7 Ketrampilan Kerja Agar Sukses dalam Dunia Pekerjaan Paska CoronaVIrus



Pandemi Covid belum selesai, kehidupan berjalan dengan cara “new normal”, kita semua bertanya-tanya bagaimana dunia kerja setelah paska pandemi ini seperti apa. Ketidak ada pastian bagaimana dunia akan bertransformasi setelah covid dapat ditangani, tetapi secara pasti dunia akan mengimplementasikan seperti apa yang terjadi saat covid . Perusahaan di tempat kerja kita bekerja kemungkinan besar akan mengubah permintaan skill karyawan yang dibutuhkan.

Inilah 7 ketrampilan kerja yang dibutuhkan setelah paska coronavirus.

Kemampuan beradaptasi dan flexibilitas:

Hal yang pasti , cara perusahaan beroperasi dan bekerja akan berubah. Dunia sudah berubah, namun, pandemi mempercepat perubahan itu. Hanya sedikit pekerjaan yang tidak berubah. Seseorang yang berhasil dalam dunia kerja setelah paska Coronavirus harus mampu beradaptasi di tempat kerja yang berubah dan harus mampu untuk mengupdate dirinya dan menyegarkan kemampuannya. 

Keahlian Teknologi: 

Salah satu cara terbaik bagi Anda adalah dengan mempersiapkan diri setelah paska dunia CoronaVirus dengan ketrampilan teknologi. Pandemi Covid-19 merupakan transformasi digital pencatatan yang cepat dalam perusahaan agar perusahaan dapat bertahan terhadap disrupsi dan wabah pandemic. 

Realitas teknologi seperti artificial intelligence, big data, Internet of Things, virtual and augemented realit, robotic akan membuat usaha lebih dapat bertahan di masa pandemic yang akan datang. Setiap orang yang membantu perusahaan dengan teknologi ini akan mendapat posisi besar. Apakah Anda bekerja di pabrik atau di perusahaan akunting, Anda harus menggeluti peralatan teknologi dengan mumpuni dan bekerja dengan alat-alat itu sehingga membuat pekerjaan Anda mudah selesai secara efektif. 

Kreativitas dan Inovasi :

Sebagaimana kita ketahui betapa pentingnnya kreativitas dan inovasi selama pandemi. Usaha bisnis yang berhasil menemukan cara untuk menyajikan jasa secara virtual (seperti dalam bidang kesehatan ) atau beralih dari pembuat mobil balap menjadi alat bantu kesehatan yang inovatif, dapat mengatasi badai lebih baik.

Di dunia paska coronavirus, kita perlu orang yang berjiwa inovasi dan bermimpi tentang sebuah produk baru dan bagaimana cara bekerjanya. Kreativitas manusia sangat penting sekali.

Literasi Data:

Dalam Revolusi industry ke4 , penyasian data merupakan aset penting bagi setiap perusahaan. The data yang benar, perusahaan dapat memprediksi dampak disrupsi bisnis pada masa mendatang dan bagaimana cara melayani nasabah dengan dengan produk dan jasa yang tepat setelah pandemi.

Perusahaan yang memahami tren suatu bisnis dan kebutuhan nasabah yang berubah, akan dapat merespon dengan cara yang tepat ketika terjadi lagi pandemi di masa mendatang. Namun, data tidak ada manfaatnya bagi perusahaan jika tidak ada literasi data dari orang yang dibekali dengan ketrampilan untuk memahami data dan mengambil keputusan dari data itu. 

Para professional dengan literasi data akan lebih dicari oleh calon atasan dibandingkan kondisi sebelumnya.

Cara Berpikir yang kritis: 

Selama pandemi, kita telah melihat banyaknya berita hoax dan misintepretasi dari data dan studi , sebagai pemimpin, pengusaha dan pemerintah berusaha untuk mengubah kesalahan. 

Orang yang secara objektif dapat mengevaluasi informasi dari berbagai sumber untuk menentukan apakah informasi itu dapat dipercaya atau berharga karena tidak semua informasi dapat dipercayai. 

Namun, perusahaan atau organisasi hanya percaya kepada cara berpikir yang kritis untuk memahami informasi yang akhirnya digunakan untuk membuat keputusan. 

 Integensia Emosi:

 Berkaintan dengan “leadership” atau kepimpinan, ada ketrampilan lain yang juga sangat penting yaitu Integensia Emosi atau sering disebut dengan EQ. Kemampuan untuk menyadari, mengepresikan dan mengkontrol emosi, dan kesadaran atas emosi orang lain adalah EQ. Kadang orang tidak yakin tentang apa pekerjaan dan usaha perusahaan di masa datang, namun, hal yang paling penting adalah berinteraksi dengan orang lain berdasarkan level emosi. Orang yang dengan EQ yang kuat akan dicari dan diidamkan oleh suatu perusahaan.

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!