Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

1 Juni 2016

Cara Kontrol Diri Agar Tak Lapar Mata


www.inatanaya.com

Obesitas atau kegemukan menjadi masalah bagi mereka yang punya keinginan untuk langsing dan sehat Setiap orang baik itu perempuan maupun lelaki ingin tampil cantik, ganteng, langsing. Langsing itu memang dambaan dari setiap orang khususnya perempuan. Penampilan langsung akan membuat rasa percaya diri maupun penampilan jauh lebih baik.
www,shutterstock.com
www.inatanaya.com

Mustahilkah untuk mencapai itu? 


Tidak mustahil karena hal ini dapat dilakukan jika ada kemauan, komitmen dan pengetahuan yang benar tentang cara langsing dan sehat yang komprehensif. 

Mustahil jika mengharapkan tubuh yang ideal itu tetapi tak pernah memperhatikan pola makan yang sehat. Perubahan pola makan yang dilakukan dengan konsisten dan persistence. Yang mengendalikan perubahan pola makan yang sehat adalah perilaku makan 

Perilaku makan itu tak boleh  lepas dari pengamatan dari para psikolog. Ketika kita mendengar sebutan “psikolog”, mind set kita langsung cenderung menjadi negatif, apa yang salah dengan perilaku kita kok harus ditangani oleh seorang psikolog. Kita sering menganggap bahwa orang pergi ke psikolog itu karena ada yang salah dengan perilakunya, sedangkan kita sendiri tak menyadari bahwa perilaku makan itu mengandung unsur culture, alam sadar, personality, habit yang harus ditangani oleh seorang psikolog. 

Seorang psikolog dapat membantu kita menemukan unsur yang salah dalam diri kita sehingga menimbulkan gangguan pada pola makan kita. Caranya dengan pengamatan dan analisa yang cermat. Ditemukan mindset yang salah.  Perubahan mindset perlu diperbaiki. Otomatis perilaku dari pola maka pun akan berubah. Akhirnya, kita dapat mengkontrol diri kita menjadi dengan pola makan yang benar . 


Mindset yang dipengaruhi oleh culture:

Dalam kultur budaya Jawa, jika kita bertamu dan dijamu oleh tuan rumah dengan makanan dan minuman yang serba manis. Padahal kita baru saja makan siang dan perut kita masih penuh. Untuk menolak, di budaya Jawa dianggap kurang sopan. Maka makanan itu terpaksa dimakan. Sedianya jumlah kalori yang sudah pas maka akan bertambah dua kali lipat. 

Mindset yang dipengaruh alam bahwa sadar:

Saat kita menyetir , otak kita segera mencetak dan mengatur arah kemana kita harus pergi. Tanpa disadari tujuan itu ada di brain mapping oleh otak. Sehingga kita dengan mudah menyetir tanpa kesulitan sama sekali. Juga dengan makan, otak akan mengetahui kemana kita mencari makanan yang kita inginkan. 

Mindset yang dipengaruhi oleh PERSONALITY:

Orang yang extrovert susah sekali menolak ajakan dari teman-temannya untuk makan. Demi sebuah pergaulan,  atau agar tetap exist maka dia harus ikut makan bersama teman-temannya . Menikmati chat bersama teman-temannya sambil  makan besar, meskipun di rumah sudah makan besar.

Mindset yang dipengaruhi oleh HABIT: 

Minum kopi bangun tidur menjadi kebiasaan kita. Rasanya sangat sulit jika tak minum kopi dulu. Jika tak minum kopi seperti ada yang hilang. Padahal kebiasaan itu dapat dihilangkan tanpa harus ada rasa kehilangan

Ketika keempat unsur itu diteliti oleh seorang psikolog mana yang dianggap paling dominan dari perilaku pola makan yang salah, maka perilaku itu haruslah diperbaiki. Diperbaiki bukan dengan paksaan , “Kamu tidak boleh makan gorengan, kacang-kacang, karbohidrat”. Bukan dengan paksaan yang jadi targetnya, tetapi dengan kesadaran total bahwa saya berbuat ini karena saya ingin langsing sehat. Psikolog akan mengajak kita untuk menyadari bahwa gemuknya kita oleh karena kebiasaan buruk. 

Agar interaksi sosial kita tidak diperburuk karena kita ikut harus mengikuti saran psikolog, kita tetap diajak bergaul dengan teman-teman kita, tetapi diberikan pengarahan apa yang sebaiknya dimakan dan tidak dimakan pada saat bergaul dengan teman-teman kita. Jadi kita ngga paranoid duluan, tetapi ada strateginya mencari makanan yang kecil bentuknya dan kalorinya, tapi besar dan mengenyangkan. 

Untuk memenuhi kesadaran itu ,  ada dua macam tentang kontrol diri: 

1. Tidak adanya kontrol diri: ini akan menimbulkan Compulsive. Bebas, lepas , tak punya beban sama sekali untuk seenaknya makan apa saja. Padahal untuk menjaga agar kita tetap slim itu perlu mengontrol pola makan sehat.

2. Terlalu kontrol diri: ini akan menimbulkan anoreksia, agar saya tak gemuk, saya hanya makan sedikit, kemudian dimuntahkan lagi. Ini sangat tidak baik karena akan mengganggu kesehatan kita.

Cara terbaik untuk kontrol diri: 

www.inatanaya.com

 

1. Sinyal lapar hanya mendengar dari sinyal perut bukan dari aroma bau masakan ketika jalan-jalan di mall atau sinyal pendengar bahwa masakan itu enak perlu dicoba atau sinyal mata
2. Relaxasi: emosi dan logika yang tak bisa berjalan bersama. Gunakan emosi sesuai dengan perencanaan 
3. Jika tak dapat menghindari godaan dari ajakan teman, hindarkan secara bertahap . Hal ini disebut “”delay gradiation”. Kemampuan untuk menahan godaan dengan perlahan-lahan. 
4. Orang yang mampu mengendalikan diri memiliki nilai IQ yang tinggi dibanding mereka yang tak mampu. 

Kebanyakan dari kita yang pengin langsing, memakai dengan caranya sendiri-sendiri, atau pilih metode yang sesuai dengan keinginannya sendiri. Banyak yang salah kaprah memilih cara langsing dengan berbagai metode seperti diet OCD, diet ala artis Farah Queen/ Titi Kamal, operasi sedot lemak, makan buahan-buahan saja, minum mineral saja tanpa makan apa-apa. 

Hasil dari diet dengan metode sendiri sangat fatal, disebut dengan diet “Yoyo”. Artinya pada saat pertama kali diet , berat badan akan turun drastis katakan 5 kg, namun saat diet kedua, bukannya turun, tapi justru bertambah menjadi berat badan semula ditambah dengan 20%. Diet ketiga turun, tapi hanya seperti berat badan semula (artinya tidak ada penurunan). Faktor-faktor penting yang membuat badan naik turun itu karena adanya ketidak seimbangan neurotransmitter dalam otak, akibat mutasi gen, faktor protein dalam tubuh atau pun hormon.

Lapar mata itu juga harus dijaga apalagi yang memiliki emotional eater atau lapar mata. Kesimpulannya, jangan sembarangan ikut diet langsing tanpa adanya bimbingan dari pakarnya. Penurunan berat badan tanpa kontrol diri yang ketat dan dibimbing oleh psikolog, dokter nutrisi, dokter olahraga akan berakibat fatal. 

Oleh karena itu satu-satunya solusi yang sangat jitu dalam penurunan badan adalah ikut bergabung dalam lightHOUSE.  lightHOUSE akan membantu dalam terapi komprehensif untuk menangani obesitas. Dokter akan memberikan obat dan terapi yang dibutuhkan bagi mereka yang akar masalah obesitas. Tapi tentunya, dicari dulu akar masalahnya secara komprehensif dan menyeluruh. Dokter akan memberikan obat dan treatment sesuai kondisi pasien, lalu dokter ahli gizi akan memberikan pengetahuan tentang gizi yang membuat pasien dapat memilih makanan yang mengenyangkan tapi tidak membuat gemuk dan psikolog akan memberikan saran untuk merubah perilaku pola makan dan kontrol diri, dokter olahraga memberikan kegiatan mengurangi waktu sedentary dan menjadi lebih aktif , berolahraga rutin , tidak berolahraga yang membuat bisa cedera. 

Mengenal lebih dekat lightHouse Indonesia 


Klinik yang menangani klien yang mengalami kelebihan lemak dan masalah berat badan. Berdiri sejak tahun 2004 (sudah 12 tahun ) klinik yang memiliki enam cabang ini menawarkan program penurunan berat badan yang komprehensif dan menyenangkan dengan menggunakan teknologi terkini seperti games, mobile apps, dan virtual reality. Para Pakar yang terdiri dari dokter, psikolog, perawat, ahli gizi, dokter spesialis gizi, dan dokter spesialis olahraga telah menangani lebih dari 20.000 klien.  Reputasinya sudah sangat kredible, teruji  dan dapat dipercaya. 

Salah satu testimoni dan bukti adalah pemenang dari lightHOUSE Challenge competition 2015, Mega Edyawati. Mega seorang mahasiswi berusia 20 tahun  mengikuti challenge ini untuk membuktikan dirinya bahwa berat badannya yang semula 96 kg, ternyata berhasil menurunkan berat badannya menjadi 72 kg. Keberhasilan penurunan berat badan ini tidak mudah dilakukan jika tidak melalui komitmen penuh . Mega telah mengchallenge dirinya melalui program komprehensif lightWeight. Selama 12 minggu dia berhasil menurunkan 24 kg. Ini bukti nyata bahwa Mega ingin sehat , bebas dari obesitas dan langsing sesuai dengan yang disarankan oleh dokter selama mengikuti program lightHOUSE challenge competition. Solusi sehat dan langsing, memang hanya ada jika kita berkomitmen mengikuti program penurunan badan komprehensif yang diselenggarakan oleh lightHouseIndonesia.