Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

7 September 2015

Berhemat Demi Masa Depan yang Lebih Baik

Irit itu konotasinya mungkin tidak sama dengan berhemat. Ada yang mengatakan bahwa irit itu pelit. Sejak kecil saya selalu diajar untuk berhemat. Berhemat itu bukan berarti pelit. Berhemat itu bukan hanya uang saja. Berhemat untuk semua yang kita pakai mulai dari pakaian , alat sekolah, kertas, bahan-bahan yang kita pakai seperti deterjen, air, lampu, makanan dan lain-lain.

 Mengapa kita harus berhemat?
 Berhemat dalam segala sesuatu baik itu yang kita konsumsi maupun lingkungan, sangat penting bagi masa depan kita. Jangan hanya ego, saya tidak perlu hemat karena memang saya punya uang untuk tidak perlu berhemat.

Katakan saja, bahwa dalam kehidupan saya, sejak kecil diajarkan untuk berhemat untuk beli jajan. Jika sudah dibawakan makanan dari rumah, jika tidak perlu tidak usah jajan. Uang bisa ditabung. Tabungan yang saya pakai itu akhirnya berguna untuk kebutuhan sekolah saya setelah beberapa tahun kemudian.

Dalam kehidupan saya, berhemat makanan karena kami hanya berdua suami istri. Saya selalu hitung untuk memasak, porsi untuk dua orang saja. Jika lebih masak, sayang dong jika harus dibuang. Di sana banyak orang yang masih butuh makanan. Saya selalu tidak mau membuang makanan. Jika masih enak, tentu diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Di masa krisis air, musim panas, tidak ada hujan. Air sulit didapatkan. Tak ada sumber air lain kecuali dari air tanah. Saya tak pernah menabung dari air tanah. Melihat lingkungan yang demikian sulit untuk mendapatkan air, saya selalu berinisiatif untuk menggunakan air sebijak mungkin. Air cucian beras saya gunakan untuk menyiram tanaman. Tanaman subur, air tidak dibuang percuma.

 Jika akan mencuci gerabah (alat makanan seperti piring, gelas, mangkok dan panci). Kumpulkan semuanya dalam satu bak. Dalam satu kali bilas, langsung dicuci. dan masukkan ke dalam air bersih yang disiapkan dalam satu panci besar yang dapat menampung semua gerabah.

 Saya mengumpulkan sisa kotak bekas, saya buat untuk tempat pensil. Kertas-kertas hasil print-out, saya kumpulkan lagi, saya pakai untuk sisi yang belum terpakai. Selalu saya gunakan untuk penulisan atau catatan. Jika kedua sisi sudah habis baru di buang. Juga untuk amplop-amplop yang demikian banyaknya. Dibuat tempat untuk menyimpan paper clips dan lain.

Saya selalu gunakan lampu LED, selain hemat dalam energi , juga menjaga polusi sekitar.

Lingkungan kita perlu dijaga, dilestarikan, bahan-bahan kertas itu dari pulp dimana kayu-kayu selalu ditebang dan sekarang jika kita tak berhemat, kayu akan habis...dunia tempat di mana kita tinggal tinggal hutan gundul.

Mari kita irit atau hemat, dari hal-hal yang kecil saja...maka jika seorang berhemat, ratusan atau jutaan orang akan mengikutinya, hidup kita di masa depan akan lebih baik.

 Selamat Berhemat!#AntiMubazir