Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

13 Januari 2017

Pesona Soverign Hill, Ballarat Victoria

visitmelbourne.com

Jika Anda seorang pecinta sejarah dan avonturis maka tempat ini sangat tepat dikunjungi. Nama Soverign Hill berasal dari nama organisisai non profit yang berbasiskan turisme kebudayaan dan sejarah dan dibentuk oleh The Soverreign Hill Museums Association.

 Ratusan tahun yang lalu, sebelum bangsa Eropa menduduki daerah ini, Rakyat Wadawurrung dari Bangsa Kulin telah menduduki Soverign Hill tempat yang sekarang ini terkenal dengan nama “Soverign Hill” 

Untuk mengenang kebesaran dari sebuah sejarah dimana negara bagian Victoria memiliki tambang emas yang sangat kaya. Sovereigns dijadikan suatu ikon yang menceriterakan sejarah tentang kota Ballarat, di Negara bagian Victoria yang pertama dengan adanya penemuan emas pada tahun 1851 dan sejarah tentang penduduk, kebesaran penambangan emas Australia dan sebagai warisan cagar budaya Australia.

 Awalnya, saya kurang tertarik mengunjungi tempat ini ketika melihat brosurnya. Namun, saya penasaran juga dengan apa sich keunikan dari Soverign Hills. Sebagai seorang turis yang berasal dari Indonesia, saya selalu membandingkan jika ingin mengunjungi ke sana dengan tur atau pergi sendiri. Ternyata perbedaannya sangat jauh. Jika ikut tur dari pengelola travel yang terdaftar harganya AUD 154 (tiket kereta dan tiket masuk ) per orang. Sedangkan untuk berangkat sendiri, ternyata cukup dengan sekitar AUd 82 per orang. Lumayan dong beda harganya l/2. Karena kami bertiga bisa irit l l/2. 

Pertanyaan berikutnya, jika pergi sendiri, ribet ngga sich. Setelah membaca website nya www.sovereignhill.com.au , ternyata cara menuju ke Sovereign Hill sangat mudah, dapat mengendari mobil dengan 90 menit perjalanan Melbourne barat atau dengan kereta api V/Line. Kami memutuskan untuk naik kereta api. Berangkat dari apartement menuju ke Sourthern Cross Station. Membeli tiket Mebourne-Ballarat, seharga kira-kira AUD 28.00 per orang. Jarak tempuh Melbourne ke Ballarat dengan naik train sekitar 90 menit atau l l/2 jam.

 Kereta berangkat tepat jam 9.10 dari Sourthern Cross (setasiun kereta untuk ke luar kota). Setelah membeli tiket dengan myki Sebesar AUD 28.00 per orang, kami langsung naik kereta. Di dalam kereta, kondisinya bersih, ber AC dan lajunya sangat cepat , tidak ada suara goncangan sama sekali . Tepat sesuai dengan jadwalnya pukul 10.40 kami tiba di Ballarat Station. Di Ballarat Station, kami segera mencari bus yang membawa kami ke Soverign Hill. Bus ini gratis dan ternyata dikhususkan untuk penumpang yang naik kereta api untuk tujuan ke SOverign Hill . Jarak tempuhnya sangat singkat 15 menit saja.

 Tiba di Sovereign Hill, terasa udara sejuk menyapa kami, juga angin yang cukup kencang meskipun terik matahari juga terasa menyengat. Kami ke loket masuk dan membayar sebesar AUD 54 /per orang. Selesai membayar tiket dan sebuah map dengan tempat-tempat yang merupakan ikon untuk menjelajahi Soverign Hill. Begitu masuk di Soverign Hill, terlihatlah anak-anak sekolah SD yang sedang bermain di sebuah sungai dangkal buatan. 

 Apa yang mereka perbuat? 

Asyiknya, mereka dibuat terpana seolah-olah sedang mendulang emas diantara bebatuan. Pengalaman ini sangat berharga untuk merasakan sensasi bagaimana para penambang itu mencari emas secara manual dengan mengambil emas di antara bebatuan dan menyisirnya.

Namun, apakah kehidupan dari penambang emas itu makmur seiring dengan kemakmuran dengan gemerlapnya emas? Ternyata tidak, saya melihat gubuk cermin dari rumah-rumah penambang emas yang sangat jauh dari layak, gubuk dan gunakan berbagai alat kuno untuk mencuci seperti telenan cuci, tempat mencuci piring dan kamar-kamar keluarga yang menyatu tanpa sekat. Banyak penambang seperti orang China, Afrika yang datang dan mereka mengadu nasibnya untuk menjadi penambang. Sayangnya, tempat rumah mereka jauh dari kilauan emas, layaknya seperti gubug, kecil dan tidak memiliki sekat-sekat ruang. Semua peralatan rumah tangga masih sangat kuno dan bahkan ada yang menggunakan tungku untuk memasak.


 Kami mengunjungi tempat-tempat miniature yang menarik seperti:

 1. Kuil dari penduduk yang beretnis cina Disebut juga dengna Chinese Cam, dimana penambang keturunan China memiliki komunitas tersendiri untuk berdoa . Rumah mereka sangat primitive dan kurang sehat.

 2. Gold Panning: Tempat pendulang emas , mulai proses awal emas ditempa sampai emas itu keluar dalam bentuk yang sudah jadi. Semuanya masih dikerjakan secara manual. 

3. Red Hill Mine Tour: Tempat di bukit dimana alat-alat yang lebih modern menggali penambangan emas dan memprosesnya dengan menaikan ke atas lalu menyaring serta mendapatkan hasilnya.

 4. $150,000 Gold Pour: Tempat berharga senilai $150,000 untuk mencairkan emas itu dan membentuknya sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Di sini juga diperlihatkan toko-toko yang menjual pernak-pernik yang terbuat dari Metal atau emas.

 5. Redcoat Solders: Penunggang Kuda dari tentara-tentara yang terlatih untuk mengawasi dari penambangan 

6. Bowling Saloon: tempat bowling yang masih menggunakan bola sederhana dengan tempat permainan bowling menggunakan kayu di seluruh bagiannya.

 7. Coach Rides: Bagaikan sebuah kota cowboy, kita dibawa ke masa dimana kereta kuda menjadi bagian dari transportasi satu-satunya. 

8. Candle Dipping; Produksi dari lilin yang menggunakan bahan baku dari kimiawi dan sangat harum pewanginya.

 9. REstoran , Bank, shop dan Laundry , Toko makanan: dibuat sesuai dengan aslinya sehingga kita bisa melihat bagaimana bangunan itu berfungsi dan digunakan pada zaman itu. 

10. Wheel Making: Tempat pembuatan roda untuk kereta berkuda . Produksi roda sangat dibutuhkan untuk melengkapi transportasi berkuda.

 11. Gold Pour dengan Audio Tour: Perlengkapan audio lengkap bagaimana perspektif dan partisipasi dari semua rakyat di Ballarat sejak 1851 hingga 1871.

 Mempelajari sejarah yang belum kita kenal hanya melalui sebuah pengalamn tour dimana kita dapat belajar bagaimana sebuah peradaban manusia itu dibangun hingga mencapai kejayaannya mencapai peradaban yang modern ini.