DIARE KRONIK yang MENIMBULKAN KEGELISAHAN


Diare jadi momok bagi diriku. Awalnya, orang sering memperhatikan diriku.  Mereka merasa heran, kasihan atau aneh kenapa saya  banyak sekali pantangannya dalam memilih makanan. Bahkan ada yang bilang, “Kok makan pakai pilih-pilih segala!”  atau ada yang lebih nyinyir , "Hidup hanya sekali, nikmati makanan yang enak serba pedas ini loh!"

Saya hanya tertawa dan tak perlu menjawab pertanyaan yang justru akan menyakit diri saya sendiri. Sudah sakit diare masih dibilang aneh! Jika tak sakit tentunya saya tak perlu memilih-milih makanan yang menurut saya rugi banget saya tidak bisa menikmati makanan dengan rasa pedas, asam, santan.  
Makanan dengan aroma itu sungguh enak untuk di mulut saya, tapi tidak enak di perut saya.

nulis.co.id
 Saya punya sejarah diare yang sangat mengganggu produktivitas saya. Dalam bahasa sehari-hari, apabila saya melanggar makanan dengan cita rasa yang tidak diperbolehkan itu, maka langsung esoknya saya harus menderita diare. Diare yang kadang-kadang diikuti oleh mules tapi jika tak begitu parah yach cukup diare saja. Biasanya hampir 5 sampai 6 kali berkali-kali ke kamar mandi untuk buang air besar . 

 Setelah diare biasanya badan lemas sekali. Diare yang saya alami itu bukan hanya sekali-kali, tapi hampir tiap bulan dan ini terjadi hampir 6 tahun lalu. Sesungguhnya saya sendiri tak menginginkan punya sakit diare karena sakit diare itu paling tidak enak . Pertama cape harus ke luar masuk kamar mandi. Kedua, jika dibiarkan saja tentu akan hidrasi, ketiga, repot banget jika sudah rencana akan pergi ke suatu tempat, teringat bagaimana jika mendadak kena diare. Lebih aman di rumah. Nach, ini sebenarnya tidak saya inginkan, jadi kuper di rumah melulu. Tapi trauma atau bayangan diare sering melekat di benak sebelum pergi.  Jadi kemana-mana bawa obat diare.

Mulanya saya pikir saya kena diare biasa. Tapi karena hampir tiap bulan terjadi, saya terpaksa ke dokter spesialis penyakit dalam. Oleh dokter spesialis penyakit dalam yang mengcek feses saya tak menemukan bakteri maupun virus apa-apa . 

Pernah ke dokter spesialis gastrology, dan harus melakukan tindakan gastrotomi. Selesai itu, ternyata  hasilnya tidak ditemukan penyakit yang aneh. Lalu ,saya pun dirujuk ke dokter spesials kanker usus di Rumah Sakit Dharmais. Dengan melakukan colonoscopy, dokter ahli kanker usus itu menyatakan bahwa saya penderita IrritableBowel Syndrome (IBS) yang akut  (otot usus besar berkontraksi yang mendorong kotoran keluar). Satu-satunya solusi untuk tidak diare buat saya adalah dengan menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang mengandung pedas, rasa asam dan susu. Sedih yach, tapi itulah penyakit dimana saya harus berdamai dengannya.

 Pengalaman pribadi diare saya ini tentu berbeda dengan diare pada umumnnya. Umumnya, jika diare bayi ,anak maupun dewasa  jika frekuensi lebih dari rentang normal misalnya lebih dari 2 kali sehari , juga untuk dewasa lebih dari dua kali disebut dengan diare.
Penyebab Diare, Gejala Diare dan Pengobatannya . Sumber:  google.com


Jenis diare ada dua:
  • Diare akut :   terjadi kurang dari 14 hari.
  • Diare PErsisten/Kronik:  Terjadi lebih dari 14 hari .

shutterstock.com
Gejalanya buang air besar encer dan sering, kram perut, nyeri perut, demam , darah dalam tinja, kembung. Cairan makanan yang kita asup itu seharusnya dicerna pada saluran pencernaan usus. Secara normal usus besar akan menyerap air dari makanan yang kita makan, dan meninggalkan kotoran (tinja) setengah padat. Makanan yang tidak diserap itu akan menghasilkan kotoran yang encer. 

Penyebabnya secara umum oleh karena bakteri dan parasi, virus , intoleransi makanan, alergi makanan, reaksi negatif terhadap obat-obatan, penyakit usus, gangguan usus fungsional, operasi kandung empedu atau keracunann. Jangan biarkan diare berlangsung berhari-hari, sehingga menyebakan dihidrasi. 

Atasi diare dengan tepat dan benar. Pengobatan yang paling benar untuk diare adalah sebagai berikut: 



  • Minum banyak cairan. Bentuk cairan itu seperti air putih,kuah kaldu, kuah sayur bening,jus , air gula dicampur garam (LGG= larutan gula garam) disebut dengan oralit 
  •  Hindari minuman kafein dan alkohol. 
  •  Minuman makanan yang mudah dicerna, makanan semi padat dan makanan rendah serta secara bertahap. Contoh roti, biskuit,telur,nasi atau ayam. Hindari makanan seperti produk susu, makanan berlemak,makanan tinggi serat atau berbbumbu tajam dan berbumbu pedas.
  •  Minum obat anti-diare seperti Entrostop. Jika dalam keadaan buruk maka gunakan Imodium yang dapat mengurangi pergerakan usus sehingga dapat mengatasi diare. Selalu berkonsultasi kepada dokter untuk obat diare pada anak.
  •  Gunakan probiotik yang mengandung strain bakteri hidup yang mirip dengan bakteri sehat yang biasanya ditemukan dalam sistem pencernaan manusia. Jika diare disebabkan oleh parasit jahat atau bakter, maka diperlukan antibiotik.Jika disebabkan oleh virus tidak diperlukan. Gunakan cairan elektrolit (garam) sebagai pengganti pembuangan cairan. 

Yang paling penting untuk musim tertentu seperti panas, hujan, hindari jajan di tempat yang tidak hygenis. Cukup bawa makanan dari rumah . Diare yang tak berkesudahan seperti saya memang tak menyenangkan. Sebaiknya , atasi diare dengan tepat dan benar sebelum semuanya terlambat.