Belajar “Edit Foto dan Video” Bersama Ketapels


Ketapels adalah salah satu bagian kelompok Kompasianer yang berdomisi di Tangerang Selatan. Ketapels merupakan singkatan dari Kompasianer Tangsel Plus. Anggotanya tidak banyak, 15 orang, memiliki visi untuk menggerakan Kompasianer di daerah Tangsel untuk membantu meliput dalam kegiatan ekonomi, industri, pemerintahan.

 2 minggu yang lalu, ada acara tak resmi untuk serah terima jabatan antara ketua lama, Rifki Feriandi kepada Dzulfikaralala . Rupanya Pak Rifki ingin agar Ketapels memiliki lebih banyak kegiatan dan kesegaran di tangan seorang Mas Dzul, demikian panggilan dari Dzulfikaralla. 

Nach, atas prakarsa ketua baru, kegiataan non-formal sifatnya edukasi bagi para anggota Ketapels tentang edit foto dan video yang bagus untuk diuload di instagram.Rencana workshop non-formal pun diadakan pada tanggal 3 Februari 2018 di rumah Agatha Ketapels di bilangan BSD. 

Hujan sepanjang pagi tidak menyurutkan langkah semua peserta, walaupun jumlahnya hanya 7 orang (Ngesti,  Rifki, Charles Dm, Dzulfikaralala, Ina, Ani Berta, Agatha) termasuk ketua Mas Dzul. Mas Dzul telah mempersiapkan projektor dengan datang lebih pagi. Maklum proyektor itu pinjaman dari Pak Rifki yang sebenarnya projektor untuk video. 

Dengan alat projektor sederhana, kami mulai menyimak pemaparan dari Mas Dzul. 

Awalnya kami diminta untuk mendownload 4 aplikasi di rumah: 
1. Adobe Lightroom https://play.google.com/store/apps/details?id=com.adobe.Irmobile&hl=en 
2. Adobe Clips https://play.google.com/store/apps/details?id=com.adobe.premiereclip&hl=en 
3. VISCO 
4. Snapseed (Optional) https://play.google.com/store/apps/details?id=com.niksoftware.snapseed&hen 

Sayangnya, kami semua tidak sempat melakukannya . Terpaksa download dilakukan saat kita sudah kumpul semua. Workshop informal ini sangat menyenangkan selain santai, tapi juga diselingi dengan makanan yang sangat berlimpah yang disediakan oleh tuan rumah, Agatha. 

Dalam kata pengantarnya, Mas Dzul mengatakan bahwa proses editing foto untuk upload di instragram merupakan serangkaian dari filtering, editing dan hastag. Sebagai contoh foto-foto dari seorang traveller blogger, Kadek Arini ditampilkan. Kami semua berdecak kagum sekali melihat apa yang diupload foto-fotonya di instagram. Dijelaskan secara panjang lebar oleh Mas Dzul keindahan dari foto yang berhasil di upload di instragram itu karena editing foto yang punya kualitas memenuhi syarat untuk level “foto blogger traveller ala instagram”.
Instragram Kadek Arini

Saatnya kita harus belajar menyerupai seperti Kadek. Kita semua tertawa terbahak-bahak. Maklum foto kami pun belum memenuhi syarat untuk dianggap foto yang bagus kualitasnya. Naik kelas untuk mencapai kualitas “instagram”, kami langsung belajar langkah demi langkah untuk edit foto dari aplikasi yang disebut dengan Visco.
Contoh : editing yang bagus; Sumber Dzul





Foto yang telah diedit;   Sumber: Dzul


 Tahapan yang tak begitu rumit tapi perlu banyak praktek:
 1. Sign ini untuk aplikasi visco 
2. Ambil button menyerupai IG di bagian tengah bawah 
3. Ambil tanda + dan pilih fambar yang akan di edit 
4. Ketuk gambar , muncullah Filtering dari B1, B5, C1, F2, G3, M3 dst, pilih C1= chromatic
5. Balik ke Exposur di bagian kiri bawah
6. Pilih exposure 2 
7. Balik ke Bayangan/shadow ; pilih 1 
8. Save 9. Simpan di galeri (dibagian kanan di bawah )



Foto original:  Dokumen Ketapels
Foto Edit: Dokumen Ketapels


Sekarang kami bisa membandingkan foto original dengan foto yang telah diedit dengan aplikasi Visco yang sangat berbeda. Siap untuk di upload ke Instragram dengan hasil yang lebih mengagumkan.  Perlu diingat semua praktek ini tidak pakem yang baku dalam pemilihan exposure, bayangan dan lainnya, semuanya tergantung kepada kreativitas dan keunikan foto yang ingin dihasilkan. Semakin banyak praktek, semakin hebat fotonya.

Tahapan editing selanjutnya, jika foto diambil di malam hari sebaiknya tidak menggunakan Visco tetapi menggunakan aplikasi Lightroom. Langsung kami pun mempraktekan apa yang diajarkan oleh Mas Dzul: 
1. Sign ini untuk aplikasi Lighhtroom 
2. Pilih icon : New Item 
3. Create Folder : Saya memilih nama Ina : oK
4. Edit:  terdapat : info , Ambil foto yang akan diedit 
5. Copy Settings: dibagian bawah terlihat banyak ikon: Selective, Crop, Presets, Light, Color, Effects 7. Selective: untuk aplikasi berbayar
8. Jika akan crop, kita klik ikon krop dan lakukan
9. Presets: Pilihan yang sesuai dengan 
10. Light : ada beberapa item seperti Exposure, contrast, highliths , shadow yang dapat disesuaikan dengan keinginan kita utk memaksimalkan kualitas foto 
11. Save to Device di klik bagian kanan atas: ada 2 pilihan Highest Avaiable quality atau limit to 2048 pixel 
Foto Original:  Dokumen Ketapels
Foto Edit:   Dokumen Ketapels

Inilah hasil dari edit kami yang kami pelajari dari hasil belajar. Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa jam makan tiba, kami makan. Selesai makan, kami sempat berbicang bagaimana cara edit video. 

Secara garis besar Mas Dzul memaparkan dengan sangat sangat padat proses pengeditan dengan aplikasi Adobe Preimer Clip. Mengikuti kecepatan pemaran, saya tak bisa secepat apa yang dipaparkan. Tapi pemahaman saya tentang pengeditan video sudah bertambah. Pengetahuan memang tak mudah bagi saya , tapi nilainya sangat berharga. Semoga Ketapels terus melengkapi dengan banyak kegiataan yang bermanfaat bagi anggotanya dan bermanfaat bagi Tangsel.