Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

28 Mei 2017

Puasa Sehat dan Nyaman Tanpa Gangguan Pencernaan



Ibadah Puasa akan lebih nikmat apabila tubuh sehat dan bugar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memperhatikan kondisi organ-organ tubuh tanpa kecuali sistem pencernaan makanan. Gaya Puasa sehat , termasuk mengatur pola makan pada saat berbuka ataupun sahur, menjadi upaya agar lambung tetap sehat

. Lambung menjadi salah satu organ pencernaan yang harus selalu dijaga terlebih saat berpuasa. Alasannya, lambung berfungsi menyimpanan sekaligus mencerna makanan. Makanan yagn disantap pada saat berbuka atau sahur akan disimpan pada organ tersebut.

 Bayangkan apabila lambung kita terganggu, tentu tubuh akan menjadi tidak nyaman, puasa pun akan terganggu. Salah satu gangguan yang sering kali hadir pada sistem pencernaan adalah maag atau dispepsia. Kembung, sakit di sekitar ulu hati, mual, sering bersendawa, merupakan beberapa indikasi seseorang mengalami sakit maag. 

Agar puasa terasa nyaman tanpa gangguan pencernaan atau disebut puasa sehat, ada bebeapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan membiasakan mengunyak makanan lebih lama, baik saat berbuka maupun sahur. Ini dilakukan untuk membantu kerja lambung dalam mencerna makanan. Di samping itu dengan mengunyak makanan lebih lama, air liur dapat bekerja maksimal menetralkan makanan tersebut, imbasnya, kadar asam lambung dapat terjaga. 

Menghindari makanan yang terlalu asam, pedas, dan manis juga dapat membantu menjaga kadar asam lambung. Memang , menyantap hidangan berbuka yang manis ataupun pedas dapat meningkatkan selera makan. Namun, semua harus dalam batas wajar sehingga tidak mengganggu kesehatan dan kenyamanan dalam beribadah. 

 Jangan lupa pula unuk memperbanyak minuman air putih atau makana yang mengandung cairan. Ini dimaksudkan untuk membantu menghilangkan racun di dalam tubuh pada proses pencernaan. Cairan dalam tubuh juga berguna untuk melarutkan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral, agar mudah diserap tubuh. Untuk itu selain meminum air putih saat berbuka, lengkapi menu hidangan Anda dengan buah-buahan. 

 Langkah lain untuk menjga organ pencernaan bekerja optimal adalah dengan meningkatkan konsumsi makanan berserat. Dengan cara ini, kerja usus dapat maksimal sehingga sisa makanan bisa dikeluarkan dengan baik. Ini bisa membantu mengurangi risiko kanker usus, sembelit, dan penyakit lain yang menggangu sistem pencernaan. 

Yang tak kalah penting, hindari mengonsumsi minuman beralkohol bersoda, ataupun mengandung kafein karena bisa mengganggu fungsi lambung

 Kunyit:

 Meski banyak orang mengerti bahwa pola makan bisa mempengaruhi sistem pencernaan, ada saja yang tetap terkena penyakit maag atau sakit perut saat menjalankan ibadah puasa. Salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah dengan menggunakan obat alami, contohnya kunyit. Kunyit merupakan tanaman rempah asli dari kawassan Asia Tenggara. Selain sebagai bumu masak, kunyit memiliki untuk kesehatan, salah satunya untuk mengobati sakit maag. Dalam kasus maag, asam lambung berlebih mengakibatkan lambung mengalami peradangan luka. 

Kunyit mengandung senyawa kurkuminoid yang berperan sebagai antiradang dengan cara melindungi (melapisi) dinding lambung serta menekan produksi asam lambung berlebih. Pada prosesnya, luka pada lambung semakin berkurang hingga lambung kembali pada kondisi normal. Dengan demikian rasa mual nyeri, pusing/sakit kepala yang timbul akbiat sakit maag akan hilang dengan sendirinya. 

Selamat Berpuasa Sehat!