Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

31 Oktober 2016

Kehilangan Momen Penting Bersama Anak

www.pixabay.com

Merasa diri menjadi sibuk karena dibanjiri dengan pekerjaan dan aktivitas yang menghabiskan waktu tanpa disadari memang suatu ego seorang ibu demi sebuah aktualisasi atau kepuasan diri.  Keegoan merasa diri jadi berarti atas nama keluarga dan diri sendiri . Existensi dari keberadaan kita di kantor jadi suatu kondisi yang menyenangkan hati kita . 

Janji-janji yang mengalir dan pekerjaan terus berdatang, kita dipaksa mengatakan “YA”. Di sisi lain, pasti ada janji atau perkataan “TIDAK” untuk urusan bertemu dengan anak atau mengantarkan anak ke suatu peristiwa penting seperti “Penghargaan atas prestasi akademiknya”. Itulah konsekuensi logis dari suatu perkataan “ya” selalu diikuti “tidak” pada hal yang lain. 

Bertahun-tahun lalu, saya belajar tentang kehidupan yang membuat pilihan harus lebih bijaksana. Ketika disodorkan untuk pilihan bekerja dengan waktu kerja 8 jam ditambah dengan perjalanan dari rumah ke kantor dan sebaliknya, total waktu yang saya hampir habiskan adalah sekitar 10 jam sehari. 

Kehilangan momen penting dari anak saya ketika anak ingin mengajak untuk bermain dan mengexplorasi dunia yang belum dikenalnya. Dia ingin mendapat jawaban entah itu jawaban benar atau tidak benar dari seorang yang paling dekat dengannya. Sayangnya, momen itu hilang karena saya tidak berada di dekatnya atau saya menganggap kepentingannya terlalu kecil dibandingkan dengan kepentingan saya. 

Memendam rasa sesal kehilangan momen penting tidak dapat diulangi lagi. Segera bangunlah suatu keputusan untuk tidak kehilangan momen penting untuk kedua kalinya.

 Kehilangan momen penting: 


Mengapa? Nah, pada dasarnya kalender saya dipenuhi oleh pekerjaan yang jadi prioritas pertama, dan keluarga kedua baru prioritas anak. Ketika sadar bahwa masa golden years adalah hal yang tak boleh dilepaskan , barulah kalender saya berubah. Saya memprioritaskan jadwal anak saya pada kalender saya. Dan selanjutanya baru kerja dan keputusan yang lain menjadi prioritas kedua. 

Namun, pada zaman yang serba teknologi digital ini , bagi kebanyakan orangtua, beranggapan bahwa acara anak dapat digantikan dengan peran teknologi. Pengganti orangtua dengan teknologi itu tanpa kehadiran orangtua. 

Apakah sosok orangtua mudah digantikan dengan teknologi?


 Ada beberapa contoh kegiatan yang diikuti anak. Orangtua belum tentu menyukai kegiataan  yang dilakukan anaknya. TEtapi seberapa besar peran orangtua untuk support dari apa yang disukai anaknya. Jika anak Anda sedang melakukan pertandingan olahraga yang diminatinya dan dia ingin sekali menjadi seseorang yang diimpikannya. 

Anda menyadari bahwa tidak dapa hadir karena tumpukan pekerjaan. Lalu, Anda sebagai orangtua menganggap teknologi dapat mengganti fungsi kehadiran Anda. Anda mengatakan kepada Anak bahwa Anda benar benar tidak bisa hadir di sana. Anda mencoba menghadirkan foto anak Anda melalui skype dan berbicara kepadanya melalui skype sebelum pertandingan berlangsung.

 Apakah hal ini cukup berpengaruh kepada semangat atau spirit Anak Anda ? Kehadiran sama sekali tak bisa digantikan oleh apa pun. Anda pasti kehilangan momen yang sangat penting bagi anak anak. Anak akan kecewa dan sedih karena orang yang dikasihinya tidak datang untuk momen istimewa yang diharapkannya. Dalam kekecewaannya itu , ada anak yang cepat bangkit untuk mengatasi kekecewaannya. Tapi sebagian anak merasakan bahwa ibu atau ayahnya sudah tak peduli lagi dengan dirinya. Tak ada perhatian dan cinta yang hadir dalam kehidupan anak.

 Kapan kita kehilangan momen penting: 


Kesulitan diri untuk melepaskan dari teknologi memang sesuatu yang ironis sekali. Bahkan ide kita selalu mengatakan lebih gampang , mudah gunakan teknologi ketimbang harus hadir di saat dibutuhkan oleh anak. Ide yang muncul dan mengganggu ktia itu memang sering tidak disadari.

 Hal itu muncul pada saat yang justru penting sehubungan dalam kehidupan anak: • Ketika Anda mengatakan ya untuk pertemuan malam di tempat kerja, Anda mengatakan tidak untuk resital tari putri Anda. 

  • Ketika Anda mengatakan ya untuk menjawab telepon Anda pada saat mengemudi, Anda mengatakan tidak untuk mengemudi secara safety untuk memberikan keamanan untuk anak-anak Anda di kursi belakang. 

  •  Ketika Anda mengatakan ya untuk multitasking, Anda mengatakan tidak untuk menjadi perhatian untuk anggota keluarga yang lain dan apa yang mereka lakukan atau katakan.

  •   Ketika Anda mengatakan ya untuk mengirim pesan teks ulang tahun, Anda mengatakan tidak untuk hadir pada saat ulang tahunnya.

  •  Ketika Anda mengatakan ya untuk bekerja pada e-mail Anda di rumah, Anda mengatakan tidak untuk mendengarkan anak-anak Anda memberitahu Anda tentang hari mereka. 

  • Ketika Anda mengatakan ya untuk mengkritik bagaimana anak-anak Anda bermain dalam permainan, Anda mengatakan tidak untuk membiarkan mereka tahu betapa Anda suka menonton mereka bermain. 

  • Ketika Anda mengatakan ya untuk iPad Anda atau televisi, Anda mengatakan tidak untuk mendengarkan anak-anak Anda tentang hasil pelajarannya, gurunya, kesulitannya di sekolah.

  •   Ketika Anda mengatakan ya untuk menyalakan radio di mobil, Anda mengatakan tidak untuk waktu dengan diri sendiri atau belajar tentang hari, mimpi, atau ketakutan anak-anak Anda '. 

Orang-orang selalu mengeluh tentang tidak memiliki cukup waktu di rumah, tapi masalahnya adalah bahwa terlalu sering ketika mereka pulang, mereka tidak hadir. Lebih banyak waktu di rumah yang sebenarnya mungkin tidak mudah untuk mendapatkan menghabiskan waktu yang lebih penuh perhatian dan kurang terganggu.

 Keputusan untuk menentukan  perhatian yang akan Anda berikan kepada anak Anda . Jika Anda menyadari, dari waktu ke waktu Anda dipaksa untuk dapat memilih dan mencurahkan waktu untuk apa yang sebenarnya penting. 

Salah satu bagian dari indahnya kehidupan di rumah apabila Anda menjadi orang yang cukup perhatian untuk melihat apa yang dicari Anak Anda , bahkan ketika Anak  mencari perhatian Anda atau mengundang Anda untuk bermain atau berpartisipasi. Pada awalnya, anak-anak kecil hanya meminta Anda untuk bermain-bersamanya. 

Undangan untuk beramain terasa membosankan bagi anda, tetapi tidak bagi mereka. Precious Moment atau momen penting tak boleh dilewatkan atau dihilangkan. Terlalu mahal jika Anda harus lewatkan dengan ego yang Anda miliki. Oleh karena itu sebagai orangtua, harus secepatnya menyadari hal ini sebelum terlambat untuk kehilangan momen penting.