Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

27 Januari 2016

"Gelang Harapan , Harapan Baru Penderita Kanker"



Melihat “Gelang Harapan”, pertanyaan yang tersimpul di benak kita 

Untuk siapa dan apa artinya "Gelang Harapan”?

http://gelangharapan.org/id/bracelet

  • Saat Anda melihat penderita kanker apa yang ada di benak kita. 
  • Sebuah penderitaan panjang dari seorang penderta kanker .
  • Penderitaan dimulai dari phisik,mental sampai kepada spiritual.
  • Tercabik-cabik sebuah kehidupan karena nyawa yang diujung maut. 
  • Berjuang keras melawan keampuhan kanker yang menggerogoti di tubuhnya.
  • Beratnya perjuangan itu akan melumpuhkan harapan bagi seseorang 
  • Ketika harapan hidup dan impian yang ingin diwujudkan tak juga bersua. 
  • Hanya sebuah tangan-tangan yang menggapai yang mampu menggerakan harapan itu. 
  • Tangan-tangan itu adalah kita semua.
  • Tangan kita untuk membantu , memberikan donasi melalui “Gelang Harapan”, Para penderita kanker dapat melalui semua penderitaannya. 


Tidak hanya sebuah ”Gelang harapan” yang dapat membantu saudara-saudara kita ,penderita kanker, tetapi sebuah film “I am Hope The Movie”,  dapat menghidupkan harapan mereka.

Film “I am Hope” bercerita tentang seorang anak perempuan muda , usianya menginjak 21 tahun, bernama Mia (dimainkan oleh Tatjana Sephira). Dalam usia yang masih belia, Mia divonis mengidap penyakit kanker. 

Mia tinggal bersama ayahnya (dimainkan oleh Tio Pakusadwo) dan saudara perempuannya (Akssandara Usman). Dia punya mimpi besar dan harapan yang ingin diwujudkannya. Tak ingin terhalang dengan penyakitnya.

 Keluarga kecil ini terutama ayahnya, sangat dekat hubungannya dengan Mia. Selalu berusaha menjaga dan melindungi Mia. Bahkan, ayahnya menjadi supporter utama dalam setiap situasi yang dihadapi. Baik gembira, sedih, gamang dan kuatir. Ayahnya mendampingi saat-saat Mia menghadapi pelbagai penderitaan fisik dan batin menghadapi kanker yang dideritanya.

Tekad besar  dan tangguh Mia adalah ingin ikut terlibat dalam pertunjukan teater. Dia ingin terlibat langsung dalam teater itu . Pertunjukan teater yang menyita tenaga dan waktu Mia. Dia tak mampu lagi bertahan dalam sakitnya kanker yang menyerangnya. Ironisnya, keberaniannya untuk mewujudkan mimpi itu bertentangan dengan kanker yang dideritanya.

Saudara perempuannya memberikan ultimatum agar dia memilih prioritas penting di hidupnya, kesehatan, atau mimpi besarnya, pertunjukan teater. Pada saat kondisi badan yang lemah, tetapi semangat tetap tinggi, Mia bukannya mendapat dukungan tetapi mendapatkan pelemahan

Dia marah, tegang dan kesal karena orang terdekatnya tidak memahami apa yang dideritanya. Bahkan, dokter yang menanganinya (dimainkan oleh Ray Sahetapy) menasehatinya untuk beristirahat saja, menjaga kesehatannya. Mia tak mendengarkan nasehat baik dari saudara perempuan maupun dari dokter. Dia ingin mimpinya terwujud sebelum akhir hidupnya. 

Namun, kondisi badannya yang lemah tak mampu lagi untuk bertahan. Dia jatuh pingsan pada saat latihan . Sanggupkah Tia meneruskan dan mewujudkan mimpinya? Harapan dan keberanian untuk mewujudkannya. Hanya sebuah gelang yang diwariskan kepada ayahnya untuk tetap mengenang “keberanian” untuk hidup. 

Sebuah pertanyaan besar yang harus dijawab bagaimana akhir film “”I am hope The Movie”.  Untuk menjawabnya, semua tidak bisa melewatkan untuk tidak menonton di bioskop kesayangan Anda pada tanggal tayang mulai 18 Februari 2016. 

Dengan menonton film ini Anda sudah ikut berpartisipasi dalam menumbuhkan harapan bagi para penderita kanker. Harapan dan keberanian untuk mewujudkan keinginan, impian mereka yang masih tersisa. Anda ingin mendapatkan lebih lengkap informasi tentang gerakan membantu para penderita kanker ini dapat diakses di Uplek.com  


e”