#AyoHijrah, Berkah Mengatur Keuangan Bersama Bank Muamalat Indonesia


Cara setiap orang dalam menyikapi kondisi terpuruk sangat berbeda sekali. Tetapi bukan soal terpuruk yang ingin diangkat dalam cerita, tetapi bagaimana saya bisa bangkit dari keterpurukan , dan pindah ke zona dimana saya dapat lepas landas dari keterpurukan atau berpindah dari kehidupan yang buruk menjadi lebih baik. 

Kepindahan atau berhijrah itu tak selamanya mudah. Bagi saya yang terbiasa bekerja selama hampir 28 tahun di perbankan asing.  Berangkat  kerja mulai dari pagi sampai pulang hampir larut malam. Tiba-tiba harus merasakan kekosongan hidup karena pensiun dini datang.  persiapan mental belum sepenuhnya ada. Sempat merasakan hilangnya semangat hidup dan kekosongan hidup karena merasa tak bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Saat teringat beberapa inspirator yang mengatakan “Satu-satunya jalan untuk Tetap Exist di dunia ini adalah Hijrah”. Hijrah bermakna untuk melakukan yang “lebih baik”. Jika dalam ajaran Islam agar selalu meningkatkan diri menjadi yang lebih baik, sempurna dan menyeluruh. Bukan hanya dalam bidang spiritual, tetapi juga dalam bidang keuangan.

Tanpa adanya keinginan dan kemauan untuk Hijrah, kemunduran sedikit demi sedikit akan terjadi. Dalam setiap hijrah, kita pasti akan melihat adanya kebaikan dan keberkahan dan hikmat.

Kiprah saya untuk berhijrah dengan cara belajar hal yang baru seperti menjadi blogger, mengubah gaya hidup dan menerapkan perencanaan keuangan sesuai dengan gaya hidup setelah pensiun. Tidak mudah rasanya ketika dulu bekerja ada pendapatan tetap setiap bulan, sekarang harus mengelola keuangan yang tidak tetap dengan gaya hidup yang harus disesuaikan. Ternyata hijrah itu penting banget untuk menyelamatkan hidup saya, ditambah dengan pengalaman dalam bekerja di bidang perbankan membawa saya bisa mengatur keuangan dengan cermat dan menyesuaikan gaya hidup dengan pasif income yang ada saat ini.

Bank Muamalat


Hampir 20 tahun yang lalu saya berkenalan dengan Bank Muamalat. Kebetulan lokasinya seberang jalan kantor saya yang lama . Letaknya di jalan protokol, tepatnya di Gedung Arthaloka. Kesan awal yang sangat saya ingat saat itu Bank Muamalat sebagai bank Syariah pertama kali yang memperkenalkan produk-produknya secara konvesional dan murni syariah. 

Produk-produknya dan layanan pun berlandaskan nilai Islami. Dana para nasabah Bank Syariah Muamalat tidak diinvestasikan pada jenis usaha yang tidak dihalalkan dalam syariat Islam. Oleh karena itu tidak ada bunga deposito yang diberikan, tetapi bagi hasil dengan persentase  yang telah ditetapkan dalam akad dan  dapat dinikmati oleh nasabah. Jenis produknya belum bervariasi, lebih banyak produk untuk pendanaan seperti deposito shar-e. Layanan selalu disambut dengan senyuman dan sapaan dalam bahasa yang sangat luwes dan penuh kekeluargaan.

Sebagai Bank Syariah pertama di Indonesia, PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. melakukan hijrahnya dari bank yang konvesional menjadi bank yang melayani nasabah untuk terlibat dalam peningkatan diri dalam keberkahan . Disamping itu sebagai bank syariah, senantiasa mendukung nasabah dalam meningkatkan pengetahuan perbankan syariah maupun kajian Islami dan pemberdayaan masjid. 

Bank Muamalat di Malang telah mengidentifikasi kebutuhan nasabahnya dan memfasilitasi produknya sesuai dengan kebutuhannya. Dengan ikatan yang emosional yang tinggi, nasabah menjadi nasabah paling loyal dan engaged. Semuanya ini telah terbukti dengan hasil survei Satisfaction Loyaty and Engagement (SLE) 2019 dilakukan oleh Marketing Reserach Indonesia (MRI) . Ikatan emosional nasabah terus diperkuat dan produk perbankan murni syariah mengajak nasabah hijrah baik dari segi produk maupun kultur dan budaya yang menyenangkan.



 Saya pernah hadir dalam acara “Kompasiana Nangkring dengan OJK dan Bank Muamalat”. Penyelenggaranya adalah OJK dan Bank Muamalat. Begitu memasuki gedung Muamalat yang terletak di Jl. Prof Dr. Satrio Kav.18, saya berdecak kagum melihat megahnya dan modernnya bangunan kantor Muamalat.

Ternyata bukan hanya di luar gedung saja, ketika selesai mengikuti talk show bertajuk “Perbankan Syariah Indonesia”, saya mendapatkan pengetahuan baru bahwa bank Muamalat yang dikenal sebagai bank pertama murni syariah itu telah berhijrah.

Ayo Hijrah Bersama Bank Muamalat 


Melihat potensi masyarakat Indonesia yang mayoritas adalah Islam, Bank Muamalat telah memasuki era baru dengan turut membangun ekosistem syariah dan industri halal di Indonesia. Produk-produknya sangat variatif tanpa harus meninggalkan kaidah syariah. Teknologi seperti internet banking, mobile banking, ATM jadi pendukung dari semua produk yang ditawarkan. Nasabah tidak perlu datang ke kantor Pusat, Cabang , cukup dengan mobile banking saja, transaksi akan mudah diakses dan dijalankan.

Masyarakat diajak untuk berhijrah dalam pengelolaan keuangan dengan memperkenakan produk-produk terbarunya

  1.  Tabungan iB Hijrah
  2. Tabungan iB Hijrah Haii dan Umrah
  3. Tabungan iB Hijrah Rencana
  4.  Tabungan iB Hijrah Prima
  5.  Tabungan iB Hijrah Prima Berhadiah
  6.  Deposito iB Hijrah
  7.  Giro iB Hijrah 
  8. Pembiayaan Rumah iB Hidjrah Angsuran Super Ringan dan Fix dan Fix (masih dalam proses pengajuan kepada Regulator/OJK) .
 Mengapa memilih bank syariah Muamalat?

Terbesit banyak pertanyaan dibenak saya, apa poin plus dari Bank Syariah Muamalat agar kita semua tidak ragu-ragu untuk menjadi nasabahnya. 

Inilah alasan utamanya: 

  •  Bank yang pertama dan murni syariah sejak tahun 1992 
  •  Kemurniannya terjaga karena tidak berafiliasi atau berinduk dengan bank lainnya.
  • Pengelolaannya tetap memegang teguh prinsip syariah Islam dan diawasi oleh Dewan Pengawas .
  • Produk Layanan Keuangan lengkap ditunjang dengan fasilitas teknologi seperti internet,mobile banking, ATM .

Memfokuskan diri kepada brand loyalty dan customer satisfaction, jadi parameter untuk mewujudkan sebuah bank yang ingin melayani sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia berdasarkan nilai-nilai syariah. 

Hijrah dengan inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia tentang keuangan melalui openbooth, seminar & edukasi, kajian Islam dan pemberdayaan Mesjid. Produk makin bervariasi, mulai dari pendanaan Bukan hanya nasabah muslim saja yang tertarik, tetapi nasabah non –muslim ikut tertarik untuk memenuhi kebutuhan keuangan dengan produk yang ditawarkan. Kecanggihan dan fitur-fitur yang terbarukan membuat pertumbuhan Bank Muamalat mencatat cukup tinggi yaitu aset dan pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga masing tumbuh 41.25 dan 53.35 di tahun 2011.

Tidak ada komentar