Akuarium ikan hias, Hilangkan stres

shutterstock.com


Hidup di kota besar seringkali membuat kita stres, mulai berangkat kerja , trafik sudah macet sekali. Belum lagi kurangnya disiplin pengendara sepeda motor yang melanggar lalu lintas , mengambil jalan yang bukan haknya, sampai ke pekerjaan yang tak habis-habisnya, bahkan suasana kerja yang tidak kondusif penuh dengan intrik dan budaya yang tidak sehat.


Pulang kerja, bukannya istirahat untuk melepaskan badan dan pikiran yang lelah, tapi seringkali justru masalah bertambah. Berbagai masalah di rumah membuat kacau pikiran dan badan yang sudah lelah. Bahkan sering terbawa dalam tidur karena belum selesai masalahnya atau tidak ada solusinya. Masalah yang bertumpuk-tumpuk membuat stres. 

Datangnya stres tidak pernah diketahui karena seringkali orang yang terkena stres tidak menyadarinya. Hanya ketika dia sudah mulai marah-marah tanpa kendali, diam seribu bahasa tanpa peduli dengan keadaan sekitarnya bahkan perilaku yang tidak normal seperti memukul-mukul dan mencaci maki orang dengan perkataan tak sopan. 

Stres yang bisa datang tanpa diundang itu perlu dikelola dengan baik. Jika tidak maka jiwa kita akan mengalami gangguan jiwa yang tidak bisa terkendalikan. 

Salah satu cara untuk menyehatkan jiwa kita adalah dengan melihat ikan di akuarium. Sudah dibuktikan secara ilmiah, bahwa orang yang memandangi ikan berenang bisa menenangkan . Menurut riset Plymouth University and University of Exeter pada 2015, memandang akuarium punya efek positif secara fisik dan psikologis. Menurut penelitian ini, melihat ikan berenang di akuarium dapat menurunkan tekanan darah dan detak jantung.Selain itu, bisa memperbaiki mood dan meningkatkan konsentrasi. 

Mengutip Vice, dosen dari Direktur Center for the Human Animal Bond dari Purde Univeristy Alan beck mengatakan berhubungan dekat dengan alam terutama hewan, sangat penting bagi kondisi psikologis manusia. Dari penelitiannya terangkum hipotesis biophilia, manfaat positif saat berhubungan dekat dengan alam. 

 Terapi akuarium, walaupun hasilnya belum diumumkan secara resmi, saat ini melihat ikan berenang di akuarium selama 10 menit dapat menurunkan tekanan darah dan denyut jantung. Hal ini dilihat dari respon fisik dan psikologis dari 112 peserta acak yang berisi jenis ikan hias yang beragam. 

Sebelum orang melihat ikan di akuarium, detak denyut jantung dan tekanan darah agak tinggi, tapi saat orang itu melihat di aquarium tanpa ikan mereka jadi relaks dan denyut jantung menurun sebesar 3 persen, apalagi setelah melihat ikan dalam aquarium maka denyut jantung dan darah bisa turun hingga 7 persen dan 4 persen. 

Ada manfaat lainnya yaitu efek memandang aquarium juga bisa menurunkan perasaan cemas, takut,frustrasi, dan depresi. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Purdue University terhadap pola makan pasien alzheimer. Dalam studi itu hasilnya sangat mengejutkan bahwa efek terapi akauarium meningkatkan asupan nutrisi pasien alzheimer sebesar 21,1 persen dan membuat lebih fokus.

 Bagi orang awam yang tak pernah membuat akuarium dan ikan, merasa sulit bagaimana caranya merawat akuarium ? Kelihatannya merawat ikan, tanaman akuarium, air itu tidak boleh sembarangan, perlu sedikit pengetahuan agar ikannya tidak cepat mati dan juga perawatan airnya. Berikut ini adalah tips singkat tentang akuarium, ikan dan air .

 Akuarium: 

Banyak pilihan untuk memilih aquarium dari bentuk ada kecil sampai besar, dari segi harga ada yang murah sampai mahal. Tetapi sebagai pemula lebih baik mencari akuarium yang sederhana sekali. Ukuran akuarium yang paling tepat adalah sesuai dengan jumlah ikan yang ada. Untuk akuarium kecil jangan terlalu banyak ikan sehingga sesak, ikan dapat mati.

Ikan:

Memilih bibit ikan hias yang unggul supaya ketika dimasukkan ke dalam akuarium ikan hias itu dapat tumbuh dengan baik . Perhatikan untuk pemeliharan ikan yang hidup di air yang deras seperti platy, koki, dollar, gunakan filter yang bisa menyebur air yang mengalir. Sedangkan ikan dengan air yang tenang seperti gurami mini, manfish, oscar, sepat mutiara , lohan. Di depan semburan berikan batu maupun karang sebagai batas. Ada ikan yang suka cahaya tapi ada yang tidak suka. Jenis ikan seperti ikan neon tetra dapat hidup dengan baik dengan pencahyaan yang tidak terlalu terang. 

Makanan yang diberikan untuk ikan hias di akuarium kecil dilakukan secara teratur. Sebaiknya pemeriannya dengan jumlah sedikit tetapi sering. Ini membuat akuarium tidak cepat kotor akibat pemberian makanan yang terlalu banyak dan sisa makanan. Untuk mentetralkan kandungan kaporit, beri sedikit zat klorin.

 Perawatan Akuarium:

Air yang berada di akuarium tentunya harus diganti . Pergantian air dalam akuarium dilakukan minimal sekali dalam seminggu. Pakailah selang berdiameter 1 cm . Sebelum menambahkan air yang baru, sisakan air di dalam akuarium sekitar 25% saja. Jika menggunakan air PDAM, air harus diendapkan dulu paling tidak selama 12 jam, agar kaporitnya hilang. Saat membersihkan akuarium, kapas filter juga dibersihkan. Setelah air baru diisikan, lalu tambahkan garam ikan sekitar 0,1% dari total air. Suhu air paling maximal 27-28 deraja celcisu. Letak lampu jangan terlalu dekat. Tingkat keasaman yang baik 7-8 pH, gunakan PH meter untuk mengetahuinya.