Cara Menyimpan Makanan Agar Tetap Segar



Pandemi Covid-19 membuat banyak hal dalam keseharian masyarakat berubah. Apalagi dengan diberlakukannnya pembatasan sosial berskala besar (PSSBB) oleh Pemerintah, membuat sebagian besar masyarakat bekerja, belajar, beribadah dari rumah.

Hal ini berdampak bagi para ibu rumah tangga yang terbiasa berbelanja bahan makanan segar untuk sehari-hari. Saat mereka terpaksa harus mengurangi secara signifikan kunjungan ke toko, pasar, atau supermarket terdekat sebagai upaya untuk menghindari dan menekan penyebaran wabah Covid-19. 

Wuhan yang menjadi pandemi global ini, termasuk Indonesia telah menjadi kekhawtiran semua orang. Oleh karena kekhawatiran tersebut, ketika ada kesempatan untuk berbelanja, baik secara daring maupun secara langsung, para ibu cenderung untuk berbelanja dalam jumlah yang dilebihkan.

Hal itu agar stok bahan makanan dapat mencukupi kebuuthan keluarga selama beberapa hari atau seminggu ke depan. Yang menjadi tantangan ketika menyimpan stok dalam jangka waktu yang lebih lama adalah menjaga agar bahan makanan tersebut tetap segar.

Berikut ini, sejumlah kita yang dapat dilakukan agar bahan makanan yang dibeli tetap terjaga kesegarannya.
google.com

Pertama, segera cuci bersih semua bahan makanan yang telah dibeli.

Kedua, pisahkan antara bahan makanan yang basah dan bahan yang kering.

Ketiga, kelompokkan bahan makanan tersebut sesuai dengan jenisnya masing-masing, misalnya daging dengan daging, sayur dengan sayur, buah dengan buah.

Keempat, sebelum dimasukkan ke dalam kukas taruh bahan makanan tersebut ke dalam tempat penyimanan makanan yang kedap udara dan higenis. Salah satu alternatif tempat penyimpanan makanan yang baik .

Jadi tidak perlu khawatir untuk menjalani PSBB dan menyimpan bahan makanan dalam waktu yang lebih lama. Mari, tetap menjaga kesehatan antara lain dengan tetap tinggal di rumah dan memastikan bahan makanan yang dikonsumi dalam keadaan tetap segar.

Tidak ada komentar

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!