas 6. 
 
  • Tahan Nafas

 
         Tari nafas dalam hitungan 4, tahan 6, hembuskan 4 
 
  • Nafas Cepat : untuk mendapatkan energi di pagi hari 

 
           Tarik nafas pendek-pendek dalam hitungan 4, buang nafas 4 
 

Mekanisme Pernapasan:  

Lakukan Pernafasan


Bernafas adalah mengambil udara bersih yang disebut dengan oxygen dari udara bebas melalui hidung. Udara di hitung itu akan disaring oleh bulu-bulu hidung, agar tetap bersih terhindari dari bakteri, setelah itu udara mbersih masuk ke dalam paru-paru, dan pengeluaran gas sisa dari paru-paru ke udara bebas, pengambilan undara pernafasan disebut dengan inspirasi, sedangkan pengeluaran gas sisa disebut ekspirasi. Insipirasi dan eksipirasi berlangsugn secara berganitan.
 
Dalam waktu satu menit, kita mampu melakukan 15-18 kali inspirasi dan ekspirasi. 
 
Yuk kita Latihan nafas yang sangat mudah dan bermanfaat untuk mengurangi kecemasan, sres supaya kita tetap sehat jasmani dan mental. 

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!