RAHASIA BRAND MENCARI BLOGGER

kompasiana.com


Pengin mengetahui resep mengapa blogger belum juga berhasil  digaet oleh Brand? 

Banyak blogger yang punya kemampuan menulis, kreativitas tinggi untuk bisa mendapatkan penghasilan dari ngeblog. Ternyata bukan sekedar kemampuan dan kreativitas yang menentukan para blogger dapat uang atau penghasilan. Uang atau penghasilan itu pastinya ditentukan oleh brand. Brand punya strategi dan persyaratan ketat untuk merekrut blogger. 

Performance suatu blog yang merupakan hasil karya tulisan dari seorang blogger dapat diukur dengan DA/PA dan kategori dari blog itu . Hasil karya tulisan dianggap baik jika blog memiliki DA/PA minimum 15 , makin besar makin bagus. 

 Untuk Niche diharapkan memiliki satu kategori niche secara spesifik misalnya kesehatan, beauty, motor. Selain itu ,blogger juga perlu mengetahui apa persyaratan yang diminta oleh Brand.

 Sebaiknya kita juga mengetahui terlebih dulu bahwa  brand itu memiliki 3 stakeholder. Ketiga stakeholder itu adalah Markom atau sering disebut dengan team marketing, SEO Tim dan Tim Sales atau Tim Penjualan. 

Masing-masing dari stakeholder punya parameter kebutuhan yang berbeda satu sama lainnya. Oleh karena itu kita sebagai blogger harus punya keahlian untuk memenuhi kebutuhan dari masing-masing stakeholder.


Melyssa Griffin

 TIM SEO 

Misalnya untuk stakeholder dari tim SEO, bentuk kerjasama yang diminta biasanya bentuknya backlink, placement, article placement. Saat persyaratan backlink diminta artinya ada satu atau dua keywords yang dilink /dihubungkan ke situs dari brand.

 Diharapkan dengan adanya backlink ini tingkat pembacaan dari situs brand akan meningkat pada saat pembaca klik dari backlink itu. Saat backlink diminta bentuknya biasanya 80% diminta untuk “do follow” dan 20% “no follow”. 

Alasan dari tim SEO menginginkan agar blogger untuk mempublish saja tulisan yang telah dibuat dari pihak brand atau disebut dengan “placement” karena mereka seringkali merasakan kesulitan untuk mendapatkan blogger dengan tulisan yang sesuai dengan “brief” atau kontennya tidak seperti yang diinginkan. 

 Tujuan dari tim SEO untuk meminta blogger hanya mempublish tulisan yang telah dibuat oleh brand yaitu agar tulisan yang telah dibuat brand dengan keyword dan SEO style itu mampu mendongkrak situs brand sehingga tim SEO itu dapat memberikan laporan kepada manajemen bahwa SEO brand telah sukses mampu di rank 1 di Google Page.

 TIM Marketing: 

Tujuan dari tim marketing menggaet blogger untuk memperoleh “selling exprience” . Blogger diminta untuk menggunakan produk yang diberikan atau dibeli setelah itu barulah mereka diminta untuk meriview tulisan berdasarkan pengalaman pemakaian . 

Prioritas dari tim marketing untuk menggaet blogger yang memiliki blog berkualitas tinggi dan niche yang spesifik. Mereka percaya bahwa dengan dua syarat ini blogger dapat mempengaruhi target audience menjadi target market dan bahkan pembaca percaya kepada tulisan yang telah jujur mengungkapkan kebaikan dan kelebihan produk yang telah dipakainya lebih dulu.

 Bahkan tim marketing pun sangat percaya untuk pemasaran offline , blogger pun bisa mengatakan kepada teman atau saudara menyuarakan tentang produk yang pernah digunakan atau dipakainya. 

Persyaratan yang diajukan oleh brand adalah dengan mereview produk dengan backlink , call on action (tidak menyukai adanya iklan dalam blog), adanya data pembaca yang dapat meningkatkan sehingga tim marketing pun dapat membuat laporan meningkatnya data pembaca dengan rentang waktu yang cukup lama.

 TIM SALES: 

Tujuan dari tim sales menggaet blogger apabila tulisan blogger itu dapat menghasilkan pembeli langsung dengan (paid klik). Makin tinggi traffic dari situs blogger maka makin disukai oleh tim sales karena jumlah pembaca yagn dapat jadi calon pembeli pun makin besar. 

Persyaratan yang diminta oleh tim sales adalah dalam bentuk affiliate. Blogger pemula atau disebut dengan low entry blogger dapat direkrut oleh tim sales. Tim sales tidak mementingkan tentang konten atau niche yang penting blogger mampu menjual produk langsung ke pembeli. 

BLOGGER IDEAL

 Di mata brand tentunya mereka mengharapkan seorang blogger ideal itu mampu menulis dengan konten sesuai dengan niche yang dimilikinya. Blogger juga memiliki DA yang baik dan tidak harus dengan backlink artinya blognya tidak harus berjualan terus.

 PENGERJAAN JOB 

Seringkali brand mengatakan susah berkomunikasi dengan blog. Saat brand menghubungi blogger melalui di email, ternyata blogger tidak membalas dan baru dibalas setelah sekian hari. Blogger punya prinsip yang tangguh dalam penawaran dari brand, bisa menolak jika apa yang ditawarkan tidak sesuai dengan hati nuraninya (misalnya tulisan mengenai rokok, alkohol) atau tidak sesuai dengan keahliannya (blogger beauty biasanya tidak bisa menulis tentang motor). Artikel memiliki kualitas dengan baik , tidak ada typo , konten harus untuk, memiliki estetika yang baik .