Share
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

16 Agustus 2015

"Merdeka dalam Financial"

"Merdeka!", pekikan yang sangat keras dan tegas.  Bak sebuah tekad untuk menantang mengisi kemerdekaan.  Sebenarnya apa arti kemerdekaan itu bagi setiap orang.   Kemerdekaan bukanlah sesuatu kebebasan yang tak terbatas.  Kemerdekaan adalah hak untuk hidup sesuai dengan apa yang telah digariskan sebagai manusia dan menjalaninya dengan menyikapinya dengan pola dan norma yang baik.

Merdeka finansial:
Hidup manusia ada yang panjang ada yang pendek. Tidak bisa  dipungkiri  ada manusia yang dikaruniai usia panjang,maka  keuangan pun harus direncanakan atau dimapankan.

Lalu kapan kita memulai merencanakannya?  Dari sekian tahun dari usia yang panjang itu, hanya l/3 usia yang produktif.   Dari usia 1-20 tahun, kita masih bergantung kepada orangtua baik itu secara finansial maupun secara phisik.  Usia 25-45 adalah usia produktif.  Inilah usia yang sangat krusial bagi kita semua untuk menggunakan kesempatan untuk berinvestasi, bekerja dan menabung.   Di usia 50-80 adalah masa pensiun atau tidak produktif.

Agar sukses ,merdeka dalam finansial, artinya tidak membebani siapa pun, baik itu anak, saudara ketika masa pensiun tiba, maka segala investasi ,tabungan itu dapat digunakan pada usia non produktif.

Nach, saat yang krusial itu penting sekali bagi kita untuk digunakan secerdasnya. Untuk cerdas maka ada rumusan dari penggunaan income pada usia produktif:
income - gaya hidup = masa depan

Gaya hidup tak perlu berlebihan jika ingin memiliki masa depan yang mapan, merdeka.  Siapkan income, gaya hidup sesuai dengan apa yang ingin diraih di masa depan.  Investasi,menabung, asuransi, bekerja keras pada saat produktif.

Selamat memperoleh Kemerdekaan dalam finansial!