Buka Puasa

IDN TImes.com


Jelang pukul 3.30 pagi kami yang tidak berbuka puasa, ikut terbangun karena hampir semua tetangga bangun . Lebih-lebih suara anak-anak kecil yang bersuara lantang : “Saur...Saur!” 

Dengan mata yang masih mengantuk , tapi kami semangat untuk menemani pembantu yang akan berpuasa di hari pertama. 

Hari pertama puasa itu sangat melelahkan bagi pembantu saya karena dia tak mau beristirahat sama sekali. Namun, jelang buka puasa, ternyata dia merasa kelelahan juga, hal itu terlihat di wajahnya. Dia lalu tertidur hampir 1 jam . Ketika terbangun pada pukul 17.00 jelang buka puasa.

 Saya pun ikut sibuk untuk membantunya untuk persiapan buka puasa. Tentunya dia sangat senang karena ada teman untuk berbagi dalam buka puasa. Setelah bedug terdengar, maka dia langsung minta izin untuk salat duluan. 

Selesai salat, yang pertama kali untuk membatalkan buka puasanya adalah dengan minum teh hangat. Lalu makan kolak yang cukup manis. Satu jam berikutnya barulah dia makan besar, nasi dan lauk pauk yang serasa enak karena terasa hangat dan makanan yang menimbulkan selera. 

Selesai buka puasa, dia minta izin untuk ikut tawareh bersama teman-temannya. Jelang pukul 20.00 pun dia pulang dan saya minta dia secepatnya untuk istirahat karena besoknya harus bangun dini hari. Memang puasa pertama itu pasti berat tapi pembantu itu sangat bersukacita karena dapat berbuka puasa dengan baik walalupun berat.

Tidak ada komentar