Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

31 Januari 2017

Robot Pengganti Manusia

google.com


Seringkali melihat di TV di negara-negara maju, hampir semua industri manufaktur ada robot. Fungsi robot di industri manufaktur adalah untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang sudah sangat diprogramkan dan tidak perlu memakai perasaan sama sekali

Robot dipakai karena selain membantu mengerjakan pekerjaan yang sama berulang kali juga untuk membantu pekerjaan yang sifatnya tanpa  perlu memakai perasaan atau sentuhan manusia. Beberapa orang yang sangat skeptic bahwa pekerjaan manusia akan diganti dengan robot, akhirnya manusia jadi pengangguran hanya karena pekerjaannya direbut oleh robot-robot mati buatan manusia juga. 

Seperti telah dikatakan diatas bahwa robot itu merupakan benda mati yang dijalankan dengan komputer. Mesin yang telah dipasang di robot itu merupakan mekanik yang telah dipasang otomatis kapan robot mulai bekerja untuk pertanian dan membantu pekerjaan pertanian menjadi lebih efisien tanpa bersusah payah untuk menggali , menanam dan menuai pertanian. Sistimatis dan mudah, serta produksinya makin banyak dibandingkan dikerjakan oleh manusia. 

Ternyata robot bukan hanya di pertanian, industri, di tempat resto atau makanan, pun robot dipakai sebagai tenaga operasional untuk membantu membuat sushi dan bank berjalan menggantikan pelayan . Dengan adanya robot ini, sang manajer dapat dengan mudah menekan harga secara significant dibandingkan pesaingnya karena tak perlu banyak orang dipekerjakan, yang biasa mahal dan perlu banyak fasilitas. 

Ancaman ini juga datang bagi seorang dokter ahli radiologi. Biasanya dokter yang mampu membaca imenginterpretasikan gambar medias setelah menjalani pendidikan bertahun-tahun, sekarang berkat adanya komputer robot, mampu memproduksi image processing yang secara otomatis mampu menganalis gambar medis lebih baik. 

 Robot Pembelajar:

Pesatnya perkembangan zaman ditandai dengan makin banyaknya perangkat lunak dalam 20 tahun terakhir. Komputer dari generasi yang ada sekarang ini terus berkembang dan digantikan dengan kinerja perangkat lunak dengan generasi yang makin meningkat canggihnya. Kemampuannya luar biasa untuk mengolah berbagai kesulitan mulai dari berita, data, tulisan (jurnalis ,bisnis, maupun artikel olahraga dan politik). 

Kehebatan lainnya komputer yang dulunya hanya bekerja berdasarkan apa yang diprogramkan secara algoritma machine learning , mengolah data berdasarkan apa yang yang dimasukkan, ,sekarang hal ini bertambah lagi aspeksnya yaitu kemampuan menunjukkan keingina tahuan dan kreativitas. Bak layaknya seperti manusia yang punya keinginan tahu, keunggulan ini sangat diminati oleh para ilmuwan yang terus mengembangkan kerampilan robot dengan segala kemungkinannya sehingga tercipta robot yang baru yang boleh dikatakan sebagai outside-the-box terhadap masalah.

 Robot vs manusia 

Perkembangan di atas tentunya sangat mengkawatirkan bagi manusia dan jadi paradox. Di satu sisi robot menjadi pembantu manusia yang sangat efisien dan tidak perlu banyak mengeluarkan dana besar, namun di sini lain, robot menjadi penyebab pengangguran . Makin banyaknya orang yang mengganggur membuat orang tidak produktif dan akhirnya apa yang dihasilkan sebagai kreativitas itu membunuh orang yang seyogyanya punya kreativitas jika ia bekerja. 

Penemuan ini sangat perlu dipertimbangkan lebih lanjut apakah sebaiknya penempatan dan pembuatan robot dibatasi hanya untuk kepentingan dunia medis dalam sekala terbatas saja. Apabila tanpa batas, yang terjadi adalah perebutan ajang pekerjaan yang sebenarnya diciptakan oleh manusia tapi dihilangkan oleh pekerjaan manusia juga. 

Penggusuran fungsi pekerjaan manusia memang dengan maksud menaikkan produktivitas. Hanya perlu diingat bahwa produktivitas itu bukanlah sesuatu yang sifatnya jangka waktu pendek saja. Lain halnya jika pekerjaan robot itu mampu meningkatkan produktvitas tapi sumber daya manusia tetap digunakan . 

Penilaiannya adalah jika pekerjaan yang ringan mampu dikerjakan robot, artinya kualitas pekerjaan manusia yang digantikan robot itu harus ditingkatkan. Manusia harus belajar lebih banyak, ketika kualitas naik, maka gaji manusia itu pun akan meningkat . Dengan meningkatnya gaji, konsumsi akan lebih besar. Konsumsi mendorong untuk membeli kebutuhan barang dan jasa yang akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

 Perspektif tentang robot apakah akan menggantikan manusia dan menimbulkan penggangguran, ternyata tergantung dari paradigma yang dibangun oleh manusia sendiri. Apabila manusia mampu mengelola penggunaan robot untuk dua kepentingan sekaligus, hal itu akan benar-benar kita rasakan manfaatnya. SEmoga Robot bukanlah sebagai pengganti manusia, tetapi sebagai pembantu dan penolong manusia