Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

9 September 2016

Mahalnya Sakit, Berharganya Kesehatan

www.pixabay.com

Kesibukan mengejar deadline dari sebuah pekerjaan kantor dan proyek penulisan membuat diriku tak bisa berkutik sama sekali. Pekerjaan kantor sudah ditunggu penyelesaiannya. Padahal proses panjang untuk menganalisa sistem, membuat laporan untuk disampaikan kepada support.  Sistem yang harus dicoba sebelum hasil akhir disampaikan.

Seolah waktu begitu cepat berjalan, sementara pekerjaan tidak berjalan semulus yang diharapkan. Begitu banyak resources atau sumber-sumber tulisan yang perlu digali, belum lagi mengumpulkan, harus membaca dan menganalisa serta membuat kesimpulan. Waktu yang diberikan cukup sempit, tapi jumlah pekerjaan yang dikerjakan cukup banyak mulai dari proses pengumpulan data, analisa, penulisan, pengeditan, finishing sampai kepada pencetakan. 

Waktu yang singkat itu membuat pikiranku makin tegang. Tekanan dengan deadline membuat tekanan darah meningkat dan makanan yang diasup pun tidak bergizi. Sekedar makan untuk memenuhi kebutuhan. Lupa jika gizi itu penting dan juga makanan yang dibeli di foodcourt itu ternyata tidak bersih atau higenis. Dalam kondisi yang sangat lemah karena kurang tidur karena setiap hari baru dapat tidur hingga pukul 24.00 dan harus bangun kembali sekitar jam 4 pagi. Untuk menahan kantuk, terpaksa minum kopi yang hangat. Lambung yang belum terisi makanan itu dipaksa untuk menyerap minuman kofeine yang seharusnya tak diperbolehkan oleh dokter  karena maag akan kambuh dan saya memiliki riwayat IBS (irrresitable bowel syndrome) , diare kronis. Manfaat kopi yang seharusnya menguatkan kantuk saya ternyata berbalik arah, lambung tak kuat lagi . Saya pun kena diare yang sangat parah. Parahnya ditambah dengan panas badan .
www.pixabay.com

Awalnya, hanya berpikir sakit perut diare biasa, namun, dokter merasa curiga karena demam itu timbul pada siang/sore hari dan malamnya reda. Tetapi paginya kembali demam. Lalu saya pun diminta untuk check darah untuk diagnosa penyakit typhus atau hepatitis A. Hasilnya positif saya mengidap sakit typhus . Langsung dokter mengatakan saya perlu dirawat di rumah sakit sampai sembuh. Saat itu saya memang hidup membujang alias sendirian. Saya urus semua administrasi sendiri. Demikian juga saya tidak ingin orang lain mengetahui bahwa saya sakit. Cukup melaporkan kepada atasan dan teman se kantor yang terpaksa harus mengurus pekerjaan yang saya tinggalkan. 

Berita bahwa saya sakit ternyata terdengar oleh teman dekat saya. Teman dekat pun tak tega jika tidak memberitahukan hal itu kepada ibu saya yang sudah sepuh dan tinggal di luar kota. Sebenarnya, saya sengaja tak memberitahukan kepada ibu bahwa saya sakit. Alasannya saya tak tega ibu yang sepuh harus ke kota Jakarta dimana ibu sama sekali tak mengenal Jakarta, biasanya sayalah yang pulang ke kota kelahiran saya. 

Tanpa disangka-sangka, tiga hari setelah saya di rumah sakit, ibu saya bersama dengan temannya datang menengok saya. Saya sangat terkejut karena perasaan bersalah bercampur aduk dengan perasaan sedih karena merepotkan ibu saya yang sudah sepuh datang ke Jakarta yang sangat besar dan tak dikenalnya. 

Lemah badan sungguh tak saya hiraukan lagi. Saya ingin secepatnya kembali ke tempat tinggal saya, apalagi saya merasa sangat terbeban dengan kedatangan ibu yang tertatih-tatih harus ke rumah sakit. Lebih baik jika saya pulang ke rumah dan ibu dapat menemani saya di rumah saja. Badan yang sangat lemah itu belum juga memperlihatkan kepulihannya. Saya terpaksa minta resep kepada dokter untuk mendapatkan vitamin. Dokter pun memberikan sebuah resep.
Dalam benak saya apakah vitamin ini dapat membantu memulihkan kesehatan saya? Lalu, saya pun berkonsultasi dengan sepupu saya yang juga seorang dokter. Beliau membenarkan jika kondisi badan saya itu membutuhkan supplemen Mineral dan Zinc yang selama ini sangat kurang saya asup. Supplemen yang diberikan oleh dokter itu sudah tepat karena kandungan Theragram M itu adalah multi vitamin dari Vit A, Vit B, Vit C, Vit D, Vit E dan Mineral esensial (seperti Magnesium dan Zinc).

Manfaat Magnesium adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai serangan penyakit. Magnesiun terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan, buncis, ikan, serta rempah. Begitu pula dengan mineral yang sangat penting bagi tubuh zat besi, mangan dan imodium.

 Fungsi dari zat besi adalah pembawa oxigen ke seluruh tubuh dan pembentukan energi dan pembuatan hemoglobin (darah). Fungsi dariTembaga adalah membantu proses metabolisme, menjaga kesehatan kardiovaskular, tulang, saraf otot, dan pembuluh darah, serta penyerapan zat besi. Fungsi dari mangaan adalah sebagai antioksidan yang mampu mengeluarkan radikal bebas dan membantu tulang.

Fungsi dari Iodium adalah komponen penting pada hormon tiroid yang berperan dalam regulasi pertumbuhan serta aktivitas sel Iodium dan bersumber dari rumput laut, hasil laut (ikan, cangkang ikan), daging, susu, telur, cereal, buah serta sayuran.
www.pixabay.com

 Kesembuhan dan kepulihan total pun makin cepat saya alami karena saya mengonsumsi vitamin selama kondisi badan saya sedang dalam kondisi drop Rasanya saya dapat memulihkan kekhawatiran ibu saya terhadap kesehatan saya. Ibu yang tak pernah luput dari kasih sayangnya, saya pun harus membalas kasih sayangnya dengan menunjukkan bahwa saya sudah sembuh segar untuk beraktivitas seperti semula. Saya tak mau berlama-lama untuk tidur dalam kondisi tak sehat. 

Berkat vitamin  saya kembali ke kehidupan rutin dan hidup sehat serta dapat melakukan kegiataan yang telah direncanakan. Segar bugar menjadi dambaan setiap orang, oleh karena itu jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin Theragran-M setiap kali Anda merasa kondisi badan tidak fit atau tidak bugar atau ketika Anda ingin memulihkan tubuh .