Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

9 Mei 2017

Tips Buat Video dari Smartphone

Video sudah jadi alat promosi, visualisasi terbaik untuk blogger, vlogger atau produsen. Dengan kata lain pembaca yang dulunya masih suka membaca sebuah blog mulai beralih kepada video. Apakah ini berarti pembacanya sudah malas untuk membaca tulisan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa manusia pada hakekatnya memang lebih suka visualisasi dalam jangka waktu pendek tetapi menarik. 

Jadi, kembali kepada video. Video memang sangat menarik sekali apabila pembuatnya kreatif dan pandai menyampaikannya. Saya sering terpekur melihat video-video hasil blogger yang sangat “kece” atau keren istiliah zaman kini. Sayangnya, saya sendiri tidak mampu membuat sendiri karena gaptek (gagal teknologi). 

Dulu pernah buat video dari koleksi foto-foto. Kurang menarik karena tidak bisa berbicara hanya music saja, juga tidak ada cerita yang mendukung tampilannya karena foto itu bukan story tapi hanya kumpulan foto yang tak punya makna. Nach, saya punya obsesi yang cukup besar untuk bisa sedikit bisa punya pengetahuan gimana sich buat video. Di rumah ada dua orang yang punya alat video canggih, tapi kedua orang itu rupanya tak mau menyalurkan ilmunya kepada saya. Mungkin tak sabar dengan orang yang gaptek.

 Melalui sebuah workshop Video bagi pemula dengan nara sumber mas Teguh Sudarisman, saya pun menembus jauhnya lokasi workshop yang sangat jauh dari rumah saya. Hampir 2 l/2 jam perjalanan harus saya tempuh, belum kemacetan yang super di daerah Depok.

 Belajar Video: 

Banyak tips yang diberikan oleh Mas Teguh. Durasi video itu harus sangat singkat, karena rentang perhatian manusia hanay 8.25 detik. Jadi kalau mau buat video tidak perlu lama (5 menit) dan jangan terlalu singkat (1 menit terlalu singkat) , yang paling ideal adalah 2-3 menit atau bahasa video 36 shot (12 shot /menit x 3 menit. 

Isi video berupa informasi atau hiburan . 

Persiapan untuk membuat video:

 1.Alat-alat untuk syut dan edit video: Smartphone, Tripod (dapat monopod/Tongsit/Steady Cam); holder tripod; remote control/tomsis; microphone tambahan; headphone ; voice recorder (alternative). 2. Siapkan alplikasi untuk syut maupun edit
 3. Pelajari cara kerja perangkat keras dan lunak 
4. Pelajari konsep dan teknik syut 
5. Rencanakan liputan 
6. Lakukan syut 
7. Lakukan editing 
8. Upload ke youtube atau channel video yang lainnya
 9. Sharing dan promosi 

 Untuk pembuat video pemula kita perlu mnyiapkan aplikasi video yang sangat mudah didapat dan berbasiskan android, aplikasi kamera bawaan, Cinema FV atau smartphone berbasis IOS: dengan aplikasi kamera bawaan, Pause video Editing video : Untuk Android: Filmora Go, Power Director, Via Movie, KineMaster sedangkan untuk IOS gunakan iMovie, Splice. 

Disamping aplikasi yang perlu disiapkan, ada bahan pendukung lainnya seperti menyiapakan database music later dari youtube, Bensound.com. , FreeMusicArchive.org, JoshWoodward.com, FreeeSountrackMusic.com, Incompetech.com, Looperman.com untuk music intro Sebelum meliput suatu acara atau peristiwa atau tempat, sebaiknya kita harus membuat ide cerita . 

Ide cerita itu ada beberapa elemen yang harus disusun seperti musik latar, mencari informasi tentang subjek yang akan disyut; menentukan setting/lokasinya, mencari model/artis/actor, membuat scenario, alat dan props yang mesti disiapkan, menghitung biaya. Setelah scenario dibuat, tentukan apa saja yang akan disyut, sambil mengaktifkan alat-alat termasuk Bluetooth tomsis, Stand still yang biasanya digunakan adalah tripod.

 Cara merekan syut dengan posisi landscape (mendatar) bukan portrait (vertikal) , tetapi harus memperhatikan komposisi, angle, cahayanya (sebaiknya untuk outdoor pagi hari dari jam 8 sampai 10) sedangkan indoor tempat yang ada cahayanya. Syut harus disesuaikan urutan waktu dan ceritanya. Syut tidak boleh digerak-gerakkan kameranya, selalu pada posisi yang sama karena jika digerakkan akan shaking . Syut dengan cara cut to cut (sepotong demi sepotong) sehingga akan memperoleh gambaran utuh dari suatu benda. 

Pada saat mengedit pun harus benar-benar melihat apakah tidak terlalu panjang, tidak membosakankan karena terlalu lama di suatu objek tanpa berpindah ke objek yang lainnya. Sabaliknya jika satu frame denganbanyak objek disyut terlalu singkat, penonton tidak akan bisa menikmati syut. 

Selesai mengedit, kita tinggal upload ke youtube atau Net TV. Buat mereka yang belum punya akun youtube bisa buka akun dengan email gmail. Upload video format .mp4 yang sudah jadi tadi. Kalau punya kesempatan emas dan videonya bagus dapat demonetize untuk mengizinkan youtube untuk memasang iklan di video tersebut.

 Cara singkat belajar buat video dengan aplikasi Power Director. Undah aplikasi Power Director yang ada di Google Play store . Setelah diunggah dan dipasang di smart phone, kita bisa memulai untuk belajar untuk buat video. Sebelumnya kita sudah harus rekam dulu syut video , misalnya ada 4 syut tentang pasar . Ada tiga elemen dalam Power Director, Tutorials, New Project dan Produced Videos. 



Langkah pertama adalah dengan tekan New Projek, isi nama proyek yang akan kita buat, lalu pilih aspect ratio (a6.9 atau 9.16, lalu tekan OK Di frame Camera, akan muncul syut video lalu kita klik maka akan berjajar letaknya, kita masukkan satu persatu syut frame dengan menyentuh timbul tanda +, kita arahkan ke bawah. Setelah semua syut ada dibawah, maka saatnya kita untuk membuat edit dari video. 

Langkah kedua:  Kita masuk ke Edit Project , tambahkan music untuk video ini dengan menyetuh gambar music di sebelah kiri atas dan sentuh gambarh music kanan atas dilayar berikutnya, pilih salah satu music yang diinginkan . Contohnya saya pilih music bawaan dari Power Director: “Alive in the summer time .m4a”, lalu kita klik tanda > untuk mendengarkan, jika kita sukai, beri sentuh di gambar itu dan keluar tanda +, kita bawa ke bawah . Sekarang Video kita sudah ada musiknya. Jika music kurang panjang, dapat diperpanjang dengan cara duplicate music, jika kepanjangan dapat kita didelete dengan cara delete. 

Lalu langkah berikutnya adalah menambahkan opening atau tulisan pada video itu. Caranya dengan sentuh frame dibawah maka akan keluar tanda “pinsil” di sebelah kiri kedua dari atas. Akan muncul fitur title , kita sentuh akan keluar pilihan banyak sekali mulai dari get more, assembly line, clover dan lain-lainnya. Kita pilih dan sentuh Clover 01. Ada tanda + kita sentuh + maka akan lari ke frame dibawah dengan judul Title Here. Kita sentuh Title Here, maka akan gambar “pinsil” dengan tulisan “Title Designer, kita sentuhakan banyak pilihan dari font dan warna, tinggal pilih yang disukai. Sentuh tulisan “Title Here” dang anti dengan tulisan yang akan kita masukkan dalam video, misalnya “Rumahku”.



Selesai sudah editing. Proses berikutnya adalah dengan save Project dan Produce Video di sebelah kanan paling atas. Pertama kita harus save dulu sampai tertulis save completed. Setelah itu barulah kita tekan lagi gambar paling kanan atas dan sentuh produce video. Ada banyak pilihan untuk save to Gallery ,Share on Facebook , Share on Youtube dan More output options. 

Ini jadi pilihan kita semua. Membuat video sederhana memang perlu kreativitas , tentunya bagi yang punya kreativitas tinggi bisa menciptakan video yang jauh lebih menarik dan disukai oleh penonton lagi. Selamat berkreasi.