KBL Performing Arts, Mengasah Bakat Anak Dalam Bidang Seni Sejak Dini

KBL Performing Arts, jadi andalan bagi setiap orangtua yang ingin anaknya berhasil mengasah talenta/bakatnya. 

Sebagai orangtua yang mendapatkan amanah dari Tuhan, anak merupakan titipan yang harus dididik dan dibesarkan dengan optimal. Mendidik dan membesarkan anak bukan semata-mata dalam pendidikan formal saja. Tetapi juga dalam pendidikan non-formal seperti menyanyi, menari, musik. 

Bakat, talenta pada setiap anak berbeda dan unik. Ketika orangtua mengexplorasi, menggali talenta anak, dan menemukannya, pasti orangtua akan lebih mudah mengarahkan, membimbing, mengasah talenta anaknya semaximal mungkin.

Bakat adalah anugerah Tuhan yang diberikan secara rahasia, yang kita buka tanpa menyadarinya. *Charles De Montesquieu 

Orang pandai karena mau belajar dan latihan. Tidak cuma masalah bakat. *Desi Puspitasari

Kenapa? Bakat atau talenta itu merupakan potensi yang dimiliki oleh setiap anak. Bakat itu harus dikembangkan agar anak itu dapat memaksimalkan potensi dari bakatnya dan akhirnya bakatnya itu jadi suatu modal kemampuan,kehebatan dan kepercayaan dirinya di masa mendatang. 

Seorang anak perempuan berusia 12 tahun, bernama Rebecca Alexandria Hadipronoto (dipanggil Rebecca). Rebecca berasal dari keluarga tidak mampu. Ia tinggal bersama ibunya seorang janda yang hanya berjualan makanan kecil-kecilan saja. 

Namun, ibunya telah menemukan bakat Rebecca sejak kecil. Rebecca senang menari balet. Padahal balet itu membutuhkan sepatu dan kursus yang mahal. Ibunya merasa tak mampu membiayai kursus dan sepatu yang harus digunakan oleh Rebecca untuk kursus balet. 

 Berkat ketekunan dan kegigihan Rebecca, ada seorang sponsor yang bersedia membiayai Rebecca untuk menyelesaikan kelas baletnya. Lalu, dia berangkat ke Amerika Grandprix untuk berkompetisi ballet dengan kategori anak usia 12 tahun.



Dia tidak dapat berangkat bersama ibunya karena ibunya tidak punya uang sama sekali. Jadi dia berangkat bersama dengan coach yang mendampinginya. Ternyata dia berhasil mengantongi Gold Metal  Award di America Grandprix. Setelah itu Rebeca terus mengembangkan dirinya untuk mengikuti pertandingan internasional balet di Asian, Malaysia.

Suatu kebanggaan bagi dirinya, ibunya dan juga bangsanya mengharumkan nama Indonesia di kancah seni ballet.

 Cara Mengasah Talenta /Bakat Seni: 

KBL Performing Arts
Sumber: longlive Indonesia.com


Bagi orangtua yang sudah menemukan talenta anaknya, Contohnya di bidang musik, seni tari, seni vokal. Lalu orangtua pasti ingin mengembangkan talenta anaknya. 
 Sayangnya , orangtua belum tau caranya . Mencari tempat kursus yang professional dan berpengalaman memang sulit.  

Kursus Vokal/Kursus Musik/Kursus Tari/Kursus Modelling yang berpengalaman dan professional adalah KBL Performing Arts. Untuk mengenal KBL Performing Arts lebih jauh, kita dapat menggalinya di Kbl.co.id. 

Di sini kita dapat mengetahui keistimewaan metode pengajarannya khusus untuk vocal KBL, yaitu Muscle Coordination. Muscle Coordination artinya pendekatan fisiologis anatomis yang membuat penyanyi memahami koordinasi otot yang berhubungan dengan produksi suara, sehingga belajar nyanyi jadi lebih mudah. 

 Mengenal lebih jauh KBL Performing Arts: 



Bapak Lucky Tampilang, Head dan Founder KBL Performing Arts, memastikan bahwa metode muscle coordination yang diterapkan di KBL Performing Arts  akan memampukan calon penyanyi bisa menyanyi dengan 4 oktaf, digunakan metode Belting, mix voice, whistle voice.

 Beliau telah berpengalaman dalam dunia art sebagai Chief of Vocal Voice sejak 2015, Chief of Vocal Director 2015, Scout di tahun 2015 di Olimpiade Tingkat Seni yang disematkan oleh WCOPA diikuti oleh 60 negara di tahun 2019. WCOPA adalah ajang seperti olimpiade seni pertunjukan dunia yang telah dihelat selama 18 tahun. Event ini berkiblat ke Hollywood.

 KBL didirikan di tahun 2018 dan saat ini memiliki 2000 murid, 130 instruktur dan 19 cabang KBL (di area DKI Jakarta hingga Tanggerang dan Bekasi). Namun, bagi mereka yang tinggal di luar daerah maupun di luar Indonesia pun dapat ikut kursus KBL, caranya melalui online training .

Seorang siswa KBL bernama Elisa Khagia berusia 12 tahun, tinggal di Los Angeles, tidak terganggu jarak dan waktu untuk tetap ikut kursus KBL Performing Arts. Dia belajar selama tiga bulan dengan online
KBL Performing Arts
Elisakh Hagia, siswa dari KBL Peforming arts. Sumber: longliveIndonesia.com


Dia berhasil melewati audisi dari WCOPA mewakili Indonesia kategori usianya. Keberhasilannya itu karena dia mengikuti Kursus KBL Performing Arts secara online.

 Sekarang kursus KBL Performing Arts dilakukan dengan online singing Course dan online training course. Sistem yang digunakan adalah on/off Approach. Artinya dilakukan dengan online dengan pendekatan eliminasi kendala online seperti signal yang jelek, instruksi yang tidak jelas, kurangnya waktu untuk latihan. 

 Waktu yang Tepat untuk Belajar Bakat Seni:


 Saat pandemi, semua kursus tatap muka pasti ditiadakan karena peraturan PSBB. Jadi belajar secara online adalah solusinya. “Golden age” atau waktu terbaik untuk perkembangan anak baik secara kognitif, fisik dan spiritual adalah usia anak ketika berusia 0 sampai dengna 5 tahun. Usia ini berada pada perkembangan terbaik untuk fisik dan otak anak. 

Maksimalkan perkembangan terbaik ini untuk mengasah talenta dan bakatnya. Jangan sampai terlewatkan dengan mengetahui tahapan-tahapannya. 

Tidak ada waktu yang terbuang lagi, dengan hanya mengikuti kursus Kursus Vokal/Kursus Musik/Kursus Tari/Kursus Modelling

16 komentar

  1. Ide bagus belajar seni secara online pas pandemi ini. Beneran harus diasah bakat seni anak dan dikembangkan sesuai kemampuannya

    BalasHapus
  2. Mba KBL di Cibubur ada ga ya? Kebetulan keponakan aku lima tahun suka banget niru tari balet yang muter muter itu lho hehe

    Kalau pandemi udah pergi sama mamanya mau diarahkan ikut les ballet tp belun nemu yg cocok

    BalasHapus
  3. Baru tahu dalam latihan vokal ada yang namanya pendekatan fisiologis anatomis yang membuat penyanyi memahami koordinasi otot yang berhubungan dengan produksi suara. Ternyata teknik bernyanyi bukan hanya sekadar belajar menyanyi saja ya. Dan bisa dipelajari di KBL.

    BalasHapus
  4. Memang benar, jika anak punya bakat seni dan orang tua tidak yakin bisa mengelolanya dengan baik, sebaiknya anak dimasukan ke dalam kelas spt kelas di KBL ini

    BalasHapus
  5. Kemampuan dan bakat anak harus diasah sejak dini. Keren Rebecca bisa mengharumkan nama bangsa juga. Sekarang dengan jaman teknologi bisa belajar secara online juga.

    BalasHapus
  6. Masya Allah salut sama Rebecca dan orangtuanya. Sudah jeli meliht bakat dan potensi si kecil. Materi ngga jadi halangan.

    BalasHapus
  7. Terharu banget sama cerita Rebecca. Peran orangtua sangat besar untuk support anak agar berhasil seperti Rebeca, selain support keluarga, penting juga menyalurkan bakatnya untuk diasah di tempat kursus yang relevan seperti KBL ini :)

    BalasHapus
  8. Wih meski berada di luar negeri tetap bisa ikutan les KBL ini yaa, keren sekali, mendukung dengan keadaan seperti sekarang ini. Kisah perjuangan Rebecca menjadi bukti bahwa kemampuan kita jika diolah dengan baik bahkan bisa mengubah nasibnya sendiri ya.

    BalasHapus
  9. Membantu sekali nih KBL untuk anak yang punya minat dan bakat di bidang seni, khususnya vocal. Elisa yang tinggal di LA bisa ikutan dan makin bersinar bakatnya, keren.

    BalasHapus
  10. Wah baru tahu ada KBL ini...jadi alternatif para org tua untuk menyalurkan bakat dan minat ya Kak..

    BalasHapus
  11. Aku sampai detik ini masih mencoba mengenal apa bakat anakku. Membaca ini seperti tercerahkan dan semakin semangat mendukung perkembangan anak

    BalasHapus
  12. Program KBL ini keren. Mendukung setiap bakat yang dimiliki. Sebagai anak, saya termasuk beruntung karena orangtua selalu memberi dukungan dengan hobi yang diminati. Mengikuti grup musik, sampai latihan bela diri.

    Dan, nanti kalau sudah jadi orangtua, saya akan melakukan hal serupa. Demi pertumbuhan yang maksimal bagi anak-anak. Selagi baik dan benar, akan selalu didukung

    BalasHapus
  13. Bakat seni itu justru bakat yang rada jarang diasah di sekolah-sekolah pada umumnya. Makanya adanya KBL Performing Arts ini membantu banget buat si kecil menelusuri dan mengasah bakatnya sedini mungkin.

    Jadi bakat seninya bisa lebih terasah dan terarah sehingga bisa mencapai prestasi yang diinginkan di masa depan ya..
    Nanti kucek-cek buat ponakan ku ahh..

    BalasHapus
  14. Baru tahu juga kalau belajar seni, ternyata bisa online juga. Apalagi di tengah pandemi kayak gini. Cocok buat anak yang ingin mengasah bakat

    BalasHapus
  15. Menarik ini, jadi pengen daftarain buat anak juga, yang lagi seneng tari akhir-akhir ini.

    BalasHapus
  16. waahhh anakku bisa ikut kursus musik di kbl nih nampaknya. dia kan hobi main gitar dan drum. sudah seharusnya saya dukung bakatnya ini yaa

    BalasHapus

Pesan adalah rangkaian kata yang membangun dan mengkritik sesuai dengan konteksnya. Tidak mengirimkan spam!