Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

19 Mei 2017

Live for A Living



Hidup untuk menghidupi adalah moto hidup saya saat menginjak usia senior. Kenapa? Saya melihat banyak teman seusia saya yang hidupnya sudah digerogoti dengan berbagai macam penyakit sehingga tidak dapat hidup secara maksimal . Teman-teman saya yang sudah menderita berbagai macam penyakit seperti darah tinggi, diabetes, osteoporosis Mereka hidup tetapi banyak ketergantungan kepada obat, orang lain dan hampir tidak bisa memanfaatkan sisa hidupnya untuk bermanfaat bagi orang lain. Kesehatan adalah nomer satu untuk dapat melangkah menjadi manusia produktif di usia senior. 

Menjadi manusia produktif di usia senior itu bukan hanya slogan hidup saja. Tetapi perlu keberanian merubah gaya hidup lama untuk  melangkah dengan mengikuti pola gaya hidup yang sehat. Sebaiknya , gaya hidup sehat dilakukan sejak masih tahap dewasa, diikuti dengan tahap dewasa bekerja. 
Senam Tera / dokumen pribadi

Selama bekerja saya hampir tidak pernah berolahraga.   Pola makan yang sehat memang saya akui agak terlambat diterapkan.   Ketika  bekerja, saya merasa tidak ada waktu untuk memasak makanan sehat dari rumah karena saya belum berkeluarga dan hidup sendiri saja.lebih baik beli makanan daripada memasak.

 Untuk makanan sehari-hari, saya selalu membeli baik itu di foodcourt atau dari restoran jika masih punya uang, atau kadang-kadang beli di restoran kaki lima jika uang sudah tidak ada lagi. Nach, akibatnya saya pernah masuk rumah sakit dengan diagnosa  sakit hepatitis A , diikuti dengan komplikasi dari obat yang diberikan oleh dokter karena  tingginya dosis. Hal ini  menyebabkan usus saya mengalami gangguan usus yang disebut dengan IBS (Irretable Bowel Syndrome) . Saya harus hidup berdamai dengan penyakit ini. Tidak ingin hidup dengan kekecewaan karena tidak bisa makan berbagai makanan yang enak, tetapi saya tetap bisa menikmati hidup dengan apa yang diperbolehkan dan diasup oleh tubuh. 

Hikmah dari sakit ini, saya merubah pola makan yang tidak sehat menjadi sehat. Saya tidak lagi jajan di luar kecuali jika saya ada undangan dari luar . Pola makanan sehat saya berlakukan, demikian juga untuk menjaga stamina badan tetap sehat, saya ikut serta senam tiap pagi hari dari jam 6.00 hingga 7.30. Selain senam, saya menulis yang merupakan passion saya. Passion ini membuat hidup saya lebih seimbang.  Mind saya bekerja semaximal mungkin, body saya juga berlatih secara konsisten tiap hari dan soul atau jiwa saya berkembang melatih terus untuk mendapatkan pengetahuan baru, kepekaan hidup dalam  mengisi spiritual.

Dalam menulis saya bisa membantu memberikan pencerahan baik itu berupa tips hidup sehat dan sempurna setelah mengikuti acara talk show kesehatan di beberapa rumah sakit. Juga saya dapat menuangkan dan berbagi ide untuk parenting , informasi yang bermanfaat bagi perempuan dan ibu rumah tangga tentang energi   berbagi tentang kenaikan harga listrik;  berbagi tentang membangkitkan minat baca dengan e-perpustakaan;  berbagi tentang bagaimana membuat video setelah saya belajar dari workshop dimana saya peserta tertua;  Gaya hidup untuk  pelestarian lingkungan hidup dengan hidroponik sederhana.

Saya sering ikut melawat teman-teman yan sakit karena mereka sangat membutuhkan teman di kala duka.




Senang mengikuti workshop maupun talk show tentang kesehatan dan bermanfaat bagi para teman-teman yang sudah masuk ke usia senior. Untuk mendukung kegiatan saya agar stamina tetap segar bugar dan daya tahan tubuh tetap terjaga, tentu saya harus minum vitamin, Theragran-M. Saya memilih Theragran-M sebagai vitamin yang mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit karena kecapean atau sakit karena terserang virus. Komposisinya yang sangat lengkap yaitu kombinasi Multivitamin (Vit A, Vit B, Vit C, Vit D, Vit E) dan Mineral esensial (seperti Magnesium dan Zinc).



Menjadi tua berarti bukan loyo tetapi tetap produktif menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, berkat adanya bantuan Theragran-M.