Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

16 Oktober 2016

Waspada Terhadap Kanker Payudara

 
talk show Waspada terhadap kanker payudara
Antisipasi dan peduli adalah kunci utama dari kesadaran tentang kanker payudara. Sayangnya, orang baru sadar dan peduli tentang penyakit kanker payudara saat kita sendiri mengalami di vonis sebagai penyandang kanker. Entah itu kanker stadium satu, dua ,tiga bahkan empat.

 Alasan  orang yang tidak peduli itu mungkin karena tidak tahu (knowledge), tahu tetapi takut , belum pernah mendengar sosialisasi kanker payudara. Nach, sekarang ini sosialisasi tentang penyakit kanker payudara sudah sedemikian masifnya. 

Salah satu kegiatan yang diselenggakran oleh para survivor dari Love Pink bekerja sama dengan Asuransi Garda Medika dan RS Premier Bintaro. Dr. Arman Mukhtar, SpB (K) Onk, sebagai nara sumber mengatakan bahwa penyakit kanker itu adalah penyakit mematikan tapi bisa diobati bila dideteksi sejak dini. 

Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab dari penyakit kanker. Yang jelas penyakit kanker ada karena perubahan cel-cel dalam tubuh kita yang membelah diri dengan cepat. Dalam bahasa yang agak ilmiah, ilmu yang mempelajari penyakit yang disebabkan oleh tumor disebut dengan onkologi. Khususnya oleh neoplasma. 



Ada dua jenis dari benjolan yang dindikasi sebagai benjolan: 

1. Tumor: penyakit yang berbentuk benjolanyang abnormal dalam tubuh
 2. Neoplasma adalah penyakit pertumbuhan sel yang sifat dan kinetiknay berbeda dari sel normal asalnya, pertumbuhannya liar dan sulit dikendalikan. Kanker payudara itu ditandai dengan adanya benjolan. Benjolan itu perlu dibiopsi.

 Ada dua pilihan untuk biopsi yaitu suntik atau operasi. Untuk suntik tidak bisa menjangkau sampai jaringan. Sedangkan cara yang kedua lebih komprehensif sampai ke jaringan. Jika hasil biopsy dinyatakan tumor jinak, maka perlu diambil tumornya saja. Namun, jika hasilnya adalah tumor ganas, maka perlu tindakan berikutnya, patalogi untuk menentukan tipe dari kanker payudara seorang pasien.

 Gejala-gejala Kanker:

 1.Gejala Lokal 
2.Regional
 3.Metastase
 4.Sistemik 

 Cara deteksi kanker payudara 

  •  1.SADARI: perikSA payuDAra sendiRI (SADARI) Dilakukan secararutin setiap bulan,antara hari ke-7 menstruasi hingga hari ke-10, saat jaringan payudara tidak terlalu sensitive. Jika sudah menopause, tentukan tanggal yang mudah diingat untuk melakukan SADARIS. Pemeriksaan klinis oleh tenaga medis terlatih Pemeriksaan fisik oleh dokter umum, sepsialis kandungan, bidan atau perawat terlatih. Perempuan berisiko tinggi, sebaiknya melakukan pemeriksaan ini setiap tiga tahun sekali ketika memasuki usia 20 tahun.

  •  Pemeriksaan Mamografi: Pemeriksaan ini digunakan oleh perempuan yang sudah menopause. Pemeriksaan payudara menggunakan alat sinar-X berdosis rendah, untuk melihat jaringan payudara sehingga dapat mendeteksi. Biasanya dapat dilakukan di rumah sakit setiap tahun .

  •  Pemeriksaan Ultrasonografi (USG): USG menggunakan gelombang suara untuk mencitrakan jaringan-jaringan dan bagian dalam tubuh. Pada deteksi kanker payudara, pemeriksaan USG dilakukan payudara , terutama pada perempuan berusia dibawah 40 tahun, ketika jaringan masih padat sehingga tidak efektif jika pemeriksaan dilakukan dengan mamografi. Operasi jaringan jika diperlukan 

Cara Melakukan sadari:


 Cermati Dengan detail dapat diakses ke web www.kalahkankanker di bagian payudara.

 Pencegahan:


 Untuk mencegah kanker payudara, kita dapat melakukan berikut ini: 

  • Mempertahankanberat badan ideal: Kelebihan berat badan atau obestias mengikatkan risiko seorang terkena berbagai jenis kanker termasuk kanker payudara Jaringan lemak meningkat produksi estrogen, yang jika berlebih sering dikaitkan dengan pemicu kanker Batasi asupan makanan dan minuman berkalori tinggi 

  •  Aktif berolahraga: Dewasa: lakukan olahraga intesnitas sedang hingga tinggi. Minimal 75-150 menit dalam seminggu Anak-Remaja: lakukan olahraga dengan intensitas tinggi selama 1 jam, minimal 3x dalam seminggu. 

  • Konsumi makanan sehat: Mengurangi konsumi daging merah dan daging olahan serta memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Pilih makanan yang tergolong whole grain atau (produk makanan yang menggunakan biji-biji serealia utuh seperti gandum, jagung dan quinoa.

 Penyebaran Sel Kanker:

  •  Limfogen (berada di ketiak) 
  • Hematogen (pembuluh darah) 
  • Transluminal (saluran bawah)
  •  Transcelomik Iatrogen (Pasien menekan sendiri benjolan)

 Tempat penyebaran Kanker Lokal: 


Menyebar ke jaringan atau organ di sekitar tempat kanker itu semula tumbuh berupa satelit nodule 
Regional: Menyebar secara limfogendan di kelenjar limfe yang berdekatan denga letak tumor primer. Keorgan Jauh: Menyebar ke organ Hati,paru,otak, tulang 

Klasifikasi Neoplasma 

I.Tumor NEOPLASMA: Jinka, Insitu (belum tembus saluran bawah), Ganas
 II Tumor Pra Maligna 
III Tumor Non NEoplasma 

10 Tumor Ganas Tersering pada wanita:

  • Payudara
  • Leher Rahim 
  • Ovarium 
  • Kulit 
  • Tiroid 
  • Korpus Uteri
  • Rektum 
  • Nasofaring
  •  Tidak diketahui 
  • Kel Limfe 

Terapi Kanker: 

Tujuan Terapi 
Kuratif = Penyembuhan 
Paliatif = Meringankan 
- Memperbaiki kualitas hidup
 - Mengatasi komplikasi 
- MEngurangi keluhan 

Macam Terapi: 

Terapi Utama: 
1.Bedah 
2.Kemoterapi 
3.Radiasi 
4.Hormonal TErapi
 5.Imunoterapi 
6.Terapi Tambahan (adjuvant) 
7.Terapi Komplikasi 
8.Terapi Bantuan (Nutrisi, transfuse)