Ngga Takut Lebam Lagi , Ada pereda Lebam "Thrombloflash" #AksiFlashBunda




Tidak ada sekolah Menjadi orangtua. Jadi orangtua pertama kalinya memang seringkali harus banyak belajar terhadap lingkungan, kesehatan bagi keluarganya. Saat anak pertama lahir, mereka bersikap protektif terhadap anaknya. Anak tidak diperkenankan bermain di luar, takut nanti jatuh, bahaya karena ada banyak kendaraan, bahaya karena banyak orang jahat.
Dunia anak adalah bermain. Bermain untuk explorasi.  Explorasi yang menyenangkan bagi anak.
Anak bermain perosotan. Dokumen pribadi



Padahal anak seusia 1-5 tahun perlu explorasi di sekelilingnya. Dia ingin sekali memanjat kursi melihat apa yang ada di dalam toples itu. Dia ingin lari-lari mengejar kupu-kupu yang sering datang ke halaman rumahnya. Apalagi ketika dia melihat temannya naik tangga perosotan dan meluncur dari perosotan, serasa dunia sangat menyenangkan baginya. Tapi tidak dengan ibunda karena dalam benak ibunda ada kekhawatiran jangan-jangan nanti jatuh main perosotan, berlarian, naik ke kursi, balapan naik sepeda dan permainan lain yang dianggapnya membahayakan. 

Lalu, apakah tepat jika ibunda selalu melarang anaknya bermain, beraktivitas fisik? Rasanya tidak tepat karena dunia anak adalah dunia main.

 Kekhawatiran nanti anak jatuh dan luka yang membuat jadi lebam yang menakutkan karena luka dalam itu jauh berbahaya dibandingkan dengan luka terbuka. Tapi ketahuilah tidak ada seorang anak pun yang ingin berdiam diri saja di rumah .

 Biasanya anak yang berdiam diri itu justru anak yang kurang aktif, sakit atau tidak punya jiwa petualang atau explorasi .
Tiap orang memiliki potensi untuk jatuh, luka memar, lebam
shutterstock

Bagaimana agar anak dapat tetap bermain tetapi tidak jatuh? Hal ini juga tidak mungkin, bukan hanya anak-anak, tetapi orang dewasa, orangtua sekali pun pernah jatuh atau menabrak atau tertabrak sesuatu yang tajam. Luka itu akan menimbulkan luka dalam atau disebut dengan memar.

Saat jatuh dan tertabrak itu, rasanya kaget dan sakit luar biasa. Apalagi anak-anak yang masih kecil, biasanya langsung menangis keras karena sakitnya. Luka-luka jatuh dari suatu tempat atau tertabrak benda seperti lemari, bahkan ada yang terjepit pintu baik itu pintu rumah atau pintu mobil sekali pun. 

Suatu kali ketika saya dan suami sedang bekerja , anak saya tinggalkan dengan perawat yang agak tua dan sudah berpengalaman. Anak saat itu berusia 3 tahun. Ketika perawat ini sedang di dapur dengan mengendap-endap setengah bersembunyi, anak saya itu ke luar dari dapur menuju ruang tempat cuci. 

Sebenarnya untuk menuju ruang cuci ada pintu . Namun, anak ini dengan tenaga kecilnya mampu membuka pintu. Lalu, tanpa diketahui perawat, dia bisa naik tangga setinggi 3 meter, naik sampai ke tempat jemuran. Ketika dia mau turun, karena tangga itu curam, dia terpeleset, jatuh ke bawah . Menangisnya pun pecah, tersedu-sedu kesakitan.

 Kaget melihat dan mendengar anak saya jatuh dari tangga dari  ketinggian 3 l/2 meter, perawat langsung menelpon saya menceritakan peristiwa tersebut. Saya kaget luar biasa mendengar itu, ingin rasanya terbang dengan pesawat dari kantor ke rumah, untuk bisa secepatnya sampai di rumah. 

Begitu sampai di rumah, saya langsung bawa ke rumah sakit. Langsung di rumah sakit, kepala dan tubuh anak di scanning.

 Hasilnya cukup melegakan tidak ada hal yang membahayakan seperti gegar otak atau pendarahan. Hanya luka-luka di kakinya. Memar di kaki itu juga membuat saya agak shock. Terlihat kemerahan, di hari pertama dan besoknya berubah menjadi kebiruan. 

 Seringkali saya mendengar mitos bahwa warna biru akibat luka memar, lebam atau luka dalam lebih bahaya daripada luka yang berdarah. Beruntung saat itu seorang teman kantor yang selalu memperhatikan saya, menanyakan kondisi anak saya. Saya ceriterakan kondisinya dan luka memar itu. Lalu dia menjelaskan bahwa tidak perlu takut dengan luka memar, lebam itu .

 Warna biru setelah warna merah itu menjadi suatu proses perubahan luka. Awalnya jika luka lebam, akan berwarna merah menandakan bahwa ada yang terbentur , bengkak dan nyeri saat disentuh. Setelah itu akan berubah menjadi biru bahkan sampai ungu gelap, hal ini disebabkan adanya pembengkan di sekitar area yang memar itu.
Thromboflash  pereda lebam, memar dan luka dalam.  Ngga usah khawatir lagi dengan lebam karena sudah ada sahabat keluarga 

 Berikutnya dia akan berubah lagi menjadi hijau kepucatan, ini berarti haemoglobine yang ada dalam darah mulai terurai dan proses penyembuhan sedang berlangsung. Setelah itu warnanya kembali kecoklatan seperti warna kulitnya. Nach ini tahap yang sudah pulih atau sembuh. Selain nasehat itu, ada satu obat yang disarankan oleh teman saya itu yaitu Tromboflash yang bentuknya tube 10 g atau 20 g .



Saya masih belum paham dan mengapa Tromboflash bisa jadi sahabat? 

“Di rumah siapa saja yang ngga suka “kepentok” benda benda asing atau tajam atau terjatuh?”

 “Yach hampir semuanya!” jawab saya.

"Kamu akan merasa lega karena ada persediaan Thromboflash di kotak PKK karena Thromblofash melindungi seluruh keluarga!" serunya.



“Nach, coba belilah Tromboflash yang mengandung bahan aktif heparin. Heparin Sodium 200IU ini terbuat dari mucosa babi dan sapi. Tetapi khusus untuk Tromboflash , heparinnya terbuat dari mucosa sapi. Istimewanya Thromboflash dipakai aman, dan nyaman karena bersertifikat Halal dari MUI.  Melindungi konsumen dan mudah sekali digunakan dengan cara mengoles di permukaan kulit yang lebam sampai sembuh dan tubenya ringan mudah dibawa ke mana . Tromboflash ini mampu mengobati luka dalam. Gak takut lebam lagi !” jelas teman saya.


Sejak saat itu saya memiliki Tromboflash yang ada dalam kotak PPK di rumah atau dibawa saat bepergian karena begitu terjadi hal yang tidak diinginkan seperti jatuh, tabrakan dan menimbulkan luka dalam , maka langsung ambil Tromboflash jadi andalannya. 


 Cara kerjanya cepat sekali  karena melarutkan gumpalan darah di bawah permukaan kulit, mengurangi peradangan dan melancarkan peredaran darah. Nach, sekarang saya sebagai bunda tak lagi bingung atau takut lebam jika ada yang terluka karena selalu tersedia Tromboflash di kotak PPK dan siap dibawa kapan pun pergi.

Tidak ada komentar