BLOGGER PEMULA BEKALI DIRI DENGAN BELAJAR SEO

Ngoplah tentang "SEO", dokumen pribadi

Ngoplah Belajar SEO memang cukup berat temanya “SEO”, terutama bagi saya yang lanjut usia . Event Ngoplah SEO diadakan pada tanggal 12 Mei di Gedung Kompas, Ruang Studio II bukan event formal . Mulai dari nara sumbernya adalah internal sendiri alias ketua Ketapels, Al-A’la Dzulfikar , sampai kepada tempat belajarnya pun duduk di tikar dalam suatu ruangan ber AC di lantai 6 . Tapi wajah-wajah peserta yang datang itu sungguh serius mau belajar SEO. 

Sebagai penulis pemula ada yang bertanya mengapa harus menulis sesuai dengan SEO.  Beberapa penulis pemula memiliki perspektif yang salah bahwa menulis sesuai SEO itu kualitasnya rendah karena beranggapan bahwa SEO itu adalah mesin google dari singkatan Search Engine Optimization.

Awalnya memang tujuan SEO adalah sekedar mengejar kuantitas tulisan, makin banyak tulisan di blog atau website makin besar kemungkinan untuk tingkat SEO. Namun, berjalannya waktu, google mulai mengubah sistem algoritmanya, yang jadi parameter bukan hanya kuantitas tulisan saja tapi juga kualitas tulisan. 

Seorang sastrawan Sunda , Ajip Rosidi yang tinggal lama di Jepang sebagai profesor tamu Osaka Gaikokugo Daigaku mengatakan bahwa jika penghargaan penulis hanya dilihat dari honorariumnya maka penghargaan itu terlalu kecil.   Beliaulah yang menganjurkan agar honorarium para penulis lepas di Indonesia diperhatikan. Hal ini dikatakan sebelum zaman internet tiba.

Sekarang saat zaman internet. penghargaan penulis dilihat dari kualitasnya.  Google telah memperkenalkan SEO bagi para penulis lepas agar mereka yang berburu tulisannya atau karyanya dapat dikenal maka SEO menjadi bagian yang terelakan lagi untuk jadi barometernya.

Sekarang perusahaan membutuhkan penulis yang punya pemahaman SEO . Oleh karena itu kita harus menggunakan kesempatan untuk mengubah diri dengan memiliki keahlian menulis dan pengetahuan tentang tehnik SEO, jangan hanya menyesal kenapa tulisan kita tidak dihargai tanpa mengerti sebabnya..

Seorang praktisi SEO  menegaskan bahwa ada hubungannya antara tulisan berkualitas dengan SEO. Persaingan yang dicptakan mesin pencari membuat seorang pemilik website berlomba meningkatkan kualitas artikelnya.

Ada 3 aspek yang perlu diperhatikan dalam ngeblog supaya tulisan kita benar-benar dapat dilirik oleh pembaca dan syukur-syukur dilirik oleh brand. Ketiga aspek itu adalah : estetika, fokus editorial, dan konten editorial berbasis data.


Di sini saya hanya menceriterakan tentang SEO dengan salah satu aspek yaitu kontent editorial berbasis data. Sebelumnya saya juga pernah menulis tentang SEO Content  yang bisa di baca di sini.

Kembali kepada acara Ngoplah, Ketua dan EO Ketapels  mengingatkan kami untuk datang tepat waktu. Baru kali ini, saya ikut event di Kompasiana yang benar-benar tidak molor.

Tepat saat jam menunjukkan pukul 14.00, langsung acara dibuka dengan sambutan oleh Nurulloh, Content & Product Assistant Manager Kompasiana. Setelah itu langsung disambung kepada pemaparan materi. Kang Dzul, panggilan  Al-A’la Dizulfikar mengatakan bahwa setiap blogger diharapkan memiliki blog yang punya niche yang sangat specific. Artinya jika blog itu niche tentang wisata atau travelling, maka menuliskan tentang wisata terus. Jangan dicampur adukkan dengan niche yang lainnya. Hal ini sangat penting sekali karena sejak 2018 google dengan algoritma yang barunya sudah dapat mengindentifikasi blog yang punya niche yang konsisten akan tinggi nilainya. Selain, niche maka konten dan penempatan keyword itu jadi andalannya SEO .


Pembahasan materi terbagi dalam materi yang disusun secara sistimatis dan langsung ke pertanyaan jika ada yang belum dipahami :
  •   Meningkatkan traffics organic lewat SEO
  •  Cara mencari keywords berkualitas 
  •  Cara menentukan keywords yang tepat
  •  Cara menerapkan keywords dalam postingan blog
  •  Cara mencari keywords yang berhubungan dengan keywords utama 
  •  Cara mencari parent keywords 

Meningkatkan traffic organic lewat SEO: 

Konten sebaiknya sich tidak SEO sytle tetapi lebih ke reader friendly. Tidak perlu lagi mengikuti kaidah sebelumnya harus 1000 kata tetapi harus merespon kebutuhan informasi bagi pembacanya. Mencari keyword berkualitas dan penempatan yang tepat jadi andalannya agar tulisan kita dapat menduduki tempat pertama sampai ketiga di halaman pertama google.

Cara mencari keywords berkualitas:


Masalah dari kita dalam menentukan keywords berkualitas adalah tidak mengetahui dimana tempatnya dan bagaimana cara menganalisanya. Yang pertama dilakukan adalah mencarinya di situs ini https://adwords.google.com/home/tools/keyword-planner/ 

 Cara menganalisanya:

  1.   Mulai gunakan keyword planner
  2.   Masukkan keyword yang akan digunakan misalnya: belanja dan belanja online 
  3.   Klik “mulai” 
  4.  Dari Hasilnya: pada kolom cari penelusuran bulan rata2: lihat yang 1-10 ribu dan status rendah/sedang persaingannya 
  5.  Kita dapat ambil: situs jual beli online’ toko online terpercaya, online shop terpercaya 

 Cara mencari keywords yang tepat:

  Akses situs  https://trends.google.com/trends/explore?

Menganalisa google explore:

1. Setelah memasukkan dua keyword yang dipilih 
2. Terlihat bahwa dua statistik dari kedua keyword 
3. Pilihlah statistik yang tinggi: Contohnya : antara “belanja “ dan “belanja online” yang tertinggi adalah belanja 

 Cara menempatkan keyword dalam posting: 


 Tempatkan keyword yang telah dipilih di bagian-bagian ini: 
  1.  judul 
  2. permalink
  3. sub judul(h2) 
  4. paragraph tengah 
  5. paragraph akhir

 Tips2: 
- judul :kata provikatif
 -gunakan Google Webmaster tools utk verifikasi dr keyword dan memilih yg berkualitas 

Cara mencari keyword yang berhubungan dengan keyword utama:

dapat diakses dari situs: https://lsigraph.com/ 

  1.  Masukkan kata keyword “Belanja online”
  2.   Generate Hasilnya:
 Lazada indonesia bukalapak belanja online shopee blibli jual beli online lazada promo online shop indonesia online shop murah lazada indonesia facebook 

Seringkali kita mendengar kata semantik atau arti sebuah kata. Misalnya dari sebuah keyword menu buka puasa. Kita dapat gunakan sebagai berikut:
 judul : Daftar Menu Buka puasa untuk 10 hari Ramadhan 2018 
Sub Judul : Menu 10 hari pertama 
Judul: Resep Buka Puasa sederhana 10 hari Pertama 
Sub Judul: Menu 10 hari kedua 

Optimization Blog: 


Ketika kita sudah mengikuti kaidah SEO itu, kita perlu melihat hasilnya di pageview Google. Apakah tulisan atau posting kita sudah masuk ke dalam pageview di ranking 1, 2 atau 3. Jika ternyata belum karena kompetitor itu jauh lebih baik di mata google, maka kita harus berusaha untuk menggali apa sebabnya kompetitor bisa jauh lebih baik. 

Analisa situs kompetitor yang berada di rank 1, 2 atau 3 dengan https://ahrefs.com/ (untuk menganalisa backlink kompetitor) Dari hasil analisa itu , kita harus perbaiki posting kita dengan membandingkan keyword yang dipergunakan oleh kompetitor , juga mendapatkan backlink yang lebih banyak dari kompetitor kita. 

Bagaimana belajar lebih jauh tentang SEO:


 Ada beberapa situs yang dapat kita akses untuk kita pelajari lebih lanjut: 
  • https://moz.com/blog 
  • https://www.searchenginejournal.com/ 

Peserta sangat antusias untuk bertanya saat pemaparan . Pertanyaan langsung dijawab oleh nara sumber tanpa harus menunggu sampai selesainya pemaparan.

Belajar SEO untuk blogger pemula bukan suatu keniscayaan. Tapi harus berani mengexplore lebih banyak dan menganalisa kompetitor karena google hanya menempatkan tulisan yang baik, berkualitas dan sesuai dengan parameter SEO di pageview 1.