Kesiapan Generasi Millenial Menghadapi Making Indonesia 4.0

shutterstock.com


Generasi industri 4.0 sudah memasuki babak baru, bahkan sudah terlihat penggunaannya di Indonesia. Kenapa begitu cepat? Sebenarnya sejak tahun 2011 memasuki revolusi industri 4.00 , terjadi peningkatan konektivitas , interaksi antar manusia melalui teknologi informasi dan komunikasi. Berkat adanya teknologi informasi itu, semua perubahan mudah sekali diakses oleh siapa saja. 

Apa yang terjadi dengan generasi industri 4.0? 

Sebelum masuk ke generasi industri 4.0 tentunya ada generasi sebelumnya. 
  • Generasi pertama : ditandai dengan penggunaan mesin uap untuk menggantikan tenaga manusia dan hewan. 
  • Generasi kedua: ditandai dengan adanya produksi massal dan listrik. 
  • Generasi ketiga; ditandai dengan adanya teknologi otomasi dalam industri. 
  • Generasi keempat: ditandai dengan informasi dan teknologi yang dimanfaatkan sepenuhnya. 

Menghadapi revolusi generasi keempat yang sebenarnya sudah datang sejak tahun 2011, Pemerintah tidak tinggal diam saja. Dengan sigap Pemerintah dalam hal ini Kementrian Perindustrian harus memiliki roadmap (peta jalan) yang merupakan strategi menghadapi memasuki era industri 4.0. Strategi yang disusun itu mempunyai satu sasaran agar Indonesia itu tidak ketinggalan dalam era global. Kerja-sama dan kolaborasi dari semua stakeholder , pemerintah, asosiasi, pelaku industri dan akademisi perlu dicanangkan , diimplementasikan . 

Menurut Global Competition Report 2017: posisi daya saing Indonesia masuk ke peringkat 33 dari 100 negara pada tahun 2017. Ini sudah meningkat 5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Semua negara baik negara berkembang, maupun negara maju ingin “leading”, mencapai di tingkat yang pertama untuk daya saing secara global . Salah satu faktor utama untuk mencapai hal ini adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia ke dalam program link and match antara pendidikan dan industri. 

Untuk itu kementrian perindustrian sudah melakukan sinerginya dengan lembaga terkait seperti BUMN, Ketenagakerjaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (bidang Riset).

Industri 4.0 tidak hanya menyentuh bidang industri saja, tetapi hampir semua aspek kehidupan manusia juga tersentuh. Sebagai contoh ada hotel di Korea Selatan dengan status bintang 4, sudah mulai menggunakan alat-alat otomatis untuk menyalakan lampu, televisi dan berita-berita yang penting. Di Jepang pun sebuah hotel telah menggunakan robot untuk reservasi tamu-tamu dimana semua serba komputerized tanpa adanya tenaga manusia lagi.

Perlu adanya pengembangan 5 teknologi yang menopang revolusi generasi 4.00:
  1.  Internet of things 
  2.  Artificial Intellgence 
  3.  Human – Machine Interface 
  4.  Technology robotik dan sensor 
  5.  Technology 3D printing 

Bagaimana dengan sumber daya manusia di Indonesia? 


Memasuki revolusi industri 4.0 , dimana generasi milineal jadi penopang atau pemegang peran utama  ekonomi Indonesia harus  dipersiapkan secara dini. Persiapan bukan sekedar memahami dan menggunakan teknologi tetapi harus mampu untuk menciptakan sesuatu yang baru. Bahkan mereka diharapkan  menjadi entrepreneur yang mampu  menguasi teknologi yang dipergunakan untuk menciptakan pekerjaan baru yang berkaitan dengan teknologi. 

Pekerjaan baru itu seperti data digital , data analyzer, ahli teknologi informasi, marketer untuk e-commerce. Dengannya bertumbuhnya UKM yang cukup potensial di Indonesia, para UKM itu juga harus punya strategi untuk bersaing menjalankan penjualannya di e-commerce. Untuk itu dibutuhkan keahlian atau talenta yang disebut marketer digital.
www.geti.com

Oleh karena itu Global Entrepreneur & Talent Incubator atau sering disebut dan dsingkat sebagai GeTI adalah lembaga informal yang membangun suatu pendidikan untuk generasi milineal sebagai entreprenur atau marketer digital di e-commerce .

Pendekatan dari pendidikan dengan kurikulum yang sangat aplikatif dan fasilitatornya dari internasional yang sudah berpengalaman selama hampir 3 tahun bekerja di bidangnya dan memiliki networking luas. 
geti.com

 Aplikatif artinya langsung praktek tanpa banyak teori tentang Digital Marketing , tetapi didampingi oleh fasilitator international dan diberikan infrastuktur pendukung usaha seperti pengetahuan tentang ekspor dan jalur-jalur cepat pertemuan dengan buyer internasional.
www.geti.com

Pendidikan jadi salah satu faktor penting untuk bisa menguasai teknologi dan menjadi pemain dari era Revolusi Generasi 4.0 Oleh karena itu jangan sampai ketinggalan untuk berkenalan dengan lembaga informal GeTI ini dan belajar di lembaga ini.