Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

21 September 2015

Houdini

Adalah sebuah film mini seri . Aslinya terdiri dua kali penayangan . Tetapi ketika saya menontonnya di HD Seri, hanya 1 jam penayangannya.

google.com

Diambil dari buku yang berjudul Houdini : A mind in Chains: Pschoananalytic Portrait , Bernard C. Meyer. Patrizia Von Brandenstein dan Karl Walter Lindenlaub adalah dua orang yang bekerja sebagai production designer dan cinemtographer.



Resensi

Dibuat pada tanggal 17 September 2013, bagian awalnya atau pertama menceriterakan seorang bernama Harry Houdini, dengan nama kecilnya Erich Weiss. Dia dulunya membantu kakaknya bermain sulap. Ketertarikan timbul dan dia memperdalam seni sulap dengan otoditak. Untuk memperdalam ilmunya, dan mengemban ambisinya menjadi orang yang terkenal dan kaya, dia belajar menjadi seorang ilusi.   Ketika dilihatnya bahwa di dunia ini penonton berani membayar mahal untuk sebuah tontonan yang sangat membahayakan dan membuat jantung berdebar.

Akhirnya dia terjebak dengan kondisi pasar dan tawaran seorang produser untuk hal-hal yang sifatnya spektakuler dan misterius. Dengan tekad yang besarnya, dia pun berhasil menjadi seorang illusionist.


Tawaran demi tawaran, membuat Houdini kecil berubah jadi orang yang kaya.  Dia ingin membuktikan kepada istrinya bahwa anak kecil yang dulu pernah dicemohkan dan diremehkan oleh ibunya sekarang sudah kaya , bukan lagi seperti yang diejek oleh ibunya.

Namun, sayang dalam perjalanan rumah tangganya , istri yang dicintainya itu merasa tidak lagi sebagai orang yang benar dicintai.  Disebabkan Houdini lebih mencintai dirinya sendiri , mencari sesuatu yang hilang dari seorang Houdini.   Hilangnya cinta seorang ibu Houdini dalam dirinya karena tidak pernah dicium saat Houdini masih kecil dan saat di haus akan cinta ibunya yang dibutuhkannya.

Penuh dengan gejolak konflik istrinya meninggalkannya.  Lalu, Houdini pun terjebak dengan bayangan kemarahan dirinya kepada ibunya kenapa ibunya tak mencium dirinya sejak kecil.  Dia ingin menjumpai ibunya dan mencari alasan dan mendapat jawaban itu langsung dari roh ibunya.  Cara-cara yang dibuatnya adalah dengan mencari penayang yang terkenal.  Namun, semua penayang itu ternyata hanya ingin mencari uang saja, Houdini merasa tak puas-puasanya mencari penayang di seantero dunia.
google.com

Akhirnya, istrinya putus asa , ambisi besar Houdini menjadi seorang ilusi besar dengan menjebloskan dirinya ke dalam tong air berdiameter kecil dan dalam sekali dalam keadaan kaki dan tangan yang diborgol.  Beberapa kali hal itu dilakukan dengan resiko besar dari seorang Houdini yang rela nyawanya hilang demi sebuah kehormatan menjadi apa yang diinginkan untuk suatu pembuktian kepada ibunya.

Ternyata kematian ibunya dan pencarian cenayang dan kehilangan istrinya, tak membuatnya jera.  Dia terus menguber keunggulan agar dia berhasil mendapat kehormatan dari orang -orang yang melihatnya berhasil dalam tipuan ilusi.  Houdini baru menyadari bahwa untuk ke sekian kalinya salah seorang penontonnya tak puas dengan apa yang dilakukannya, dianggapnya sebagai tipuan. Dia ditonjok hingga meninggal.

Cerita itu masih berlanjut dengan sebuah pencarian istrinya kepada cenayang tentang Houdini.  Apakah Houdini sudah menemukan ibunya atau tidak di alam baka?   Sebuah illusi ketika ternyata Houdini berhasil hadir kembali di tengah keputus asaan istrinya karena Houdini tak muncul.   Namun, akhir cerita itu Houdini yang dicari itu hadir dan sekarang dia memeluk istrinya dengan suatu janji bahwa dia tak akan kembali menjadi seorang illusionist  karena ambisi itu sebenarnya menjebak dirinya sendiri  untuk pencapaian dunia yang tak terpuaskan.


Sebuah film yang penuh dengan konflik batin dan perlu waktu dan tenaga untuk cermat melihat percakapan antar Houdini dengan istrinya, dengan orang-orang yang menawarinya untuk posisi illusionist terkemuka. Dalam percakapan itu penonton dapat menilai secara pribadi apa yang dipergumulkan oleh pemain utama tentang ambisi, kegalauan atas apa yang hilang dalam dirinya, kegalauan atas cinta ibunya, pencarian atas sesuatu yang hilang itu dengan menampilkan hal yang berbeda.