6 Langkah Orang Tua Mendorong Anak Menuju Sukses di Era Modern


parenting.co.id

1.RAJIN MENGAJAK NGOBROL

 Investasi kesuksesan anak-anak dimulai dengan cara sederhana rutin mengajak si kecil mengobrol Penelitian gabungan yang dilakukan oleh Division of Medical Science, Harvard University, McGovern Insitute for Brand Reserach, dan Massachussets Institute of Technology menunjukkan bahwa anak-anak usia 4 hingga 6 tahun yang secara efektif terlibat dalam percakapan dua arah memiliki lebih banyak aktivasi di area broca, bagian otak yang terkait dengan produksi kata-kata. 

Lebih jauh lagi, anak-anak dengan area broca yang lebih aktif ini tampil lebih baik dalam test yang mencakup konsep seni bahasa. Di samping itu, dengan mendorong percakapan sejak dini, Anda tidak hanya sekadar mendapatkan kemampuan bahasa yang lebih cepat dan baik pada anak-anak, melainkan juga mendorong perkembangan otak yang kritis. 

2 MENERAPKAN DIET MEDIA

 Zaman berubah, otomatis pengasuhan orang tua pun juga harus menyesuaikan. Anak-anak generasi ini lahir dengan teknologi dalam genggamannya. Teknologi bisa bermanfaat baik untuk mereka, akan tetapi hal tersebut dak menjadi pembenaran screen time berlebihan 

Screen time sering kali dikaitkan dengan masalah fokus di sekolah, interaksi sosial yang kurang efektif, serta obesitas lantaran kurang gerak. Dr. Peter M. Vishton, pengajar psikologi di The College of William & Marry, Viriginia, AS, mengatakan jika anak-anak menghabiskan satu jam menatap layar mereka menghabiskan satu jam untuk tidak melakukan hal-hal yang merangsang perkembangan mereka. 

Oleh karenanya penting bagi orang tua untuk mengawal diet media anak-anak sekaligus menerapkan bijak menggunakan gadget.

 3. PASTIKAN CUKUP TIDUR 

 Menginjak usia SD, anak-anak butuh 9-11 jam tidur untuk memaksimalkan apa yang mereka pelajari di kelas sehari sebelumnya. Sayangnya, jadwal sekolah yang terlalu pagi membuat mereka harus bangun lebih awal. Ditambah lagi dengan bila mereka tidur lebih larut. 

Oleh karenanya, orang tua harus memastikan anak-anak mengikuti jadwal ideal yang sudah ditetapkan agar tidak kurang tidur. Anak-anak juga membutuhkan tidur siang reguler yang sangat bermanfaat untuk memperkuat memorinya.

 4. AJARI MENGHARGAI PROSES

 Jangan sampai terjebak hanya menghargai keberhasilan saja. Lauren Schell, Kepala Sekolah Holy Catholic Redeemer Catholic School di Johns Creek, Georgia, AS , mengatakan bahwa orang tua perlu mengajarkan anak tentang proses.

 Dengan demikian, anak akan bisa mencari kesalahan ketika menemui kesulitan atau kegagalan dan menemukan solusi baru untuk suskses di kemudian hari.

 5. BERMAIN PERAN

Apakah cara ini bermanfaat? Cobalah mengarahkan mereka bermain peran dengan mengimajinasikan profesi ertentu. Dr. Vishton mengatakan , “bermain adalah pekerjaan anak-anak.” Ketika mereka mengadopsi peran tertentu, membangun dunia imajinasi mereka, dan mengundang teman-teman mereka untuk berpatisipasi, anak-anak belajar untuk lebih kreatif, memiliki komunikasi jangka panjang yang lebih baik, dan mematangkan keterampilan pemecahan masalah mereka.

 6. MEMBANGUN SUPPORT SYSTEM DI SEKOLAH 

 Anak-anak menghabiskan hampir separuh harinya di sekolah. Inilah sebabnya, guru memilki pengaruh kuat pada pertumbuhan mereka. Schell mengatakan, kerja sama antara orangtua dengan sekolah dapat menumbuhkan kesuksesan anak lantaran sistem pendidikan yang linier, baik di rumah maupun di sekolah sehingga anak tidak kebingunan. Konsistensi pendidikan ini membuat anak lebih mudah dan cepat belajar

Tidak ada komentar