Sunrise Hill Gedong Songo, Wisata Alam Hits



Apakah kita semua sudah kangen sekali untuk berwisata karena selama hampir 4 bulan kita dikarantina. Namun, masih banyak yang berpikir keras , amankah untuk wisata di saat covid-19 belum hilang? 

Teman-teman saya mengatakan penginnya berwisata, tapi nanti pulang justru kita membawa virus Covid-19. Amankah tempat yang kita kunjungi ? Apakah tempat yang kita kunjungi benar-benar telah menerapkan protokol kesehatan untuk keamanan pengunjungnya.Jangan sampai liburan kita yang menyenangkan berubah menjadi liburan yang menyedihkan karena kita terpapar Covid-19.

Tak usah khawatir dan risau, SUNRISE HILL, telah mendapatkan Rekomendasi Uji Coba Operasional Era Adaptasi Kebiasaan Baru dan verifikasi dari otoritas pemerintah setempat. 

 Izin untuk dibuka kembali dengan menerapkan semua protokol kesehatan, pengunjung  dicheck suhu badan, cuci tangan dengan sanitizer atau jaga jarak, beli tiketnya pun diusahakan dengan non-tunai. Jumlah pengunjung juga dibatasi.   Bahkan tempat-tempat permainan atau tempat duduk bagi pengunjung dan tempat menginap pun telah disemprot dengan disinfektan. Kondisi ini pasti menjamin liburan kita akan aman dan menyenangkan.


 Lokasi Sunrise Hill Gedung Songo: 
Gapura Sunrise Hill      Sumber: google.com


Aku sudah meninggalkan kota kelahiranku, Semarang hampir 40 tahun. Terakhir ketika ibuku meninggal, aku menginjakkan kota Semarang empat tahun lalu. Serasa menjadi orang “kerdil” ketika aku ditanya oleh teman yang masih tinggal di Semarang, “Sudah pernah ke SUNRISE HILL?”. Dengan jawaban singkat, aku katakan, “belum pernah!”. 

Dimana Sunrise Hills?” tanya saya kepada teman saya. “Kamu pernah dong ke Bandungan?” O yach, aku sudah pernah ke Bandungan ketika aku masih kecil, wah seingat saya di sana hanya ada taman yang kurang terpelihara , jawabku “Itu sangat kuno sekali!”. Bandungan sekarang punya ikon wisata yang sedang hits sekali, namanya SUNRISE HILL. 

Jika aku berangkat dari Semarang naik kendaraan pribadi, ada dua pilihan yaitu dengan tol Semarang Solo, harus exit di Bawen, atau pilihan kedua tol Semarang Solo / Tol Ungaran-Bawen, lalu mencari Dusun Darum , Tlogosari, Candi, Kecamatan Bandungan. Dari sini, kita menuju ke arah Gedong Songo . Sunrise Hills ada di sekitar Gedong Songo. Jarak tempuh dari Semarang ke Sunrise Hills sangat dekat 1 jam 11 menit atau 51.9 km. 

 Daya tarik  Sunrise Hill: 

Di kota Semarang, pasti aku merasa panas udaranya dan tidak terasa keringat terus mengalir karena Semarang adalah kota pantai. Escape from Semarang, untuk mencari tempat yang sejuk, dingin udaranya, indah pemandangannya, pilihan tepatnya adalah Sunrise Hill . Landscape Sunrise Hill ternyata punya keunikan tersendiri. Terletak pada ketinggian lebih dari 400 meter dari permukaan laut, udaranya sangat sejuk. 
jejakpiknik.com

 Pada siang hari, Aku dapat duduk di balkon kayu sambil menikmati keindahan panorama Gunung Ungaran Muda yang megah Di bawahnya terlihat kota Ungaran dan sekitarnya. Masih di balkon kayu, pada sore hari, Aku dapat menikmati sunset disertai angin sepoi-sepoi , serasa berada di lembah yang indah panoramanya alam dan dinginnya udara sejuk dan dingin. 

 Bukan sekedar panorama indah, begitu Aku memarkir kendaraan di tempat yang luas, Aku di sambut dengan dua patung perempuan dan lelaki berbusana Jawa “Selamat Datang”. 

Tempat Wisata Keluarga, instagramable:

 Berwisata dengan keluarga, anak-anak butuh tempat bermain yang menyenangkan. Jangan khawatir di sini terdapat Wahana Permainan anak yang lengkap ayunan, perosotan dan lain-lainnya. Dijamin anak-anak pasti tidak bosan. 

jejakpiknik.com

Belum puas bermain, dapat dilanjutkan dengan bermain di kolam renang . Kolam renang khusus anak-anak juga disediakan dengan papan luncurnya. Sayangnya selama masa Covid, kemungkinan kolam renang belum dibuka.

Kolam Renang . Sumber:  google.com

Jangan lupa ada Rumah Sesat Labirin yang dapat membuat anak-anak bermain sambil berpikir keras agar tidak tersesat di rumah Labirin. 

Ghost Village. Sumber: google.com

Bagi anak milineal, terdapat “Ghost Village” atau Kampung Halloween. Namanya cukup menyeramkan, tapi ketika masuk ke dalam, tidak seseram seperti namanya. Hanya replika dari patung-patung yang menyerupai hantu.

Rumah Terbalik.  Sumber: google.com

Ada keunikan yang lainnya yaitu Rumah Terbalik jadi pilihan bagi kalian yang pengin berswafoto. Keunikan foto kamu adalah  hasil foto seolah-olah kamu berada di posisi terbalik hampir 90 derajat.

 Di samping itu milenial dapat berpose atau berselfie atau berwefie dengan mengunakan pakaian adat Jawa, Jepang , Korea, China dan negara lainnya di Studio Foto Adat. 
Selfie "Sunrise Hill".   Sumber: jejakpiknik.com

Ngga afdol jika kita tidak berselfie atau berwefie di depan sebuah logo Sunrise Hill Bandungan yang berbentuk payung berwarna kehijauan dengan bunga-bunga yang cantik, sangat menarik dan instagramable. Di samping itu ada logo Sunrise Hills yang lain, bentuknya  bulat mekar terbuat dari bambu , sangat bagus untuk berfoto. 

 Resto yang unik: 
Jejakpiknik.com

Setelah puas mengelilingi dan mengexplorasi tempat-tempat yang luas di Sunrise Hills, tentunya perut sudah mulai berbunyi. Mencari makan siang, tidak perlu ke luar dari tempat nyaman ini. Ada resto yang bentuk bangunannya seperti Joglo, “Joglo Jawi”, bisa makan lesehan ala Jawa dengan aneka makanan Jawa yang sangat nikmat dan enak untuk disantap sambil menikmati udara nan sejuk.  

Glamping “Glamor Camping” 



Masih belum puas jika belum menginap? Jangan takut, tersedia fasilitas Glamping (Glamour Camping) bentuknya seperti bangunan kubah dari kayu dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, TV, Bed, kamar mandi dalam, pemanas air, air mineral, sarapan untuk 2 orang , free tiket masuk (2 orang). Harganya Rp.500.000/malam (jika belum berubah). 

Nach, jangan lewatkan liburanmu dengan berwisata ke Sunrise Hill, pasti nyaman, aman dan menyenangkan.


Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!